Terjerat Cinta Dalam Pernikahan

Terjerat Cinta Dalam Pernikahan
Aku mencintai mu .


__ADS_3

"Kak .. kau tak perlu khawatir tentang itu ,jika kau ingin aku membawa kakak ipar ke rumah ,semangat lah untuk sembuh ." ucap Erland melangkah pergi ..


"Kakak ipar ."


Dimas tercengang saat Erland mengatakan Sahara kakak ipar nya ,Dimas tersenyum kecut ,dia sengaja menyuruh Erland untuk membawa Sahara tinggal di mansion ,karna selanjut nya dia akan melakukan operasi dan setelah nya dia akan memulai permainan dengan Dimas yang baru kembali dan dia tidak akan menjadi Dimas seperti dulu .


"Aku ingin tahu ,jika aku sembuh ?? apa dia akan bersandiwara lagi di depan ku ,,kita lihat saja nanti ,


"Dokter wil ... jangan sampai semua tahu kalau aku sebenarnya melakukan ini untuk menjebak seseorang , aku berterima kasih pada adikku ,dia berusaha keras untuk mencari wanita yang dulu aku cintai ,tapi dia tidak boleh sampai tahu ,apa yang akan saya rencanakan nanti ." ucap Dimas tanpa melihat ke arah dokter wil .


"Baik tuan ... kau tak perlu khawatir ," ucap dokter Wilson .


"Dokter Will , apa kau melihat adikku bersama adik ipar ku benar-benar sudah bersatu ." ucap Dimas melihat ke arah dokter wil ..


"Iya tuan , nyonya ana bahkan sudah tahu bahwa tuan Erland adalah suami nya ,bahkan tuan Roy yang sudah mengatakan nya ,dan saya dengar tuan Erland juga sudah menjelaskan semua nya ." ucap dokter wil yang di angguki Dimas


"Baiklah ,?! sudah sebulan lebih aku ingin tahu perkembangan mereka ,dan aku ingin mempunyai keponakan dari Erland dan ana ,aku harap bi Ani bisa mengetahui perkembangan mereka ," ucap Dimas dengan berharap di dalam perut ana sudah ada erland kecil .


"Semoga yang tuan harapkan bisa terjadi tuan ." ucap dokter Wilson yang di angguki Dimas .


Dimas tidak menjawab pertanyaan dokter Wilson lagi ,dia memikirkan di mana diri nya dulu mencintai Sahara ,akankah dirinya pun sekarang masih mencintai Sahara setelah wanita itu kini telah kembali dan benar-benar masih hidup .


Kejadian di mana dirinya tahu kenyataan kisah cinta nya begitu pahit dan membuat nya terluka ,di tambah lagi dimana dirinya tahu Erland dan ana bertengkar dan pergi meninggalkan mansion .


"Sahara ,aku tidak tahu aku begitu bodoh harus bisa jatuh dalam sandiwara yang kau berikan padaku , bahkan aku begitu tidak percaya nya apapun yang di katakan sahabat dan adikku ,awal nya aku percaya tidak percaya kau masih hidup ,tapi pilihan ku tetap lah mati dan ikut bersama mu , tapi apa yang aku lihat ,ternyata kau benar-benar masih hidup ,tapi cinta ku dulu memang lah sempurna untuk mu ,tapi aku di hatimu secuil pun tak ada di hatimu ."


Dimas mengingat dimana dirinya mencegah erland untuk tidak menyelidiki wanita yang dia cintai itu lagi ,awal nya dia berpikir yang mati ya sudah mati tak perlu di cari dan di selidiki ,kegigihan Erland untuk tetap ingin Dimas hidup selalu berusaha yang terbaik untuk dirinya, dimana dirinya begitu penasaran dengan apa yang di lakukan Erland membuat nya pun menyuruh seseorang untuk mengikuti Erland kemana pun


"Sahara .. kenapa kau begitu tak punya perasaan padaku ,apa kurang nya aku , kau benar-benar kejam Sahara ,kau wanita kejam sampai hingga membuat ku seperti ini,?! baik... sekarang aku lebih memilih hidup ,? bukan berarti melihat mu hidup ,aku ingin mengikuti sandiwara mu dan untuk membalas sandiwara mu padaku ,tanpa harus menyakiti mu ,?! Sahara ... lihatlah nanti ,aku akan membuat mu jatuh cinta padaku ,setelah itu kau akan tahu Dimas yang akan datang kembali ,bukan Dimas yang dulu kau bodohi ."


Perasaan hampir enam tahun lama nya Dimas merasakan nya hanya sendiri tanpa di cintai oleh wanita itu , meski dimana dirinya mungkin akan melepaskan Sahara ,tapi cintanya tidaklah mungkin cepat menghilang dalam hati nya .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di sisi lain Erland kini tengah di perjalanan pulang , sebelum dia pulang dia mampir ke salah satu tempat untuk memperbaiki diri, dia tersenyum manis ,akhir dari permainan yang dia lakukan kini semua nya telah sirna ,gadis yang tengah dia nikahi beberapa bulan yang lalu kini telah menjadi wanita nya .


Tak butuh waktu lama ,Erland kini telah selesai memperbaiki diri dan berlalu pergi dengan mobil sport yang dia bawa , di perjalanan dia selalu tersenyum karna mengingat ana sang istri yang dia cintai nya telah kembali .


"Anatasya , aku belum mendengar di mana aku minta maaf ,kau belum menjawab ku ,apa kau masih meragukan ku ." gumam erland .


Tak butuh waktu lama ,kini Erland tengah sampai di halaman mansion Anggara ,dengan tampang cool nya dia terlihat berbeda di waktu hari-hari sebelum nya , pak Jarwo yang melihat pun mengerti dengan tuan muda nya itu , kini Erland melangkah ke dalam mansion ,setelah sampai dia terlebih dahulu mencari pelayanan yang tadi dia suruh untuk melayani istri nya .


"Bi ... apa istri ku bangun.?! ahh iya ... apa dia udah makan ," ucap Erland .


"Sudah tuan , tapi...


"Tapi apa ...apa terjadi sesuatu ,ada apa dengan istri ku ," ucap Erland dengan watir nya .


"Nyonya ana ..itu ...


"Apaa, ?!aku harus melihat istri ku ." ucap Erland berjalan dengan sedikit berlari menuju lift .


"Tuan muda Erland kaya nya sudah bucin banget ya , Iyam ..menurut mu apa nyonya ana hamil ." ucap si pelayan tersebut .


"Yang nama nya mual-mual dan apalagi bersuami itu pasti hamil tin ." ucap si pelayan lagi .


"Haha. . semoga aja di mansion ini kehadiran baby tuan muda Erland kecil .." ucap si pelayan lagi ,yang di angguki pelayan lain.

__ADS_1


Di saat Erland melangkah ke kamar mereka ,dia tidak melihat ana ,dia turun dari tangga dan mencari nya di kamar pengantin dan tetap juga tidak ada, erland melangkah di mana dia akan pergi ke kolam ,di saat dia melangkah ,dia melihat ke tiga pelayan tadi melangkah ke arah halaman belakang


Erland melihat Bi Ani yang tengah tertawa entah dengan siapa ketawa ,Erland kini melangkah melewati ketiga pelayanan dan berlari ke arah di mana bi Ani berada ,Erland yang melihat istri nya tersenyum langsung diam di tempat .


"Baru pertama kali ini aku melihat dirinya tersenyum , apa aku yang membuat nya tidak tersenyum beberapa bulan lalu ."


Erland berjalan dan menghampiri ana dengan langkah panjang nya ,ana yang hanya berdiri dari samping tengah tersenyum ke arah bi ani tidak tahu keberadaan suami nya ,ana terkejut saat tangan nya tengah di tarik dan berada di dalam pelukan seorang pria yang tak lain adalah Erland .


"Anatasya , kau membuat ku mencari mu ke seluruh penjuru mansion , maaf ... maafkan aku ." ucap Erland yang memeluk erat ana..


Ana terkejut dengan apa yang di katakan pria itu ,kenapa pria itu memeluk dirinya tanpa tidak melihat situasi , dan ana memikirkan perkataan pria itu.


"Apa dia selalu merasa bersalah , ?! yah Erland ,kau memang jahat ,kau pantas selalu di hantui dengan kesalahan mu ,karna aku sakit telah di permainkan seperti apa yang kau permainkan , dimana aku seharus nya membenci mu ,tapi hati yang sudah titik berat yang sudah tersimpan inisial nama mu ,kebencian itu terkalahkan dengan nama mu dan cintaku padamu .,Erland Anggara aku mencintai mu ."


"E_erland ... lepaskan aku ... di sini banyak orang ." ucap ana melihat-lihat para pelayan .


"Anatasya ,ku mohon jangan pergi lagi dan maafkan aku ,aku tidak ingin kau pergi lagi ,aku tidak akan memaafkan diriku sendiri jika kau pergi lagi ." ucap Erland yang tercekat .


Ana terkejut dengan perkataan pria itu yang seperti akan menangis , kini ana melepaskan pelukan dari pria itu dan menatap nya .


"Aku tidak akan pergi .. dan aku sudah memaafkan mu ." ucap ana tersenyum ke arah erland


Erland bahagia ,wanita yang ada di depan nya telah memaafkan kesalahan nya ,pasal nya dia takut ana tidak memaafkan nya dan akan pergi lagi meninggalkan nya.


"Aku mencintai mu Anatasya ," ucap Erland ******* bibir ana .


Ana membalas ciuman itu dengan menutup mata nya ,jantung ana berdesir, pria yang dia anggap sebagai adik ipar nya itu adalah suami nya sendiri ,dan pria yang dia cintai .


"Aku juga mencintaimu "


Bi Ani dan para pelayan melihat keromantisan mereka pergi meninggalkan dua pasutri itu ,Erland tidak peduli apa yang tengah dia lakukan di tempat tersebut ,beberapa menit kemudian kini mereka melepaskan tautan mereka ,Erland melihat ana dan mencium kening istri nya , di saat Erland akan memeluk ana ,dia merasa mencium bau-bau hangus , ana yang merasakan nya pun menghindar dari erland .


"Sayang ,,kenapa makan makanan begini ,di mansion ini banyak makanan-makanan enak ,kenapa kau memakan ini ." ucap Erland yang akan mengambil sosis yang berada di atas pembakaran .


"Ta_tapi aku pengen itu ,tadi aku menyuruh pelayan untuk membeli ini ,jika aku bakar yang baru ,siapa yang akan membakar nya ,para pelayan kabur setelah kau datang ." ucap ana mengerucutkan bibir nya .


"Sayang ,, udah ya jangan di lanjutin lagi ,kita makan yang lain aja di dalam ya ..." ucap Erland yang tengah mengusap kepala istri nya .


"Tapi aku ingin ini ,gak mau yang lain ,pokonya tetap pengen ini ,kau jangan membuang nya ,jika kau membuang nya aku gak mau memaafkan mu ,mereka juga makanan ,jika tidak di makan kan sayang ." ucap ana dengan tangis nya .


Erland melihat ana menangis tercengang , cuman hanya karna sosis yang sudah gosok itu istrinya secara tiba-tiba menangis begitu saja , dia berpikir apa semasa hidup nya belum pernah bertemu dengan yang nama nya sosis.


" udah jangan menangis ,aku akan membakar nya sekarang. " ucap Erland mengusap air mata ana .


"Benarkah ,?! apa kau ikhlas membakar nya ." ucap ana melihat ke arah erland dengan muka yang imut .


Erland yang melihat ana seperi itu membuat dirinya memalingkan wajah nya ,dengan jantung yang berdetak kencang .


"Dia ..kenapa bisa seimut itu sihh ."


"E_e ... tunggu sebentar ya aku akan bakar sosis nya ." ucap Erland gelagapan.


"Apa dia suami ku , andai kan kau jujur pertama kali nya dan menerima ku ,akan dengan senang hati jika aku di cintai pria tampan seperti mu ."


Ana masih mengamati erland yang tengah membakar sosis bakar itu , tak butuh waktu lama sosis pun tengah selesai di bakar , Erland menaruh sosis itu di piring yang tengah bersedia di meja kecil dan memberi nya pada ana dengan sosis yang di taburi mayones dan saus cabe , tanpa pikir panjang ana langsung memakan sosis bakar itu .


"Ada apa dengan nya ,kenapa cuman hanya makan itu aja seperti kelaparan ,apa pelayan di sini tidak memberikan istriku ini makan ,aku akan beri perhitungan pada pelayan di sini.. termasuk bi Ani ."

__ADS_1


"Tunggu sebentar ya , aku mau ambil air dingin dulu ." ucap Erland yang di angguki ana .


Erland pun berjalan ke arah dimana dia harus bertemu dengan pelayan , kebetulan dia bertemu dengan bi Ani .


" Bi Ani ... apa kau tidak memberi istri ku makan ,kenapa dia hanya memakan sosis bakar itu ,bahkan dia seperti kelaparan.." ucap Erland menahan amarah nya .


"Maaf tuan, tadi itu kami sudah mempersiapkan makan Untuk nyonya ,,tapi.......


"Erland kenapa kau memarahi bi Ani ,jangan salah kan mereka ,aku tadi memang tidak makan ,aku lagi gak nafsu makan ,aku cuman hanya ingin makan sosis bakar aja ." ucap ana yang tiba-tiba datang.


Erland melihat tubuh ana ,kenapa wanita itu terlalu kurus , kini dia berjalan menghampiri ana yang tak jauh dari nya ...


"Lain kali jangan memakan itu lagi ya ,di mansion ini banyak makanan yang jauh lebih enak ketimbang sosis itu ." ucap Erland tersenyum.


"Bi Ani besok besok masak lah sup daging untuk nyonya ," ucap nya lagi dengan di angguki bi Ani .


Ana melangkah ke arah dapur dengan Erland mengikuti nya, namun t ana di kejutkan dengan Erland yang tiba-tiba menggendong nya .


"Aaaaaaaaaaaa"..


"Erland apa yang kau lakukan ,turun kan aku ." ucap ana memberontak.


"Kau mau melangkah ke dapur ,mau apa lagi .hmmm .."ucap selang berjalan dengan menggendong ana .


"Erland lepaskan aku ,kau sudah membuat ku malu berpuluh kali ." bisik ana .


"Sudahlah sayang ,jangan hiraukan mereka ,mereka juga akan mengerti ,?! Kita kan suami istri .."ucap tanpa melihat ana


"Pria ini memang semau nya saja ,kau selalu mempermalukan aku ."


Ana hanya menghela napasnya berat ,kini mereka pun tengah sampai di kamar mereka ,Erland menurunkan ana di sofa yang tak jauh dari ranjang ,Erland melonggarkan dasi yang ada di leher nya ,setelah itu Erland duduk melihat ana dengan tatapan sendu,


"E_erland ,kau mau ngapa...


Erland membungkam bibir ana , dan melepaskan dasi yang ada di kerah baju nya dan membuang nya ke sebrang arah ,beberapa menit kemudian Erland melepaskan ciuman itu ,dia menatap kembali melihat ana .


"Bolehkah aku ...


"Erland ,kau ...


Ana mengerti dengan ekspresi Erland ,tanpa pikir panjang ana pun mengangguk kan kepalanya ,Erland yang sudah mendapatkan lampu hijau pun membungkam bibir ana kembali dengan tangan yang sudah main ke mana-mana .


"Erland tunggu ....


"Kenapa,", ucap Erland dengan suara parau nya.


Erland mengerti dengan situasi saat ini mereka tengah di sofa ,Erland turun dan membawa ana ke ranjang ,Erland menatap ana dengan lembut dan ******* bibir ana kembali ,dengan tangan membuka kancing kemeja nya setelah itu Erland pun membuka kancing piyama ana satu persatu ,tak butuh waktu lama mereka pun telah polos dengan kedua nya tanpa sehelai pakaian , dan terjadilah antara suami istri itu melakukan nya lagi setelah melewat kan nya sebulan penuh .


.


.


.


.


.

__ADS_1


#


__ADS_2