Terjerat Cinta Dalam Pernikahan

Terjerat Cinta Dalam Pernikahan
Hari sial Nabila.


__ADS_3

"Erland berhenti mengoleskan punggung ku , laki-laki dan perempuan tidak baik bersentuhan, apalagi kau adalah adik ipar ku ." ucap ana yang dengan nada sedikit meninggi.


"Ana meskipun yang memoleskan mu itu bi Ani ataupun pelayan yang lain , aku tidak akan mengijinkan nya ," ucap Erland dengan tatapan kesal nya .


"Apa peduli mu tentang pelayan yang akan mengolesi punggung ku , apa hak nya kau tak mengijinkan mereka ,mereka bukan pria ,dan mereka wanita ,apa hak mu berbicara seperti itu ." ucap ana dengan kesal .


Erland kesal dengan jawaban ana ,bagaimana pun dia adalah istri nya ,siapapun itu tidak boleh ada yang boleh melihat tubuh istri nya itu .


"Karna aku tidak ingin tubuh mu di lihat oleh siapapun." ucap Erland lirih


Ana tidak mengerti dengan apa yang di lontarkan pria yang ada di belakang nya itu , kenapa dia bisa berbicara begitu ,lantas apa yang telah dia perbuat pada dirinya ,yang seakan-akan tidak menghargai ana sebagai kakak iparnya nya .


"Lalu dirinya sendiri apa ,apa kau tidak sadar dengan kelakuan mu padaku yang melihat tubuh istri dari kakak mu ,apa dia ini gila , bahkan barusan dia bilang ,tidak ingin tubuh ku di lihat orang lain ,apa maksud dari mulut si pria brengsek ini ."


Erland berjalan dan menyimpan salep itu di pinggir ana ,di saat dia melangkah ,dia berhenti dari langkah nya dan melihat ana yang ada di belakang nya .


"Jika kau tidur, berhati-hatilah sedikit ,itu akan sakit jika ke tekan ,gunakanlah salep itu ,itu baik buat luka yang terkena siraman air panas ,dan jangan lupa oleskan salep nya ." ucap Erland berlalu pergi .


Perkataan pria itu menyentuh hati ana ,terkadang pria itu lembut dan kadang kasar , yang membuat ana tentram dengan hati nya di saat pria itu memberikan perhatian kecil , meski begitu terasa nyaman untuk di dengar .


"Kenapa kau bersikap seolah-olah kau peduli padaku ,tapi tidak mengerti dengan kelakuan mu padaku ,jangan memberikan perhatian seperti itu padaku ,walaupun perhatian itu kecil, tapi kau sudah menggoyahkan hatiku Erland ."


🌹🌹🌹🌹🌹


Disisi lain seorang pria yang tengah sibuk dengan pekerjaan nya ,kini dia ada pertemuan penting mendadak yang harus ia temui di salah satu restoran ternama , pria itu berdecak kesal ,kenapa di saat genting sahabat nya itu tidak ada untuk menemaninya .

__ADS_1


"Sial, si mendung itu beberapa hari ini tidak ke kantor ,aku lagi yang harus tanggung jawab , dia enak mempunyai istri cantik dan manis ,jika sudah pusing tujuh kelililing dengan masalah pribadi nya ,dia enak tinggal pandang yang segar dan manis ,"


"Cantik ,manis dan mungil ,aku rasa aku juga ingin memiliki istri yang seperti istri dari nyonya Anggara ,"


Kini Bryan berjalan menuju ke arah lift untuk menuju ke bawah ,dia harus mendatangi proyek yang akan kerja sama dengan DA'GROUP ,di saat Bryan akan menyalakan mobil nya , tiba-tiba hp nya berbunyi tanda ada yang mengirim pesan .


'Batu tumpul'


"maaf hari ini aku tidak bisa datang ke kantor ,kau urus saja dengan pertemuan itu ,hari ini ada kendala di mansion ,istri ku lagi sakit ,kau tak perlu khawatir, aku tidak akan lama-lama berdiam terus di rumah ,"


Bryan yang membaca pesan itu mengerut kan kening nya ,semenjak kapan erland perduli pada istri nya itu ,biasa nya pria itu tidak perduli sama sekali akan hal ana ,


"Jangan bilang kau sudah mempunyai hati yang tersimpan untuk gadis itu batu tumpul ,dan semenjak kapan kau peduli pada nya , makan tuh omdo mu itu ,tidak akan lama apanya ,kalau sudah bucin tahu rasa ." ucap Bryan yang mengejek Erland tanpa membalas pesan nya dengan sambil menyetir ,


Tidak butuh waktu lama Bryan sampai di mana dia harus bertemu dengan yang punya proyek , tapi tiba-tiba seorang pelayan menumpah kan makanan ke jas Bryan yang di bawa oleh pelayan itu .


"Minggir ,


Nabila tidak menghiraukan kan perkataan pria itu ,dia malah mengambil sapu tangan yang ada di saku nya untuk membersihkan sisa makanan itu yang terkena ke jas Bryan.


"Saya bilang minggir, apa kau tidak punya telinga." ucap Bryan dingin .


Nabila terperanjat kaget , mendengar kata-kata dari mulut pria itu , walaupun hanya sedikit kata yang pria itu lontarkan ,tapi dari bicara pria itu sungguh pedas.


"Tuan Bryan ,anda Sudah datang ,ah tuan apa yang terjadi dengan anda ,kenpa jas anda kotor ," ucap pak Rizal terkejut saat melihat jas Bryan penuh dengan sisa makanan

__ADS_1


"Pak..ta_tadi tuan ini tertumpah oleh makanan yang saya bawa ,sa_ya tidak sengaja ,dan sekali lagi tuan maaf kan saya ,, dan pak Rizal maaf atas kecerobohan saya." ucap ana menundukan kepala nya untuk Bryan dan juga bos nya


Pak Rizal terkejut apa yang di katakan Nabila, pasal nya Nabila dalam pekerjaan selalu berhati-hati kenapa sekarang dia ceroboh telah menumpah kan makanan ke jas orang suruhan Anggara ,jika seperti itu reputasi restoran itu tidak akan di pandang baik oleh Bryan yang akan menerima kerja sama dengan proyek Rizal.


"Saya tidak ada waktu untuk membahas ini tuan Rizal ,saya tidak ingin lama-lama di sini ,apalagi melihat pelayan anda yang ceroboh ini ,tolong tunjukan di mana toilet di sini ."ucap Bryan yang membuka jas itu .


Para pelanggan yang ada di restoran itu terkejut melihat pria tampan yang tengah berdiri di tengah-tengah perjalanan dalam restoran itu .


"Taman sih ,tapi dingin dan menakutkan ,dari tatapan nya saja, seperti ingin membunuh ku ."


"Nabila sekarang kamu kembali , nanti saya akan bicara dengan mu ."


"Mampus aku ,oh tuhan aku tidak ingin di pecat, aku belum bayar kontrakan bulan ini ,belum aku membatu mendonasikan panti asuhan ,gimana jika aku di pecat ."


Nabila sudah pucat pasi ,dia mengkhawatirkan pekerjaan nya yang mungkin akan hilang selama nya ,di saat Nabila akan melangkah seseorang telah meneriaki nya .


"Heii kau , jangan pergi begitu saja ,ikut saya ke toilet ," ucap Bryan dengan tatapan tajam menatap Nabila .


"Apa? ikut anda ke toilet ,heyy tuan kau ini tidak tahu malu ya, belum kenal dengan saya ,sudah berani mengajak ke toilet ," ucap Nabila dengan cepreng nya .


Tanpa pikir panjang Bryan menghampiri gadis itu ,dan membisikan di dekat telinga Nabila .


"Jika kau ingin selamat dari pekerjaan mu , maka kau ikuti aku ke toilet ," bisik Erland sengaja mengerjai nabila


"apaa .?" ucap Nabila dengan nada tinggi .

__ADS_1


"Ohh ternyata anda belum apa-apa sudah berpikiran mesum ya nona ceroboh ." ucap Bryan menjahili Nabila


Nabila terkejut dengan apa yang di lontarkan pria yang ada di depan nya itu ,hari ini adalah hari sial dia Karna sudah bertemu dengan pria menjengkel kan


__ADS_2