Terjerat Cinta Dalam Pernikahan

Terjerat Cinta Dalam Pernikahan
S2.Lamaran Dan Bulan madu .


__ADS_3

Di rumah mewah tepatnya di halaman kecil yang tak jauh dari kolam ,tampak seorang wanita yang kini tengah menghirup udara pagi yang begitu cerah ,wanita itu sesekali melihat bunga yang di atasnya di kelilingi kupu-kupu berterbangan di atas bunga tersebut .


Selama kembali dari Jerman ,yang di lakukan dia di tanah kelahirannya hanya tidur ,makan ,rebahan dan itu yang menjadi aktivitas sehari-hari ,sang Daddy menyuruhnya untuk mengurus perusahaan, namun itu bukanlah keinginan Tania untuk menggantikan sang Daddy ,karna hanya dialah satu-satunya anak sulung yang harus meneruskan perusahaan sang Daddy .


Meski kehidupannya berada ,tapi wanita cantik itu hanya ingin mencari usahanya sendiri dan membuka salon kecantikan ,meski dulu dia tomboy tapi selepas masa SMA ,dia merubah penampilan nya layaknya wanita pada umumnya ,maka dari itu Tania tertarik dan memutuskan untuk membuka salon kecantikan .


Beruntung Tania memperkerjakan orang yang berbakat kerja salon ,jadi dia tidak tanggung-tanggung lagi untuk mempelajari nya lagi , dan banyak sekali momen waktu yang Tania lakukan di rumah ke timbang di salon .


Wirda sang mommy kini tengah melihat putrinya itu bermain kaki di dasaran air kolam ,Wirda menggelengkan kepalanya melihat tingkah putrinya itu .


"Tania " teriak mommy yang kini berada di ambang pintu .


"Iya mom " jawab Tania berdiri menghampiri mommy nya dengan berjalan malasnya .


"Kamu tuh ya !! gini-gini aja ,gak ada kerjaan ,?! Tania , kamu yakin gak mau gantiin Daddy di perusahaan, bahkan kamu ke salon pun jarang ,kamu tuh di rumah ,hanya tidur ,makan ,nonton ,rebahan ," ujar mommy .


"Mommy ini !! kaya nya lebih suka aku keluyuran deh sekarang , dulu aja di waktu bandel menyuruhnya di rumah terus ,sekarang udah nempel di rumah ,nyerocos aja kaya burung beo ."


"Enggak mom !! aku gak tertarik sama perusahaan ,?! ya kan sudah jadi bos mom , makannya aku gak ke salon ." jawab Tania dengan helaan napasnya .


"Kamu sudah jadi bos aja sudah songong Tania ,kamu di rumah hanya bolak-balik aja ,sesekali kenalkan cowok ke mommy ,bahkan kamu belum pernah ngenalin cowok ke mommy ." ucap mommy .


Tania diam dan tak menjawab pertanyaan sang mommy ,mau mengenalkan bagaimana ,punya pacar aja belum ,bahkan dia tidak tertarik sama pria lain selain ke satu orang ,tapi itu sekarang tidaklah ada harapan lagi baginya ,karna pria itu pun tidak mencintainya .


Tania menghela napasnya berat ,anggap saja Tania bodoh dan tidak memiliki pemikiran dewasa,ada waktu dimana dia harus memilih jalannya sendiri ,termasuk cinta ataupun jodoh ,nanti datang sendiri .pikirnya .


"Tania di ajak ngomong malah melamun ,kesambet apaan sih nih anak " ucap mommy dengan mencubit lengan Tania .


"Aduhh mom ,sakit tau " ucap Tania dengan mengusap lengannya.


"Tania ,usia kamu sudah 26 tahun ,bahkan teman-teman mu sudah pada nikah ,kamu masih begini saja ,mommy takut kamu gak laku-laku "ucap mommy cemas .


"Mom ?! sudah dong jangan melow gini ?! ucapan adalah doa loh mom ?! nanti jodoh Tania datang sendiri kalau udah waktunya ,sekarang belum aja mom " ucap Tania memeluk sang mommy .


Di saat mereka berpelukan ,suara bel rumah berbunyi ,mommy dan Tania saling pandang dan tertawa kecil ,mommy melepaskan pelukan Tania dan berjalan ke arah pintu masuk ,sementara Tania melangkah ke arah tangga menuju kamar nya .


"Huh ... umur ku memang sudah hampir tua ,tapi belum ada juga pria yang meminang ku ," gumam Tania dengan merebahkan tubuhnya .


"Apa aku tidak cantik ,ohh bukan ?! kemungkinan aku kurang bohay ,secara aku ini mantan tomboy ,jadi pantas aja pria-pria gak ada yang suka sama aku "


Tania membalikan tubuhnya dan meraba ponsel di atas nakas, wanita cantik itu menyalakan lagu dengan memikirkan kisah cintanya pada pria yang bertahun-tahun ia cintai , 20 menit berfikir Tania tak terasa dirinya tertidur dengan masih menggenggam ponsel di tangannya .


10 menit Tania tertidur ,suara ketukan pintu di luar sana tidak membuatnya terbangun ,Wirda yang mengetuk pintu sudah di buat jengah ,bahkan dirinya pun tidak engeuh bahwa pintu kamar putrinya tidaklah di kunci ,Wirda geleng kepala melihat Tania yang kini tengah tertidur.


"Ya Allah Tania !! di jam segini kamu tidur ,anak gadis ini pemalas banget ?? taniaaaaaa bangun ..." teriak sang mommy membangunkan Tania .


"Mommy ada apa sih " ucap Tania yang masih memejamkan matanya .


"Ada apa, ada apa , ?! bangun ,di luar ada tamu yang cari kamu ." ucap mommy .


"Aku gak punya tamu mom ?! kalau misalkan yang mau Namu ke aku ,biasanya mereka kabarin aku terlebih dahulu ." ucap Tania yang masih di nyaman di bantal nya .


"Siapa yang bertamu coba ,udah akh mom ,Tania mau lanjut tidur ." ucap Tania lagi


"Calon suamimu ." ucap mommy sedikit teriak .


"Apa?! calon suami ,mommy jangan bercanda " ucap Tania langsung bangun dari tidurnya .


"Mommy tidak bercanda sayang ?! di luar ada tamu ,calon suamimu Sama keluarganya , haha .. ini kesempatan mommy untuk menjodohkan kamu dengan pria tampan itu ," ucap mommy dengan cengengesan .


"Apa ?! menjodohkan ku ,jangan bilang itu tamu teman Daddy untuk menjodohkan ku ,mom aku gak mau di jodohin ?! itu pasti teman rekan kerja Daddy ,aku gak mau mom ," ucap Tania dengan perasaannya takut .


"Pokonya kamu gak bisa menolak ,ini sudah keputusan kamu untuk waktunya menikah dan di umur kamu yang sudah 26 tahun ini ,Tania ?! kamu mau jadi perawan tua seumur hidup mu ,? dengar Tania ,tamu di luar sana itu melamar mu , dia melamar mu dan ini kesempatan mommy untuk menjodohkan mu ." ucap mommy .


"Tapi kan mom ? ini zaman nya zaman modern mom ,tahun 2022 ,udah gak jaman lagi jodoh-jodohan " jawab Tania .


Bagaimana bisa mommy nya menjodohkan dirinya yang secara tiba-tiba ,dia bahkan belum tahu siapa orang itu apalagi melihat rupanya .


"Pokonya aku gak mau mom " ucap Tania kembali berbaring dengan menyembunyikan kepalanya di bawah bantal .


"Tania ayo bangun ?! kenapa kamu masih saja berbaring ,mommy tunggu kamu di ruang tamu ,cepat bangun dan cuci muka kusut mu itu ,setelah itu dandan yang cantik ,kamu bakalan nyesel loh kalau nolak ." ucap mommy .


"Bodo amat ?! aku tidak peduli ." ucap Tania yang tak memperdulikan ucapan sang mommy .


"Pokonya aku gak mau ,memangnya aku gak selakunya gitu , sampai-sampai mommy menjodohkan ku ,gak ada angin ,gak ada hujan , tiba-tiba main jodohin aja ,"


Tania lebih memilih memejamkan matanya dan tidak ingin mendengarkan celetohan mommy nya itu ,Tania tak menyangka tamu yang tadi pencet bel tadi itu adalah tamu mommy nya atau Daddy nya. .


Wirda yang melihat ke arah tangga belum melihat putrinya itu nongol membuat dirinya berdecak dan melangkah lagi untuk ke atas , sesampainya di atas dia menggelengkan kepalanya dan menghampiri Tania yang kini tidur kembali .


"Ya ampun Tania ?! kamu ini malah tidur kembali ,tamu di luar sana menunggu mu " jewer mommy pada telinga Tania .


"Aduh ...duh mom ... sakit ?! mommy tega banget sih sama aku mau jod.....


"Sudah ayo bangun, cuci muka mu dan dandan yang cantik " ucap mommy menarik tangan Tania ,setelah itu mendorong punggung Tania ke arah kamar mandi .

__ADS_1


"Iya-iya aku mau temui tamu itu ?! tapi gak perlu Cuci muka ,aku mau begini saja,biar orang itu ilfil melihat ku dengan seperti ini " ucap Tania mengacak-ngacak rambut pendek nya itu dan melangkah ke arah pintu untuk keluar .


Wirda hanya cekikikan melihat putrinya itu ,bahkan putrinya berjalan dengan bibir masih berceloteh kesal ,Tania tidak tahu siapa yang bertamu di rumahnya itu .


Tania melangkah ke arah ruang tamu dengan sengaja rambut di acak-acakan ,agar tamu itu menolak dan minggat dari rumahnya agar batal dari perjodohan yang di rencanakan oleh mommy nya itu ,sesampainya di ruang tamu ,dia tidak melihat siapa-siapa .


"Mommy ? mana tamu nya , mommy bohong Sama aku , aduh mom ... kalau mommy mau bangunin aku tidur jangan pake jurus jitu pake acara jodoh-jodohan segala" decak Tania .


Mommy tidak menghiraukan kekesalan putrinya itu ,dia hanya menahan tawanya di saat dia melihat pria yang ada di belakang putrinya itu ,Tania berdecak kesal dalam pikirnya mommy itu membohongi dirinya ,dengan kekesalan nya ,Tania berniat berbalik untuk pergi ke kamarnya lagi ,tapi saat akan berbalik dia di kagetkan dengan suara pria di belakangnya dengan cekikikan .


"Kamu lucu banget sih " ucap pria tersebut dengan melihat penampilan Tania .


Tania seketika terkejut saat melihat pria itu ,kakinya lemas tak terkendali ,yang dimana membuatnya terkejut saat mommy nya berkata ingin menjodohkan nya dengan tamu yang di maksud oleh mommy nya .


"S_steven ...


"Hemm ... iya ini aku ." jawab Steven dengan tersenyum.


Plak .


"Aku tidak bermimpi kan ,secara aku ini baru bangun di beberapa menit yang lalu ."


"Hey ... kenapa menampar pipimu ." ucap Steven dengan menahan tangan Tania .


"Ka..... kamu ...


Belum sempat Tania berkata ,mommy nya menghampirinya dan mengeluarkan suaranya .


" Tania !! Steven yang melamar mu ,dan perjodohan tiba-tiba itu mommy hanya bercanda ." ucap mommy cengengesan .


Rengganis selaku pihak ibu dari Steven menghampiri dan tersenyum ke arah Tania .


"Gimana sayang !! kamu mau kan jadi menantu mommy ." ucap rengganis .


Tania melihat ke arah Steven ,pria itu hanya tersenyum ke arahnya dengan penuh berharap agar Tania menerima lamaran nya .


"Steven .....


"Ayo ikut aku ?! acara lamarannya belum di mulai ?! kita nungguin kamu dari tadi ," ucap Steven menarik tangan Tania ke arah ruang tamu samping .


Tania terkejut saat melihat Daddy nya dan juga Daddy dari Steven yang kini tengah bercengkrama ,dalam pikiran Tania bukankah Daddy nya itu pergi ke kantor .


Tania memang tidak tahu sebelumnya ,bahwa pihak dari keluarga Steven memang sudah merencanakan lamaran dan itupun sudah di ketahui oleh Daddy Tania .


"Tania ?! ayo duduk nak ,kenapa bengong begitu ." ucap sang Daddy .


Acara pun di mulai ,dimana selaku Kevin Daddy dari Steven mengucapkan satu kata dua kata yang menyangkut lamaran atau ikatan yang di mana harus di jaga oleh Steven begitu pun Tania .


Setelah pak Kevin mengucapkan itu ,sekarang giliran Steven yang mengutarakan perasaannya dan mengikat wanita yang sudah mengisi pikirannya di beberapa bulan ini .


"Aku ?! Steven Gerrard Zhou , ingin menjadikan mu satu-satunya wanita yang menjadi pendamping ku selamanya ." ucap Steven dengan serius .


"Tania Siregar ?! maukah kamu menjadi istriku ,sekaligus ibu dari anak-anakku nanti ,dan mendampingi ku ,di saat suka mau pun duka dan menerima semua kekurangan ku " ucap Steven dengan memegang tangan Tania .


"Ya ... aku mau ... aku bersedia ." ucap Tania berusaha menampilkan senyuman manisnya.


Tania begitu terkejut sekaligus senang ,dia tidak menyangka orang yang dia cintai melamarnya tanpa sepengetahuan nya ,Steven berdiri dan tersenyum saat Tania menerimanya ,dan cincin berlian itu berhasil di sematkan di jari manis Tania ,,beberapa kali Steven berterima kasih pada wanita itu karna sudah menerimanya .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Satu Minggu telah berlalu .


Hari ini hari keberangkatan Nabila dan juga Bryan untuk pergi bulan madu , Dimas dan Erland pun ikut mengantarkan sahabatnya itu ke bandara ,begitu pun dengan Steven dan Irsan ,keduanya juga ikut mengantarkan pengantin baru itu , begitu pula Bu Ratih dan juga pak Darmanto yang dimana mereka juga ikut mengantarkan pengantin baru yang mau bulan madu itu .


"Bu ,pak , aku sama istriku berangkat dulu ya ." ucap Bryan kepada Bu Ratih serta pak Darmanto .


"Iya !! kalian hati-hati ya ." Jawabnya dengan serentak .


"Iya ... " ucap Bryan .


"Nabila kalau sudah nyampe kabarin ibu ya ." ucap Bu Ratih .


"Pasti Bu " jawab Nabila .


Nabila memeluk Bu Ratih dan juga pak Darmanto , begitu juga Bryan mereka berpelukan silih bergantian .


"Jangan lupa ,bawa oleh-oleh untuk ibu nak " ucap Bu Ratih pada Bryan dengan penuh canda .


"Hemm .. pasti Bu ... ibu pingin oleh-oleh apa " ucap Bryan .


" Cucu ... ?! ibu ingin oleh-oleh yang di minta ibu adalah cucu ." ucap Ratih dengan tersenyum mengelus pundak Bryan .


Ke empat sahabat Bryan langsung tersenyum dengan mengacungkan jempol nya ,Nabila yang mendengar itu langsung tersipu malu .


"Pasti Bu ,pasti aku akan memberikan cucu buat ibu. " ucap Bryan.

__ADS_1


"Tentu saja !! karna saat sampai jerman aku akan mengurung istriku di kamar "


Bryan tersenyum ke arah Nabila ,kini keduanya masuk ke terminal keberangkatan , Bu Ratih dan pak darmanto melihat mereka yang berjalan dengan sedikit demi sedikit menghilang dari balik pintu masuk .


Bryan dan Nabila langsung naik ke pesawat ,keduanya duduk di kursi klas bisnis, Nabila menengok ke arah jendela dan melihat di luaran sana , Bryan yang melihat Nabila meraba jendela pesawat melengkungkan bibirnya .


"Sayang " panggil Bryan.


Nabila menoleh ke arah Bryan yang kini tengah tersenyum dengan di balas tersenyum juga olehnya .


"Kenapa hmm ... " ucap Bryan .


"Aku gapapa kok .", jawab Nabila .


Bryan menarik Nabila ke dalam pelukannya ,lalu dia mengelus kepala sang istri dengan penuh sayang, Bryan tersenyum dan mengecup kepala Nabila dengan singkat .


Terdengar suara pramugari sudah mengumumkan bahwa pesawat akan lepas landas ,dan akan mulai berangkat terbang ,dan beberapa menit kemudian ,pesawat pun sudah lepas landas meninggalkan bandara .


.


.


Setelah menempuh perjalanan 18 jam ,akhirnya pesawat yang dinaiki kedua pengantin baru itu sampai tiba di London ,Bryan membantu sang istri untuk keluar dari pesawat .


Setibanya di pintu luar ,orang suruhan Bryan tengah menunggu nya dan langsung membantu membawakan barang miliknya untuk di masukan ke dalam bagasi mobil , setelah Bryan dan Nabila masuk ke dalam mobil ,mobil yang mereka tumpangi keluar dari area parkiran bandara .


Bryan melihat Nabila yang menguap membuatnya menghela napas ,dan lagi-lagi dirinya menarik Nabila ke dalam pelukannya .


"Masih ngantuk ." ucap Bryan dengan di angguki Nabila .


"Tidurlah ?! jika sudah sampai ,nanti aku bangunkan .", ucap Bryan.


Tak di sangka dan benar saja istrinya itu kini tertidur kembali di pelukannya , tak lama kemudian mobil yang mereka tumpangi pun kini sudah sampai dan memasuki gerbang yang menjulang tinggi ,dari gerbang tersebut sudah terlihat jelas mansion yang begitu besar milik Bryan.


"Sayang bangun!! kita udah sampai ." ucap Bryan mengelus pipi Nabila .


Nabila merasakan usapan di pipi nya yang dimana membuat dirinya membuka kedua matanya , Nabila melihat ke arah jendela mobil dan melihat mansion yang begitu besar dan mewah ,dia begitu tercengang saat melihat bangunan tersebut, lalu dia melihat ke arah sang suami ,Bryan hanya tersenyum dan membuka pintu mobil .


"Ayo kita turun " ucap Bryan.


Keduanya turun dari mobil ,pelayan yang sudah menunggu kedatangan tuannya itu langsung menyapa keduanya dengan hormat ,pria yang menjemput nya tadi bandara langsung membawa barang-barang milik kedua pengantin baru itu .


Bryan membawa istrinya ke dalam kamar miliknya ,keduanya menaiki lift yang ada di mansion tersebut dimana kamar Bryan berada yang berada di lantai 3 , tiba sampai di lantai 3 Bryan langsung membuka pintu kamarnya .


Di saat masuk ,Nabila tercengang saat melihat foto dirinya yang tidak tahu foto itu foto kapan .


"Mas ... foto itu " ucap Nabila melihat ke arah Bryan.


Bryan tersenyum dan melangkah beberapa langkah ke arah istrinya dan menangkup wajah Nabila.


"Hem .. foto itu ,foto yang di ambil olehku dimana kita liburan di sini di saat kamu di taman ." ucap Bryan langsung memeluk Nabila dengan mesra .


"Kamu ...


"Aku tidak tahu ?! kenapa aku ingin memfoto mu dengan diam-diam , awalnya aku akan menghapus foto itu ,tapi aku urungkan ,karna pikirku ,foto itu untuk kenangan Dimana aku pernah liburan dengan gadis ceroboh yang memiliki senyuman manis ." ucap Bryan melihat mata manik istrinya itu .


Nabila memeluk Bryan dengan sangat erat , ternyata pria yang sudah menjadi suaminya itu diam-diam memotret dirinya yang Dimana waktu itu mereka di Jerman ,dan tidak di sangka bulan madu mereka kini ke Jerman lagi untuk kedua kalinya .


Bryan sengaja memilih bulan madu ke Jerman , karna dia tidak ingin melupakan masa-masa dimana dirinya bersama Nabila beberapa bulan yang lalu .


Keduanya berpelukan dengan cukup lama ,sampai Bryan kini melepaskan pelukannya dan langsung menggendong Nabila ke arah ranjang , Bryan mendudukkan sang istri di atas pangkuannya ,Bryan mulai mendekatkan wajahnya dan langsung mencium bibir sang istri dengan lembut.


Nabila juga mengalungkan kedua tangannya ke leher sang suami ,dan terlihat keduanya saat ini begitu terlihat sangat mesra ,Bryan menahan pinggang istrinya agar tidak jatuh , keduanya tidak melepaskan ciuman nya itu dan masih saja berlanjut dengan ciuman mesranya .


Bahkan sebelah tangan Bryan sudah mulai nakal ,dan sudah berada di benda mainan favorit nya ,yang dimana membuat Nabila tidak dapat menahan ******* di selah ciumannya itu .


Nabila hampir kehabisan napasnya ,dengan cepat Bryan melepaskan ciumannya dan melihat bibir istrinya sedikit bengkak.


"Maaf !! kita mandi dulu ya ." ucap Bryan dengan di angguki Nabila .


Bryan langsung menggendong Nabila ke arah kamar mandi , sesampainya di kamar mandi Bryan menurunkan Nabila dengan pelan ,Bryan membuka pakaian yang dia kenakan , begitu pun dengan Nabila saat ini keduanya benar-benar sudah polos .


Bukannya mandi ,Bryan malah mengajak Nabila untuk olahraga selama hampir satu jam lebih di kamar mandi ,yang di mana membuat Nabila tak berdaya di saat Bryan meminta kewajiban nya ,teriakan panjang dari keduanya menggema di kamar mandi dimana mereka saat ini tengah mencapai puncaknya.


Bryan membuang cairan kental semuanya kedalam rahim sang istri ,dia sangat berharap Bryan kecil akan segera hadir dalam keluarga baru mereka .


Bryan tersenyum saat melihat tanda kepemilikan dia yang begitu banyak di tubuh istrinya itu ,dengan cepat Bryan kini membantu memandikan Nabila dengan menggosokan punggung istrinya itu .


Selesai membersihkan diri ,Bryan mengambil handuk kimono untuk di pakaikan ke istri dan juga dirinya , Bryan lagi-lagi menggendong istrinya keluar kamar mandi ,Nabila yang sudah biasa di perlakukan seperti itu hanya diam saja , sesampainya di ranjang Bryan mendudukkan nabila di sisi ranjang , setelah itu dia menyiapkan baju untuk nya dan juga istrinya .


"Mas !! biar aku sa...


"Udah gapapa sayang "


Nabila menghela napasnya panjang , dia begitu bersyukur mempunyai suami yang pengertian dan perhatian , dia tidak menyangka pria itu di balik keinginannya mempunyai sisi sikap yang begitu lembut .

__ADS_1


Selesai memakai baju ,kedua nya kini tengah berbaring di tempat tidur, Bryan mengajak istrinya untuk tidur dan istirahat ,Bryan membawa sang istri ke dalam pelukannya ,dan mereka pun beristirahat dan keduanya pun tertidur lelap .


__ADS_2