SUN FLOWER

SUN FLOWER
KEDATANGAN KANG YOORA 1


__ADS_3

2 Minggu setelah kepulangan dari Surabaya, Arka dan Kalista semakin dekat. Makan siang pun selalu bersama, walaupun asisten Andy masih ikut serta. Sering pulang bareng, dan berangkat ke kantor bareng.


Sikap Arka semakin hari malah semakin baik dan perhatian pada Kalista, bahkan ketika di kantor pun Arka sering banget menunjukan perhatiannya pada Kalista, tak ayal banyak karyawan kantor yang sirik dan membicarakan Kalista, sehingga Kalista menjadi buah bibir.


Arka sering bermain ke apartment Kalista, sekedar untuk ngobrol santai ataupun memberikan cemilan. Arka pun sering banget membelikan makanan pedas untuk Kalista, bahkan pernah rela menembus badai dan petir hanya untuk membelikan permen kapas kesukaan Kalista.


Kalista yang awalnya hanya biasa saja di perlakukan istimewa oleh Arka, hingga kini akhirnya Kalista mulai mengerti arti dari debaran jantungnya. Kalista mulai menyadari bahwa dirinya mulai jatuh cinta pada Arka sang CEO.


Cinta itu buta bukan? Ya, begitulah yang dirasakan oleh Kalista. Rasa cintanya pada Arka membuat ia lupa pada Willi teman kecil yang selalu di fantasikan menjadi suaminya kelak, ia pun lupa bahwa Arka memiliki teman kencan seorang model kebangsaan Korea.


Pagi hari ini Kalista dan Arka berangkat kantor bareng, celotehan para karyawan pun terdengar, hal seperti sudah sering terjadi, bahkan Kalista sudah bosen menanggapinya, Kalista hanya menganggapnya angin berlalu.


Arka dan Kalista memasuki ruangannya, di sana asisten Andy tengah sibuk dengan komputernya. Kalista duduk dan mulai menyalakan komputernya, bersiap dengan kerjaannya hari ini.


"Kalista, sudah sarapan?" Ucapan Arka membuat Kalista mengalihkan fokusnya.


"Udah." Jawab Kalista berbohong, karena tadi pagi kran air di apart Kalista bocor, Kalista berusaha memperbaiki sehingga lupa waktu, dan tak sempat sarapan.

__ADS_1


"Bohong!" Lagi-lagi ucapan Arka sukses membuat Kalista mengalihkan fokusnya.


"Lu tuh kalau bohong ketauan banget, mau jawab aja pake jeda dulu." Kata Arka sambil berlalu keluar dari ruangan.


Kalista kembali lagi sibuk dengan kerjaannya, matanya menatap fokus pada komputer, banyak sekali email yang masuk yang harus segera di proses. Tiba-tiba pintu ruangan terbuka, dan munculah sosok Arka.


"Sarapan dulu cil, gue nggak mau ada karyawan gue yang sakit karena belum sarapan." Arks meletakan bungkusan makanan yang dibeli nya dari kantin.


"Uluh-uluh sosweet sekali dua sejoli ini, kalau di bikin novel judulnya sarapan cinta dari pak CEO." Celetuk Andy kini menatap Kalista dan Arka dengan senyum menggoda.


"Modusnya aja nggak mau ada karyawan yang sakit karena belum sarapan, padahal perhatiannya sama Kalista doang. Coba aja lu keliling tanyain satu-satu, pasti deh banyak karyawan lu yang juga belum sarapan. Lu tuh kalau suka ya ungkapin! Nanti keburu Kalista jadi pacar gue mampus lu!" Celetuk Andy yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari Arka.


Kalista memakan sarapan yang di belikan oleh Arka, dalam hatinya Kalista merasa bahagia, karena Arka semakin perhatian.


*****


Jarum jam menunjukan angka dua belas siang, jam istirahat untuk semua karyawan di kantor Anggara. Sedangkan di bandara internasional Soekarno-Hatta, seorang wanita memakai dress cukup seksi yang menonjolkan dada bagian atasnya sedang menunggu taksi. Disampingnya berdiri beberapa orang yang mungkin asistennya.

__ADS_1


"Kalian langsung ke hotel saja, saya akan ke kantor Anggara, bertemu dengan teman kencan saya." Ucap wanita seksi itu yang tentunya memakai bahasa Korea.


Orang-orang yang bersamanya lalu pergi menuju hotel, sedangkan dirinya memanggil taksi untuk mengantarkannya menuju kantor Anggara.


Setelah tiga puluh menit taksi melaju, kini taksi tersebut telah sampai di depan kantor Anggara. Wanita seksi itu turun, dan membayar ongkos taksi.


Melangkahkan kaki jenjangnya masuk ke kantor Anggara, berjalan melenggak-lenggok khas model internasional. Banyak karyawan yang memperhatikan nya, dan menatap takjub kepada nya. Tubuh sintalnya yang hanya di balut dress yang ketat, bagian dada yang menonjol, tentu saja hal itu membuat para karyawan menatapnya dengan penuh nafsu.


Wanita itu sangat tidak sopan, masuk ke kantor Anggara tanpa meminta izin kepada security, bahkan pertanyaan dari resepsionis pun tidak dijawab, seakan-akan ia adalah nyonya Anggara.


Ceklek, wanita itu membuka pintu ruangan kerja Arka, matanya berbinar ketika melihat laki-laki yang sedang sibuk menandatangi dokumen-dokumen kantor.


"Surprise.. honey i'm really Miss you." Wanita itu langsung memeluk erat Arka, mendaratkan bibirnya di pipi Arka berkali-kali, bahkan kini wanita itu langsung mengecup bibir Arka habis-habisan, pergulatan Arka dan wanita itu pun terjadi cukup panas, mereka tengah berciuman sudah lebih dari 10 menit. Arka tidak menyadari bahwa Kalista berada di ruangannya, tepat di hadapan meja kerjanya.


----------------------------------🌻🌻


Jangan lupa like dan coment!

__ADS_1


Berikan ratting ⭐⭐⭐⭐⭐ ya!!


Find Me On Instagram : @halloimas13❤


__ADS_2