Terjerat Cinta Dalam Pernikahan

Terjerat Cinta Dalam Pernikahan
Memendam amarah .


__ADS_3

"Ana pria mapan dan tampan itu ingin berbicara dengan mu ,cepat sana ini kesempatan untuk barang-barang kita ,bahkan dia memborong nya semua ,


"Apaaa.... " ana terkejut dengan ucapan yang di lontarkan Nabila , ada maksud apa pria brengsek itu membeli barang yang mereka jual ,ana masih diam dan tak menghampiri Erland .


"Ana kau tak perlu khawatir ,biar aku yang menghampiri pria itu ,kalian tetap saja di sini untuk jaga-jaga takut ada pembeli yang lain ." ucap Ayus berlalu pergi .


Ayus menghampiri mobil itu ,dia tercengang setelah melihat pria yang ada di dalam mobil itu ,


"dia begitu tampan ,dan mobil yang sangat mewah mengkilat ,dia memang sudah terlahir kaya ,bahkan dia ingin di layani dan berbicara dengan Anatasya, jangan bilang dia ingin mencari kesempatan dalam kesempitan pada ana," gumam Ayus yang sembari berjalan menghampiri erland


"Tuan , apa anda mau mendonasikan sedikit untuk amal panti asuhan kami ." ucap Ayus.


Erland mengerutkan keningnya di hadapan Ayus ,dia marah ,kenpa ana tidak menghampiri nya malah orang lain yang menghampiri nya ,kini Erland sedang menahan amarah nya di depan Ayus, Ayus yang melihat tatapan tajam dari Erland merasa ciut.


"Laki-laki ini bukan anak orang kaya sembarangan , dari sorot mata nya saja sudah membuat ku takut, seakan-akan dia akan menghantam ku ,"


Ayus mundur dari arah kaca itu satu langkah ke arah belakang ,


"Ahh mohon maaf tuan ,teman saya ana tidak bisa berbicara dengan Anda, karna dia bukan tanggung jawab dalam bagian ini ."


Erland tidak menjawab pertanyaan Ayus ,mata nya beralih ke arah ana setelah itu dia kembali melihat Ayus dengan tatapan tajam nya .


Ana yang melihat ekspresi Erland menghampiri Ayus dan juga Erland ,ana takut jika Erland akan melakukan hal lebih pada Ayus


"Maaf tuan apa ada yang bisa saya bantu , jika anda akan membantu mendonasikan panti kami , kami akan sangat berterima kasih pada anda ,tapi jika kedatangan anda hanya untuk mempersulit kami ,mohon maaf , kami tidak bisa meladeni orang yang hanya main-main saja."

__ADS_1


"Kau tak perlu takut akan hal kedatangan ku ke sini , aku hanya ingin mengunakan kebaikan ku ,untuk kalian ."ucap Erland dingin


" Apa , kebaikan apa yang di maksud pria tembok datar ini ,kebaikan dari mana nya ,heyy bukan kebaikan yang kau bawa kesini ,tapi kau datang kesini hanya menakuti orang saja ,dengan tatapan mu itu membuat orang mundur dari hadapan mu ."


"Kebaikan apa yang akan kau memperlihat kan nya ," ucap ana dengan sedikit kesal.


"Aku akan memborong barang-barang mu itu , dengan harga dua puluh kali lipat ,dan akan membantu mendonasikan panti asuhan." ucap Erland yang menatap ana.


"Wah tuan ,kau sungguh baik sekali dengan harga dua puluh kali lipat ,ana ini akan bisa membantu bu Ratih ,dan juga anak-anak panti ," ucap nabila yang langsung lari ke hadapan mobil Erland .


Ana tertegun dengan apa yang dia lihat , kenapa sahabat nya ini menerima begitu saja dari pria seperti Erland .


"Dari senyuman nya dia seperti merencanakan sesuatu ,aku takut dia akan mempermainkan ku ,dan mempermalukan aku di depan semua orang , apa yang akan dia lakukan pria brengsek ini ."


" apa yang ingin kau lakukan ." ucap ana dengan menahan kesal nya .


" Apa-apaan pria brengsek itu ,dia mendonasikan panti bukan untuk tertentu kan , dan ngapain ngajak makan di saat seperti ini ,apa yang akan dia lakukan lagi untuk mengganggu ku , aku tidak suka dengan donasi yang kau buat ini brengsek ,tapi aku sering mendonasikan uang kepada Bu Ratih dengan uang yang ada di black card nya Erland ,sebenar nya pria macam apa dia ini , dari sisi lain kehidupan dia juga tidak lah gampang , bahkan dia berusaha cari cara agar bisa menyembuhkan kakak nya ,dan dia juga menjaga keluarga Anggara dari jeratan paman nya ,sekaligus dia mengurus perusahaan DA'Group, bahkan dia sering pulang larut malam dan bangun sebelum pagi , orang-orang hanya melihat sikap dingin dan acuh nya saja , tapi apa yang aku lihat dari dia hanya ada kasih dan cinta pada keluarga Anggara."gumam ana kecil


Ana sudah menenangkan jantung nya yang sedikit bisa di ajak kompromi, kini ana kembali ke luar , untuk memastikan , apa Erland masih di tempat apa sudah pergi,


"Gimana nona ana ,apa kau mau pergi dengan ku untuk menemani makan ..


bukan nya ana menjawab, tapi ayus lah yang menjawab pertanyaan Erland dengan cara menghindari ana dari hadapan erland dengan memegang tangan ana , Erland yang melihat itu pun sangat marah .


"Tuan ,donasi yang ada lakukan tidak ada di catatan buku kami ,dan mohon maaf sukarelawan kami bukanlah untuk menemani makan , "

__ADS_1


Ana terkejut apa yang dia lihat, erland menghadang Ayus , dan mereka bergelut dengan pembicaraan , di saat Erland akan menghadang Ayus ana secepat nya menghampiri mereka ,dan menahan Erland ,untuk tidak melakukan hal lain lagi .


"Erland cukup ,apa yang kau lakukan pada nya , dia teman ku jangan sakiti dia ,"


"Kenapa kau membela pria lain hah ,aku yang menyuruh menemani mu makan bahkan kau mengacuhkan ku dan menarik amarah ku ."


" Apa maksud dari kata pria lain , dia memang pria dan sahabat ku di panti , dan kau ,kau juga pria lain yang sering mengganggu ku ,tanpa suami ku tahu , apa kau pikir aku ini apa dalam hidup mu , "


"Kak Ayus sudah jangan di ladeni ,Janan terus kan lagi , aku mengenal pria ini , dia adalah teman dekat ku ,"


"Ana apa maksud mu dia teman mu , jangan bilang dia pacar mu , kau jahat sekali tidak memberi tahu ku hah ,kau tidak lama bertemu dengan ku ternyata kau sibuk dengan pacar kaya mu ini ."


"Nabila berhenti dengan ucapan mu yang tidak penting itu , dia bukan pacar ku " ucap ana meneriaki Nabila , di saat ana menatap Nabila tangan ana di cengkram dengan kuat oleh Erland .


"Erland apa yang kau lakukan , aku sakit , tangan ku kecil di banding dengan dirimu ." pekik ana .


"Ayo ikut aku pergi ,aku akan menghukum mu , kau pergi dari rumah tanpa ijin dari ku ." ucap Erland yang memasuki ana dalam mobil , Nabila dan Ayus yang melihat ana di paksa ke mobil mencegah erland


"Tu_tuan apa yang akan anda lakukan pada teman saya , jangan menyakiti nya tuan ,ehh begini tuan anda boleh mendonasikan panti kami , dengan yang anda katakan tadi, ka_kami memperboleh kan ana untuk makan dengan anda , tapi saya mohon tuan jangan menyakiti teman saya .." ucap Nabila yang begitu khawatir dengan ana .


"Nabila apa yang kau ucap kan ,aku tidak apa-apa ,dia tidak akan ngapa-ngapain aku ,kau tak perlu mengkhawatirkan ku ."


"Ana kau tak perlu takut , jika pria ini marah gimana bahkan kau menolak nya ,aku tidak ingin kau kenapa-napa ,pergi lah aku dan kak Ayus akan urus semua nya ."


" Nabila mengkhawatirkan ku ."

__ADS_1


Erland tidak menghiraukan perkataan Nabila, Erland sudah memendam amarah nya sejak dari tadi,di mana dia mendengar ucapan ana yang membuat nya marah, entah kenapa perkataan yang di lontarkan Nabila jawaban yang ana berikan membuat nya kesal .


__ADS_2