Terjerat Cinta Dalam Pernikahan

Terjerat Cinta Dalam Pernikahan
Pesona Erland.


__ADS_3

malam pun tiba ,seseorang gadis yang tengah berkutat dengan sayuran yang ia pegang ,gadis itu sedang memasak untuk makan malam dengan di bantu para pelayan di mansion Anggara ,setelah selesai memasak ana mempersiapkan nya di meja makan .


"Semoga saja dia suka dengan masakan ku ini ."


Di saat ana melangkah ke arah dapur ,Erland datang dari arah pintu masuk dengan wajah dingin nya dan menenteng jas yang ada di tangan nya itu ,dengan pakaian kemeja putih ,baju lengan panjang yang di lipat sampai siku ,membuat ana terperangah melihat pria itu .


"Gila ... gila... sadarlah ana ,? dia memang tampan , tapi kau gak boleh tergoda oleh ketampanan nya ,dia itu pria brengsek dan dia itu adik ipar mu ,,sadar ... sadar .. kau sudah punya Dimas , Sial ,Kenapa dia memberikan tampang pesona seperti itu


Ana langsung memalingkan wajah nya sebelum pria itu melihat nya ,kini ana membantu pelayan lain untuk membereskan dapur ,Di saat ana akan keluar untuk menaruh kentang goreng tiba-tiba dia menabrak dada bidang Erland .


"Aduh , maaf ." ucap ana yang memegang kening nya , ana heran kenapa Erland tidak pergi dan minggir dari hadapan nya itu , dia mendongkak kan kepala nya ke atas melihat Erland.


Deg .. deg.. deg..


Ana melihat wajah erland yang menatap nya dengan tampang dingin , ana melihat mata Erland dengan pekat ,pria dingin itu pun melihat mata manik ana yang tengah melihat nya, ana yang di pandang pun jantung nya menjadi tak beraturan .


"Kenapa dia begitu tampan, ahh tidak ,?kenapa ni jantung diskotik begini ."


"Hey apa yang kau lihat dari ku ,kau tak perlu melihat ku seperti itu ,aku memang tampan , ingat kau menabrak ku hampir menumpahkan kentang goreng itu mengenai baju ku ." ucap Erland yang telah menjitak kening ana , dan melangkahkan kaki nya ke meja makan.


Erland melihat meja makan penuh dengan makanan ,dia melirik ana dan mengerutkan kening nya, Erland hanya diam dan tak bicara .


"Aku memasak makan malam ini ,kata bi Ani kau suka kentang goreng , maaf jika kau tidak menyukai masakan ku yang lain nya ,aku tidak tahu lebih banyak kesukaan makanan mu ."


Erland tidak menjawab perkataan ana ,dia menarik kursi nya dan duduk sambil mencicipi masakan ana .

__ADS_1


"Tidak di sangka kemampuan gadis ini soal memasak hebat juga , pas dengan lidah ku , dan membuat kan makan malam yang enak ."


Erland menyantap makanan yang ana masak hampir sedikit lagi habis ,dia menikmati nya , tanpa berbicara apapun.


"Gadis bodoh , kau tiba-tiba begitu perhatian padaku , apa kau memasak makan malam ini hanya untuk berterima kasih padaku ,atau kah kau memasak semua itu Karana ada perasaan lebih terhadap ku ." ucap Erland menggoda ana sambil melahap makanan nya .


Ana yang mendengar itu terasa terpanah di otak nya ,kenapa pria itu berbicara enteng dengan ucapan yang sungguh membuat nya ingin mendumel mulut Erland dengan kentang goreng itu .


"Erland jika kau hanya mengejek ku dengan ucapan mu itu ,aku tidak akan memberikan itu padamu ,huh sungguh menyesal aku membuat kan makan malam ini untuk pria tembok seperti mu ." ucap ana dengan amarah nya ,dia mengambil piring yang ada di hadapan erland ,tapi di saat ana mengambil piring itu, tangan ana di cengkram oleh Erland .


"Apa yang akan kau lakukan , kau sudah capek-capek membuat banyak makanan ini ,jika kau mengambil lagi ,sayang sekali makanan ini ,bahkan mereka sudah di depan mata ku dan sudah bersedia aku lahap ." ucap Erland yang tengah menahan tangan ana dengan satu tangan ,dan tangan satu nya lagi melahap makanan nya .


"Tolong jangan berbuat aneh-aneh dalam hal ini ,bukan kah kau ingin mendapatkan cinta dari ku sampai-sampai kau membuat kan makan malam hanya untukku ." ucap Erland menggoda ana


"Erland berhenti dengan ucapan mu yang konyol itu ,aku memasak ini untuk mu hanya untuk berterima kasih ku ,tidak lebih dan tolong bersikap sopan lah terhadap mu padaku yang istri dari kakak mu , aku ini kakak ipar mu ," ucap ana dengan amarah nya .


Erland menaruh garpu yang tengah dia pegang untuk melahap udang yang tengah dia santap ,tapi di saat ana mengatakan bahwa istri nya itu adalah kakak iparnya membuat lahapan yang tengah dia akan lahap tak jadi untuk di makan, Erland menatap sinis ana dari arah samping .


" Aku tidak pernah menganggap mu sebagai kakak ipar ku ,dan sampai kapan pun kau bukan kakak ipar ku ."


"Karna aku suami mu gadis bodoh .?"


"Aku tidak perduli ,apa yang kamu katakan itu Erland ,yang jelas bersikap sopan lah sedikit di hadapan ku ,di anggap atau tidak nya ,tapi itu semua sudah fakta ,bahwa aku adalah kakak ipar mu ."


Erland menahan amarah nya di depan ana ,dia sudah tidak tahan dengan ucapan gadis yang ada di samping nya itu ,dia berdiri dan menyilang kan tangan nya .

__ADS_1


"Fakta ,? cih ...dengar baik-baik Anatasya dirgantara ,kamu bukan lah kakak ipar ku , sekarang aku akan menyampai kan itu kepada mu dengan jelas , kau bukan kakak ipar ku ,sampai kapan pun kau tidak akan pernah ku anggap sebagi kakak ipar ku ."


Ana pergi dari hadapan erland ,dia tidak ingin mendengar perkataan pria brengsek itu ,secara di ladeni pun pria itu akan terus saja mengadu mulut.


"Erland jika kau tidak menyukai makanan itu ,berikan lah pada mikky ,dia pasti senang memakan makanan yang ku masak itu ,dan senang hati jika makanan ku di makan oleh nya ." ucap ana melangkah kaki nya ke arah kucing yang ada di mansion itu .


"Dasar brengsek ,di setiap aku melakukan kebaikan untuk dia ,di mata nya aku selalu di bilang hanya ingin menggoda nya ,kurang ajar , apa begitu rendah nya aku di mata si brengsek itu ,? bodoh nya kau ana ,kenapa mesti memasak makanan untuk pria brengsek seperti nya ."


Erland melihat ana pergi dari hadapan nya pun marah ,tapi dia melihat makanan itu dengan tatapan sendu ,di saat dia akan duduk , tiba-tiba kucing itu menghampiri meja makan .


"Meong ,meong ."


"Hus ...huss... sanah pergi jangan mendekati ku makanan ini milikku ,bukan milik mu ,pergi sana ," ucap Erland sambil melahap makan itu .


Tanpa Erland sadari ana melihat dirinya di balik dinding dapur ,ana melihat pria itu memakan nya kembali masakan yang telah dia masak .


"Ana , jelas-jelas kamu sudah tahu ,setiap apa yang kamu lakukan itu pasti akan di ejek oleh dia ,tapi kenapa aku selalu melakukan itu untuk nya ,dan mempermalukan diri sendiri , untung dia memakan nya juga ."


Ana memegang dada nya yang begitu bergetar hebat ,kenapa dirinya tidak mengerti dengan perasaan nya setelah berhadapan dengan pria itu .


Sementara para pelayan hanya mendengar kan pertengkaran tuan dan nyonya nya itu tanpa melihat ke arah mereka, bi Ani yang mendengarkan nya hanya menghela napas nya berat


"Haih , mereka itu berdebat hanya dengan soal makanan , jika secara makanan itu hidup seperti manusia ,makanan itu pun pasti hanya menonton pertunjukan mereka ."


Kini bi Ani melangkah kan kaki nya ke arah lift untuk pergi ke ruangan Dimas ,untuk mengantarkan makan malam untuk nya , jika sudah berhadapan dengan tuan nya bi Ani takut jika Dimas mengatakan perihal perkembangan hubungan Erland dan juga ana.

__ADS_1


__ADS_2