Terjerat Cinta Dalam Pernikahan

Terjerat Cinta Dalam Pernikahan
S2.Siaran Langsung.


__ADS_3

" Kakak itu ngapain sih ... kak Bryan sudah punya pacar tahu ,jangan coba-coba godain cowok orang dong ." geram Dista .


"Nabila !! kamu sebenarnya terganggu bukan " ucap Dista kembali lagi .


"Iya ." Jawab Nabila menunduk .


"Tapi aku tahu kok ,Bryan gak bakal ngapa-ngapain , meski begitu aku tetap gak tenang ,aku baru tahu dengan perasaanku ,makin lama aku semakin egois ." ucap Nabila .


"Kamu egois gimana ." jawab Dista .


"Yah dulu di waktu aku belum jadian bersamanya ,aku hanya cukup melihat dia saja sudah senang ,tapi dengan sekarang yang sudah jadian aku benar-benar sangat khawatir.. tapi aku harap yang di lihat Bryan hanyalah aku ." ucap Nabila tersenyum .


"Itu tandanya ,kamu suka sama dia cinta mati ,dan bukan hanya melihat dari bayangannya saja ." jawab Dista .


"Bahkan kamu mengatakan seperti itu ,itu tandanya dia adalah cinta pertama mu ,?! Nabila lebih baik kamu omongin ini deh baik-baik sama dia ,gimanapun juga ,dia sungguh populer loh !! sebelum kamu ke sini ,banyak banget cewek-cewek yang tertarik sama dia ,awas ?! nanti di rebut orang loh ..." ucap Dista .


Nabila tercengang saat Dista mengatakan itu ,dia tidak ingin itu terjadi ,apalagi sampai banyak wanita yang tertarik pada pria itu .


"Aku pergi cari dulu Bryan !! aku tidak perduli siapapun yang melihat aku kesana hanya untuk mencari Bryan ." ucap Nabila .


"Semangat Nabila !! aku akan tunggu kamu untuk pulang bersama pak Urip ." jawab Dista dengan di angguki Nabila .


"Nabila !! dia gak bakal merasa kamu egois ,kalau dia tahu kamu cemburu ,dia pasti akan senang ,kan dia menyukai mu ,"


"Hahhh .... rasanya aku senang !! sejak Nabila jadian sama kak Bryan ,dia semakin berani ,!! bahkan si bodoh itu sudah dewasa sekarang .,?! aku juga berharap kak Dimas mencintaiku ,"


Dista mengingat perlakuan Dimas padanya saat malam itu ,namun kini dia tidak ingin mengingat masa itu yang membuat wajahnya bersemu merah .


Nabila berlari dan akan ke ruang industri dimana Bryan berada ,Nabila semakin khawatir saat Dista mengatakan hal itu ,dia tidak ingin hal itu terjadi ,dengan nekat Nabila pun memberanikan diri untuk pergi ke ruang itu .


.


.


Di ruangan lain .


Bryan dan juga anggel kini berada di ruangan industri tengah memeriksa file produk baru ,Bryan yang duduk di depan anggel tidak sadar ,bahwa wanita itu tengah mencuri-curi pandang melihat Bryan .


"Kamu memegang file itu di bagian ruang Beauty reporter ya ." ucap Bryan tiba-tiba .


"Ah .. iya .. " jawab anggel .


"File itu boleh serahkan padaku ." ucap Bryan.


Anggel pun memberikan file itu ke tangan Bryan ,bahkan pria itu melihat dan membolak balikkan file tersebut, Bryan terkejut saat dia menemukan file Nabila .


"Jadi Nabila juga termasuk berbakat di bagian kecantikan ,tapi kenapa mikha tidak menuliskannya ."


Bryan seketika tersenyum ,dia tidak memperdulikan Maslah seperti itu ,Nabila yang saat ini satu kantor dengannya sudah membuatnya bahagia , anggel yang melihat Bryan tersenyum ke arah file tersebut membuatnya heran .


"Tuan !! apa ada seseorang yang anda kenal di bagian ruangan beauty reporter ." ucap Anggel .


"Iya ....dia pa...


Bryan terhenti mengatakannya ,dia langsung teringat dimana Nabila mengatakan untuk tidak memberi tahu siapapun hubungannya saat di kantor .


"Dia pa ....


"Dia teman ku yang sangat penting ." jawab Bryan dengan tersenyum .


Tanpa Bryan sadari ,di luar sana ada seseorang yang tengah mengintip di balik pintu yang sedikit terbuka ,Bryan yang tak sengaja melihat ke arah pintu serasa mengenal ,meskipun hanya terlihat sedikit ,tapi jelas Bryan mengenal tubuh mungil itu ,dengan cepat Bryan berdiri dari duduknya dan melangkah ke arah pintu .


Nabila yang ingin membuka pintu membuatnya deg-degan ,dia tidak tahu harus bagaimana, tapi kekhwatiran nya membuatnya tidak tenang ,maka dari itu Nabila memberanikan diri memegang gagang pintu itu .


Di saat Nabila mendorong pintu itu sedikit , tiba-tiba Bryan langsung membuka pintu itu ,Nabila terkejut saat Bryan kini berada di hadapannya dengan tersenyum.


"Sudah ku duga , pasti kamu ." ucap Bryan .


Nabila tercengang saat pria itu bisa tahu bahwa Nabila berada disini , Bryan yang melihat kekagetan Nabila tersenyum manis .


"Anggel !! saya keluar dulu sebentar !! nanti saya balik lagi ," ucap Bryan berteriak kecil pada anggel .


"Ah ..iya tuan ." jawab anggel .


"Ada siapa di luar sana ?! seperti nya ada orang ,"


Anggel penasaran dengan orang di balik pintu yang terhalang oleh tubuh Bryan, Sementara di luar sana ,Bryan menarik tangan Nabila ke arah tempat sepi .


"Kenapa masih di kantor .hmm ...katanya mau pulang sama nyonya Dista ,apa dia belum keluar ," ucap Bryan .


"A....aku ....


"Emm ... apa kamu nyariin aku ... ?! kangen ya ?! kenapa mukamu serius begitu ." ucap Bryan menangkup wajah Nabila .


Bryan terkejut saat Nabila menarik kerah jaznya di lehernya ,bahkan Nabila kini berjinjit dan membisikan pada Bryan pada telinganya .


" Aku cemburu kalau wanita lain ngeliatin kamu, aku takut kamu bakal di rebut ,jadi cepat selesaikan pekerjaan nya , aku gak suka kamu sama wanita itu lama-lama." ucap Nabila yang kini langsung menundukan kepalanya dan melepaskan cengkraman dasi Bryan.


Bryan terkejut dengan ucapan Nabila ,bahkan Bryan tadi hampir berpikir bahwa Nabila akan menciumnya ,tapi ternyata gadis itu hanya membisikan nya saja..


"Jangan senyum lembut ke wanita lain ,dan jangan menampilkan ketampanan mu ke wanita lain ,kamu ngomongin apa sama dia ,bahkan kamu tersenyum manis di depannya ." ucap nabila .


Bryan tersenyum senang ,apalagi saat ini dia tengah melihat ekspresi wajah gadis itu, Bryan langsung menangkup wajah Nabila dengan tersenyum .


"Aku tersenyum itu Karna menemukan nama seseorang di sana ,dan orang itu orang yang ada di hati aku ." ucap Bryan .


Kini Bryan memeluk Nabila dengan erat ,dia begitu senang saat Nabila mencarinya hanya untuk mengatakan itu .


"Jangan khawatir dan jangan takut ?! aku ini hanya milikmu seorang ." ucap Bryan


Bryan melepaskan pelukannya ,dan melihat ke arah Nabila ,dengan tersenyum jahil dia ingin sekali menggoda kekasihnya itu .


"Coba sini .. bilang sekali lagi ." ucap Bryan menyentuh pipinya .

__ADS_1


"Bilang apa ." jawab Nabila .


"Emm ... bilang ... ." ucap Bryan mengingat Nabila membisikan perkataan beberapa menit yang lalu ,Bryan mengingat Nabila membisikan sesuatu ,bahkan pipinya dan pipi Nabila bersentuhan .


Nabila tersipu malu saat Bryan menyentuh pipinya ,dengan cepat Nabila berbalik membelakangi Bryan.


"Gak mau !! pokonya cepetan selesaikan ." ucap Nabila pergi meninggalkan Bryan .


Bryan tersenyum dengan tangan masih menyentuh pipinya itu ,dia merasakan lembutnya pipi gadis itu yang tadi bergesekan dengan pipinya .


"Bryan Nabila !!... nama kita sudah di tuliskan di kertas cinta itu , dimana kita berada di Hongkong ,itulah orang yang ku tuliskan waktu itu gadis ceroboh ,,akan ku kasih tahu jika aku sudah menikahi mu ." gumam Bryan .


Bryan benar-benar di buat gemes dengan kekasihnya itu ,perasaan hatinya tidak seperti dimana dirinya bersama Mona ,meskipun dulu dia mencintai Mona ,tapi perasaannya tidak seperti perasaan ke seorang gadis yang saat ini bisa memikat hatinya


Bryan mengingat undangan acara amal malam ,dia berniat untuk mengajak Nabila ,setelah selesai acara amal itu dia akan melamar gadis itu , Bryan tidak ingin menunggu lama lagi ,dia takut kehilangan orang yang dia cintai dengan kedua kalinya .


Anggel yang kini keluar untuk pergi ke toilet melihat Bryan yang tengah senyam-senyum sendiri membuatnya heran ,bukan heran lagi ,tapi anggel malah menikmati pemandangan itu dan melihatnya dari arah samping ,anggel yang saat ini menikmati melihat Bryan ,dia terheran saat Bryan tertawa kecil, anggel pun melangkah menghampiri pria itu .


"Tuan !! anda kenapa ." tanya anggel .


Bryan langsung mengalihkan pandangannya pada anggel dengan wajah bersemu .


"Hah ..saya tidak apa-apa kok ,ayo kita lanjutkan !! saya ingin cepat-cepat menyelesaikannya ." ucap Bryan masuk kembali ke ruangan .


Anggel yang tadi nya akan melangkah ke toilet dia urungkan Karna terkesima oleh pria itu ,dia pun hanya mengangguk kan kepalanya masuk kembali ke ruangan itu .


Nabila yang kini berlari ke arah luar membuat dirinya tidak bisa bernapas ,bukan Karna sudah berlari ,tapi dia mengingat perkataan pria yang sekarang ini adalah kekasih nya .


"Aku sudah mengutarakan semua yang kerusakan ,"


"Dan dia bilang !! " Aku Ini Milikmu Seorang " gimana dong , hatiku meluap-luap nih ."


Tanpa Nabila sadari sedari tadi ada yang memperhatikannya ,bahkan orang tersebut ,tersenyum senang ,bahwa bryan kini telah menemukan cintanya lagi, Tania melangkah menghampiri Nabila yang berjalan dengan cepat .


"Hai ..... " ucap seseorang yang mengagetkan Nabila .


"Tania ." Nabila melihat wanita cantik di depannya .


"Waaahh ... manis banget sihh ,yang sedang di mabuk cinta ." ucap Tania tersenyum .


"Ka_kamu lihat semuanya." jawab Nabila .


"Enggak kurang sedikit pun ." ucap Tania gemes melihat wajah Nabila merona .


"Kamu kok bisa disini ," ucap Nabila .


"Yapz ... aku kesini Karna ada pertemuan dengan seseorang ..!! sudah sana pulang !! Dista menunggu mu di luar ,," ucap Tania .


"Ya udah ... aku pulang ya ,bye ." jawab Nabila melangkah keluar .


Tania hanya mengangguk kan kepalanya dan melihat Nabila yang tengah pergi menggelengkan kepalanya ,Tania menatap kepergian gadis itu dengan sendu .


"Jika adikku masih ada ,mungkin dia seumuran dengan Nabila ."


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Nabila kini berada di kediaman Abraham tepatnya di rumah Dista , nabila dan Dista akan melakukan siaran langsung ,dista sebelumnya sudah ijin pada Dimas untuk pulang ke kediaman orang tuanya ,Karna dia mau melakukan siaran langsung di tempat khusus gadis-gadis itu .


Dista melihat Nabila yang tengah senyam-senyum sendiri hanya geleng-geleng kepala ,kini dia langsung menepuk pundak Nabila untuk menyadarkannya.


"Sudah dong !! jangan mikir dia terus ,aku jadi teringat ........" Ucap Dista berhenti .


Nabila mengerutkan keningnya ,saat ucapan Dista terhenti ,dia mengerti sahabatnya itu memikirkan Dimas ,Nabila bahkan tersenyum jahat pada Dista dan menggodanya .


"Hayo !! mikirin apa !! kalian .. sudah...........


"Apaan sih Nabila ,belum juga ." repleks Dista .


"Eh ... eh.... hehee... belum juga aku jawab sudah apa ...!! Dista .. kau sudah eemmm...


"Nabila ... sudah ah ayo kita mulai ." jawab Dista mengalihkan ucapan Nabila .


Nabila terus saja menggoda Dista ,teman nya itu bahkan sekarang wajahnya sudah memerah seperti kepiting rebus , Nabila yang membuat Dista diam saja menghembuskan nafas berat ,dan siap untuk melakukan siaran langsung .


"Ehem ... ehemm ....hai semuanya !! kami kembali lagi , mohon maaf Karna beberapa bulan ini kami telah di sibukan perkerjaan padat ,jadi belum sempat lagi untuk siaran langsung ." ucap Nabila dengan di angguki Dista .


"Siaran langsung kali ini adalah produk riasan yang sangat bagus tentunya ini adalah keluaran baru yang baru-baru kami temukan ." ucap Dista .


"Tepatnya itu adalah produk dari Perusahaan Anggara group ." timpal Nabila dengan di angguki Dista .


"Wahh ... ternyata banyak yang bertanya yah ,mengenai produk yang akan kita siarkan ini ." ucap Dista yang tengah melihat orang-orang berkomentar .


"Baiklah , Karna kalian penasaran dengan produk baru itu ,kami akan menunjukan gimana agar cara nya berdandan dengan memakai make up dan terlihat sangat natural dari produk Anggara group ." ucap Dista.


"Dan kita akan menunjukan pada kalian untuk produk kita ini dan mencobanya ," ucap nabila dengan di angguki dista.


Nabila pun mencoba ber-make up dengan make up yang sudah di sediakan ,bahkan gadis itu pun memberi tahu dan menunjukan warna eyeshadow yang cocok untuk yang mempunyai kulit kuning Langsat atau pun kulit lainnya .


Nabila yang sibuk make up ,Dista yang memperlihatkan dan memberi tahu dengan cara tutorial makeup untuk gaya moderen ,atau pun sepantasnya untuk seseorang model .


Selang beberapa menit ,Nabila pun sudah menunjukan gimana caranya untuk berdandan dengan makeup natural tapi terlihat cantik ..


Di saat Dista dan Nabila akan berbicara ,.mereka berdua melihat orang yang berkomentar kurang ajar dan mesum.


"Menurutku pakaian yang kalian kenakan itu jangan hanya membuka satu kancing kemeja saja ,kalian lebih baik lebih membuka kancing lagi ,agar terlihat lebih menarik dan cocok untuk penyiar seperti kalian ."


Nabila yang mendengar itu langsung melototkan matanya ,dan menekan tombol untuk membalas komentar yang kurang ajar tersebut .


" Buat anda yang berkomentar kurang ajar ,jaga ucapan mu !! anda sebagai Para netizen mesum ,mohon sopan sedikit ." ucap Nabila ketus .


"Apa kami sebagai penonton tidak bisa berkomentar , kalian kedua gadis yang terlihat cantik ,tapi dengan pakaian yang kalian kenakan itu kurang menarik ,ayolah buka satu kancing lagi ,agar lebih menarik dan enak di lihat , jika kalian membuka dua kancing lagi ,saya akan memberikan hadiah dan penilaian yang bagus , bukanlah kalian siaran langsung hanya untuk di lihat dan di komen orang ,"


"Lihatlah ,bahkan lekuk tubuh kalian dengan berpakaian seperti itu akan sangat menarik jika kancing nya di buka dua kancing lagi ."

__ADS_1


Dista dan Nabila saling pandang , Dista yang hanya mendengarkan itu hanya diam dan menahan kekesalannya saja ,tidak hanya dengan Nabila ,gadis itu sudah di buat kesal pada orang mesum tersebut .


"Mohon maaf ,untuk netizen satu ini ,jika anda berbicara kurang ajar lagi , kami akan melaporkan mu ke platform kami ,kalau gak kami akan melaporkan kepada pihak yang berwajib karna anda sudah berkata tidak sopan ,dan itu sudah termasuk pelecehan ." ketus Nabila .


Dimas yang melihat siaran langsung mereka berdua bersama Bryan ,langsung saling pandang ,bahkan kedua pria itu di buat naik pitam saat melihat komentar itu .


"Sialan !! pria mesum dari mana dia ,akan ku hajar pria itu ." decak Bryan .


Dimas hanya menggerutu di dalam hati ,dan memaki-maki pria yang telah berkomentar mesum pada siaran langsung pada kedua gadis itu ,dimas hanya diam saja,biar Bryan yang melakukan dan mengurusi untuk berkomentar balik pada pria tersebut .


Bryan dengan menahan kekesalan nya ,langsung membalas komentar pria mesum sialan itu ,dengan cepat bryan pun mengirimkannya , dista dan Nabila saling pandang saat mendapatkan komentar itu bahkan memberikan kesan bagus dengan apa yang sudah di siarkannya itu ,seketika kedua gadis itu tersenyum dan Dista pun menjawabnya dengan tersenyum .


"Terima kasih !! kami berdua sangat-sangat berterima kasih buat kakak ... mungkin kakak adalah orang yang sangat menyukai produk kecantikan dari Anggara group." ucap Dista .


"Kalau begitu siaran langsung kita sampai disini ya ...!! aku Dita Adista dan juga Nabila Putri ,sampai jumpa di siaran nanti ." ucap Dista .


"Bye ..bye ..." ucap Nabila dan Dista .


Dista dan Nabila saling pandang dan menghela napasnya panjang ,Dista tersenyum senang ,saat melihat yang berkomentar baik ,kini dirinya melihat ke arah Nabila yang menampilkan senyuman.


"Nabila !! kita ada pemasukan pengemar baru ,bahkan aku tertarik banget dengan ucapannya ,tapi ... akun " Jomblo abadi " ini kayanya menyemangati mu terus ," ucap Dista tersenyum .


"Eumm ... eumm .." jawab Nabila tersenyum .


"Eeeeee ... kau tersenyum seperti itu ,apa kau mengenal orang itu , bahkan satu Minggu aku akan menikah ,sempat siaran langsung denganmu ,dan dia bahkan menyemangati mu terus ." jawab Dista .


" Hemm .. ya !! aku mengenalnya , dia adalah Bryan ,nama akun nya adalah "Jomblo abadi ." ucap Nabila .


"Apa !! kak Bryan , eeeee.... tapi kenapa " JOMBLO ABADI ", dia kan sekarang udah gak jomblo lagi." Jawab Dista .


Nabila tidak menjawab pertanyaan Dista ,dia berdiri dari duduknya dan mengambil tasnya .


"Dista aku pulang ya !! soalnya aku mau pergi ke panti , sekarang hampir pukul 8 malam ,aku takut kemalaman kalau sudah mampir sana ." ucap Nabila .


"Baiklah ,aku akan menyuruh supir untuk mengantarkan mu ya ." jawab Dista .


"Hemm ... terserah deh ..itu juga kalau gak ngerepotin ." ucap Nabila .


Dista pun segera turun dan menyuruh supir keluarga abraham untuk mengantarkan Nabila , Rahma yang melihat Nabila pamit menahannya di minta untuk makan malam ,tapi Nabila menolak dan dengan cepat-cepat pamit dan meninggalkan rumah besar itu .


.


.


Di sisi lain .


Dimas kini sedang di perjalanan menuju keluarga abraham untuk menjemput Dista ,di perjalan dia hanya tersenyum mengingat dimana dirinya mendapatkan Dista menjadi wanita nya dan itupun dia sudah mendapatkan Dista seutuhnya .


30 menit di perjalanan ,Dimas kini sampai di halaman rumah keluarga abraham ,bahkan dia sudah melihat Dista sudah menunggunya bersama mertua dan juga kakek kaisam ,Dimas turun dari mobil dengan tersenyum ,bahkan dia pun bersalaman dengan sopan pada mertua dan juga kakek kaisam .


"Nak kalian tidak menginap saja ," ucap Rahma .


Dista langsung melihat ke arah Dimas ,Dimas yang di tatap hanya tersenyum dan langsung melihat ke arah Rahma sang mertua .


"Maaf mami ... kami belum bisa untuk menginap hari ini ,tapi lain kali aku dan Dista akan menginap ." ucap Dimas .


"Baiklah ,mami akan tunggu kehadiran kalian dan pintu rumah kami akan selalu terbuka untuk kalian ." jawab Rahma .


"Kalau gitu aku pamit pulang dulu ,mii...kek ..maaf aku kesini hanya untuk menjemput Dista ,salam untuk papi Abian dariku ." ucap Dimas .


Rahma dan kakek hanya menganggukkan kepalanya ,dia membiarkan Dista pergi lagi bersama suaminya ,Rahma mengingat perkataan Dista bahwa Dimas memperlakukan putrinya dengan baik ,dan dimana membuat Rahma senang mendengarnya ,Rahma berharap mereka selalu bahagia dalam rumah tangganya.


Dimas dan Dista pun sudah meninggalkan halaman rumah keluarga abraham ,Dista melihat ke arah Dimas yang berada di sampingnya serius menyetir ,Dimas yang merasa di pandang mengeluarkan suaranya dengan tersenyum .


"Apa ada sesuatu di wajahku ." ucap Dimas .


"Aaaa... enggak-enggak .." jawab Dista dengan gelagapan .


"Kita mampir ke restoran Bryan dulu untuk makan ." ucap Dimas dengan di angguki Dista .


Dan tak butuh waktu lama ,mereka sampai di restoran yang mereka tujui ,kini mereka tengah memasuki ruangan VVIP yang sudah di siapkan ,Dimas dan Dista menunggu makanan yang mereka pesan .


Dimas melihat ke arah Dista yang tengah senyam senyum sendiri dengan ponselnya ,Dimas tahu gadis itu pasti tengah chatingan dengan temannya yang tak lain adalah Nabila ,selang beberapa menit makanan pesan mereka tengah siap di depan mata .


Dista yang melihat makanannya sudah siap langsung siap untuk makan ,Dimas yang melihat Dista langsung makan tanpa memperdulikan nya hanya tersenyum dan geleng kepala ,gadis yang ada di depannya itu memang doyan makan ,tapi seketika Dimas melihat Dista yang kini makan dengan sambil memainkan ponselnya .


"Makan sambil main ponsel bisa membuat pencernaan tidak lancar ." ucap Dimas .


Dista langsung melihat ke arah Dimas ,dengan cepat Dista pun menaruh ponselnya ,Dista melihat wajah Dimas bahkan Dista memikirkan umur pria yang ada di depannya itu ,seketika Dista mengingat perkataan maminya bahwa pria yang sudah menjadi suaminya itu pria tua ,dengan begitu Dista pun memberanikan diri untuk membuka suara dan bertanya .


"Kak ... kakak gila kesehatan ya ,!! eu.. ngomong-ngomong umur Kakak berapa sih." ucap Dista .


"Menurutmu ." jawab Dimas .


"Kakak kelihatan muda ,tapi kadang kelihatan dewasa ,apa kakak umurnya 30 ?! oh tidak ... kakak terlihat sangat dewasa ,apa kakak umur 35 atau 40 tahun lebih ." ucap Dista melihat mimik wajah pria itu dengan dekat .


"Mikir apa sih !! bocah sepertimu terlalu banyak berpikir ." ucap Dimas .


"Kak.. aku bukan boc.....


" Iya ... kamu adalah istri kecilku ." jawab Dimas ,yang dimana membuat wajah Dista merah merona ,pria yang berada di depannya mengatakan istri sembari tersenyum .


"Ayo duduk lagi ... lanjutkan makan mu ." ucap Dimas dengan di angguki Dista .


"Dista hari Minggu malam ada acara malam amal dan aku akan membawa mu ke acara itu !! apa kau bersedia ." ucap Dimas kembali .


Dista hanya mengangguk kan kepalanya ,karna saat ini dia tengah mengunyah ,karna baginya mau kemana pun Dimas mengajaknya ,dia akan mengikuti suaminya itu ,Dimas yang melihat Dista serius dengan makanannya mengerutkan keningnya ,bahkan gadis itu tidak bertanya lagi dan hanya memberi anggukan kepalanya saja ,Dimas hanya tersenyum dan melanjutkan makannya .


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2