
"Erland berhenti ,ja_jangan lakukan itu padaku ,aku_aku salah ,aku mengikuti Nabila ke sini ,hanya karna, karna aku mumet di rumah ,dan aku juga ingin punya uang dengan cara menghasilkan nya dengan kerja ku , a_ku tidak melakukan hal lebih ,aku hanya menari saja ." ucap ana dengan gemetar katakutan ,karna Erland saat ini tengah menggerayangi tubuh ana .
Erland terkejut dengan perkataan ana, untuk apa dia mencari uang ke sini ,bahkan dia sudah menjadi nyonya dari keluarga Anggara .
"Apa? Anatasya kau kesini hanya untuk menghasilkan uang dengan cara kerja mu seperti ini , apa kartu yang aku berikan itu tidak cukup hahh, jadi itu alasan kau tidak malu untuk menjual dirimu ." ucap Erland dengan amarah nya itu .
"Erland ,aku tidak menjual diriku sendiri ? aku hanya menari ,a_ku ,,aku memang salah dan aku tidak akan datang lagi ke sini ." ucap ana yang tengah mendorong Erland .
"Gadis bodoh ,itu sama saja kau menjual dirimu dengan menari di hadapan para pria gila itu ," ucap Erland yang kini tengah mengangkat kaki ana ,ana terkejut apa yang akan di lakukan Erland dan menatap ana dengan tajam .
"Erland cukuuppp , ka_kau bajingan ?lebih dari pria-pria tadi ." ucap ana berteriak .
"Jika pun kau berteriak ,itu tidak akan ada yang mendengar mu ,aku ingin tahu kondisi mu yang sekarang ini , dan aku akan menghukum mu dengan cara ku sendiri ,aku ingin tahu apa kau masih virgin atau tidak ." ucap Erland yang kini tangan nya masuk ke dalam **** ********** ana ..
Ana terkejut ,kaget ,dan menangis bahkan tubuh nya gemetar dengan perlakuan Erland saat ini .
"Hiks ....hiks...hiks..."
"Bajingan ,,,brengsek ."
Erland mengecek ana ,dia terlalu terbawa emosi karna kelakuan gadis itu ,kini dia melepaskan tangan nya dari area itu, Erland melihat ana tengah menangis .
"Apa yang kau tangisi hah, jika aku tidak datang tepat waktu , kau akan di lahap pria-pria gila itu ." ucap Erland dengan marah nya
"Dengar Anatasya ,? jika suatu hari aku mendapatimu telah ternodai , kau tidak akan bisa menghadapi kemarahan ini ," ucap nya lagi dan berjalan ke arah samping ana untuk mencuci tangan nya .
Setelah mencuci tangan ,Erland melepaskan Jaz yang dia pakai dan melemparkan nya ke tubuh ana .
"Pakai itu , dan pulang bersama ku ." ucap Erland yang tengah menatap ana .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sementara di panggung sana gadis yang masih tengah terduduk itu masih dengan ke adaan lemas ,dia melihat Bryan yang masih menghajar pria gila itu dengan kepala berdarah , Nabila berusaha untuk bangkit dengan kaki dan kepala sedikit terluka , di saat dia akan bangkit tiba-tiba tubuh nya tertutup oleh Jaz ,dia mendongkakan kepala nya melihat orang yang tengah menutupi tubuh nya itu .
"gadis ceroboh ,? kau bukan hanya ceroboh ,tapi kau pemberani yang tidak takut ," ucap Bryan yang tengah berada di samping Nabila.
"Kenapa dia marah-marah padaku ,kalau kau tidak ikhlas menolong ku ,kau tak perlu lari ke panggung ini ,plizzer ." gumam Nabila kecil.
"Hey ,,aku punya dua kuping dan mendengarkan perkataan mu itu ." ucap Bryan yang menatap Nabila lalu dia melangkah pergi dari hadapan Nabila.
Nabila tidak menjawab pertanyaan pria yang telah berjalan itu , Nabila masih diam di tempat karna saat ini kaki nya masih sakit , Bryan yang berjalan sudah jauh dengan Nabila membuat nya berhenti dari langkah nya ,dia melihat ke arah belakang ,Bryan berdecak kesal melihat Nabila yang masih diam di tempat, kini dia menghampiri Nabila yang tengah berjalan dengan kaki terpincang.
__ADS_1
"Gadis ceroboh , itu kesalahan mu sendiri ,? bahkan kau tadi lincah akan gerakan mu , tapi sekarang kau lemah tak berdaya dan jalan pun seperti siput ." ucap Bryan yang tengah menghampiri Nabila , perkataan Bryan masih bisa di dengar oleh Nabila .
"Heyy plizzer kaku, untuk apa kau kembali ,jika kau kembali hanya untuk menceramahi ku dan tidak berniat menolong ku ,kau tak perlu repot-repot untuk menghadang pria-pria gila itu ."
Di saat Nabila melangkah satu langkah ,Bryan mengangkat nya menggendong Nabila , Nabila terkejut apa yang di lakukan pria itu .
"Ahhh .... lepas kan aku ... lepaskan aku brengsek ...lepas kan aku.." teriak Nabila yang tengah memberontak dan memukul dada bidang Bryan .
"Diam ... jika kau bergerak ,kaki mu akan patah ,dan jika kau masih memberontak ,aku akan melempar mu sekarang juga ." ucap Bryan dingin tanpa melihat ke arah Nabila .
Nabila seketika diam dan tak bergerak lagi ,Bryan membawa Nabila ke mobil yang terparkir di halaman klub itu , dia meletakan Nabila ke mobil ,setelah itu dia berjalan ke arah di mana dia akan masuk , Nabila tercengang dan melihat arah jalan yang telah Bryan tempuhi itu .
"Tuan ,ini bukan jalan arah rumah ku , kau mau membawa ku kemana ,?kau akan menculik ku .. lepaskan aku penculik ...lepaskan .. " teriak Nabila.
"Diammm ." ucap Bryan dengan suara meninggi dan menatap Nabila dengan tajam .
"Tatapan membunuh."
Nabila ketakutan dengan tatapan Bryan itu ,dia semakin takut dan bergetar hebat.
"Jika kau berteriak di dalam mobil , orang-orang tidak akan mendengar kan mu , ?cihh , bahkan kau menganggap ku penculik dan terlihat ketakutan , lalu apa yang tengah kau lakukan itu dengan istri Erland di klub sana dengan berpakaian seperti itu dan tidak takut dengan para pria gila itu ."
Nabila terkejut ,apa yang di maksud pria yang ada di samping nya itu ,Erland siapa ,istri ...istri siapa .
"Haihh ...lupakan ., sekarang kau diam dan jangan berteriak di dalam mobil ku , karna teriakan mu itu membuat ku budeg seketika ." ucap Bryan dengan mengibaskan telinga nya .
Bryan berpikir dengan keterkejutan Nabila , apa ana tidak memberi tahukan bahwa dirinya sudah menikah .
"Apa gadis Erland itu tidak menceritakan sama sahabat nya ini ."
Tak butuh waktu lama ,mobil Bryan sampai telah terparkir di depan halaman luas rumah sakit Anggara ,karna keberadaan klub tak jauh dengan rumah sakit Anggara ,Nabila melihat ke samping dan celingak celinguk.
"Hey kenapa ke sini , kita mau nga...
"Diam bodoh , apa kau pulang dengan keadaan luka seperti itu hah , " ucap Bryan yang tengah turun dan membantu Nabila turun.
Nabila hanya diam dan tak bergeming ,bryan masuk ke arah dimana dia akan membawa Nabila , tak butuh waktu lama mereka keluar dan kembali ke mobil .
"Di mana rumah mu ," ucap Bryan dingin.
"Ahh tidak perlu ,kau bisa turun kan aku di halte ,aku akan pulang sendiri , dan itu ..emm a_anu apa kau tidak membersihkan luka mu ,tadi bukan kah kau membawa ku untuk mengobati ku ,tapi kenapa kau sendiri tid....
__ADS_1
"Aku tidak selemah itu ,dan tidak akan mati dengan luka kecil ini , aku tanya di mana alamat mu gadis ceroboh ." ucap Bryan dengan menahan amarah nya .
Nabila terkejut dengan nada suara Bryan ,dia hanya ngasih tahu alamat nya dan diam kembali tidak bergeming lagi..
*****
Sementara di klub,!? kedua pria yang tengah cemas dengan apa yang telah terjadi , Irsan yang pemilik klub itu tengah cemas dan mondar mandir ,dengan keadaan kedua sahabat nya itu ,kini Irsan menatap Stevan yang tengah santai dengan menyalakan roko .
"Stev , apa yang telah di lakukan oleh Erland tadi di kamar mandi kepada gadis itu ,?bahkan nona kecil itu berteriak sedih , dan Erland membawa nya dengan tatapan menyeram kan pada gadis itu , Bahkan di saat aku datang ke sini , Bryan membawa gadis yang di panggung tadi itu dengan keadaan terluka " ucap Irsan dengan cemas .
"Erland menghukum istri nya ,karna kamu membuat istri nya menari di klub mu ini ,kau harus hati-hati pada si beruang kutub itu , dia akan kembali dan membuat perhitungan padamu ." ucap Stevan yang masih asik dengan roko nya tanpa melihat Irsan
"Hahh istri ,menari ? ,,jadi gadis manis itu istri nya Erland ,aku baru tahu gadis itu istri nya ,dan aku tidak tahu kalau dia menari di tempat ku ,kau kan tahu ?,aku baru datang setelah kau telpon dengan keadaan klub ini berantakan ." ucap Irsan dengan masih cemas nya ..
"Gadis manis itu ternyata istri nya Erland, aku pikir si beruang kutub itu hanya bercanda dengan ku , apa dia ingin menjadi kepala keluarga yang baik ." ucap Irsan lagi .
"Mungkin itu adalah gadis tepat untuk Erland yang di pilihkan Dimas." ucap Stevan dengan santai.
Irsan terkejut dengan apa yang di katakan sahabat nya itu ,dia tidak tahu jelas dengan kehidupan Erland yang sekarang itu.
"Hei...heii ..apa itu Dimas ingin memastikan bahwa nanti Erland tidak lah sendirian ketika dia pergi ,?kenapa aku merasa Dimas itu tidak ingin bertahan hidup ."
"Dimas sudah putus asa dalam hidup nya , satu-satunya jalan keluar adalah untuk membebaskan dirinya ,tapi Erland berusaha dengan dirinya sendiri untuk membawakan Sahara itu ke hadapan Dimas ,agar Dimas bisa bertahan hidup dan mau bersedia untuk oprasi ." ucap Stevan yang telah melihat langit-langit atap yang ada di klub itu , dia tahu tentang wanita yang telah pergi meninggalkan sahabat nya itu , dan dia tahu tentang perasaan itu terhadap Bryan.
Irsan benar-benar terkejut dengan apa yang di katakan Stevan ,bagaimana mungkin Dimas memilih mati karna di kabar kan wanita nya mati ,dan Erland akan membawa wanita itu di hadapan nya dengan secara masih hidup, agar Dimas bisa kembali untuk semangat hidup hanya karna wanita
.
.
.
.
.
hai readers 👋 ...good isuk...
teman-teman semua,,, bikin cerita gak gampang loh ,mesti otak berputar terus ...
dan gak segampang Oreo ?di putar , di jilat ,di celupin .,,..
__ADS_1
buat kalian yang baik kasih Like, komen ,dan vote nya atuhh .😁😁🤭🤭