Terjerat Cinta Dalam Pernikahan

Terjerat Cinta Dalam Pernikahan
Roti Jepang.


__ADS_3

"Tuliskan di kertas itu ,apa yang kau butuh kan untuk keperluan mu ," ucap Erland dengan tatapan dingin nya .


"Ti_tidak perlu Erland ,kau tak perlu repot-repot ,aku bisa pergi sendiri setelah hujan nya Reda ," ucap ana gelagapan.


"Dia tidak serius kan memberikan sebuah kertas dan pena ,hanya untuk menuliskan sesuatu untuk kebutuhan ku ,tapi dia seperti nya ingin membantu ku , meskipun aku menulis nya , apa dia akan mengerti dengan apa yang sekarang aku butuh kan ."


Erland yang melihat ana hanya melihat kertas itu ,di buat marah oleh nya ,kekesalan yang semalam belum reda ,kini ana membuat nya marah .


"Gadis bodoh ,aku menyuruh mu untuk menuliskan apa saja keperluan mu ,kenapa kau hanya melihat nya saja .hah, jika aku menyuruh menulis ya tulis saja jangan hanya melihat kertas ini ,." ucap Erland dengan amarah nya .


Ana terlonjak kaget setelah Erland berteriak marah dengan nada tinggi di ruangan itu .


"Hey pria tembok ,kenapa kau marah-marah padaku , aku hanya berfikir tahu .? gimana jika kau mencari barang yang aku butuhkan itu tidak menemukan nya , aku hanya tidak ingin membuat mu malu di toko itu ."


Kini ana mengambil kertas dan pena itu untuk menulis kan segera apa yang dia inginkan itu , dengan cepat ana memberikan nya pada Erland yang tengah berdiri di hadapan nya .


" Nih ,udah cuman itu saja ." ucap ana dengan menahan kekesalan nya.


Erland mengambil kertas itu dan membaca nya ,Erland mengerutkan kening nya di saat membaca yang tertulis di kertas itu ? tanpa pikir panjang Erland berjalan ke atas untuk bersiap-siap, membelikan barang yang di butuhkan oleh istri nya itu , walau tidak mengerti dengan apa yang di butuh kan istri nya itu , mungkin jika sudah sampai toko ,dia akan menanyakan nya pada si pelayan yang ada di toko itu, di saat Erland kembali lagi ke bawah dia langsung pergi ke arah luar .


"Tunggu saja ,secepat nya aku akan kembali ." ucap Erland berlalu pergi .


Ana tertegun dengan apa yang dia lihat ,pria itu berjalan keluar hanya untuk membelikan produk wanita .


"Dia benar-benar serius ,aku tidak bisa membayangkan jika dia mencari benda tersebut itu ,gimana jika dia .....? akhh tidak , itu akan membuat malu dengan dirinya ,?gimana jika dia minta tolong pada pelayan pekerja wanita , "

__ADS_1


Di saat ana melihat pintu itu sudah tertutup salah satu pelayan berjalan ke arah ruang tamu ,untuk memberikan kopi yang telah di minta Erland tadi .


"Nyonya apa anda melihat tuan Erland ,tadi menyuruh saya bikinkan kopi ," ucap si pelayan memegang nampan yang berisi kopi ...


"Ahh aku harus bilang apa sama pelayan ini ,jika aku bilang si pria brengsek itu membelikan barang untuk ku ,?tunggu ,jika Dimas dan para pelayan di sini tahu, dan bi Ani tahu gimana ini ,?.mereka gak akan salah paham kan ."


Ana berpikir jika semua orang tahu apa yang di lakukan Erland ,apa mereka akan menyalahkan nya .


"Saya tidak tahu ,eummm ...?kopi nya taruh di situ saja ,nanti juga orang nya hadir kembali ,toh orang itu ajaib , dia suka nongol tiba-tiba tanpa di undang pun ," ucap ana bohong .


Kini ana melangkah kan kaki nya ke atas ,dan meninggalkan pelayan itu, jika sudah berurusan dengan Erland ,ana tidak ingin ada yang salah paham di antara penghuni mansion itu .


"Lebih baik aku diam ,dan pura-pura tidak tahu pria tembok itu kemana, "


Di saat ana masuk kamar dia membaring kan tubuh nya dengan memegang perut yang ia rasakan , di saat tangan nya masuk ke arah bantal, ana meraba-raba nya dengan penasaran .


Ana melihat nya dengan di bolak balik ,dia penasaran akan hal benda yang ada di tangan nya itu .


"Baiklah ,nanti aku akan tanyakan pada bi Ani kalau tidak Roy , aku takut ini adalah sebuah penyedap ."


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sementara di tempat lain ,Erland celingak celinguk di sebuah tempat barang yang berjajaran dan melihat tulisan yang ada di kertas yang ana tuliskan tadi , bahkan Erland sudah berkeliling melihat benda yang tulisan nya sama dengan tulisan yang ada di kertas itu ,tapi dia nihil tidak menemukan nya .


"Sial ,? dari tadi aku hanya keliling dan membawa keranjang kosong ini, dan dari tadi aku belum menemukan barang yang di tuliskan oleh gadis bodoh itu ."

__ADS_1


Para pelayan melihat pria tampan yang hanya keliling sedari tadi ,tidak memasukan barang satu pun di keranjang itu ,salah satu pelayan wanita menghampiri nya .


"Heyy cepat bantu pria tampan itu ,mungkin ada yang dia cari untuk yang akan dia beli ." ucap si pria yang tengah merapih kan barang .


Dengan senang hati pelayan wanita itu maju dan akan menolong Erland.


"Mohon maaf tuan ,ada yang anda cari , mungkin saya bisa membantu anda ."


Erland melihat wanita yang ada di hadapan nya gelagapan ,dia tidak tahu apa yang harus dia cari ,seketika dia ingat akan hal kertas yang ada di tangan nya ,dan memberikan itu kepada pelayan wanita .


"E_e tolong bisa cariin benda yang ada di tulisan itu gak ,mohon maaf istri saya sedang membutuh kan benda itu ,anda seorang wanita ,mungkin anda akan tahu benda itu seperti apa dan di mana," ucap Erland dengan gelagapan dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal .


Pelayan itu terkekeh setelah apa yang di katakan Erland ,dan pelayan itu ternganga setelah apa yang di cari Erland itu cuman hanya barang produk wanita ,pelayan itu berjalan di mana produk itu tertata rapih di belakang Erland ,pelayan itu membaca kertas yang di berikan oleh Erland tadi ,hingga selesai pelayan itu membawa barang yang sudah ada di keranjang ,Erland hanya mengikuti pelayan itu sampai kasir .


"Ohh jadi itu sebuah roti Jepang , yang nanti nya akan berubah menjadi roti yang berisi selai merah , memalukan sekali ,ahh sialan.?"


Erland hanya melihat pelayan wanita itu memilih kan pembalut untuk istri nya itu ,dia baru paham apa yang di maksud dengan benda itu .


"Sudah selesai tuan ,kembalian nya ada di dalam " ucap si pelayan menahan tawa nya .


"Terima kasih " ucap Erland dingin , dan melangkah keluar .


Tanpa Erland sadari ,para pelayan itu cengengesan melihat tingkah pria yang telah mencari sebuah barang produk wanita.


"Dia benar-benar suami yang baik dan pengertian , aku kira dia belum punya istri ."

__ADS_1


"Sungguh sulit di dapat kan pria seperti itu ." ucap pelayan wanita yang satu nya lagi .


Para pelayan melihat kepergian Erland , mereka tidak menyangka pria tampan itu ternyata sudah memiliki istri , mereka berbincang-bincang , dan memuji istri Erland betapa beruntung nya jika memiliki suami pengertian seperti pria itu .


__ADS_2