Terjerat Cinta Dalam Pernikahan

Terjerat Cinta Dalam Pernikahan
Syarat Dimas.


__ADS_3

" Bryan kau sudah selediki cabang perusahaan yang kebakaran kemarin.."


" Kenapa rasa nya ngilu banget , aku harap itu cuman hanya kecelakaan saja , bukan tanpa sengaja , aku tidak ingin memperpanjang masalah itu , mungkin itu sudah takdir ku harus seperti ini ."


"Dimas kau jangan banyak bertanya terus , kau harus istirahat lebih banyak .." ucap Bryan mengalihkan pembicaraan ..


Bryan sudah tahu ,Dimas tidak akan memperlanjut masalah itu di rumit kan terus menerus.


"Apa perusahaan tidak terjadi masalah lagi ,aku takut perusahaan itu juga ikut hancur ."


"Jika perusahaan itu hancur , aku tidak bisa memberikan perusahaan itu kepada erland .." ucap Dimas penuh watir.


"Perusahaan baik-baik saja dim , kau tak perlu khawatir , meskipun adik mu tidak ingi ikut andil dalam perusahaan itu , tapi dia selalu tahu detail tak tik nya .


" Yaahh dia emang jenius, "


" Bryan sebenarnya aku ingin mencarikan pendamping buat Erland ,aku takut aku tidak bisa hidup lama lagi dengan Erland ..


"Aku ... aku ingin mencarikan istri untuk nya ,


" Haha ,tapi itu sangat mustahil , Erland tidak mungkin mau apa yang aku mau ."


"Aku takut , aku tidak bisa melindungi nya lagi."


Bryan terkejut dengan apa yang di katakan Dimas ,dia ingin mencarikan Erland seseorang istri ,jika pun itu kemauan Dimas Bryan mendukung nya ,


Dia juga terkejut , Dimas mengatakan sesuatu yang tidak bisa ia maaf ka dirinya ..jika Sampai Dimas tiada ,maka dirinya lah yang akan di salah kan seumur hidup nya .


"Kau jangan berbicara omong kosong Dimas, kau pasti akan sehat kembali ,kau pasti akan seperti Dimas sebelum nya ,aku yakin kau pasti sembuh ..,"


"Aku harap begitu , tapi aku tidak yakin untuk bisa sembuh seperti sedia kala ."ucap Dimas


"Kau harus yakin dim, suatu saat nanti kau pasti akan kembali seperti dulu ,percaya lah. ." ucap Bryan

__ADS_1


"Apa Erland sama sekali gak ikut andil dalam perusahaan ku Bryan."


"Kau tahu sendiri gimana adik mu itu dim, tapi dia sering datang ke perusahan jika seseuatu yang begitu penting , "


"Ohh iya ,tadi siang tuan Erik dari perusahaan YE' Group ingin mengajukan kerja sama dengan kita , apa kita ajukan saja bekerja sama nya dim , gimana menurut mu ." ucap Bryan


"YE' Group ingin bekerja sama dengan perusahaan kita , jelas kan detail nya Bryan ,".ucap Dimas .


"Tuan Erik beberapa hari ini perusahaan nya di ambang kebangkrutan , sudah beberapa dari perusahaan yang dia kunjungi hasil nya nihil ,bahkan proyek yang dia miliki juga bangkrut ,bahkan karyawan nya banyak yang mengundurkan diri ..ucap Bryan


Dimas berfikir dengan perkataan Bryan dengan adanya perusahaan Erik.. dia tahu kepribadian Erik bahkan perusahaan nya , Dimas berpikir kenapa perusahaan itu akan mengalami ke bangkrutan


"Baiklah terima kerja sama nya dengan kita ,tapi aku ingin minta satu syarat untuk tuan Erik ..


"Aku dengar dia mempunyai tiga putri , aku ingin memilih salah satu dari putri tuan Erik , untuk di jadikan istri Erland ." ucap Dimas dengan nada lemas nya


Bryan terkejut syarat yang di ucap kan Dimas, dia meminta salah satu gadis dari putri Erik untuk di jadikan istri erland.,Bryan tidak bisa mengelak dengan perkataan Dimas ., mungkin ini yang memang terbaik untuk si batu tumpul itu .


" Baik lah , nanti aku akan membuat perjanjian dengan sekertaris tuan Erik., untuk mengajukan kerja sama kita ."


" Apa kerja sama ini aku harus di wakil kan dengan Erland , apa dia akan tahu jika dia akan menikah tidak lama lagi , walau pun belum persetujuan dari tuan Erik .." ucap Bryan lantang


"Aku yakin , tuan Erik bisa menyutujui syarat ku itu ,."


"Kau tak perlu di wakili oleh erland, urusan Erland biar aku yang akan berusaha berbicara pada nya ."


"Kau urus saja perjanjian kerja sama itu ."


" Maaf ,aku tidak bisa mewakili itu semua , kau pasti paham dan mengerti dengan keadaan ku ." ucap Dimas yang di angguki Bryan


" baik lah , apa kau lapar jika lapar aku akan pesan kan makanan khusus kulit mu yang rusak itu ..


" Kau jangan bercanda , aku tidak ingin makan dan tidak lapar sekarang pergi lah ,aku ingin istirahat, dan jangan lupa beri tahu Erland aku ingin bertemu dengan nya ." ucap Dimas dengan memejamkan mata nya .

__ADS_1


"Heyy ayolah ,apakah kau mau mengusir ku ,bahkan aku belum tidur sama sekali seharian ini , kenapa saat kau kecelakaan mengerikan itu jadi seperti itu


"Ijinkan aku untuk tidur saja dulu ..oke .,anggap saja untuk hutang mu yang telah aku jenguk setiap hari nya ." ucap Bryan dengan tak tahu malu nya .


Dimas hanya berdehem menjawab pertanyaan Bryan ,dia malah menutup mata nya untuk istirahat


Bryan hanya melihat Dimas yang tak menjawab nya pun merogoh hp nya untuk mengirimkan pesan kepada erland.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Erland menerima pesan masuk dari Bryan , dia langsung bergegas keluar dari tempat nya untuk pergi ke rumah sakit ,dia tersenyum tipis akhir nya Dimas sadar juga


tak lama pun akhir nya dia sampai di rumah sakit milik keluarga Anggara.


"Kakak..." suara pelan dari mulut Erland


Dimas tidak bangun ,di saat Erland memanggil nya ., apa Bryan menipu nya , bukan kah tadi dia bilang bahwa Dimas sadar dan ingin bertemu dengan nya .


Erland melangkah ke sofa di mana Bryan berbaring dan dia menendang kaki Bryan pelan ,tapi apa yang dia lakukan tidak membuat si empu nya bangun .


Di saat dia akan menendang kaki Bryan kembali suara lirih panggilan dari belakang nya membuat niat nya itu tak jadi menendang Bryan


"Erland kau jangan mengganggu nya , dia baru saja tidur , kau terlalu menyiksa nya beberapa hari aku di sini, kemarilah aku merindukan mu ." ucap Dimas menatap sang adik dari arah sofa Brayan


" Cihh ... jijik aku mendapat kan rindu dari mu , " ucap Erland berjalan menghampiri dimas


Dimas terkekeh dengan jawaban Erland ,memang kenyataan nya setelah sadar Dimas merindukan sosok sang adik yang super beku itu.


"Heyy muka mu beku banget senyum sedikit napah ,apa kau tidak senang melihat ku siuman .."


Tanpa Erland di suruh pun hati nya sudah berbunga-bunga bahwa sang kakak telah sadarkan diri ,hanya saja mulut nya yang tidak bisa di ajak kerja sama .


" Istirahat lah ,kedatangan ku telah mengganggu istirahat mu ."

__ADS_1


" Heyy siapa bilang kau mengganggu ku , aku yang menyuruh Bryan untuk memberi tahu mu untuk ke sini , apa kau ingin aku tidur terus , apa kau tidak merindukan kakak mu yang sudah tak berdaya ini ." ucap Dimas lesuh


Erland diam mendengarkan perkataan sang kakak, sebenarnya dia ingin bercerita panjang , hanya saja dia takut menggangu kesehatan Dimas.


__ADS_2