Terjerat Cinta Dalam Pernikahan

Terjerat Cinta Dalam Pernikahan
Perdebatan di pagi hari.


__ADS_3

Pagi pun tiba. ..


Ana bangun dari tidur nya di kamar Bi Ani , ana terkejut di mana dia bangun dia di tempat asing ,yaitu tempat kamar nya bi Ani , ana melamun meratapi nasib nya yang tak beruntung itu .


"Karna permintaan paman , aku harus menggantikan putri nya untuk menikahi tuan Dimas Anggara yang cacat dan menakutkan ,aku belum bisa menerima rupa nya ."


"Tapi dia adalah suami ku , apa aku terlalu berlebihan ,untuk melihat nya pun , aku takut ."batin ana dengan perasaan sedih nya.


"Walau bagaimana pun tuan dimas Anggara sudah menjadi suami ku , aku akan merawat nya dengan baik dan bertanggung jawab sebagai istri ."Batin ana


Di sisi lain Erland sudah ada di meja makan untuk sarapan pagi nya .


dia melirik ke Bi Ani yang ada di arah dapur .


"Bi Ani , apakah gadis bodoh itu masih tidur ."


"Kemungkinan begitu tuan, semalam nona ana tidak bisa tidur karna terus menangis ,"


"Cih ... apa semenakutkan itu hingga dia ketakutan ,seperti akan di terkam binatang buas Saja."


Bi Ani hanya terdiam dengan perkataan tuan muda kedua nya , sang istri tidak bisa tidur itu adalah ulah nya sendiri telah menakuti nya .


"Iya tuan , nona ana ketakutan melihat anda ."


"hahaha,,apalagi dia berhadapan dengan kakak ku ... apa dia akan kabur dari tanggung jawab nya ." ucap Erland dengan menikmati sarapan pagi nya


Ana sudah membersihkan badan nya di kamar Bi Ani ,pagi ini dia masih memakai pakaian yang semalam dia pakai ,dia tidak memperdulikan akan hal itu , kini dia berjalan ke bawah .,,

__ADS_1


Di saat dia sampai dia ke arah dapur yang di mana pelayan-pelayan sedang sibuk beberes di dapur , ana melihat BI Ani yang melayani seseorang yang ada di meja makan ,setelah Bi Ani menyiap kan minum untuk tuan muda keduanya ..dia pergi ke dapur untuk mengambil garam untuk menaburi sayur SOP ,


"Bi Ani ada yang bisa aku bantu .." .


"Ehh nona , kau sudah terbangun, tidak perlu nona ini pekerjaan saya ,saya di sini hanya pelayan , yang harus melayani anda ." ucap ana berlalu pergi dari dapur membawa garam yang harus ia kasih ke tuan Erland.


Ana melihat seseorang yang ada di depan meja makan itu dengan kepala di belokan untuk mengintip sedikit pria itu .


"Siapa dia aku baru melihat nya , apa dia adik nya dari tuan Dimas , banyak yang bilang rumor adik dari tuan Dimas itu , datar dan juga dingin ,sudah pasti dia galak , seperti apa adik nya tuan Dimas itu ." batin ana dengan penuh penasaran nya .


Di saat Ana menulusuri Erland dari belakang , suara beriton dari pria itu membuat anak terlonjak kaget .


"Apa kau begitu penasaran dengan ku , hingga melihat ku seperti orang bodoh ,"


"Apaa ,aku di Katai orang bodoh benar-benar tidak sopan dengan kakak ifar nya sendiri , huhhh.. " batin ana


"Cukup lumayan tampan, huh tapi tidak sopan sama sekali ,lebih jauh dan tidak sesuai dari ketampanannya ." batin ana dengan kekesalan nya


" Nona ana ini adalah tuan Erland Anggara adik dari tuan dimas," ucap Roy tangan kanan kepercayaan Erland


Tanpa memperdulikan perkataan Roy ana mengambil sarapan pagi nya, untuk pergi ke dapur .


" Nona ana anda mau kemana ,ini sarapan Anda. " ucap bi Ani melangkah mengikuti ana.


"Kenapa kau tidak sarapan di meja makan saja hah ,meja makan sebesar ini kau mau lari kemana membawa piring itu." ucap Erland dengan tatapan dingin nya .


" Aku tidak ingin makan di meja yang sama dengan orang yang tidak punya sopan santun seperti dirimu, meskipun meja makan ini luas ,tapi mencengkram suasana orang ." ucap ana berlalu pergi

__ADS_1


Erland tidak mendengar kan perkataan ana ,dia melanjut kan makan nya yang tersisa tinggal sedikit lagi , Erland melihat Bi Ani mengikuti ana langsung memanggil nya .


"Bi Ani siap kan sarapan untuk kakak ku .'"


Bi Ani langsung berhenti melangkah ,begitu pula dengan ana ,Erland mau membawa sarapan untuk suami nya itu .


"Tunggu , biarkan aku saja yang menyiapkan nya ,dan aku juga ingin melihat suami ku .".


Erland menatap ana ,dia berdiri dan menghampiri wanita yang sudah menjadi istri nya itu ,mendengar kata suami untuk kakak nya dia langsung berhenti di saat dia mau menyuapkan nasi yang akan ia makan .


"Kau sekarang bersikap seolah-olah menjadi istri yang baik ,tapi kau tidak ingin melayani suami mu ." ucap Erland menghampiri ana.


"A_apa maksud mu ," ucap ana melangkah mundur di saat Erland menghampiri nya .


" Kau lari dari suami mu , setelah kau melihat nya , kau tahu suami mu benar-benar marah apa yang kau lakukan itu ." ucap Erland dengan enteng.


"Apa semalam dia juga mendengar aku menangis ,dan melihat aku berlari kabur dari tuan Dimas, " batin ana.


"Jika kau lari dari suami mu , maka kakak ku akan memakan mu malam ini." ucap Erland dengan memberikan tatapan tajam di hadapan ana..


Ana kaget setelah apa yang dia lihat di depan mata nya, Erland yang seperti itu sungguh menakut kan.


"Dingin Dan datar , bahkan dia sangat kasar, apa yang harus aku lakukan agar bisa merawat Dimas ."Batin ana.


Ana yang tadi nya niat sarapan ,jadi tidak berselera telah berhadapan dengan Erland , kini dia menatap meja makan itu untuk memberes kan piring kotor itu ..


"Huh menyebalkan sekali , tuan tembok itu ."

__ADS_1


__ADS_2