Terjerat Cinta Dalam Pernikahan

Terjerat Cinta Dalam Pernikahan
Rencana Bryan .


__ADS_3

Ana yang berada di dalam mobil pun di paksa untuk keluar ,pintu mobil di buka paksa oleh pria yang bertubuh besar ,ana yang sudah berkeringat karna ketakutan ,dia tidak bisa melakukan apapun dengan seorang diri itu ,di saat pintu mobil itu sudah kebuka , ana di cengkram dan di bius oleh salah satu dari mereka .


"Ya Tuhan ,siapa mereka ,dan ..dan siapa yang akan menyelamat kan ,menyelamatkan ku ."


Ana sudah tidak bisa melihat cahaya-cahaya di jalanan itu karna mata nya sudah tertutup karna biusan itu yang mempengaruhi nya .


******


Sementara di keluarga anggara ,Erland telah mencari ana ke kamar tamu yang ada di bawah ,di saat dia membuka kamar itu ,tidak ada siapapun apalagi orang nya ,kini Erland pun mencari kamar lain tapi tetap saja tidak ada, kini dia melihat Roy yang tengah muncul dari arah lift .


"Roy ,, dimana nyonya , pergi kemana lagi dia ,jangan membuat kesalahan lagi yang kedua kali nya ," ucap Roy yang tengah menatap Roy dengan tatapan yang sulit di artikan


"Gawat ,dari tatapan nya itu sudah pasti akan marah ,aihh , kalau bukan karna di perintah kan oleh tuan Dimas saya juga tidak akan mengijinkan nyonya ana untuk pergi ."


"Nyonya ana tadi pergi ke panti asuhan bersama nona Nabila tuan ,dan saya menyuruh pak Urip untuk mengantarkan nya ." ucap Roy dengan ekspresi tenang nya .


"Apa!? pergi ke panti asuhan ,? aku telah mendonasikan uang begitu banyak pada panti itu ,dan apa yang akan di lakukan lagi oleh gadis itu ,mengapa dia begitu selalu nakal ,bahkan selarut ini belum pulang" ucap Erland dengan marah nya .


Kini Erland melangkah ke atas untuk mengambil kunci mobil dan akan menjemput gadis itu , di saat Erland akan melangkah , tiba-tiba pak Urip muncul dengan suara lemas nya .


"Tuan Erland , berita buruk ,? nyonya ana di culik oleh orang-orang nya tuan Bryan .


Erland mengerutkan kening nya ,apa yang akan mereka melakukan ,kenpa mereka menculik istri nya itu .


"Sialan kau Bryan ,apa yang akan kau lakukan pada istriku ,kau menyebabkan dan menambahkan masalah bagiku ."


"Tuan apa kita mesti lapor polisi ." ucap Pak Urip dengan khawatir akan hal ana.


Kini Erland berbalik dan melangkah untuk bersiap pergi ke tempat di mana mereka berada ,


"Tak perlu , kalian jangan lapor polisi mereka adalah sahabat ku ,mereka hanya sedang bermain-main dengan ku ." ucap Erland berlalu pergi .


*****


Beberapa jam yang lalu....


"Bi Ani ,aku mau pergi ke panti bersama Nabila ,bisakah kau sampaikan ijinku pada suami ku ." ucap ana penuh dengan harap .


"Baiklah nyonya ,sebentar saya akan sampai kan ,tapi sebelum itu silahkan nyonya dan nona Nabila sarapan terlebih dahulu ." ucap bi Ani yang tengah berjalan ke arah lift .


Sesampai nya di ruang Dimas bi Ani masuk dan berjalan ke arah Dimas dan di situ pun ada Roy .


"Tuan Dimas ,nyonya ana meminta ijin untuk pergi ke panti menemani teman nya yang ada di bawah ." ucap bi Ani pada Dimas .


Dimas tidak menjawab pertanyaan bi Ani ,tapi dirinya malah tersenyum ,dia heran kenapa ana meminta ijin padanya kenapa tidak pada suami nya Erland ,tapi dia mengerti dengan situasi seperti sekarang ini .


"Baiklah bi Ani aku ijinkan dia pergi ."ucap nya sembari tersenyum .


"Baiklah tuan ,kalau begitu saya permisi untuk ke bawah ." ucap bi Ani .


Dimas mempunyai ide yang akan dia lakukan ,untuk mengerjai adik nya itu ,kini pandangan nya mengarah ke Roy yang tengah berdiri dari arah pintu masuk .

__ADS_1


"Roy , bisakah kau telpon Bryan , tolong telpon pada nya untuk pergi mengikuti ana yang akan ke panti ,dan suruh ajak juga Stevan dan irsan ,aku ingin mengerjai Erland ." ucap Dimas pada Roy ..


Roy mengerut kan kening nya ,dia tidak mengerti dengan apa yang akan di lakukan tuan nya itu .


"Mohon maaf tuan ,? saya kurang mengerti dengan ucapan anda." ucap Roy ..


"Telpon saja dulu orang nya , nanti kau akan paham." ucap Dimas yang di angguki Roy .


Roy pun menelpon Bryan ,tak butuh waktu lama telpon pun di angkat oleh sang mpu nya, Roy mengikuti saran apa yang Dimas katakan untuk Bryan , Bryan yang di perintahkan nya pun terkejut dengan perintah dari sahabat nya itu.


"Apa?! ... Baiklah akan aku usaha kan demi kau dim, " ucap Bryan dari balik telpon dan mematikan nya ..


*****


Tak butuh menunggu waktu lama kini Bryan tengah siap untuk melakukan apa yang di perintahkan sahabat nya itu ,Bryan yang tengah di tunggu oleh Stevan dan juga Irsan membuat nya berdecak kesal.


"Haiih kalian ... bisa tidak jangan melihat ku seperti itu ,apa kalian tidak lihat aku ini stengah pusing ,kenpa malah melihat ku seperti melihat cewek seksi ,lap tuh liurr ," ucap Bryan pada Irsan .


"Hey brother ayolah kau jangan memasangkan wajah mu itu seperti keong sawah ,?! Bryan apa kau yakin dengan cara mu itu untuk membantu Dimas agar Erland melakukan nya pada nona manis itu ." ucap Irsan .


"Ikuti saja ,apa yang akan dia rencanakan , kau perlu melihat nya dan jangan banyak bicara ,nanti kau akan melihat pertunjukan nya." ucap Stevan yang menimpali .


Kini mereka telah mengikuti ana dan Nabila ke panti yang ana tujui ,stevan dan juga Irsan saling pandang satu sama lain ,dia melihat Bryan dengan wajah dingin nya itu.


"Ahh sial ... kenapa gadis-gadis merepotkan itu lama sekali ,"ucap Bryan dengan memukul stir mobil.


Kini Bryan melihat sahabat nya yang ada di belakang itu dengan mengerutkan kening nya .


***


Lima belas menit kemudian , ana sudah keluar dari panti itu dan memasuki mobil yang ia tumpangi, stev yang melihat itu langsung menelpon Bryan , Bryan yang ada di jalan raya telah menunggu di mobil anak buah nya ,Bryan menyuruh stev dan Irsan untuk memantau ana terus .


tepat pukul 20.00 malam ,ana baru keluar dari panti ,dan ana telah melewati mobil yang stev tumpangi , kini stev pun menyalakan mobil nya ke arah yang ana lewati ke jalan raya yang di mana Bryan menunggu , kini mobil anak buah nya Bryan mengikuti mobil yang di tumpangi ana .


Bryan yang tengah menyuruh anak buah nya untuk cepat sedikit membawa mobil nya ke arah mobil yang di tumpangi ana ,tidak ada cara lain yang akan dia rencanakan itu ,hanya satu-satunya untuk menculik istri Erland .


"Dimas aku hanya bisa membantu mu sejauh ini, bahkan jika nyonya Anatasya memiliki anak dari Erland , kau harus mempertimbangkan perasaan Erland padamu ,Karna sejauh ini dia telah berusaha melakukan apapun demi kau dan rela mencari Sahara wanita yang tidak tahu diri itu ,? sial ..semua ini Karna wanita tak tau diri itu ,membuat Dimas putus asa ." gumam Bryan .


"Jack sekarang waktu nya menyerepet mobil itu tapi kau harus hati-hati di dalam sana ada istri Erland , ? ingat setelah itu kau harus menyeret terlebih dahulu pak Urip supir itu kehadapan ku ." ucap Bryan pada anak buah nya


Tanpa menjawab bos nya ,Jack meyerepet mobil yang ada di tengah itu ,kini Jack turun dan menekan pundak pak Urip dari belakang untuk membawa ke Bryan yang telah menunggu di mobil , ana yang masih di mobil di halangi dengan mobil yang di bawa oleh Stevan , setelah itu Jack Kembali membius ana .


Pak Urip sang supir terkejut dia telah berhadapan dengan siapa ,bahkan dia mengenal orang tersebut .


"Tu_tuan Bryan ." ucap pak Urip stengah gemetaran .


"Pak Urip kau tak perlu takut ,?saya hanya mau bilang sekarang pak Urip pergi dan sampai kan pada tuan Erland mu ,bahwa istri nya ada pada ku ,sekarang tak perlu menjawab pertanyaan saya ,nanti tuan mu akan mengerti dengan apa yang telah saya lakukan ,cepat pergi dan sampaikan ." ucap Bryan tanpa melihat ke arah pak Urip .


"Ba_baikk tuan saya pergi ."


*********

__ADS_1


Ana perlahan membuka mata nya ,dia melihat langit-langit kamar itu dengan berbeda ,kini dia bangun dan terkejut ,dia ada di sebuah kamar dan ana melihat baju yang dia kenakan dan juga tas yang tadi dia bawa.


"Aku ... dimana aku , ?baju ku juga masih seperti ini ,tas ku juga ada di sini ,? siapa mereka , kenpa menculik ku ,"


Ana hampir menetes kan air mata nya ,kini dia melihat tas yang ada di atas bantal itu akan mengambil ponsel untuk meminta pertolongan ,tapi di saat ana membuka tas itu ,ponsel nya tidak ada .


"Sudah ku duga ,ponsel pasti di ambil sama penculik itu ."


Ana melihat pintu kamar itu ,kini dia turun dari ranjang berjalan ke arah pintu ke luar .


"Ehh , aneh kok pintu nya tidak di kunci ."


Di saat ana keluar dia di kejutkan dengan jeruji besi yang menghalangi area arah kamar itu , ana benar-benar sudah ketakutan ,dia sudah menetes kan air mata nya karna takut ..


"Tolong ,seseorang yang sudah menculik ku ,tolong lepaskan aku ." ucap ana yang tengah berteriak ,


Ana tidak sadar bahwa di ruangan itu ada cctv nya ,tanpa ana sadari ,Bryan tengah melihat ana dari ruang kontrol nya itu dengan Stevan, di saat Bryan akan bicara pada Stevan ,telinganya mendengar suara langkah dari belakang .


"Bryan sialan ,kau bajingan ." ucap Erland yang akan menghajar Bryan , tapi Bryan tidak kena dengan pukulan sahabat nya itu


Dengan santai nya,? Bryan masih melihat ana yang tengah minta tolong dan berkata santai pada Erland tanpa melihat sahabat nya itu .


"Jika bukan karna aku di suruh seseorang ,aku juga tidak ingin main-main dengan batu tumpul seperti mu ," ucap Bryan dengan santai nya yang menghindar dari pukulan Erland .


"Siapa yang menyuruh mu ." ucap Erland dengan amarah nya dan tangan nya akan menghajar Bryan .


"Hey batu tumpul ,bisakah kau duduk dulu ,? kenapa tangan mu itu sungguh tertarik pada wajah tampan ku ini ," ucap Bryan yang tengah menahan tangan Erland .


"Katakan ." ucap nya dingin dan menahan amarah nya .


"Kakak mu !? dia menyuruh ku untuk membawa Anatasya istri mu itu untuk menculik nya dan menyuruh ku untuk membawa nya ke tempat yang aman ,yah seperti yang kau lihat ini ,? haha bahkan tempat ini akan menjadi tempat surga buat kalian berdua yang akan ***-*** ."Ucap Bryan dengan gelak tawa nya telah menggoda Erland .


Erland terkejut mereka melakukan itu karna di perintah Dimas , dia tidak menyangka Dimas melakukan hal sejauh ini .


.


.


.


.


.


hai semua ...


di episode selanjut nya detik-detik Sahara yang akan datang ,


Soal Erland dan ana ,kalian tunggu ya ,Karna lubang rahasia Erland sudah mulai menipis dan sudah tercium bau-bau nya yang sebentar lagi akan terbongkar...


mohon di nikmati dulu saja di setiap episode nya☺️🙏🏻

__ADS_1


oke ... jangan lupa tinggalkan jejak nya ya ...☺️☺️☺️ makasih ..


__ADS_2