
Dua jam yang lalu .
Erland yang tengah mengadakan meeting di perusahaan nya di buat marah dengan kedua sahabat nya itu yang telah mengganggu nya .
Drert....drertt...
"Ada si cantik yang sedang menunggumu di klub ,kalau kau tak datang dia akan menjadi milikku ."
Erland melihat pesan dari Stevan dan mengerutkan kening nya ,apa maksud pesan dari sahabat nya itu ,kini dia manaruh kembali ponsel nya dan melanjutkan meeting nya , lima belas menit kemudian ponsel nya bergetar Kemabli tanda ada pesan ,sudah pasti tahu pesan itu dari sahabat nya ,tapi kali ini Erland tidak tahu bahwa Bryan lah yang mengirim pesan itu ,Erland tidak menghiraukan suara ponsel nya itu .
"apalagi pesan yang di kirim kan si tukang baper itu ,stev kau tahu aku marah ,dan kau menggangguku ."
Erland Manahan amarah nya dengan situasi yang sedang meeting itu, lagi-lagi ponsel nya berdering tanda ada yang telpon ,kini dia angkat telpon tanpa berbicara
"Cepat kesini ,istrimu sedang dalam bahaya ."
Erland terkejut dengan perkataan Stevan ,kini dia melihat pesan dari Bryan yang pesan itu sebuah fhoto yang sedang dia buka ,Erland terkejut melihat ana ada di klub milik Irsan ,kini dia marah lebih marah lagi dan berdiri meninggal kan ruangan itu
"Sehubungan bukti di perusahaan kita tuan Erland ,dengan begi...
"Maaf saya ada urusan ?meeting nya tidak di terus kan ,permisi ." ucap Erland tengah melangkah ke luar .
Tanpa pikir panjang ,dia berjalan ke arah lift ,Niken yang melihat sahabat nya itu dengan buru-buru mengerut kan kening nya .
"Ada apa dengan si kulkas itu ,kenpa langkah nya seperti langkah raksasa ,hingga langkah nya cepat masuk ke dalam lift ,sepertinya ada sesuatu , apa meeting nya sudah selesai" gumam Niken.
Di saat Niken akan masuk ke ruangan nya ,suara dering ponsel nya menyala tanda ada pesan .
"Si kulkas "
"Malam ini kau bisa pulang ,dan akhiri meeting ,ingat besok pagi kau harus menghandle pekerjaan ku ."
__ADS_1
"Sialan ,? lagi-lagi aku yang harus menerima pekerjaan si kulkas itu ,bahkan kesini dia hanya se elol saja ,terus minggat lagi , mentang-mentang bos ?seenak nya menyuruh sekertaris seperti ku ." ucap Niken dengan kekesalan nya
Di perjalanan Erland sudah marah karna gadis yang berstatus istri nya itu, dia membawa mobil dengan sangat cepat agar segera sampai klub itu .
"Anatasya Dirgantara, kau lihat saja nanti ,? gimana aku kan mengurus mu ,aku akan beli pelajaran terhadap mu ,bahkan kau pergi tanpa ijin dariku .,ah sial ." ucap Erland dengan menacapkan gas mobil nya dengan cepat .
Di kediaman Anggara .
Erland yang kini telah marah pada para pelayan membuat seisi ruangan jadi gempar ,mata Erland melihat ke arah Roy dan juga bi Ani ,Roy dan bi Ani benar-benar menundukan kepalanya Karna kehilangan nyonya nya itu .
"Tuan ,bukan kah nyonya ana sudah menelpon anda sebelum nyonya berangkat ." ucap Roy yang masih menundukan kepalanya .
"Nelpon .? Roy kau pikir gadis itu akan berani meminta ijin kepadaku hah , kenapa kau membiarkan nya lolos tanpa ijin dari ku terlebih dahulu ." ucap Erland dengan amarah nya .
Roy yang masih menundukan kepalanya dengan perasaan bersalah ,seharus nya dia mencegah ana pergi untuk menemui sahabat nya itu .
"Aduh nyonya ,apa anda sengaja melakukan itu semua kepada saya , hingga tuan Erland seperti akan memakan saya ."
"Kau tahu Roy ,dia hampir akan di makan sama pria-pria mabuk itu ." ucap Erland dengan masih mata terbuka .
"Erland kau jangan menggertak mereka dengan tatapan tajam mu itu ,kau jangan berbicara pedas di hadapan mereka ,mereka tidak salah Erland ,itu semua salah ku ,Roy sudah berusaha untuk mencegah ku di waktu aku mau berangkat ,? dan Roy maafkan aku, aku sudah membohongi mu melalui telpon Erland , " ucap ana yang melihat ke arah Roy .
Erland yang melihat ana menatap Roy di buat marah ,kenapa gadis itu kembali lagi ke bawah , untuk mencari ke Adilan atas kesalahan para pelayan di mansion .
"Anatasya ,kembali ke kamar mu ." ucap Erland dengan amarah nya .
"Tidak ,? jika kau ingin aku kembali ke atas ,kau jangan memarahi mereka Erland ,mereka tidak salah ,Erland aku mohon kau jangan memarahi mereka lagi ."
Erland melihat ana yang sudah berkaca-kaca kini meredakan amarah nya ,kini Erland menatap para pelayan.
"Kalian semua bubar , dan kau kembali ke atas ." ucap erland pada ana .
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Seseorang gadis yang tengah membuka perban yang ada di kaki nya itu dengan meringis , kejadian beberapa jam yang lalu membuat nya sial , dia bahkan berpikir tentang pria yang tengah menolong nya ,bahkan pria itu tidak memperdulikan luka yang ada di kepalanya ,melainkan memperdulikan Nabila terlebih dahulu .
"Apa pria itu kebal ,kenapa dia tidak merasakan sakit sama sekali , di saat darah ku mengalir di kursi mobil nya dia ,dia tidak peduli akan hal itu ,dia malah memperdulikan orang lain " gumam Nabila yang tengah mengingat pria yang menolong nya itu
Di saat Nabila mengganti perban ,dia teringat dengan perkataan Bryan pada saat di mobil dengan menyebut nama Erland .
"Tunggu ?,kenapa aku serasa asing dengan nama itu ,Erland ... Erland ..." gumam Nabila dengan mengetuk kepala nya yang sedang berpikir ..
"Ah di mana aku pernah dengar nama itu ,aku serasa pernah mendengar nama itu ."
"Oh tidak kenapa aku bisa lupa dengan nama itu ,dia yang kekasih nya ana? Erland waktu di permainan panti kan , bahkan tadi dia juga membopong ana pergi dan meninggalkan aku ,bahkan pria itu seperti ngamuk pada ana." gumam Nabila .
"Tapi apa yang di maksud Bryan, Erland dan istri ,...? astaga ,jangan bilang anaaa.......? Anatasya kau punya hutang cerita lagi padaku ,apa kau menyembunyikan sesuatu dari ku ." ucap Nabila yang kini mengirimkan pesan pada ana.
Di saat nabila sudah mengirimkan pesan ,ana menelponnya , Nabila benar-benar kegirangan di saat ana menelpon nya.
"Ana ,kau punya hutang cerita padaku ,? ana dengar kan aku ,apa kekasih kaya mu yang bernama Erland itu adalah suami mu ." ucap Nabila dari sebrang telpon .
"Nabila kau bicara omong kosong apa ,kau dapat gosip dari mana ,mana mungkin aku istri si pria tembok datar itu ."
"Ana aku tahu dari pria yang kepalanya di lempar botol bir itu ,dia mengatakan nya dengan lolos dari bibir nya ,tapi di saat aku tanya balik dia tidak menjawab pertanyaan ku ,malah mengalihkan pembicaraan ." ucap Nabila .
"Kau jangan terlalu dengar gosip murahan itu Nabila ,aku bukan istri Erland ? tunggu kau sekarang di mana ,aku tadi mencari mu di ruang ganti tapi kau sudah tidak ada ,"
"Baiklah , ?tapi ana jika pun kau istri nya Erland aku sangat bersyukur ,bahkan dia terlihat peduli padamu, tapi jika bukan juga ,kau menikah lah dengan pria konglomerat itu ."
"Kau tak perlu khawatir ana ,aku sudah ada di rumah , ohh iya ana kamu harus menjelas kan semua nya pada kekasih mu itu, bahwa aku yang menyuruhmu menemani ku ,akan tidak baik jika dia salah paham ,aku melihat tatapan itu terhadap mu ana ,dia seperti nya marah padamu , ini semua salah ku ." ucap Nabila lirih dengan mengakhiri telpon nya
Nabila meratapi nasib nya dia tidak seberuntung hidup seperti Anatasya ,bahkan dia hanya seorang diri tanpa mempunyai kerabat .
__ADS_1
"Lagi pula ana adalah keponakan keluarga Pratama ,aku tidak ingin membuat orang lain salah paham karna aku , apa yang harus aku liakukan ,aku hanya orang ketiga dari mereka ,dan aku hanyalah orang asing ,seharus nya aku tidak melibatkan ana ,seorang yatim piatu seperti aku ,mana ada pria yang mencintai aku yang menerima aku apa adanya ."
Nabila menangis sesegukan ,dia menangisi kesalahan yang dia alami , dia merasa bersalah telah membawa ana dalam masalah nya ,Nabila ingat ? di mana ana di tatap tajam oleh Erland ,pria itu seperti akan menghukum ana , Nabila memikirkan kesalahan nya itu ,dia tidak bisa berbuat apa-apa untuk sahabat nya .