Terjerat Cinta Dalam Pernikahan

Terjerat Cinta Dalam Pernikahan
Antara hidup dan mati Dimas.


__ADS_3

Kini bi Ani berada di kamar Dimas ,bi Ani menaruh makanan yang ia bawa di simpan di atas nakas ,suara letakan nampan membuat Dimas bangun dari tidur nya .


"Bi Ani ,gimana perkembangan hubungan Erland dan juga ana, apa mereka pernah tidur bareng ." ucap Dimas yang melihat ke arah bi Ani .


Bi Ani hanya menghela nafas nya berat ,dia melihat Dimas selalu memperhatikan langkah pernikahan mereka ,Dimas ingin berjuang untuk Erland dari pernikahan nya.


"haihh, sulit di pahami tuan, apa yang di rencanakan tuhan lebih baik, dari pada rencana manusia ,mereka selalu berantem di setiap sudah berhadapan , bahkan tadi pagi mereka berdebat ,tuan Erland melihatkan wajah kusut nya , gara-gara nyonya ana datang bulan , mungkin ini belum saat nya tiba untuk mereka akur ,apalagi memiliki anak." Ucap bi Ani menghela nafas nya berat .


Dimas melihat Bi Ani dan juga mendengar kan perkataan nya ,dalam pikiran nya apapun yang sudah terjadi dia tidak bisa mengubah nya .


"Aku tidak bisa menunggu lama , bagaimana pun juga mereka sudah menikah dan sah di mata agama , aku harap secepatnya Erland mengakui sebagai suami nya ana , tapi aku juga khawatir dengan ana , jika aku harus meninggalkan nya kepada erland , gimana jika Erland tidak memperlakukan nya lebih tidak baik lagi di saat kepergian ku tiba ."


"Tuan tenang saja ,kami semua berusaha mempersatukan mereka , bahkan saya juga sudah mencatat waktu datang bulan nya nyonya ana ,saya yakin tuan suatu saat nanti hubungan mereka akan terjadi ,dan saya juga yakin nyonya ana akan mengandung tuan kecil ."


" Bi Ani anda sungguh hebat ,aku yakin jika suatu saat ana hamil ,mungkin dia akan perduli dengan istri dan juga anak nya ."


Bi Ani menghela napasnya panjang , dia melihat tuan muda nya selalu berharap tentang pernikahan Erland dan juga ana .


"Tuan Dimas ,anda jangan terlalu banyak berfikir tentang mereka ,kami yang ada di mansion ini berusaha mendukung tuan Dimas, untuk mempersatukan nyonya dan juga tuan Erland ,dan anda jangan terlalu menyiksa diri anda ,anda harus sembuh dan memiliki masa depan tuan ,."


"Bi Ani aku tahu Erland seperti apa ,di setiap melihat ku seperti ini, dia selalu menyalahkan dirinya , bahkan membenci dirinya sendiri ,dengan kehidupan ku yang sekarang , sakit sebentar lebih baik dari pada sakit berkepanjangan, dengan kondisi ku yang sekarang semakin memburuk ,setiap hari aku selalu di jaga oleh peralatan ini agar tetap hidup ,mungkin kematian lah yang membuat ku bebas , dan tidak ada pilihan lagi di antara hidup dan mati itu ,mungkin dengan cara mati ,aku akan tenang ."ucap Dimas dengan lirih


"Tuan Dimas ,anda jangan berkata seperti itu ,anda harus baik-baik saja ,biarkan Tuhan yang menggantikan nyawa saya ." ucap bi Ani dengan tangis nya .


"Tuan Dimas saya rela menggantikan anda mati ," ucap Roy yang ikut menimpali .


"Tuan Dimas hidup seperti ini , tanpa ragu untuk memilih mati dari pada hidup ,tapi kita tidak bisa diam melihat nya seperti ini , jika sampai tuan Dimas mati , kami semua takut jika tuan Erland akan membalas dendam kepada keluarga Anggara ,dari keluarga tuan willy ."


Roy yang melihat keadaan tuan nya itu ,hanya bisa diam dan tak bisa melakukan apa-apa dengan keadaan seperti itu, dia tidak bisa melakukan apapun ,dia hanya berusaha untuk mendorong mempersatukan Erland dan juga ana .


******


Di sisi lain Erland tengah menulusuri jalan yang akan datang ke tempat bar yang sahabat nya itu miliki ,malam ini dia akan mencari tentang Sahara yang di katakan masih hidup , dia akan meminta bantuan Irsan sahabat nya itu yang tahu cepat akan jejak orang , kini Erland tengah di depan pintu masuk bar tersebut dia mencari sosok sahabat lama nya itu ,di setiap penjuru bar,


Erland menelusuri di setiap titik jalan dalam bar itu untuk menemukan sahabat nya , di saat Erland akan melangkah ke arah pintu yang terbuka ,Erland melihat Irsan yang tengah duduk di kursi panjang dengan empat wanita ,Erland berjalan dan menghampiri sahabat nya itu, Irsan yang melihat Erland pun terkejut ,sudah tiga tahun lama nya dia tidak bertemu dengan sahabat nya itu .

__ADS_1


"Erland ."


Di saat Erland menghampiri ,Irsan melihat ke empat wanita yang ada di samping nya itu dan memukul salah satu pantat wanita yang ada di samping nya untuk menghampiri dan melayani erland.


"Pergi dan layani tuan Erland ." ucap Irsan ke salah satu wanita .


Para wanita itu terkesima dengan sosok pria tampan yang ada di hadapan nya, ke empat wanita itu berdiri dan berjalan ke arah Erland ,di saat mereka melangkah Erland menatap empat wanita itu dengan tatapan tajam nya .


"jangan mendekat ." ucap Erland dengan tatapan tajam nya


Para wanita itu terkejut setelah apa yang mereka lihat ,tatapan tajam Erland Seperti akan membunuh nya ,ke empat wanita itu diam di tempat dengan rasa takut nya .


"Erland ,kenapa kau menolak wanita-wanita ini ,bukan kah kau juga belum merasakan namanya tidur bareng dengan seorang wanita ." ucap Irsan dengan enteng .


Erland tidak menjawab pertanyaan sahabat nya itu ,dia melirik ke empat wanita yang tengah berdiri di hadapan nya dengan tatapan tajam nya .


"Kalian pergi dari hadapan kami berdua ,aku ada urusan penting yang akan di bahas dengan tuan kalian ." ucap Erland melihat ke arah empat wanita tadi .


Ke empat wanita itu pergi dari hadapan erland dan meninggal kan Irsan yang masih duduk di kursi nya .


Erland tidak menghiraukan kan ocehan Irsan ,dia mengeluarkan sebuah fhoto untuk memberikan kepada nya , Irsan yang di berikan selembar fhoto pun langsung melotot kan mata nya ,dan melihat fhoto itu .


"Bantu aku cari seseorang ,dan orang ini adalah orang yang penting bagiku ." ucap Erland yang tengah memberikan fhoto Sahara di hadapan Irsan .


Irsan yang melihat fhoto itu serasa asing dalam pikiran nya ,dia menerima dan mengambil fhoto itu dari tangan Erland .


"Menyebalkan ,dia datang hanya untuk mencari seseorang ,membahas bicara serius yang padahal hanya lah sebuah fhoto wanita ,huh membuat hidup ku akan tertekan bila sudah berhadapan si ketos beruang kutub ini "


Irsan melihat fhoto itu dan mengingat-ingat dengan wajah wanita itu ,seperti asing di mata nya ,dia berfikir dia merasa pernah bertemu dengan sosok wanita yang ada di fhoto itu .


"Ohh Erland wanita ini pernah kesini satu bulan yang lalu untuk bernyanyi, ada apa kau mencari wanita ini , hahaha Erland apa selera tipe wanita mu berubah ."


Erland jengah dengan apa yang barusan dia dengar dari mulut sahabat nya itu .


"Sial ,dari dulu dia gak pernah benar dalam berbicara ."

__ADS_1


"Jangan bertele-tele Irsan ,aku butuh bantuan mu ,wanita itu masih hidup ternyata ,kau hebat dalam situasi jejak seseorang ,bantu aku untuk mendapatkan nya ." ucap Erland dengan tampang dingin nya


Irsan yang mendengar perkataan Erland barusan membuat nya langsung ambruk ke kursi yang tengah ia duduki itu ,lalu Irsan bangun menekuk kepala nya dengan satu tangan dan melihat Erland .


"Itukah sikap mu ketika meminta bantuan ke padaku ,tidak ada ketulusan sama sekali dengan memasang wajah yang riksek seperti kantong keresek tahu pedas ." ucap Irsan dengan mencibir Erland .


Erland tidak menjawab pertanyaan Irsan ,dia melangkah pergi dari ruang itu .


Irsan yang melihat sahabat nya itu pergi meneriaki Erland yang tengah melangkah ke luar .


"Erland sialan , akan ku bunuh nanti bayangan siasat super komplit mu itu, kau bahkan melebihi es yang ada di plizer , kau adalah si salju yang bertebaran di mana-mana ,dasar beruang kutub sialan .


Erland tidak menghiraukan teriakan sahabat nya itu ,dia melangkah ke luar dan tak melihat ke belakang lagi di mana sahabat nya itu sedang meneriaki nya .


.


.


.


.


.


.


.


.


Mohon maaf buat yang sudah membaca ,jika ada episode yang terulang balik di lewati saja ya , Karna di daerah aku sinyal nya jelek dan susah di upload , jadi di saat aku upload satu kali jadi ada dua episode , yang asli nya di aku udah aku hapus ,tapi karna sudah masuk dalam daftar episode ,terpaksa di ulang kembali lagi ."


mohon maaf hihihi ,, maklum author baru ini masih kaku ,jadi sinyal pun ikutan kaku ..hehehe


πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»

__ADS_1


__ADS_2