Terjerat Cinta Dalam Pernikahan

Terjerat Cinta Dalam Pernikahan
S2.Gol di pagi hari.


__ADS_3

Di sisi lain.


Seorang wanita yang sudah menjadi seorang istri itu kini tengah menatap surat nikahnya ,Nabila begitu bahagia ,tidak di sangka pria yang dia cintai menjadi suaminya ,Nabila terus menatap surat nikah itu dengan tersenyum ,dengan menyebut tulisan nama dirinya dan juga Bryan .


"Nabila Putri , Bryan Cole ." gumam Nabila dengan membaringkan tubuhnya .


"Bryan Cole ." ucap Nabila kembali dengan mencium surat nikah tersebut .


Tanpa Nabila sadari ,Bryan melihat tingkah konyol istrinya yang tengah berbaring dengan mencium surat nikah ,Bryan yang baru keluar mandi itu tersenyum tipis melihat sang istri yang tengah senyam senyum melihat surat nikah ,di saat Nabila bangun dia di kagetkan dengan Bryan yang tengah berdiri melihat nya .


"Aaa....eu ... Bryan ." ucap Nabila .


"Tolong panggil aku dengan yang sah , kamu memanggilku seperti ke teman Saja ,dan aku tidak ingin mendengar itu ." ucap Bryan melangkah ke arah Nabila .


"Panggil suami ku ." ucap Bryan kembali .


"Sua ..


Seketika Nabila mengigit bibir bawahnya saat Bryan mengatakan hal itu , tapi Nabila malah tersenyum dan ingin menjahili suaminya .


"Tuan Bryan " ucap Nabila dengan tersenyum .


"Tuan Bryan." jawab Bryan mengerutkan keningnya .


"Katakan satu kali lagi !! apa yang kau katakan barusan. " ucap Bryan melangkah lagi .


"Bryan " canda Nabila .


"Sekali lagi ." ucap Bryan dengan mendekatkan wajahnya .


"Bryan "


"Hemmm"


"Bryan "


Nabila tersenyum dengan memasang wajah menggemaskan , Bryan yang melihat itu pun membuat dirinya menggelitik perut Nabila .


"Hahahaha ... suamiku .. suamiku .. aku geli ..hahaha ..stop ..suamiku ." ucap Nabila dengan menahan rasa geli .


Bryan diam ,saat Nabila mengatakan kata suamiku , kini dirinya menatap wajah Nabila dengan lekat.


"Coba sekali lagi ." ucap Bryan .


"Suamiku " bisik Nabila .


Bryan mencium kening Nabila dengan sangat lama , setelah itu dia menatap wajah Nabila dengan lekat, Bryan mencium pipi Nabila berkali-kali yang dimana membuat pipinya merah hingga merah ke area telinga .


Bryan menempelkan bibirnya ke bibir Nabila ,namun kemudian Bryan mulai menggerakkan ciumannya mengecap bibir tipis Nabila , Nabila hanya mencengkram kedua tangan Bryan yang kini tengah menahan ke ranjang .


Bryan memulai menjelajah ciumannya di dalam mulut Nabila ,Bryan mengangkat tubuh Nabila agar istrinya berdiri agar membuat Bryan mencium gadis itu leluasa , Nabila bertahan agar tidak mengeluarkan ******* ,saat satu tangan Bryan meraba buah dadanya .


Bryan memberhentikan ciumannya dan melihat wajah istrinya dengan membelai wajah Nabila .


"Kita sudah halal ,jadi sekarang aku sudah sah menyentuh ini ." ucap Bryan yang kini menyentuh buah dada Nabila .


Tubuh Nabila semakin gemetar saat Bryan menyentuh dimana yang saat ini Bryan sentuh ,kini satu tangannya menahan tengkuk Nabila dan ******* kembali bibir istrinya ,Bryan memperdalam ciumannya yang dimana membuat Nabila kehabisan bernafas , Bryan melepaskan ciumannya membiarkan Nabila untuk menghirup napasnya dalam-dalam , Nabila begitu syok saat ini perlakuan Bryan menulusuri bibirnya benar-benar penuh gairah ,Bryan mengusap lembut bibir bawah Nabila dengan ibu jarinya dengan lembut .


"Sangat manis " gumam Bryan .


Dugh ..


Nabila memukul dada bidang Bryan dengan pelan , pria itu sekarang pandai menggoda dirinya yang saat ini sudah menjadi istri .


Bryan tersenyum tipis saat dirinya di pukul oleh istrinya itu ,pria yang kini tengah berstatus suami itu membelai wajah istrinya dengan lembut dan penuh perasaan sembari menatap wajah Nabila dengan lekat.


"Aku tidak bisa berkata apa-apa lagi Nabila !! aku sangat bahagia bisa mendapatkan mu , menikahi mu ,terima kasih sayang kamu sudah hadir dalam hidupku ,dan terima kasih sudah mau jadi bagian dalam hidupku sekarang dan sampai selamanya ,terima kasih kamu sudah membuka pintu hati kamu untukku ,terima kasih istriku ." ucap Bryan .


Bryan mencium kening Nabila lembut dan penuh cinta ,tapi ciuman itu kini turun ke mata ,ke hidung hingga ke dua pipi serta dagu Nabila dan terakhir bibir mungil itu yang dia cium terakhir .


"Aku juga mau berterima kasih padamu , karna kamu menerima aku apa adanya , makasih kamu sudah menerima aku yang tidak punya apa-apa ,dan terima kasih sudah mau menunggu ku untuk menyatakan cinta ,dan terima kasih juga kamu selalu ada di saat aku dalam bahaya ,dan sekarang hatiku ,raga ku ,jiwa ku hanya milikmu ,sekarang ,besok dan selamanya ." ucap Nabila .


Bryan langsung meraih pinggang Nabila dan memeluknya ,perlahan pelukan itu terlepaskan , lagi-lagi Bryan mengusap bibir bawah Nabila dengan ibu jarinya .


"Aku menginginkannya , apa boleh." ucap Bryan.


Nabila hanya mengangguk malu sembari menunduk kan kepalanya ,Bryan yang melihat Nabila menunduk langsung menarik dagu Nabila dan mengecap bibir tipis merah muda itu dengan gerakan lembut ,tapi seketika Nabila tidak bisa mengontrol diri , kakinya serasa lemes saat Bryan menciumnya yang begitu lembut dan memperdalam ciumannya .


Perlahan namun pasti , Nabila juga membalas lamutan demi lamutan yang di berikan oleh Bryan ,Bryan melepaskan ciuman itu dan langsung menggendong Nabila ke atas kasur , Bryan yang beberapa menit lalu beres mandi kini dia harus melakukan ritual malam pertama yang semalam mereka tunda .


Dengan perlahan Bryan menurunkan Nabila dengan pelan ,lalu bibir itu kembali lagi bertemu dan saling bertautan kembali ,Bryan melepaskan ciumannya sejenak dan menatap wajah Nabila dengan penuh cinta dengan sembari bergumam .


"I love you ." gumam Bryan .

__ADS_1


"l love you too " jawab Nabila .


Kini mereka pun melanjutkan ciuman penuh cinta itu kembali, Bryan menyentuh buah dada Nabila yang Masih agak keras dan Bryan pun tahu , hanya dialah yang pertama menyentuh buah dada miliknya itu ,dan tak lama pun Bryan Menarik tali kimono Nabila , Bryan menyibakan kimono yang masih menghalangi tubuh Nabila bahkan pria itu menelan salipnya dengan kasar saat melihat pemandangan indah depan matanya ,tidak kecil dan tidak besar, namun bagi Bryan itu sangatlah menantang .


Tidak hanya itu ,Bryan pun menyesap mainan baru nya dengan lembut ,yang dimana membuat Nabila memejamkan matanya dan menggigit bibir bawah nya agar tidak mengeluarkan ******* , Bryan menelusuri dada istrinya hingga ke leher jenjang Nabila , satu tangan Bryan masih tetap menahan tubuh Nabila ,dan satu tangannya lagi membuka tali kimono nya ,sehingga terlihatlah perut kotak-kotak itu .


Bryan membuka kimono Nabila dan membuang nya ke sebrang arah ,dan saat ini Bryan menjauhkan dirinya dari Nabila untuk melepas kimono yang dia pakai ,Nabila memalingkan wajahnya saat melihat kepemilikan Bryan berdiri tegak .


"Bryan "lenguh Nabila .


Bryan menyunggingkan senyumannya dan mulai menindih Nabila ,Bryan melihat wajah merah merona di pipi sang istrinya ,Bryan tersenyum dan menarik dagu Nabila yang tengah memalingkannya .


"Kenapa hmm ... " tanya Bryan .


"A...aku mal...


Bryan langsung membungkam bibir Nabila ,setelah itu ia lepaskan dan beralih ke arah leher Nabila ,tangan Bryan sudah nakal kemana-mana yang dimana membuat Nabila menahan bibirnya , Bryan yang melihat Nabila memejamkan mata dengan menahan bibirnya langsung merencanakan aksinya ,Bryan menelusuri dada bidang itu dengan kedua tangannya , setelah itu Bryan pun M*****p buah dua kelereng tersebut ,yang di mana membuat Nabila mengeluarkan ******* .


Bryan yang mendengar ******* Nabila membuatnya semakin gencar dan di penuhi dengan kegairahan , lagi-lagi Nabila menahan bibirnya saat Bryan menelusuri tubuh nya hingga ke perut Nabila ,Bryan Kembali menulusuri nya ke atas dan sampai dimana kini tengah melihat wajah istrinya yang terpejam ,Nabila membuka matanya saat gerakan Bryan terhenti .


Nabila terkejut saat Bryan kini tengah menatapnya ,Bryan menatap nabila sembari memainkan dua buah dada yang jadi mainan baru itu ,Nabila menggigit bibir bawahnya dengan menatap Bryan .


"Sayang ,buka !! aku ingin mendengar suara indah mu ." ucap Bryan dengan suara parau nya .


Nabila malah memalingkan wajahnya saat Bryan mengatakan itu ,dengan pintarnya Bryan ,dia kini menggigit dan menjilati leher jenjang Nabila ,dan itupun berhasil membuat Nabila mendesah .


Nabila tidak bisa berbuat banyak ,dia pasrah apa yang saat ini Bryan lakukan .


"Bryan" ucap Nabila dengan suara berat nya .


Bryan tidak menghiraukan panggilan Nabila ,pria itu tengah menikmati tubuh mulus istrinya itu ,Bryan justru mendengar panggilan Nabila itu membuatnya menggoda dengan suara nabila saat ini .


20 Menit pemanasan ,yang dimana membuat Bryan tidak bisa tertahankan ,sebelum dia melakukan ,Bryan menatap istrinya terlebih dahulu .


"Aku ingin memilikimu malam ini ,dan malam ini aku ingin kau menjadi milikku " ucap Bryan dengan suara parau nya .


"Hemm .. lakukanlah ,Karna itu memang sudah kewajiban ku untuk menyerahkan ku padamu , lakukanlah ." ucap Nabila dengan tersenyum .


Bagai mendapatkan lampu hijau ,Bryan pun langsung siap untuk melakukannya ,tapi Bryan tidak langsung masuk ke dalam sana , dia hanya menggesekkan adik kecilnya di permukaan yang sudah mulai basah itu ,Bryan hanya ingin membuat Nabila rileks Agara istrinya itu merasakan nyaman .


Nabila terasa heran kenapa Bryan hanya melakukan itu saja ,dalam pikirnya apa yang namanya making love itu hanya seperti itu .


"Bryan ! apa melakukan intim itu hanya seperti itu , bukannya yang di lakukan oleh pengantin dimana pertama kita lakukan itu ,sakit ya !! kata ana dak Dista katanya sangat nikmat ." tanya Nabila dengan wajah polosnya .


"Kamu ingin aku bergerak ," ucap Bryan ..


Suasana kamar itu pun semakin panas dengan suara ******* dari kedua insan itu


,Nabila mencengkram seprai dengan kuat ,matanya terpejam rapat saat merasakan sesuatu di bawah sana , seketika air matanya jatuh saat dia merasakan sakit .


"Mmmm... Bryan !! ucap Nabila dengan meremes seprai dengan kuat saat Bryan tengah melesatkan adik kecilnya ke dasar pemilikan Nabila .


Pria itu mengangkat wajahnya yang tadi terbenam di lekuk leher istrinya ,Bryan menatap Nabila sendu dengan penuh Kabut gairah ,Bryan meraih wajah Nabila yang kini tengah menangis .


"Sayang maaf ." ucap Bryan merasa bersalah .


Bryan mengingat janjinya untuk tidak akan membuat Nabila menangis atau pun menyakiti Nabila ,namun pagi ini dia sudah melanggar janjinya itu .


"Maafin aku sayang !! kalau kamu gak bisa nahan ,kita berhentikan Saja oke ." ucap Bryan mengusap air mata Nabila .


Saat Bryan akan menarik dari tubuh Nabila , Nabila menahan leher Bryan dengan kedua tangannya dengan menggelengkan kepalanya ,Nabila menangkup wajah Nabila dengan kedua tangannya ,lalu memberi kecupan di bibir suaminya itu .


"Lanjutkan saja ,!? aku tidak ingin membuat mu kecewa ." ucap Nabila .


Bryan yang mendapatkan lampu hijau langsung menyambar bibir yang sedari tadi terus saja menggodanya itu .


"Aku akan pelan-pelan melakukannya !! apa kamu yakin ingin melanjutkan nya ." ucap Bryan dengan di angguki Nabila .


"Hemm.. jangan salahin aku jika nanti aku tidak berhenti ." ucap Bryan Kembali dengan di angguki Nabila .


Nabila terkejut saat merasakan hantaman yang dia rasakan tadi terasa lagi ,tapi kali ini lebih lembut dan semakin masuk dan serasa sesak ,Nabila lagi-lagi mencengkram seprai itu Kembali di saat merasakan itu lagi ,Bryan langsung meraih tangan Nabila dan menggenggam nya ,bahkan Bryan pun mencium bibir Nabila ,agar bisa menenangkan istrinya itu .


Bryan menatap Nabila sendu dengan penuh cinta ,bahkan Bryan sempat-sempatnya mencium kening Nabila di saat dalam penggerakan nya itu ,Nabila yang merasakan pengalaman pertamanya itu hanya mampu menikmati apa yang di berikan Bryan padanya ,pria itu tidak henti-hentinya mengucapkan kata calon keturunannya saat Bryan berhasil meloloskan benih kedalam rahim Nabila .


Entah berapa lama pengantin baru itu melakukan nya ,yang pasti keduanya sudah melewati waktu pagi itu hampir mau siang ,suasana panas membara dengan ******* cinta yang membuatnya terlena, Bryan menarik tubuh Nabila ke dalam pelukannya dan mencium kening Nabila .


"Maaf ,aku melakukannya di waktu seperti ini ,yang seharusnya kita pulang ke rumah ,harus tergang ....


"Syuutt ...!! enggak kok !! aku tidak masalah ,aku akan ikut saja dengan apa yang kau lakukan ,, karna itu sudah kewajiban ku untuk melayani mu ." Ucap Nabila memotong ucapan Bryan .


"Hemm , terima kasih sayang !! tidur lah ." ucap Bryan mencium kening Nabila .


"Tidur ." jawab Nabila mengerutkan keningnya .

__ADS_1


" ini masih pagi loh , kok tidur lagi.." ucap Nabila lagi .


"Iya !! kamu pasti lelah sayang ,tidurlah ?! aku tahu kamu pasti lelah ." ucap Bryan .


Nabila tidak menjawab pertanyaan Bryan ,dia hanya menatap mata pria itu ,dengan cepat Nabila mencium pipi Bryan singkat ,lalu menelusupkan wajahnya ke dada bidang Bryan .


"Jangan menggodaku !! adikku di bawah sana bangun sayang !! jika kau seperti ini aku tidak bisa tahan, aku tidak ingin membuat mu kelelahan ," ucap Bryan .


Nabila mengeratkan pelukannya, Nabila tahu bahkan dia merasakan ada benda keras di bawah sana ,tidak hanya itu Bryan yang melihat Nabila memeluknya merasakan ada benda kenyal di dada nya membuatnya tidak tahan dan rasanya ingin mengulanginya lagi ,tapi dia urungkan niatnya ,Karna sedari tadi sudah beberapa Kali dia melakukannya ,dia tidak ingin membuat istrinya kelelahan ,Bryan menahannya dengan tangan mengelus rambut panjang Nabila .


Dengan sentuhan tangan Bryan yang begitu lembut ,Nabila pun tertidur dengan posisi memeluk Bryan , setelah Bryan mendengar deru napas Nabila ,kini dia berhenti dari elusan rambut Nabila , Bryan menatap istrinya itu dengan lekat dan membelai wajah cantik istrinya .


Perlahan Bryan melepaskan tangan Nabila ,dan bangun dari tidurnya ,Bryan membenarkan selimut untuk menyelimuti istrinya itu , kini dia melangkah mengambil kimono yang tergelatak di bawah dan melangkah ke arah kamar mandi untuk mandi lagi yang kedua kalinya .


Tak butuh waktu lama ,kini Bryan keluar dari kamar mandi ,setelah itu dia melangkah untuk mengambil pakaiannya untuk di kenakan , setelah selesai Bryan melangkah mengambil ponselnya yang ada di atas nakas , tak butuh waktu lama, Bryan pun menaruh ponselnya kembali dan mengambil kimono bekas istrinya yang tergeletak di bawah .


Bryan melihat jam sudah menunjukan hampir jam 10 pagi , dengan tersenyum tipis dia melangkah ke arah Nabila untuk membangunkannya .


"Sayang bangun " Bisik. Bryan


"Eummm ... iya sebentar mas " jawab Nabila masih memejamkan matanya .


Bryan tercengang saat Nabila memanggilnya "MAS" ,dalam pikirannya apa Nabila mengigau atau beneran memanggil "MAS".


"Sayang ini sudah siang !! bangun yuk .. kita hari ini akan ke rumah baru kita ." bisik Bryan lagi .


"Hemm ... "


Nabila membalikan tubuhnya ke arah Bryan dengan di baluti oleh selimut ,kini netra kedua matanya terbuka dan melihat wajah suaminya yang sudah terlihat tampan dan pakaian kasual nya .


"Mas kamu sudah mandi lagi .", ucap Nabila .


Bryan mengerutkan keningnya , lagi-lagi di buat heran saat Nabila mengatakan "MAS"


"Sayang !! apa kau sadar dengan apa yang ucapkan barusan ." ucap Bryan .


"Yang mana ." kata Nabila .


"Kamu memanggil ku mas ." ucap Bryan .


"Aku sadar kok !! bolehkan aku memanggilmu mas " ucap Nabila dengan tersenyum tipis .


"Eummm ... !! tentu saja !! justru aku lebih suka " ucap Bryan mencium kening Nabila .


"Ayo bangun sayang , ini sudah siang " ucap Bryan dengan menyentuh Nabila .


"Hu'um ... "


"Aku pesan makanan dulu ya ke bawah ," ucap Bryan mencium kening Nabila .


Nabila kini turun dari ranjangnya ,di saat dia sudah memakai kimono nya Nabila berdiri dari duduknya dengan rasa perih di bawah sana , tapi dengan begitu Nabila menahannya .


"Awwwwww .... shhhiiiitt .


Bryan yang akan membuka pintu langsung melihat ke arah belakang dimana istrinya itu berada .


"Sayang kenapa " ucap Bryan langsung menghampiri nabila .


"Gapapa ,?! kenapa kamu balik lagi ." ucap Nabila dengan ekspresi menahan perih .


Bryan tidak menjawab pertanyaan istrinya itu , Bryan melihat mimik wajah Dista yang tengah menahan sakit ,dengan cepat Bryan menarik selimut yang di tubuh Nabila dengan melemparkannya ke ranjang, Nabila terkejut saat ini tubuhnya tak sehelai benang pun.


"Mas. . apa yang kamu lakukan ," ucap Nabila langsung memeluk Bryan karna menahan malu .


Lagi-lagi Nabila terkejut saat Bryan menggendong Nabila dan berjalan ke arah kamar mandi .


"Aku tidak ingin melihat mu berjalan dengan menahan rasa sakit , aku akan membantumu " ucap Bryan .


"Mas stop !! cukup sampai sini saja ,aku .. aku bisa mandi sendiri ." ucap Nabila .


"iya sayang !! sebentar aku nyalain airnya dulu ke bathtub ." ucap Bryan .


Setelah menyiapkan air mandi untuk istrinya ,Bryan menggendong nabila kembali dan menaruhnya di bathtub .


"Mas ... sudah sana !! aku bisa sendiri."


"Yakin " .


"He'eum .


Bryan pun menganggukkan kepalanya dan melangkah ke luar kamar mandi ,Bryan melihat ke arah ranjang yang begitu berantakan ,yang dimana itu bekas dirinya dan Nabila bergelut satu jam yang lalu ,niat mau mencari makan dia urungkan Karna melihat noda darah di seprai putih itu ,tanpa sadar dia melengkung kan bibirnya ke atas ,bryan merasa senang akhir dari pernikahannya dia berhasil mendapatkan gadis itu menjadi wanita nya .


*

__ADS_1


*


*


__ADS_2