SUN FLOWER

SUN FLOWER
TERTARIK?


__ADS_3

"Hii." Sapa Arka yang berpapasan dengan Kalista di depan apartment. Arka baru pulang dari minimarket membawa 2 kantong besar, entah apa itu isinya.


"Darimana?" Tanya Arka lagi. Kalista sama sekali tidak menanggapi pertanyaan dari Arka.


"Ngapain lewat tangga? Cape dong! kaki pegal! Ayo sini pake lift aja." Arka menarik tangan Kalista, sehingga Kalista dengan sangat terpaksa mengikuti ajakan Arka.


Di dalam lift hanya ada mereka berdua, Arka sibuk memperhatikan Kalista. Sedangkan Kalista sama sekali tidak tertarik untuk membuka mulut. Kalista memalingkan wajahnya agar tidak terlihat oleh Arka. Arka hanya senyum-senyum aja melihat reaksi Kalista.


"Mukanya nggak usah di tekuk gitu dong!" Arka tersenyum menatap Kalista, sesekali menaik turunkan alisnya seperti sedang menggoda. Sementara Kalista masih kekeuh dengan pertahanannya yang enggan membuka mulut untuk bercakap-cakap dengan Arka.


"Ketemu boss tuh di sapa dong! Harus ramah juga! Kalau dipecat aja baru tau rasa." Sindir Arka yang mulai kesal karena tidak di tanggapi oleh Kalista. Kalista dengan santainya malah berjalan mendahului pak Arka.


"Besok nggak usah datang ke kantor!" Sengit Arka.


"Apa saya melakukan kesalahan?" Tanya Kalista datar, yang terpaksa membuka mulut untuk merespon perkataan Arka.


"Kamu tidak tahu etika sopan santun!" Ketus Arka.


"Ah maaf ya bapak CEO yang terhormat, ini kan diluar jam kerja, lagian kalau dikerjaan sikap saya selalu profesional kan?" Ujar Kalista dengan muka songong.


"Kamu tidak sopan karena mencium saya?" Jawab Arka sambil menyeringai.


"Justru bapak yang mencium saya secara paksa!" Sengit Kalista.


"Tapi kamu meresponnya!" Arka tersenyum geli.


"Brengsek!" Umpat Kalista yang langsung berjalan dengan cepat. Arka pun semakin mempercepat langkahnya agar sejajar dengan Kalista.


Ketika Kalista sampai di depan apartemen dan membuka pintu, tiba-tiba Arka malah masuk ke dalam apart Kalista.


"Ayo masuk!" Perintah Arka.


"Bapak buta ya? Ini apartment saya! Keluar sekarang!" Kalista menyuruh Arka keluar dari apart nya sambil marah-marah.


"Kenapa harus keluar? Ini apartment punya ayah saya! Berarti punya saya juga kan?" Kata Arka, dan Kalista hanya diam. Sulit rasanya untuk menimpali perkataannya.

__ADS_1


"Sini masuk! Saya nggak akan macam-macam!" Arka langsung menarik tangan Kalista dan langsung menutup pintu.


"Untuk apartment seorang gadis, apart ini cukup berantakan." Arka memperhatikan ruang tamu apart Kalista yang memang sedang berantakan karena ulah teman-temannya tadi. Dan memang belum sempat di bersihkan.


"Itu karena tadi teman-teman saya main ke sini, dan barusan baru pulang. Jadi saya belum sempat bereskan, rencananya mau saya bereskan sekarang." Ketus Kalista.


"Hmm begitu." Arka lalu berjalan ke ruang makan.


"Mau ngapain sih? Udah duduk aja di sofa!" Kalista kesal melihat Arka yang berkeliling di ruang apart nya.


"Duduk di sofa? Ditemani kamu? Mau meneruskan hal yang tadi siang?" Arka berbalik badan dan bertanya pada Kalista.


"Dasar mesum!" Umpat Kalista.


"Ko mesum? Maksud saya meneruskan yang tadi siang adalah membicarakan masalah kerjaan, atau jangan-jangan kamu yang mesum nih." Arka terkekeh memperhatikan raut muka Kalista yang merah.


"Muka kamu merah, jadi makin menggoda!" Arka masih berusaha menggoda Kalista. Tetapi Kalista sudah tidak ingin menanggapinya.


"Wow sayur bayam." Mata Arka berbinar menemukan sayur bayam di meja makan apart Kalista.


"Itu bekas saya dan teman-teman saya!" Ujar Kalista.


"Saya makan ya." Arka mulai mengambil nasi.


"Jangan nanti bapak diare! Saya nggak sanggup bayar RS." Kata Kalista datar.


Kalista lalu berjalan ke arah dapur dan mengambil sayur bayam sisa tadi yang masih belum tersentuh di panci. Lalu memindahkan ke mangkuk.


"Ini!" Kalista meletakkan sayur bayam di atas meja makan.


Arka tanpa banyak omong, lalu menyantap sayur bayam. Makannya lahap banget, padahal cuma sayur bayam. Sehingga tanpa sadar Kalista memperhatikan Arka makan sampai tidak berkedip.


"Udah tau kan kalau saya ganteng." Seru Arka sambil menarik turunkan alisnya.


"Menyebalkan!" Kata Kalista yang terlihat kesal dengan tingkah Arka.

__ADS_1


"Makannya udah kan? Bapak silahkan kembali ke apartment bapak!" Kalista mengusir Arka.


"Kalista kalau lagi berdua gini dan diluar jam kerja jangan panggil bapak! Panggil Arka aja!" Perintah Arka.


"Nggak bisa, bapak kan atasan saya." Kalista menolak.


"Panggil Arka! Kalau masih panggil saya dengan embel-embel bapak saya nggak akan kembali ke apartment saya dan akan tetap disini!" Ancam Arka.


"Iya Arka, silahkan kembali ke apartment." Perintah Kalista tegas.


"Baiklah... Tadinya saya mau ngemil tapi karena saya udah kenyang makan, jadi cemilannya buat kamu aja lagian kulkas kamu juga kosong tuh." Ucap Arka yang entah sejak kapan sudah membuka kulkas dan menyusun cemilan yang 2 kantong itu ke dalam kulkas Kalista.


"Makasih pak, eh maksud saya Arka." Kata Kalista yang hampir salah ngomong.


"Terimakasih juga makanannya." Kata Arka yang akan berjalan keluar.


"Iya." Jawab Kalista datar.


"Kalista, kalau saya bilang saya mulai tertarik sama kamu! Kamu percaya ga?" Arka berbalik badan dan menatap Kalista intens.


"Nggak percaya!" Jawab Kalista cepat dan singkat.


"Tapi saya nggak bohong! Saya memang tertarik sama kamu." Arka meyakinkan Kalista dan menatap tajam mata Kalista.


Tiba-tiba Arka mengangkat wajah Kalista, dan "Cup😘" Arka mencium kening Kalista, Kalista kaget dan membelalakan matanya. Arka sih cuek aja "Langsung tidur ya, besok ngantor harus segar, jangan bawa mata panda ke kantor!" Perintah Arka sambil mengelus-elus puncak kepala Kalista. Arka langsung menuju apart nya dan Kalista pun langsung menutup pintu dan menguncinya.


"Tertarik? Please deh jangan buat gue melayang! Nanti kalau gue lagi di atas dan merasa bahagia tiba-tiba dijatuhin gitu aja? kan pasti sakit!"


"Huuuu brengsek sialan kecolongan lagi kan gue! Aaaaaaah beg* kenapa gue diam aja sih pas dicium kening?"


"Main sosor-sosor aja tuh si Arka! Emang gue siapanya? Pacar bukan! Istri bukan! Jelas-jelas gue hanya karyawannya."


----------------------------------🌻🌻


Jangan lupa like dan coment!

__ADS_1


Berikan ratting ⭐⭐⭐⭐⭐ ya!!


Berteman dengan author yu di Instagram, follow ig : @halloimas13❤


__ADS_2