Terjerat Cinta Dalam Pernikahan

Terjerat Cinta Dalam Pernikahan
KML PART II


__ADS_3

Seorang wanita telah berkutat dengan pekerjaan nya ,wanita itu sedang merapikan bunga dengan sangat rapi.


"Mona tolong bunga ini bingkis dengan rapi ya ,karna hari ini akan ada yang pesan satu buket bunga mawar, kamu tinggal siapkan saja ,nanti biar Nita yang akan mengantarkan nya ." ucap yang punya toko bunga.


"Baik Bu." ucap Mona dengan mengambil bunga itu dengan pelan, tak menunggu waktu lama , bunga pun sudah selesai di bingkis ,


"Wow Mona sungguh cantik sekali ,? kau menata nya rapi banget." ucap Nita yang di ikuti tawa gelak Mona.


Ketiga wanita itu tertawa bersama, tanpa mereka sadari ,ada seseorang yang telah memperhatikan mereka tepat nya memperhatikan punggung Monalisa, pria itu berjalan dan menghampiri Mona ,kedua sahabat nya Mona terkejut dengan kedatangan Bryan tanpa Mona sadari ,Karna saat ini Mona duduk membelakangi arah pintu masuk, Bryan mengangkat telunjuk ke arah bibir nya, untuk tidak berbicara kepada Mona bahwa dirinya datang .,kedua sahabat nya Mona hanya menganggukkan kepalanya kecil .


"Hey kalian kenapa ? kok jadi pada diam gitu sih , apa ada yang salah dengan ucapan ku barusan ." ucap Mona melihat kedua sahabat nya itu.


"E_mm Mona aku lupa ,tadi Bu Mega menyuruh ku untuk menata bunga lili yang ada di samping tangga, aku ke ruangan sebelah dulu ya ." ucap Nita berlalu pergi


"Mona tolong jaga toko Bentar ya ,perut ku sakit banget ,karna makan mie instan terlalu banyak pake cabe ,aku ke toilet sebentar ya ." ucap Rani bohong.


Mona tidak mengerti dengan kedua sahabat nya itu ,kenapa secara tiba-tiba bergantian begitu .


"Mereka kenapa sih, kok aneh begitu ." ucap nya sambil membuang daun bunga yang sudah dia gunting .


"Monalisa .'


Deg..


Mona tertegun siapa yang memanggil nya itu .?serasa asing di telinga nya ,dia merasa kenal dengan suara itu ,tapi tidak mungkin jika itu Bryan ,pasal nya pria itu ada di London.


"Mona ,apa kau tidak merindukan ku ,apa kau tidak ingin melihat ku ." ucap Bryan yang ada di belakang Mona.


Mona semakin tertegun dengan perkataan dari pria itu, dia langsung melepaskan gunting dan satu tangkai bunga yang ada di tangan nya , kini dia mengalihkan pandangan nya itu ke belakang .


"B_bryan."


Bryan tidak menjawab pertanyaan wanita itu ,dia hanya tersenyum dan juga merentangkan tangan nya agar dia bisa memeluk Mona ,tanpa sadar Mona berlari dan memeluk pria yang selama satu tahun ini ia rindukan .


"Heyy ... apa kau tidak takut memeluk ku di tempat kerja mu ini." ucap Bryan dengan senyum menggoda .

__ADS_1


"Aku merindukan mu ," bisik Mona .


Dia tidak perduli dengan ke adaan dia di tempat kerja nya ,dia sungguh merindukan pria yang ada di depan nya itu selama satu tahun ini , Bryan memeluk kembali wanita yang ada di pelukan nya itu dengan memeluk begitu erat .


"Aku juga sangat ,sangat merindukan mu ." ucap Bryan dengan melepaskan pelukannya .


Tanpa mereka sadari tiga orang telah mengintip dari balik dinding, mereka hanya cengengesan melihat kemesraan dua pasutri itu , Bu Mega hanya tersenyum melihat Mona yang telah bertemu dengan Bryan ,pasal nya Bryan telah menitip kan Mona ke Bu Mega , kini Bu Mega berjalan untuk menghampiri mereka .


"Nak Bryan ." ucap Bu Mega


" Bu Mega ,gimana kabar nya ibu ,"


"Seperti yang nak Bryan lihat , kapan kau pulang nak ,kok tidak bilang, tahu-tahu sudah memeluk sang pacar ajah."


Bryan dan Mona hanya tersenyum malu ,Karana dia telah terciduk dengan kelakuan nya itu .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di sebuah perusahaan DA'GROUP telah di hebohkan saat kedatangan Sahara Maharani ,sang kekasih Dimas , Sahara datang ke perusahaan untuk mengantarkan makan siang untuk Dimas , di saat dia akan masuk ke arah lift tiba-tiba dia menabrak seseorang.


"Pria tampan ,dengan tatapan tajam ,siapa dia ,"


"Ingat nona ,jika jalan harus hati-hati dari lantai ini " ucap Bryan dengan tampang dingin dan berlalu pergi meninggal kan Sahara yang masih terperangah .


"Siapa dia , dari tampang nya dia bukan karyawan ,dan dia bener-bener termasuk cowok tipe ku ."


Kini Sahara melanjutkan jalan nya ,tak butuh waktu lama Sahara sampai di tempat ruang CEO , dia masuk dengan ke arah ruang itu dengan tampang gaya nyonya


"Dimas aku datang ,aku membawa kan mu makan siang ,kebetulan jadwal ku hari ini masuk sip malam, jadi aku ngeluangin waktu untuk kesini ," ucap Sahara yang tengah bergelayut di lengan nya Dimas .


Dimas hanya tersenyum melihat Sahara yang bergelayut di tangan nya , kini dia berdiri dari kursi kebesaran nya ,dan mencium kening Sahara .


Tanpa mereka sadari ada orang masuk tanpa mengetuk pintu, Bryan terkejut dengan apa yang tengah di lihat nya .


"Kenapa gak kau kunci sih ni pintu kalau mau bermesraan ." ucap Bryan dengan berdecak kesal .

__ADS_1


"Salah sendiri kenapa gak ketuk pintu ," ucap Dimas dengan kikuk


"Heyy aku udah terbiasa seperti it..." ucap Bryan dengan perkataan yang tak di lanjutkan karna melihat wanita yang berada di samping Dimas ,


Bryan mengerutkan kening nya ,dia bertanya-tanya pada pikiran nya siapa wanita yang ada di samping Dimas itu.


"Dia kan wanita yang tadi ada di depan lift ,siapa dia ,? apa kekasih Dimas , ahh pastinya ,bahkan aku tadi lihat Dimas mencium kening nya."


Kini Bryan melangkah kan kaki nya ke arah tempat duduk kerja nya dengan menenteng kantong yang berisi kerang ke kesukaan dimas .


"Dim ini kerang mu , ini udah waktu istirahat aku akan makan siang di bawah saja , kau pasti akan makan siang dengan kekasih mu ".ucap Bryan melangkah ..


" Tunggu .? Anda bisa ikutan makan siang bareng di sini dengan kita ." ucap Sahara dengan tersenyum manis .


Dimas yang melihat ekspresi Sahara tersenyum manis ,dia tidak memikirkan hal buruk tentang Sahara ,dan tatapan nya langsung menatap ke arah Bryan .


"Bryan? yang di katakan Sahara benar ,kau makan siang bareng saja dengan kita." ucap Dimas ikut menimpali .


Bryan hanya menganggukkan kepalanya dan kembali ke arah mereka ,kini mereka makan siang bareng ,di saat Bryan merasakan masakan itu dia teringat masakan mona ,


"Nona ,masakan anda lumayan enak .,kau dapat resep dari mana ." ucap Bryan yang menyantap makan siang itu .


"Ahh anda bisa saja ,itu bukan masakan ku ,tapi adikku yang memasak ,aku tidak ada waktu untuk itu ." ucap Sahara dengan menatap Bryan.


"Cih .. wanita manja ,"


Bryan berpikir akan hal ucapan Sahara ,bahwa yang memasak adalah adik nya ,bahkan Bryan mengingat kata-kata dari Mona bahwa dirinya mempunyai kakak perempuan yang selalu merepotkan kan nya ,dan kini Bryan menatap wanita itu ,Bryan tertegun kenapa wanita itu menatap nya dengan intens, bahkan di samping nya ada Dimas sang kekasih nya .


"Dimas makan siang ku sudah selesai ,aku ingin keluar sebentar ,aku rasa aku harus menelpon kekasih ku ." ucap Bryan menatap Sahara dengan sinis dan dia melangkah pergi keluar .


"Apa ,kekasih ,? sial ,jadi dia sudah punya kekasih ."


"Honey , siapa pria tadi itu ,kenapa dia begitu dingin dan datar ." ucap Sahara penuh penasaran nya .


"Dia Bryan sekertaris ku sekaligus sahabat ku , kau tahu Sahara? dia sebenar nya mempunyai perusahaan dan juga cafe ,tapi dia lebih memilih jadi sekertaris ku ," ucap Dimas dengan menyuapi Sahara .

__ADS_1


"oh dia termasuk pria kaya juga ,aku suka dengan sikap nya seperti itu ."


Sahara akan berusaha untuk lebih dekat dengan pria itu ,dia akan sering-sering mendatangi Dimas ke kantor ,dengan tersenyum kecut Sahara menatap pria yang ada di samping nya itu ,dia memiliki Dimas hanyalah perisai saja.


__ADS_2