Terjerat Cinta Dalam Pernikahan

Terjerat Cinta Dalam Pernikahan
S2.Pernikahan Bryan dan Nabila.


__ADS_3

Tak terasa hari-hari pun berlalu .


Tiba waktunya Bryan dan Nabila menuju halal ,hari yang di nantikan oleh kedua insan yang saling memadu kasih itu , hari ini tepatnya di salah satu hotel bintang lima milik keluarga Anggara kedua pasangan itu akan melangsungkan pernikahan .


Terlihat akan nikah sudah siap ,hanya tinggal menunggu kedua mempelai saja ,terlihat para tamu sudah berdatangan dan duduk di kursi yang sudah di siapkan ,semua para tamu undangan adalah rekan bisnis Dimas serata Erland , bahkan dari rekan om Jerry dan juga dari keluarga Zhou ,dan para sahabat Bryan pun turut hadir .


Bryan sudah siap duduk di salah satu kursi depan pak penghulu ,hanya tinggal menunggu mempelai wanita yaitu Nabila ,kali ini yang akan menjadi wali nikah Nabila terpaksa harus di lakukan oleh pak Darmanto .


Ana dan Dista kini sedang memasuki kamar hotel dimana Nabila berada ,mereka masuk bersamaan untuk membantu Nabila , dan pintu kamar itu tiba-tiba terbuka yang dimana Nabila melihat ana memakai baju yang senada dengan Dista ,


"Wahhh ... coba lihat !! sahabatku yang satu ini sangat cantik " ucap ana memuji Nabila yang memancarkan aura pengantin baru.


"Iya bil .. kau sangat cantik ." timpal Dista .


Nabila begitu malu saat ana dan dista mengatakan seperti itu , karna baginya ini adalah pengalaman pertama kalinya ,dan ini adalah hari kebahagiaannya ,dan hari dimana dia akan melepaskan masa lajang nya .


"Dis .... an...." ucap Nabila .


"ya " ucap serempak Dista dan ana .


"Pengalaman malam pertama kalian gimana sih ." ucap Nabila melihat sahabatnya satu persatu .


Dista dan ana saling pandang saat Nabila mengatakan soal itu ,ana menaikan alisnya ke arah Dista ,tapi Dista malah cuek ,dia kini berjalan ke arah Nabila dengan senyum jahil .


"Nabila .?? nanti juga kamu akan merasakan nama nya malam pertama ,jadi kamu tidak perlu tanya kita ,rasa nya enak tahu ." goda Dista .


"CK ... kalian ini gak asik ." jawab Nabila .


Kini ana yang menghampiri Nabila dengan menghela napasnya panjang dengan tersenyum ke arah Nabila .


"Nabila !! kamu tidak perlu pikirin dulu soal malam pertama ,!! Bryan itu pria dewasa dia pasti tahu kok apa yang akan dia lakukan saat malam pertama ,jadi kamu tidak perlu khawatir mikirin itu." ungkap ana .


"Tapi aku takut !! kata Tania malam pertama itu sakit " ucap Nabila .


"Tidak perlu takut !! apa nya yang harus di takuti ,sebagai wanita yang akan mengalami malam pertama ya pasti deg-degan " timpal Dista .


"Ya takut aja !! itu pengalaman pertama ku , makannya aku tanya kalian yang sudah pengalaman ." ucap Nabila .


Ana dan Dista tersenyum dan merangkul pundak sahabatnya, kini ana yang mengeluarkan suara .


"Dengarkan aku !! persiapkanlah dirimu lahir dan batin untuk menerima Bryan yang sebagai suamimu ,jiwa ragamu akan menjadi milik Bryan semuanya ,Nabila hanya Bryan lah yang berhak atas dirimu ,dan kamu harus menuruti semua permintaan Bryan ,akan sangat berdosa besar jika kamu menolaknya ,aku yakin kamu pasti bisa ,dan menjadi istri yang memuaskan Bryan ." ucap ana memberikan semangat pada sahabatnya itu .


"Eumm gitu ya !! eu misalkan aku lagi beres-beres ataupun tengah mencuci atau lagi apa gitu ,jika suami meminta itu , kita harus dan segera menghampirinya ." ucap Nabila polos .


"Betul ?! kamu jangan menolak jika suamimu meminta haknya atas dirimu , menikah bukan hanya sekedar berhubungan badan Nabila ,namun adanya saling pengertian dan perhatian satu Sama lain , aku yakin Bryan akan membimbing mu , dan dia adalah pria yang tepat untukmu ,dan kamu akan menjadi dewasa saat sudah menjadi istrinya ." ucap ana .


Nabila menganggukkan kepalanya semakin mengerti dengan apa yang di katakan ana begitu juga Dista ,ke tiga sahabat itu saling bercengkrama ,sehingga omah datang untuk memberi tahukan ,jika Bryan sudah menunggu di bawah .


"Kalian bertiga !! masih ngobrol aja !! ayo Nabila harus turun Bryan sudah menunggu di bawah ." ucap omah dengan di angguki ke tiga wanita itu .


.


.


Sementara di bawah sana ,Bryan sudah di bisikin oleh Irsan dengan tersenyum dan menggoda sahabatnya itu .


"Bryan !! jangan lupa !! untuk jampi-jampi dulu sebelum belah duren ,Nabila masih muda ," bisik Irsan dengan di balas senyuman oleh Bryan .


"Aku pasti melakukannya dengan baik ,tanpa di kasih tahu oleh mu ." jawab Bryan.


Steven dan Irsan melihat ke arah dimana Nabila yang tengah di gandeng oleh kedua sahabatnya dan mereka berdua pun membisikannya pada Bryan .


"Eh ... ehh ... Nabila sudah mau melangkah ke arah sini ." ucap Steven .


Nabila di tuntun oleh kedua sahabatnya turun Ke lantai bawah ,terlihat ballroom hotel sudah di penuhi para tamu ,pandangan Bryan tidak berpaling ke arah lain ,dia hanya memandang calon istrinya yang kini tengah berjalan ke arah nya ,begitu juga Nabila pandangannya tertuju pada pria yang kini tengah tersenyum manis yang tengah menunggunya di depan penghulu .


Nabila di persilahkan duduk di samping calon suaminya ,dan acara akad nikah pun di mulai , Bryan pun dengan mudah mengucapkan ijab kabul dengan satu tarikan nafas .


"Bagaimana para saksi ,kedua mempelai ini di nyatakan sah ." ucap pak penghulu .


"Sah ..." ucap para saksi .


Sebuah ucapan syukur dari mereka ,Bryan mengucapkan kobul dengan sangat lancar ,dan pak penghulu mulai membacakan doa , setelah membacakan doa ,Nabila mencium tangan suaminya ,begitu pula dengan Bryan yang kini tengah mencium kening Nabila ,kini keduanya sudah sah menjadi suami istri .


Setelah itu ,, Bryan dan Nabila kembali ke atas untuk mengganti gaun pengantin ,karna keduanya tadi saat akad Nabila hanya memakai kebaya ,begitu juga Bryan yang mengenakan Jaz putih yang senada dengan yang di kenakan Nabila .


Tante Rengganis membantu Nabila mengenakan gaunnya ,dan gaun itu tampak indah dan cantik ,Nabila jadi semakin tambah cantik setelah mengenakan gaun pengantin mewah itu ,setelah selesai mereka kembali ke bawah ,Bryan yang sudah menunggu di luar terpesona setelah melihat Nabila yang kini tengah memakai gaun yang dia pilih di Minggu lalu .


"Istriku ,kamu cantik banget ." bisik Bryan.


Nabila merangkul lengan suaminya dengan menahan malu di saat pria itu memuji kecantikannya ,kini mereka berjalan ke arah karpet biru menuju ke panggung ,para tamu berdiri menyaksikan sepasang suami-istri itu .


Meski umur Bryan yang berbeda jauh dengan Nabila ,tapi mereka begitu terlihat serasi ,Bryan tak henti-hentinya tersenyum ke arah tamu undangan ,nabila pun harus terpaksa tersenyum ke para tamu undangan tersebut ,Karna yang hadir semua kenalan Bryan semua ketimbang tamu undangannya .


Terlihat Dista dan ana tersenyum senang saat sahabat satu nya itu menikah dan resmi menjadi istri ,bahkan semuanya sudah terkumpul di sana ,keluarga Anggara ,keluarga Zhou dan keluarga baskara ,dan keluarga Abraham, begitu juga dengan selaku pihak dari panti yaitu pak Darmanto .


Setelah sampai di atas pelaminan ,kedua pengantin itu duduk di kursi pengantin berwarna biru ,terlihat paman dari Bryan yang dari kota s menggandeng tangan istrinya ke atas pelaminan Dimana pengantin itu berada ,Surya memeluk Bryan yang kini tengah berbahagia dengan istri yang dia pilih ,begitu juga dengan Maria ,Maria memeluk gadis yang satu bulan lalu Bryan kenalkan itu padanya .


"Bryan !! kau harus memperlakukan istrimu yang cantik ini dengan baik , kau tidak boleh menyakitinya ." ucap Maria.


"Pasti !! itu sudah kewajiban ku ." jawab Bryan dengan di angguki Maria .


Kini terlihat pak darmanto menghampiri Nabila dan juga bryan , pak Darmanto memeluk Bryan ,Bryan membalas pelukan pak Darmanto lalu melepaskannya dengan langsung membungkukkan kepalanya mencium tangan pak darmanto.


"Jaga Nabila ,sekarang bapak sudah menyerahkan Nabila padamu dan sekarang dia sudah menjadi milikmu ,dia tidak punya siapa-siapa ,hanya bapak dan ibu ,tapi sekarang dia milikmu ,bapak harap kamu bisa menjaga dan memperlakukannya dengan baik ." ucap pak darmanto.


"Pasti pak , saya akan menjaga Nabila dan menyayanginya ." jawab Bryan


Setelah pak darmanto ,kini datang lah Erland dan juga Ana memberikan selamat kepada kedua pengantin itu .


"Selamat menempuh hidup baru Bryan sama Nabila ,semoga kalian berdua semakin bahagia yahh ." ucap ana tersenyum .

__ADS_1


Nabila yang melihat Ana hanya tersenyum saja membuat dirinya berdecak .


"Anatasya !! apa kau tidak akan memeluk ku sebagai perpisahan dari masa lajang ku ." ketus Nabila .


"Hahaha ... uhh ya ampun!! nih ratu kenapa bibir nya di monyongin sih ,jika aku memeluk mu ,nanti riasan mu tambah berat jika berpelukan dengan mu ,secara gaun mu itu sungguh lebar dan gede ,?! nanti ajah ya pelukannya sama suami mu ..hihihi ." goda ana


Bryan dan erland hanya geleng kepalanya dengan tingkah istri-istri mereka , kini erland memberikan selamat pada Bryan dengan menepuk pundaknya .


"Aku tidak percaya kau menikah ,aku pikir kau akan selamanya menjadi Bryan tumpul kedua ku yang jomblo dan tidak akan mengenal cinta lagi ."Ucap Erland dengan Babay Kenzie yang kini berada di gendongannya .


"Apa hadiah ku ." ucap Bryan langsung .


"CK ...kau ini ?! aku tidak akan memberi hadiah padamu ,istriku yang akan memberikannya pada Nabila ." ucap Erland


"Aku memberi hadiah untukmu ,mobil sport keluaran baru ." sambung Erland lagi .


"Apa ?!mobil ..CK ... aku tidak butuh itu ,yang lain aja sesuatu yang aneh gitu ..."ucap Bryan .


"Jangan mentang-mentang sudah kaya , itung-itung itu hadiah dari ku untuk pernikahan mu ." jawab Erland .


"Erland !! ayolah !! berikan aku istana megah untuk bulan maduku dan Nabila .." ucap Bryan dengan tersenyum sembari menaikan alisnya .


"Kau gila !? di kasih hidup minta mati ,mau aku tonjok nih ,oke ?! aku akan tambah kan hadiah mu kapal pesiar untuk bulan madu mu di tengah-tengah laut ." ucap Erlang dengan jengah menatap Bryan.


"Gak sekalian tuh , apartemen ,rumah ,jet pribadi ,dan gedung ,?! ohh perusahaan mungkin ." celetuk Bryan dengan menggoda Erland.


Nabila yang mendengar perkataan Bryan langsung mencubit pinggang suaminya itu .


"Bryan !! kamu jangan berlebihan gitu ?! " bisik Nabila .


"Aku bercanda sayang !! kali-kali kan Godain tuan kaya ini ,iya kan tuan kaya ." goda Bryan lagi .


"Sudahlah !! ayo sayang kita nikmati hidangan makanan si jomblo yang baru lepas ini ,?! ohh ya aku lupa ,selamat untuk mu Bryan ,semoga sukses untuk malam pertamanya ." ucap Erland sambil berjalan dengan di ikuti ana di belakangnya .


Bryan menghela napasnya berat ,dia memang selalu kalah jika sudah berbicara dengan Erland ,ucapan Bryan tadi hanya cuman bercanda ,tapi tidak dengan candaannya itu ,pria seperti Erland pasti memberikan apapun jika orang itu meminta ,Karna dia adalah pria kaya yang bekerja keras di usia mudanya tanpa bantuan dari keluarga Anggara .


Bryan melihat Steven dan Irsan tengah berjalan ke arahnya ,Irsan yang sudah cengengesan sudah mengerti dengan ekspresi sahabatnya itu .


"Selamat bro !! semoga cepat dapat momongan " ucap Steven memeluk sahabatnya .


"Makasih !! cepat nyusul ,dan nikahi cepat Tania ,! nanti keburu di ambil orang ." bisik Bryan .


"Jika dia mau !! itu sudah pasti ,aku akan melamarnya di pernikahanmu ,jika dia ada ." bisik Steven Kembali dengan melepaskan pelukannya dan di ganti oleh Irsan.


"Bro ... !! aku sudah menaruh kado kecil ,yang bermanfaat ,haha dan kado itu sudah ikut di tumpukan kado-kado wanita !! heyy jangan salah ,kado itu teristimewa buat belah duren mu nanti malam ,kikikikik ....selamat ya bro ... semangat untuk malam pertamanya ,aku sudah siapin obat tradisional ." bisik Irsan .


"Tanpa meminum obat itu !! aku pasti bertahan sampai 5 jam ,camkan itu ." Jawab Bryan dengan berbisik .


Irsan tidak menghiraukan Bryan ,kini dia melangkah mengikuti Steven yang mengambil makanan ,Bryan yang kini melihat Dimas dan juga Dista tengah menghampirinya .


"Bryan !! selamat ya !! akhirnya kau sekarang menikah dengan orang yang kau cintai ." ucap Dimas memeluk Bryan .


"Nabila !! selamat ya !! semoga kalian bahagia sampai nenek kakek ,semoga kalian cepat-cepat di kasih momongan juga ." celetuk Dista


Bryan dan Dimas saling tatap , kini Nabila pun melihat ke arah Dista dan juga saling tatap ke arah bryan.


"Dista apa kamu sudah ham.....


"Sayang !! ayo kita ke arah Kenzie ,tamu yang lainnya mau menyapa Bryan dan juga Nabila ." ucap Dimas memotong ucapan nabila .


Dista pun menganggukkan kepalanya mengikuti langkah Dimas ,nabila dan Bryan hanya tersenyum melihat ke arah dua pasutri itu ,setelah kepergian Dimas dan Dista ,kini Roy dengan Niken berjalan memberi selamat .


"Kalian ." ucap Bryan dan Nabila .


Niken dan Roy hanya melemparkan senyuman ,Nabila yang melihat Niken tersenyum membuatnya langsung paham .


"Akhirnya !! kau menemukan belahan jiwa Sekarang ." ucap Bryan menarik tangan Roy hingga ke pelukannya dengan jawaban senyuman Saja oleh Roy .


"Kak Niken , ka..


"Syuutt ... sudah jangan di katakan lagi , doain ya semoga langgeng ." ucap Niken dengan di angguki Nabila .


"Bryan !! awas saja kau menyakiti gadis kecil ini ." ucap Niken .


"Mana berani ,dia adalah harta berharga ku ." ucap Bryan .


"Cih ... sudah tingkat bucin, ?! Niken ayo kita tinggalkan kedua pengantin yang di mabuk cinta ini ." ucap Roy dengan di angguki Niken .


Kini keduanya pergi meninggalkan kedua pengantin itu ,Bryan dan Nabila melihat Tania yang kini berjalan ,seperti biasa wanita itu selalu menggoda Nabila ,bahkan kini dia menggoda Bryan yang suka dia panggil si jomblo baru minggat itu ,setelah lepas menggoda Tania pun melangkah pergi .


.


.


Saat ini waktu sudah menunjukkan pukul 8 malam ,tapi pesta masih saja meriah dan banyak juga para tamu yang menyumbang lagu untuk kedua pengantin itu ,Bryan melihat sang istri yang mulai kelelahan yang seharian ini berdiri di pelaminan .


"Sayang !! kamu cape ya. hmmm .." tanya Bryan .


"Aku gapapa Bryan .." ucap Nabila tersenyum .


Bryan masih melihat tamu yang baru berdatangan ,bahkan banyak banget antrian untuk memberikan selamat padanya ,tapi Bryan melihat istrinya dengan menghela napasnya ,dia takut Nabila kecapean .


"Sayang !! kamu duduk dulu aja ya ?! istirahat ." ucap Bryan .


"Tapi gimana sama tamu-tamu Bryan " jawab Nabila .


"Udah gapapa !! nanti aku yang gantiin kamu ya ?!" ucap Bryan dengan di angguki Nabila .


Bryan melihat Amalia yang kini tengah berjalan dengan Martin ke arahnya hanya bisa tersenyum tipis ,mereka berdua memberikan selamat pada Bryan dan juga Nabila , setelah itu mereka berjalan ke arah dimana hidangan makanan itu berada .


Amalia pun melihat Dista dan Dimas dimana mereka berada ,Amalia mengingat perkataan Dimas di beberapa hari yang lalu ,pria itu memindahkan dirinya ke perusahaan lain ,Amalia mengingat pria itu mengatakan dan mengucapkan kata pedas di hadapannya ,bahwa pria itu tidak pernah mencintainya .

__ADS_1


"Aku tidak menyangka ,ternyata yang mengirimkan surat cinta dulu itu bukan kamu ,melainkan Irsan!!


"Tapi kenapa , teman-teman mu yang lain bilang ?! bahwa kamu yang menuliskan kata cinta itu ,bahkan aku lebih bodoh bisa langsung mencintai mu di waktu itu ,!! bahkan aku mungkin sudah membuat Dista sakit hati dengan perkataan ku ."


Amalia berusaha melupakan rasa malu itu , kini dia melangkah ke arah lain dan berjabat tangan dengan orang-orang yang dia kenal ,Bryan yang melihat ke arah Amalia bernapas lega .


Tepat pukul 9 malam , para tamu undangan sedikit-sedikit sudah pada pulang di karnakan acara akan segera selesai ,dan kini hanya orang-orang terdekat lah yang tersisa .


Steven menghela nafasnya dengan kecewa , wanita yang dia tunggu ternyata hanya datang untuk salaman dengan kedua pengantin itu dan langsung pergi karna ada urusan penting ,setelah mendengar itu dari Bryan Steven terpaksa harus pulang dengan di barengi oleh orang tuannya .


Bryan yang melihat kepergian Steven hanya geleng kepala ,Bryan melihat Nabila yang sangat kelelahan ,Bryan menggenggam tangan istrinya ,yang dimana membuat Nabila melihat ke arah Bryan .


"Kita istirahat ya ." ucap Bryan dengan di angguki Nabila .


Bryan pamit pada teman-temannya yang masih ada di hotel itu , setelah pamit pada semua orang ,Bryan mengajak Nabila untuk istirahat di kamar pengantin , kini mereka melangkah ke arah lift untuk menuju ke arah kamar mereka yang berada di lantai atas ,Bryan dan Nabila tidak pulang ,mereka akan menginap satu hari di hotel


Nabila yang agak kesusahan memakai heel yang terlalu tinggi membuatnya lambat berjalan, Bryan berjongkok dan menyuruh Nabila untuk melepaskan heels yang di kenakan Nabila , setelah itu Bryan berdiri dengan menenteng heels Nabila ,kini mereka masuk ke arah lift .


Sesampainya di lantai atas ,Bryan membuka kamar itu yang di penuhi dengan kelopak bunga mawar yang bertaburan di mana-mana ,Bryan menuntun Nabila ke dalam kamar dan tak lupa dia pun menutup pintu itu dan menguncinya .


"Mandi dulu ya." ucap Bryan .


"He.um .. aku ingin mandi dulu ." ucap Nabila .


Nabila melangkah ke arah beberapa langkah untuk membuka resleting gaun tersebut ,tapi di saat dia membuka resleting , belum apa-apa resleting itu sudah macet .


"Bryan !! tolong bantu aku ." ucap Nabila .


Bryan langsung membantu sang istri untuk melepaskan nya ,Bryan yang melihat punggung istrinya yang polos ,membuat dirinya menelan salip nya dengan kasar ,dan tanpa sengaja kulit punggung Nabila tersentuh oleh tangannya


"Su_sudah ..." gelagap Bryan .


"Hemm ... aku mandi dulu ya ." ucap Nabila .


Nabila melangkah ke arah kamar mandi untuk mandi ,Bryan hanya mengangguk kan kepalanya ,dia tidak bisa berkata-kata setelah apa yang dia lihat barusan.


"Putih ,mulus ,lembut seperti kulit bayi ." gumam Bryan .


Nabila yang berada di dalam sana berendam kan tubuhnya ,stelah Berendam selama 15 menit ,Nabila membasuh busa-busa di tubuhnya di bawah guyuran shower ,sebelum memakai kimono ,Nabila menyiapkan air mandi untuk Bryan di bathtub , setelah itu Nabila mengambil handuk kimono ,kemudian keluar dari kamar mandi .


Bryan yang melihat Nabila keluar dari kamar mandi melihat istrinya yang sudah terlihat begitu segar .


"Aku sudah menyiapkan air mandi untukmu ." ucap Nabila .


"Hemm ... makasih istriku ." ucap Bryan mencium kening istrinya dan berjalan ke arah kamar mandi .


Nabila mengambil piyama tidurnya yang tadi pagi Bu Ratih bawa ,kini dirinya melangkah ke arah koper kecil milik Bryan ,untuk menyiapkan baju tidur suaminya , Nabila mengingat perkataan Bu Ratih ,menjadi istri itu harus menyiapkan segala keperluan sang suami ,dan sekarang dengan semangatnya Nabila dia menyiapkan baju ganti suaminya itu ,karna sebelum itu Nabila pun sempat ijin untuk menyiapkan pakaian Bryan ,Bryan pun mengatakannya bahwa bajunya di koper kecil milik nya .


Setelah itu Nabila duduk dan tidak tahu harus apa ,hari ini dia terlalu pegal dan terasa berat di pundak ,dengan tangan yang kini memijit pundaknya sebelah membuatnya serasa sedikit ringan .


Tak butuh waktu lama ,Bryan keluar dari kamar mandi dengan memakai handuk kimono juga ,Bryan melihat Nabila menguap tersenyum tipis dan menghampiri nya .


"Apa kau ngantuk ." ucap Bryan .


"Sedikit ." jawab Nabila .


"Berbaringlah , kau pasti lelah malam ini ." ucap Bryan dengan di angguki Nabila .


Bryan mengambil baju yang sudah di siapkan istrinya ,setelah itu dia memakainya di kamar mandi ,tak butuh waktu lama ,Bryan pun kini keluar dan melangkah ke arah ranjang dimana Nabila berada ,Bryan naik ke atas ranjang dengan menatap wajah mungil istrinya itu .


"Cepat banget tidurnya , kamu pasti lelah ." gumam Bryan .


"Malam pertama ini aku tunda dulu ,Nabila terlihat capek , begitu pula dengan ku ,aku juga Serasa lelah hari ini ."


bunyi ponsel Bryan bergetar ,dia melihat ponsel nya dan melihat pesan dari Irsan ,Bryan hanya berdecak saat melihat isi pesan sahabatnya itu .


"Mereka masih di bawah, ngapain coba ?! aku kira dengan masuknya aku ke kamar ,mereka akan pulang ." gumam Bryan .


Bryan tidak memperdulikan mereka yang masih berada di hotel itu ,kini dia melihat Nabila dengan tidur berdamai ,dia tidak menyangka gadis yang selalu dia panggil gadis ceroboh kini menjadi istrinya, Bryan tersenyum dan mencium kening istrinya , kini Bryan ikut berbaring dan menarik tubuh Nabila ke pelukannya ,awal yang dia inginkan malam pertama mungkin dia harus di tunda karna lelah di tubuhnya tidak menerima ,apalagi melihat Nabila yang begitu kelelahan membuatnya tak tega ,Bryan memeluk istrinya dengan erat dan memberikan kenyamanan pada gadis yang sudah berstatus istri itu ,dan mengikuti Nabila tidur .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di bawah sana .


Erland , Dimas ,ana serta Dista masih di bawah ,karna Erland dan Dimas sedang bercengkrama dengan Tamu bisnisnya ,Dista yang sudah sesekali menguap melihat Dimas yang masih saja mengobrol hanya bisa menunggu dengan ana serta baby Kenzie ,Dimas dan Erland tertawa kecil saat setelah mengobrol dengan rekan bisnisnya dan saling lempar candaan .


Tanpa mereka sadari ,seseorang di arah jauh ada yang memantau Dimas dari kejauhan ,bahkan orang itu tersenyum iblis melihat ke arah Dimas dan juga Erland ,orang tersebut tidak menyangka bahwa pewaris Anggara group itu sudah memiliki istri ,


Kini pandangannya melihat ke arah 2 wanita yang tengah bercengkrama yang entah dengan siapa ,mungkin tamu para undangan pernikahan bryan dan Nabila .


Dista tersenyum dan sesekali memberikan tawa kecil dengan obrolan tersebut , tapi dari obrolan tersebut dia hentikan karna serasa ingin membuang air kecil .


"Ana !! Bu Sefti ,saya undur pergi ke toilet sebentar ." ucap Dista dengan di angguki ana dan tamu istri teman rekan bisnis Dimas tersebut .


Kini Dista melangkah ke arah toilet ,tanpa sengaja dia menabrak seseorang pria di depannya ,dengan cepat Dista pun meminta maaf dan langsung melangkah ke arah toilet wanita .


Pria yang tadi menabraknya melihat ke arah Dimas dan Erland yang masih mengobrol , kemudian dia menelpon seseorang di sebrang sana ,bahwa CEO dari Anggara Group masih di hotel tersebut .


"Hallo tuan !! Dimas Anggara masih di hotel acara pernikahan sekertaris nya ,dan juga dia bersama adiknya ,?! sekarang apa yang harus saya lakukan ." ucap pria tersebut dengan mata masih melihat ke arah Dimas.


Orang yang di sebrang sana , mengatakan untuk merencanakan sesuatu ,dengan anggukan kecil pria yang kini melihat Dimas hanya mengangguk kan kepalanya mengerti , dengan cepat dia pergi ke toilet wanita dengan secara diam ,sebelum dia melakukan itu dia melihat cctv terlebih dahulu ,dengan pikiran jahatnya dia harus mengurusi cctv itu terlebih dahulu agar tidak ada yang mencurigakan .


Orang itu tersenyum iblis saat sudah mulai untuk beraksi ,kini dia menunggu dista keluar dari toilet area wanita ,pria itu sengaja menunggu di luar yang akan masuk toilet .


Dista yang kini sudah selesai di toilet celingak celinguk ,bahkan di saat dia keluar dia melihat pria tadi berdiri di balik tembok yang tak jauh dengan area toilet ,Dista tidak memperdulikan itu dan melanjutkan langkahnya tanpa takut sedikit pun.


Baru beberapa langkah ,di belakangnya sudah ada yang menikam mulutnya ,Dista yang stengah sadar hanya bisa melihat bayangan remeng-remeng.


"Aku kenapa ."


Tiba-tiba matanya tertutup ,dan tak sadarkan diri ,orang yang sudah membuat Dista tak sadar membuka masker dan cupluk switer nya dengan cepat agar tidak di curigai orang,bahkan Dista di tutupi dengan switer tersebut dan kini dia menggendong Dista ke arah pintu cadang menuju ke lantai bawah dan melangkah ke arah lift yang sepi .

__ADS_1


__ADS_2