Terjerat Cinta Dalam Pernikahan

Terjerat Cinta Dalam Pernikahan
Pergi ke klub .


__ADS_3

Ana memikirkan perkataan Nabila yang baru saja dia dengar , kenyataan hidup yang dia jalani tidak sesuai dengan apa yang di pikirkan Nabila .


"Ana ...ana ... Anatasyaaaa ...!!!?? apa kau masih di sana ,kau ini mendengarkan ku tidak ,? jika kau tidak ingin menemani ku tak apa ,aku akan mencari bantuan dengan teman yang lain ."


"Tidak ,? Nabila jangan di matikan dulu ,? baiklah aku akan menemani mu ,aku juga akan menari bersama mu , aku juga ingin punya uang ,untuk di donasikan ke panti ." ucap ana dengan tawa kecil nya .


"Ana ,? apakah kau ini sedang bercanda ? kau ingin punya uang, heyyy di mana kekasih kaya raya mu itu ,dia tidak mungkin sekorun itu kan padamu , ana kau tahu tidak .? kekasih kaya raya mu itu mendonasikan uang satu milyar ke panti , jadi kau tak perlu ribet-ribet cari uang untuk panti ."


Ana terkejut setelah apa yang baru saja dia dengar , semenjak kapan erland mendonasikan uang sebesar itu ke panti .?


"Nabila ,apa kau tidak membohongi ku ,bahwa dia mendonasikan uang sebesar itu ." ucap ana tak percaya


Ana celinguk celinguk dia melihat ke adaan yang ada di mansion itu, dia pindah tempat dari duduk nya agar tidak kedengaran oleh orang mansion ,kini dia berjalan ke arah belakang .


"Sungguh ,awal nya aku juga tak percaya ,? waktu itu aku tengah main ke panti ,? di saat aku masuk halaman panti ,aku serasa asing sama mobil yang terparkir di panti itu,? kata aqila ,dia juga yang menolong anak baru untuk di operasi waktu itu ."


Ana lagi-lagi terkejut dengan apa yang di katakan Nabila ,bahwa yang melunasi biaya operasi itu adalah Erland


"Jadi benar ,? apa yang di katakan Bu Ratih waktu itu ,pria tidak banyak bicara itu adalah Erland ,ja_jadi dia juga yang melunasi biaya operasi itu ."


"Baiklah Nabila ,sampai ketemu nanti ? aku akhiri telpon nya dulu, chat aku untuk pergi jam berapa ." ucap ana yang mematikan telpon nya .


"Seperti apa Erland itu , jelas-jelas dia pria punya sifat semau nya saja ,? apa dia tidak sebrengsek yang aku pikir kan ,apa dia memang baik ,.....ahhh tidak ...aku tidak tahu menahu seperti apa dia , sudah ,?aku tidak ingin memikirkan pria itu lagi , tapi untuk apa dia memberikan kartu black card anlimited itu padaku ,? secara dia bilang untuk menggantikan tanggung jawab nafkah kakak nya ," gumam ana sambil berjalan ke arah taman yang ada di belakang itu .


******


Malam pun tiba ,di mana ana tengah bersiap untuk pergi ,dia melangkah ke bawah mencari bi Ani untuk ijin bertemu dengan sahabat nya, tapi dia tidak menemukan bi Ani melain kan bertemu dengan Roy .


"Ee , Roy apa kau melihat Bi Ani ." ucap ana yang tengah berjalan ke arah Roy .


"Maaf nyonya ,bi Ani sedang di atas ,ada keperluan apa ,? bisa saya bantu nyonya ." ucap Roy


"Oh begitu ya ...? gini Roy , aku akan keluar sebentar untuk bertemu dengan teman ku ,dan aku mau ijin untuk sampai kan pada suami ku ,aku gak lama kok ." ucap ana dengan penuh harap agar bisa di ijinkan..


"Baiklah nyonya ,tapi tunggu sebentar ,? saya akan menghubungi tuan erland terlebih dahulu ,jika dia mengijinkan nya ,nyonya boleh pergi untuk menemui teman nyonya." ucap Roy yang tengah mengambil ponsel yang ada di saku celana nya .


"Persetan dengan ijin ku ini ,? hey bujang tua maksud mu apa ,? kau mau menghubungi si tembok itu untuk minta ijin dari diaa ,hey apa kau tidak dengar aku minta ijin untuk sampaikan pada Dimas ,bukan sama si pria tembok itu ,sialan.?"


"Roy ,berhenti .? kau tak perlu menelpon Erland ,biar aku saja untuk menelpon nya ,? jika kau tak percaya , aku akan menelpon nya sekarang. " ucap ana yang pura-pura menelpon Erland .

__ADS_1


"Hallo Erland ,aku ...aku ...minta ijin untuk bertemu dengan teman ku sebentar saja , tidak lama kok .? apaa ... dua puluh menit ..baik , baik ... aku akan mengobrol nya dengan hanya dua puluh menit saja ,? setelah itu pulang ." ucap ana pura-pura menelpon Erland dan pura-pura mematikan telpon nya


"Sudah Roy ,aku sudah ijin sama Erland ,? dan sekarang aku mau pergi dulu ,kau tak perlu takut dengan Erland ,toh aku udah dapat ijin dari nya .


"Baiklah nyonya , hati-hati nyonya di perjalanan ,saya akan menyuruh pak Urip untuk mengantarkan anda bertemu dengan teman anda ." ucap Roy yang akan melangkah .


"Eittts .... tidak perlu kau memanggil pak Urip ,dia bukan supir ku ,? tapi supir si pria tembok itu ,aku sudah memesan gojek online." ucap ana melangkah keluar dan meninggal kan Roy .


"Tapi nyo....


"Aku pergi dulu roy... kau itu pria juga gak perlu takut sama tatapan mengerikan dari pria tembok itu ." ucap ana melangkah dan melambaikan tangan membelakangi Roy tanpa melihat nya.


"kau akan ijinin aku Sama si pria tembok itu ,kau pikir aku ini siapa dia , dasar bujang tua ."


Di saat ana membuka pintu gerbang ,pak Urip berjalan ke arah ana .


"Nyonya anda mau kemana ,saya akan antar kan an...


"Tidak perlu ,aku sudah manggil gojek langganan..tuh ..." ucap ana yang memotong ucapan pak Urip dan menunjuk gojek online yang sudah menunggu


"Terima kasih pak Urip ,saya pergi dulu ." ucap ana berlalu pergi ..


Pak Urip menghela napas nya panjang, semenjak kejadian waktu di mana dirinya di suruh membantu memandikan Erland pak Urip selalu di tolak untuk mengantarkan nyonya nya itu .


Kini ana sampai di halte bus dan melihat Nabila yang tengah menunggu nya, Nabila heran kenapa ana muncul di arah jalan yang berbeda .


"Ana kenapa kau muncul arah sini ,seharus nya lewat jalan pas arah sana kan ." ucap Nabila yang tengah menunjuk ke arah jalan ..


"Ah haha ... tadi aku mampir ke toko dulu untuk membeli jazz buat nanti aku pakai nari ...hehe ." ucap ana gelagapan.


"Ohh ,,ya udah ayo kita berangkat sebelum kemalaman ."ucap Nabila yang menarik tangan ana ....


Tak butuh waktu lama ... kini mereka sampai di klub yang mereka datangi , Nabila mencari-cari teman kuliah nya yang sudah janjian itu.


"Hey Nabila ,kau akhir nya datang juga ,cepat ganti baju sana nih aku udah bawakan baju nya ." ucap teman nya itu yang tengah memberikan paper bag Nabila hanya menganggukkan kepalanya saja.


"Ana ayo ganti baju ,sebentar lagi aku akan tampil ,setelah itu kamu ." ucap Nabila yang di angguki ana .


Ana berpikir kembali dia menari bukan hanya untuk berpamer tubuh ,dan apa yang di lakukan tari dia hanya tari biasa, tak butuh waktu lama ,Nabila dan ana telah menggantikan baju nya , ana yang melihat pakaian Nabila terlalu seksi membuat nya ternganga.

__ADS_1


"Nabila ,kau ini terlalu seksi gimana jika para pria yang ada di sini tergiur oleh tubuh mu ." ucap ana yang melihat tubuh Nabila.


"Tak apa ana ,? aku akan menghalangi bokong ku ini dengan switer ku ." ucap Nabila yang telah memasang switer nya ke pinggang .


Kini mereka berjalan keluar untuk tampil ,tak butuh waktu lama Nabila sudah berdiri di tiang yang akan dia lakukan tari tiang nya ...


Para sekumpulan pria itu berteriak ramai setelah melihat Nabila menari.


"Swittt shuiittt ...."


"Wahh seksi sekali ."


"Ayo di mulai lagi ,menari nya ."


Para pria yang tengah nonton Nabila bersorak ramai dan berbincang-bincang melihat Nabila menari , kini bagian ana yang menari gerak tangan saja ,ana hanya bisa menari seperti apa yang dia lakukan saat itu bersama wanita-wanita lain nya, Di saat ana menari , tiba-tiba ada pria yang melihat dirinya ,dan pria itu terkejut setelah apa yang dia lihat .


"Apa aku tidak salah lihat ,itu seperti istri nya Erland ,sedang apa dia di sini ." Gumam nya .


Stevan mengingat ana di mana gadis itu akan memukul nya dengan tongkat pemukul waktu dirinya ke mansion Anggara .


"Iya benar ,?itu adalah istri nya si beruang kutub itu ,"


Di saat Stevan akan memotret ana dia di kaget kan dengan suara Bryan .


"Stev ,kita pulang aku ada urusan mendadak yang harus aku periksa ,besok aku juga harus bangun pagi karna harus ke kantor ." ucap Bryan yang tengah memijat pelipisnya .


"Hey Bryan ,kau ini doyan banget sama pekerjaan ,lupakan lah dulu soal itu ? lihat di sini ada pertunjukan menarik , kau lihat yang menari itu ." ucap Stevan yang menunjukan jari nya ke arah ana .


Bryan yang tadi nya hanya memijat pelipisnya nya ,langsung beralih pada seseorang yang tengah menari ,di saat ana sudah selesai menari dia berjalan ke arah Nabila .


"Bukan kah itu gadis nya si bungkus isi gado-gado ." ucap stev .


"Haihh ... kenapa gadis ceroboh itu juga ada di sini ." ucap Bryan yang terkejut melihat Nabila .


Stevan mengerut kan kening nya ,apa yang di maksud sahabat nya itu .


"Heyy siapa yang kau maksud gadis ceroboh itu ," ucap stev yang melihat Bryan .


Bryan tidak menghiraukan perkataan Stevan ,dia mengikuti ana dan juga Nabila ,Bryan melangkah mengikuti dua gadis itu ke arah belakang panggung .

__ADS_1


"Gak bisa di biarkan ,tempat ini terlalu bahaya ,aku harus mengikutinya ke belakang , ? si batu tumpul itu sembarangan sekali membiarkan istri nya itu main kesini ,dasar keparat , dan gadis ceroboh itu memakai pakaian seksi begitu hanya untuk pamer tubuh nya yang krempeng itu ,cih ," gumam Bryan kecil dan mengikuti langkah mereka .


Di saat ana dan Nabila duduk , Bryan menghentikan langkah nya dan melihat dua gadis itu sedang tertawa bersama, kini Bryan mengeluarkan ponsel nya yang ada di saku jazz nya untuk memotret dan mengirimkan nya ke Erland.


__ADS_2