
Ana melangkah mundur ke belakang menjauhi ke tiga orang tersebut ,ana memikirkan dimana dirinya mengingat perkataan Erland di waktu beberapa Minggu yang lalu ,di mana dia melihat Erland dan Frans bertengkar .
"Anatasya dengar kan aku ,dengarkan aku baik-baik , aku memukul nya karna aku marah ,karna aku cemburu , Anatasya lihat aku ,lihat bibir ku ,tatap mataku dan dengarkan perkataan ku ,aku ini adalah suami mu ,,,SUAMI MU ."
Ana mengingat dimana dirinya di kurung dan di lepaskan pria itu ,Erland mengatakan kata-kata yang ana kira pria itu sudah gila dan hanya bercanda dengan perkataan nya, dirinya pun ingat dengan perkataan dirinya terhadap sikap Erland yang tidak menghormati dirinya dari istri kakak nya sendiri .
"Dimas memang kakakku ,tapi aku tidak menganggap mu sebagai kakak ipar ku ,Anatasya, dengar kan aku ,?? sampai kapan pun aku tidak akan menganggap mu sebagai kakak ipar ku , "
Ana menangis dan menutup mulut dengan kedua tangan nya ,dia teringat di mana orang-orang mansion selalu membiarkan dirinya di perlakukan oleh Erland dengan cara nya sendiri , ana pun terngiang-ngiang di mana orang lain mengatakan dirinya adalah istri dari Erland , lebih tepat nya ana mengingat Erland mengatakan bahwa pria itu adalah suami nya , Roy yang melihat ana melangkah mundur menghampiri nya ,dia sadar apa yang telah dia ucapkan itu .
"Siall ... aku mengatakan nya ,?? tapi ... nyonya ana harus tahu yang sebenarnya,
"Nyonya ,ini_ ini ... nyo....
"Roy ... apa yang kau katakan itu benarkah ,?apa yang kau ucapkan tadi semua nya bohong kan Roy ...kau hanya melindungi ku dari Sahara kan , Roy ... aku ... aku ....
"Nyonya ana ,nyonya jangan mundur ... nyonya jangan takut pada kami ,kita akan mengatakan yang sebenarnya ,anda ..anda memang istri Erland yang sesungguh nya ." ucap Bryan yang ikut membuka suara
Ana masih saja melangkah mundur ...Bryan dan Roy terkejut melihat orang yang tengah berada di belakang ana tengah berdiam diri ,yah dia adalah Erland yang datang di saat Bryan mengatakan bahwa ana adalah istri nya ,ana saat ini pun tidak menyadari di belakang nya ada seseorang ,di saat dia melangkah dua langkah ke belakang ,dia menabrak nya ..
Dughh ...
Ana membalikan badan nya dan terkejut melihat Erland dengan kondisi acak-acakan, dia baru saja mendengarkan perkataan kedua pria yang di percaya oleh keluarga Anggara ,ana semakin menangis melihat nya , Erland menatap ana dengan tatapan sendu ,ana sedikit mundur dari tubuh pria itu untuk menjauh
"Kenapa ... kenapa dia harus menipu ku menyamar Dimas , jika memang dia suami ku ,?? aku tidak tahu dia menganggap ku istri sesungguh nya atau tidak ,dan aku juga tidak tahu sikap yang dia berikan padaku ,terkadang kasar ,terkadang lembut ... tapi aku sebagai wanita ...aku ingin di cintai oleh suami ku sendiri .. dan bahkan dirinya belum pernah mengatakan itu padaku ,, mungkin hanyalah aku ...hanya aku yang mencintai dia ."
Ana menghindar dari hadapan erland dan melangkah pergi dari hadapan erland ,di saat dia melangkah ,tangan nya di tahan oleh Erland dari belakang tanpa melihat ana ..
"Anatasya , kau sudah paham dengan apa yang mereka katakan ,?? apa kau percaya jika aku adalah suami mu ." ucap Erland yang menahan tangan ana tanpa melihat nya .
"E_erland ,, ? jika aku memang istri mu ,la_lalu kenapa kau melakukan itu semua sama aku ,,aku belum mengerti dengan semua ini ,? dan bahkan di mana aku menggantikan putri-putri nya paman ,paman bilang aku menikah dengan Dimas ,bahkan sampai di mana aku tidak sadar pun aku selalu memanggil nya suami ku sendiri .. sebenarnya apa yang di perankan mu lagi termasuk penyamaran mu itu Erland ,aku ,,tidak mengerti ,? aku butuh penje....
"Aku akan jelaskan semua nya ,aku akan katakan padamu anatasya ," ucap Erland langsung menarik tangan ana ke pelukan nya .
Dia merasa sakit setelah melihat wanita yang ia rindukan itu menangis ,dia sadari ..memang itu semua adalah kesalahan nya .
"Tidak .. e_erland kau melakukan itu apa karna ,apa karna kau hanya ingin mengetes ku ,apa karna kau menilai ku menerima pernikahan itu hanya karna dengan uang ,apa kau menganggap ku seperti mereka ,seperti mereka yang kau anggap yang suka kehidupan mewah ,yang suka hanya dengan uang seperti apa yang kau katakan di waktu itu ,bahkan kau menyamakan aku dengan wanita lain.,?? k_kau ..kau jahat Erland ... kau jahat ..kau jahat ... aku ...aku membenci mu ..." ucap ana sembari memukul dada bidang Erland yang masih dalam pelukan Erland.
Deg ....
__ADS_1
Erland terkejut dengan lontaran yang ana keluarkan dari mulut nya ,sejauh ini dia telah mempermainkan istri nya ,dulu memang dia mengetes istri nya dengan cara nya dia sendiri ,tapi semakin dia mengerjai ana berperan sebagai Dimas ,ana memperlakukan suami nya dengan baik dengan ke adaan tidak sempurna
di mana dia ingin tahu jelas kepribadian ana , Erland masih saja mempermainkan ana dengan peran nya , tapi semakin lama semakin dia tahu ana seperti apa ,dia sadar bahwa ana bukanlah termasuk wanita-wanita yang mungkin pernah dia temui ,termasuk dari keluarga Pratama,
Semakin Erland berusaha, Erland memberikan kode pada ana ,tapi ana tidak pernah sadar dengan apa yang Erland lakukan dan belum menyadari bahwa dirinya adalah suami ana ,tapi Erland mengerti bahwa ana tidak menyadari nya karna dia menikahi nya dengan nama Dimas ,tapi tidak dengan surat nikah ,di isi surat nikah itu tertulis dengan nama dirinya ,Erland melakukan itu dengan kerja keras dan bekerja sama dengan pekerja sipil .
"Maaf ... maafkan aku .?? ana ..beri aku kesempatan untuk memperbaiki ini semua .. kau boleh membenci ku , tapi aku mohon beri kesempatan buat aku memperbaiki nya ." ucap Erland yang masih memeluk ana .
Ana masih menangis di pelukan Erland dengan masih memukul dada bidang pria itu, saat ini dia tidak tahu harus bagaimana .
"Kau jahat Erland , kau bajingan ,kau breng ....
Erland membungkam mulut ana dengan mulut nya ,dia sudah sakit melihat istri nya menangis dengan suara serak nya , semua ini memang salah nya , tapi dia telah berjanji dengan dirinya akan memperbaiki semua , Erland ******* bibir ana dengan lembut , rasa rindu terhadap istrinya itu kini telah merasakan hangat nya , Erland tidak melihat Suasana di tempat dimana dirinya tengah mencium ana .
Bryan dan Roy melihat itu pun membalikan tubuh nya ke arah belakang dan berjalan ke ruang tunggu di mana dimas berada , sementara Sahara dia terkejut dengan apa yang dia lihat , wanita yang tadi dia tahan adalah istri nya Erland , Sahara semakin gemetar di saat dia tahu, dia takut Erland akan membunuh nya seperi apa yang di katakan Roy .
Sahara berusaha bangkit ,dan akan pergi dari dua pasutri itu yang tengah melepaskan rindu , di saat Sahara berdiri ..Bryan menahan tangan Sahara dan menyeret nya ke salah satu ruangan dimana dirinya di rawat .
"Jangan berani-berani kabur ,sebelum Dimas kembali sadar , ingat Sahara ? Dimas akan melakukan oprasi di mana dia sudah sadar kembali , jika kau berniat pergi aku akan melakukan kekerasan untuk membuat mu menderita ." ucap Bryan melempar Sahara ke brankas nya .
"Kau tenang saja Bryan , aku tidak akan kabur dari kalian semua , aku tahu ..kalian menyiksa ku untuk balas kan rasa sakit yang Dimas rasakan , dan aku tahu kalian membutuhkan ku hanya untuk Dimas , ? jadi kau tak perlu khawatir , jadi tolong jangan membiarkan aku menderita ," ucap Sahara menundukkan kepalanya .
Bryan terkejut dengan apa yang di katakan Sahara ,,Bryan berpikir apa wanita itu akan bilang pada Dimas dengan sungguh-sungguh ,lalu apa setelah nya yang akan dia lakukan Sahara .
" Lalu ,, apa yang akan kau lakukan setelah mengatakan jujur pada nya ,?? ingat Sahara ,,jangan pernah bermain-main dengan harimau ,jika kau masih melakukan keji kelakuan mu ,kau akan masuk dalam kadang buaya ,? aku tidak percaya dengan perkataan mu itu ,"
"Cih ... bahkan kau tidak mendapatkan apa-apa dari Willy ,dan kau sekarang tahu bahwa Dimas masih hidup ,? dengan dia masih hidup ,bahkan kau pasti akan cari cara untuk mendekatkan Dimas kembali hanya untuk Harta , ingat Sahara ...aku tidak akan membiarkan sahabat ku terpedaya lebih lanjut lagi dengan kelakuan mu ." ucap Bryan berlalu pergi meninggalkan Sahara .
"Bryan ,, aku memang salah ,.? bahkan kau pasti membenci ku ,? aku tidak perduli dengan kebencian mu padaku ,bisakah kau berhenti sejenak dan jangan pergi keluar dulu ,,tolong dengarkan aku dulu ..?
"Aku mencintai mu Bryan ,?? yaah aku sadar ,dengan cara ku untuk mendapatkan mu aku telah menabrak adikku sendiri ,dengan cara ku sendiri hingga aku menggoda mu ,aku lakukan itu karna aku mencintai mu , aku telah menyesal dengan apa yang sudah aku lakukan ,tapi dengan cara ku ,bahkan aku tidak mendapat kan apapun dari apa yang aku ingin kan ,bahkan untuk mendapat kan mu pun aku tidak bisa ,dan apa yang aku lakukan itu hanyalah sia-sia dan yang aku dapatkan hanya memasukan aku ke dalam jurang dalam seperti kondisi ku sekarang .
"tolong percayalah padaku untuk kali ini saja , aku akan bilang pada Dimas dengan kesalahan ku, setelah itu aku ... aku akan menjauh dari kalian ,aku janji ... aku akan pergi dari kalian semua setelah Dimas sembuh total ," ucap Sahara menangis dengan penyesalan nya yang memberhentikan langkah Bryan.
"Meski aku tidak ingin menjauhi mu lagi untuk kedua kali nya ,tapi aku lakukan semua ini demi diriku ,setelah nya aku tidak akan menggangu kalian lagi ,"
Bryan tidak menghiraukan kan perkataan Sahara ... dia melanjutkan langkah nya ke luar dan pergi ke ruang tunggu dimana Dimas berada.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Sementara di sisi lain Erland masih saja memeluk istrinya dengan erat ,dia tidak perduli dengan tatapan orang lain ,bahkan Erland tidak menyadari bahwa Sahara telah berhasil membuat Dimas sadar ,dia masih melepaskan rindu satu bulan lebih lama nya Karna di tinggalkan istri nya ..
Kryukkkkk ....
Erland terkejut setelah apa yang dia dengar ,dia melepaskan pelukan nya dan melihat wajah istri nya ,ana yang di lihat pun dia langsung menundukan kepalanya .
"Heyy. . apa kau belum makan ..hmmm ... kenapa suara perut mu jelas sekali , angkat kepala mu ," ucap Erland yang mengangkat
dagu ana .
"Jangan melihat ku ,mata ku bengkak dan jelek di lihat ." ucap ana memalingkan wajah nya .
"Kata siapa mata bengkak jelek ,ikan mas aja bengkak dan mereka lucu tuh berenang dan mengayun ekor nya ." ucap Erland dengan memaksa ana untuk melihat nya ..
Lagi-lagi ana berpaling dan tidak ingin melihat Erland ,Erland tersenyum jahil ,? kini dia mengeluarkan ponsel nya dari saku untuk memotret ana.
Cekrek ... cekrek...cekrek ...
Ana terkejut dengan suara nada dari kamera ,repleks dia pun langsung menoleh ke arah pria yang ada di depan nya itu .
"Akhirnya aku melihat wajah mu juga ." ucap Erland tersenyum dan menurun kan tangan nya yang memegang ponsel .
"Erland apa yang kau lakukan ,cepat hapus foto nya ...itu sangat jelek ,bahkan mata ku bengkak ." ucap ana yang meraih ponsel dari tangan Erland ,tapi kini Erland memasuki nya ke dalam saku celana nya .
"Tidak akan aku hapus ,aku ingin memiliki foto istri ku untuk di jadikan walfafer " ucap Erland tersenyum .
Deg .....
Ana terkejut di saat pria itu mengatakan dirinya adalah istri nya dengan tersenyum manis ,ana melihat wajah pria itu dengan masih tersenyum .
"Baru pertama kali ini aku melihat nya tersenyum , tapi kenapa dengan keadaan nya ,kenapa dia kacau begini ."
"Ayo ... kita pergi cari makan dulu ..kau pasti belum makan ..." ucap Erland menarik tangan ana ..
"E_erland tunggu ... kita belum melihat Dimas ,bahkan tadi dia sempat sadar karna Saha...
"Aku tahu itu ,kau tak perlu khawatir ,, aku sudah tahu dari Stevan ...tapi untuk saat ini ..aku akan memberimu makan dulu ,ayo ." ucap Erland melangkah menarik tangan ana .
Di saat mereka melangkah dari arah keluar ,bi Ani datang dan membawa makanan ,Karna tadi Roy berpesan bahwa ana sudah kembali dan berada di rumah sakit dan berpesan untuk membawa makanan untuk makan dua pasutri itu, bi Ani yang melihat ana dengan Erland , tersenyum dan meneteskan air mata nya , dia senang nyonya muda nya itu kembali , bahkan bi Ani pun tahu bahwa ana sudah tahu suami yang sesungguh nya .
__ADS_1