Terjerat Cinta Dalam Pernikahan

Terjerat Cinta Dalam Pernikahan
Tidak tahu malu .


__ADS_3

"Ana di mana tuan Erland ,aku sudah tidak sabar ingin bertemu dengan nya, nih aku bawakan puding untuk nya ." ucap Vika yang memberikan kontak itu .


Ana mengerutkan kening nya ,setelah Vika memberikan sebuah kontak Tupperware persegi , dan ana tahu maksud dari puding itu ,kedatangan Vika dan puding itu ada maksud tertentu .


"Vika ini kenapa masih saja berharap sama pria semacam Erland ,bahkan dia begitu tidak perduli sekarang sama Mike pria bajingan itu ."


"Kemungkinan dia sedang di ruang kerja nya ."ucap ana yang tengah melihat pintu ruang kerja Erland .


"Di mana ruangan nya ,biar aku akan antar kan puding ini ." ucap Vika yang tengah celingak celinguk melihat ke arah pintu yang tengah ia lihat .


Ana tertegun setelah apa yang dia dengar barusan ,Vika begitu enteng nya akan mengantarkan puding itu ke ruang kerja Erland.


"Secara pribadi, aku lebih suka sisi baik nya jenika ,ketimbang Vika ? kenapa Vika kekanak- kanakan sekali , bahkan dia berani akan menghampiri Erland ."


"Vika ,aku rasa i_ini bukan saat nya untuk ...


"Bukan saat nya apa , dimana ruang kerja nya ,aku akan samperin dia ." ucap Vika yang tengah memotong perkataan ana.


Ana masih saja tetap tidak menjawab perkataan Vika ,di saat ana akan mengatakan nya ,Vika sudah berinisiatif sendiri untuk mencari ruang kerja nya Erland .


"Erland aku datang ,aku datang membawakan puding mangga untuk mu " ucap Vika yang tengah mencari Erland .


Ana terkejut dengan teriak Vika yang begitu tidak sopan nya ,kini ana mengikuti Vika dari belakang untuk memberhentikan nya .


"Vika tunggu ... kau mau kem....


Di saat Vika dan ana berjalan kini mereka berpas-pasan dengan Erland yang tengah di hadapan nya ,ana dan Vika tertegun melihat penampilan pria itu dengan memakai baju rumahan, Vika yang melihat nya pun ternganga dengan ketampanan Erland .


"Ya Tuhan ,dia begitu tampan ."


Erland yang melihat Vika dan ana tengah di depan nya mengerutkan kening nya ,dia berpikir kenapa tiba-tiba ada wanita pecicilan itu datang ke mansion.


"Lagi-lagi wanita dari keluarga Pratama, dan tadi wanita ****** itu ,Kenapa sekarang berubah jadi wanita pecicilan ."


Mata Erland kini menatap ana ,dengan ekspresi Erland yang tadi nya dingin kini dia tiba-tiba memberikan senyuman tipis di hadapan kedua wanita itu , dalam hati nya itu dia ingin sekali menyeret Vika ke bar yang di penuhi dengan pria tua.

__ADS_1


"Tuan Erland aku membawakan puding mangga untuk anda ,ini silahkan di nikmati ." ucap Vika yang tengah memandangi Erland .


Di dalam hati Erland dia sudah begitu marah dengan wanita yang tengah memandangi nya itu ,dia menahan amarah nya dengan senyuman terpaksa .


"Terima kasih nona Pratama ,anda tidak perlu repot-repot , mari nona kita ke ruang tamu ." ucap Erland tersenyum dan berjalan ke arah ruang tamu .


"Astaga ,dari senyuman nya , uhh ?


Vika benar-benar ternganga melihat senyuman pria yang tengah berjalan itu , kini dia mengikuti Erland yang tengah berjalan ke arah ruang tamu , ana yang melihat Erland pun terheran ,baru pertama kali nya dia tersenyum pada orang-orang Pratama ,termasuk Vika .


Di saat Vika mengikuti Erland dia memiliki rencana yang tengah bersekongkol dengan pikiran nya ,dia akan melakukan apa yang tengah dia pikir kan .


"Ahh , kaki ku tersand...


Di saat vika akan memulai aksi nya ,bi Ani menghampiri Vika dan pura-pura menolong nya .


"Nona Vika ,anda baik-baik saja kan ,? mari saya bantu anda untuk berdiri ." ucap bi Ani yang tengah merangkul tangan vika.


"Wanita ini ,apa yang akan dia rencanakan nya itu ,? tuan Erland hanya milik nyonya ana ,dan tak boleh ada yang lain untuk mengejar nya ataupun memiliki nya ."


Vika yang melihat dirinya di bantu oleh bi Ani ,membuat nya marah dan melepaskan tangan bi Ani dari tangan nya .


Kini Vika ikut duduk di mana Erland tengah duduk , Erland hanya memasang wajah dingin nya ,dia tidak bisa menahan amarah nya di saat Vika menyuapi puding mangga itu .


"Tuan Erland ayo a_ ... aku membuat puding ini dengan susah payah , kamu makan ya ." ucap Vika yang tengah menyodor kan puding itu dengan memaki sendok ke arah mulut nya Erland .


Ana yang tengah duduk di kursi lain nya , terkejut melihat Vika akan menyuapi Erland ,dan ana melihat Erland dengan memasang wajah dingin nya ,di saat Erland menerima suapan itu ,ana memalingkan wajah nya ke arah lain .


"Ya Tuhan ,apa lagi ini .? semalam Erland memeluk jenika ,sekarang Vika yang menyuapi Erland ,perasaan apa yang ada di dalam hati ku ,? tidak ... aku tidak ingin melihat nya dan tak sanggup untuk melihat nya ."


Erland yang melihat ana hanya diam saja melihat suami nya di suapi oleh wanita lain ,dia sengaja menerima suapan itu dari Vika ,Erland ingin tahu gimana reaksi ana yang akan di perlakukan seperti itu oleh wanita lain , Erland begitu kesal dengan ana yang hanya duduk di kursi tanpa memperdulikan dirinya .


"Tidak di sangka gadis itu tidak memberikan reaksi apapun setelah apa yang di lakukan oleh suami nya ini ,apa dia itu tidak melihat ke arah ku ,apa dia itu tidak bisa sakit hati sedikitpun .,ahh sial .? rasa nya aku ingin melemparkan surat nikah itu ke hadapan nya."


"Stop ,ini terlalu manis .? dan aku gak suka manis, apalagi rasa mangga nya itu .? dan aku tidak terlalu suka dengan mangga ." ucap Erland yang tengah memberhentikan gerakan tangan Vika yang akan menyuapi Erland .

__ADS_1


Vika terkejut dengan apa yang barusan dia dengar , perkataan yang di lontarkan Erland membuat Vika malu di tempat .


"A_apa ,anda gak suka manis dan gak suka mangga, ba_bagaimana mungkin." ucap Vika yang kini tengah melihat ana dengan tatapan tajam nya itu .


"Anatasya ,kau menipu ku,? kau mau mempermalukan aku ya ." ucap Vika yang kini menatap ana.


Ana pun bukan kaget lagi setelah apa yang di lontarkan oleh Erland di depan Vika , jelas-jelas Erland menyukai makanan itu .


"Astaga ,omong kosong apa itu .? heyy bukan aku yang menipu mu ,tapi perkataan pria itulah yang menipu mu ."


"Maaf Vika ,mungkin e_erland lagi tidak ingin memakan itu ,tapi dia memang su_suka mangga ko, " ucap ana yang kini menatap Erland.


Ana menatap Erland , laki-laki itu malah tersenyum menyeringai , ana sudah di buat kesal dengan apa yang telah terjadi saat ini .


"Pria ini benar-benar mengerjai aku ,apa dia ini ingin melihat aku dan Vika berantem di sini ,dia sengaja melakukan itu agar aku dan Vika berantem , suasana yang begitu hebat , dia benar-benar ingin melihat adegan aku dan Vika yang menarik di depan mata nya ,? lihat ana ,dari senyuman nya itu sungguh ingin menjahili orang lain ., brengsek."


Di saat ana tengah melihat Erland , tiba-tiba Vika berdiri dan mengambil teh manis yang ada di cangkir dan akan melemparkan nya ke wajah ana ,Erland yang melihat reaksi Vika langsung berdiri dan menghadang air teh itu .


"Dasar wanita tidak tahu diri ,palac...


Vika terkejut setelah dia menumpahkan teh itu ,mengarah ke punggung nya Erland ,yang tengah menghalangi ana dari air teh itu , Erland langsung berbalik dan menatap tajam Vika


"Berani nya kau melakukan itu terhadap nyonya di keluarga ini ,bahkan kau tidak tahu malu nya datang kesini tanpa di undang ,kau lebih tidak tahu dirinya dengan bertingkah layak nya wanita murahan." ucap Erland dengan menatap Vika tajam


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Yang baik ,,, like dong πŸ˜’ komen juga πŸ˜’ keseleo tangan nya dikit gpp kalie buat tekan ,L ,K ,V ,nya ...πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’


🀭🀭🀭Huss jangan di lihat emot yang di atas itu , dia hanya tamu yang tak di undang seperti Vika ...😁😁😁


__ADS_2