Terjerat Cinta Dalam Pernikahan

Terjerat Cinta Dalam Pernikahan
Melindungi nya.


__ADS_3

Di dalam perjalan pulang, ana dan Erland tidak mengeluarkan satu kata pun, mereka saling diam ,ana hanya mengalihkan pandangan nya ke arah jendela mobil, ana yang melihat ke arah Erland ,pria itu masih saja dengan tampang wajah dingin nya , ana ketakutan di saat Erland membawa mobil nya tiba-tiba sangat cepat dan membuat ana ketakutan, tapi tak lama , tiba-tiba Erland memberhentikan mobil nya , ana yang menutup mata nya kini terperanjat kaget dengan tatapan Erland yang begitu tajam, dan saat ini Erland mendekat ke arah ana ,ana ketakutan dengan apa yang akan di lakukan oleh pria itu .


"A_apa yang akan kau lakukan ." ucap ana dengan takut ,


Tanpa sadar ana memenjam kan mata nya dan menggigit bibir bawah nya.


Click .


"Menurut mu apa yang akan aku lakukan terhadap mu ." ucap Erland dengan tatapan tajam nya .


Ana membuka mata nya dan kaget ,setelah apa yang di lakukan Erland.


ternyata pria itu memasangkan sabuk pengaman ke tubuh nya , ana melihat ke arah samping ,di mana pria itu masih dengan wajah dingin dan memendam amarah nya karna kejadian tadi di area permainan anak-anak.


Di saat keadaan yang tidak baik ,perut ana berbunyi dan hal itu di dengar oleh Erland ,ana memang belum makan dari pagi, karna tidak mood dengan masalah yang ia jalani di keluarga Anggara.


"memalukan sekali ,? heii cacing ,,bisa tidak untuk bersabar menunggu ku makan, kau berbunyi di keadaan yang tidak tepat ."


Kini Erland memberhentikan mobil nya di depan restoran biasa dia menemukan restoran itu di perjalanan tadi ,ana bingung kenapa mobil nya tiba-tiba berhenti ,


"Turun, " ucap nya dingin.


"Er_erland, apa kau akan meninggal kan ku di perjalanan ini ,kau akan menyuruh ku untuk keluar ." ucap ana dengan ketakutan


Ana tidak turun dari mobil ,tapi Erland yang turun dari mobil itu dan meminta ana untuk turun ,tapi ana tidak juga turun dari mobil nya Erland ,dia menundukan kepalanya dan tak terasa di menjatuh kan air mata nya yang menetes ke tangan nya , Erland yang melihat nya pun membuang nafas nya berat.


" Apa kau akan bertahan dengan perut kosong mu itu , ayo turun kita makan dulu ." ucap Erland yang menarik tangan ana.


Ana tertegun dengan ucapan yang pria itu lontarkan kan ,ana tidak menyangka pria itu menyuruh nya turun untuk mengajak nya makan.


"Dia memberhentikan mobilnya untuk mengajak ku makan , kenapa aku berpikir dia akan menurun kan ku di sini , dan berpikir akan meninggal kan ku."


Ana melihat tangan pria itu yang memegang tangan ana lembut ,dan tidak sekeras yang seperti biasanya Erland lakukan pada ana, ana melengkung kan bibir nya ke atas melihat pria yang menggandeng kan tangan nya itu.


"tangan nya hangat, bahkan aku nyaman dengan pegangan dia seperti itu ."

__ADS_1


Kini ana dan Erland duduk di meja tersebut ,dan pelayan pun menghampiri mereka


"Mau pesan apa mba ,mas , silahkan ." ucap pelayan itu memberikan buku menu .


"Saya pesan spageti dua dan kentang goreng , dan minuman nya air putih ,jus mangga dan jus alpukat." ucap Erland yang di angguki pelayan itu .


"Kenapa kau tidak makan , kau lebih mementingkan pergi untuk bermain di taman anak-anak itu ,di bandingan perut mu yang kosong itu ."


"Aku gak sarapan karna ulah mu yang membuat selera makan ku hilang ."


Ana tak menjawab pertanyaan pria itu , pesanan yang mereka pesan akhir nya datang , dan tak lama mereka juga makan dengan tanpa berbicara.


Ana melihat pelayan yang membawa nampan isi makanan yang masih mengepul kan asap ,berjalan ke arah jalan yang dekat dengan Erland ,tapi tiba-tiba pelayan itu ke senggol oleh pelanggan yang baru datang ,isi nampan yang ada di tangan pelayan itu akan jatuh menimpa punggung Erland ,dengan cepat ana berdiri dan menghalangi punggung Erland untuk melindungi nya .


Erland yang melihat ana berdiri dan diam di belakang nya bingung ,apa yang di lakukan gadis itu .


"jangan sampai pundak nya terluka lagi , gimana jika pundak dia ke tumpahan sup panas itu ke punggung nya ."


Praaaangggg....


Mangkuk yang berisi sup panas itu menimpah punggung ana dan jatuh ke bawah ..


"Ahhh ,sakiitt ." pekik ana menahan sakit nya .


"Bodoh ,kenapa kau berdiri di belakang ku hah ,kenapa kau tidak bilang saja ,agar aku bisa menghindari nya ." ucap Erland dengan nada khawatir.


Tanpa sadar Erland membuka baju luarnya ana untuk melihat punggung yang tersiram sup panas itu , ana terkejut dengan apa yang di lakukan Erland , bahkan dirinya membuka baju ana di depan banyak orang .


"Erland apa yang kau lakukan .",


Erland tidak mendengarkan perkataan ana , dia menggambil air putih yang berisi es batu dan menyiram nya ke punggung ana , kini Erland melepas kan jas nya dan menutupi tubuh ana yang hanya memakai tengtop saja .


"Erland kenapa begini , kenapa kau lakukan itu ," ucap ana berbisik..


"Jangan bergerak , tunggu di sini " ucap Erland pergi ke kasir untuk membayar makanan nya .

__ADS_1


Kini Erland kembali , tapi tiba-tiba dia menggendong ana, ana kaget apa yang Erland lakukan pada nya di depan semua orang


"Erland lepaskan aku , aku malu ?semua orang melihat kita ."


Erland tetap tidak menjawab pertanyaan ana ,dia terus saja berjalan ke arah mobil ,tidak perduli dari tatapan orang seperti apa .


"Wah sungguh pasangan yang serasi ."


"Romantis banget , sayang lihat pasangan itu ."


"Mendominasi banget ,kenapa aku gak pernah bertemu pria tampan dan mendominasi seperti itu ,"


" Benar-benar pasangan yang cocok ."


Teriakan dari orang-orang yang ada di restoran itu membuat ana malu ,dan memaksa Erland untuk menurunkan nya .


" Erland apa yang kau lakukan ,lepas kan aku , orang-orang melihat nya ,dan itu sangat malu , turunkan aku ."


Erland tidak menjawab teriakan ana , dia sampai di mana mobil nya berada ,dan memasukan ana dengan pelan.


"Apa yang kamu lakukan itu hal yang bodoh ana ,dan melukai dirimu sendiri , kenapa kau menghalangi aku .hah.."


"Aku menghalangi mu karna ingin berniat baik, dan menjaga punggung mu yang terluka itu ,aku takut luka itu akan tersiram air sup ."


"Erland aku memang bodoh dan ceroboh ,dan kau jangan salah paham, aku telah menghalangi mu seperti tadi, hanya saja hari ini aku lagi sial aja." ucap ana memalingkan wajah nya .


"Sial karna kau mengganggu ku di area permainan anak-anak, dan aku sial karna telah melindungi mu dari sup panas itu ,dan kau sama sekali tidak peka akan hal itu , bahkan kau marah-marah padaku dengan keadaan punggung ku yang panas ini ."


" apa kau mengkhawatirkan ku dan melindungi luka yang ada di pundak ku , jangan bilang kau jatuh hati padaku ." ucap Erland dengan enteng ..


"pria ini sungguh kepedean sekali , dan berbicara seperti itu dengan mudah , tapi tunggu , kenapa juga aku berdiri dan melindungi punggung nya."


"Erland apa maksud mu ,kau jangan terlalu narsis ,aku sama sekali tidak jatuh hati pada pria brengsek seperti mu , sekarang tolong turun kan aku ."


"Menurunkan mu itu hal yang tidak mudah , jika kau ingin turun dari mobil ku ,kau lepaskan baju itu dan berikan padaku ,setelah itu boleh turun .

__ADS_1


Ana kaget dengan ucapan Erland yang kurang ngajar itu , bisa-bisa nya dia menyuruh nya untuk turun dengan badan yang hanya memakai pakaian dalam saja


" Erland ,kau keterlaluan ,kau mau membiarkan aku turun dengan memakai pakaian dalam saja ,kau brengsek Erland ," ucap ana meneriaki pria itu.


__ADS_2