
Di kediaman Anggara ,bi Ani mondar mandir di bawah tangga karna cemas akan hal tuan muda dan nyonya muda nya itu ,
"Apalagi yang tuan Erland lakukan pada nyonya ana, jangan sampai dia menyakiti nyonya lagi, jika tidak tuan Dimas akan murka ." gumam bi ani
Tak lama kemudian Erland menuruni anak tangga , bi Ani yang melihat itu cepat-cepat menghampiri tuan muda nya itu .
"Tuan apa yang sudah terjadi ,kenapa nyonya ana bisa pakai kemeja anda ." ucap bi Ani
"Punggung nya terkena sup panas ,bi Ani tolong untuk melihat dia ,jika dia tidak bisa mengoles kan salep nya ,tolong untuk membantu nya ."
"Kenapa bisa terjadi seperti itu tuan ," ucap bi Ani kaget sekaligus khawatir.
"Dia gadis bodoh yang menghalangi punggung ku untuk melindungi luka yang ada di pundak ku ." ucap Erland
Bi Ani ternganga setelah apa yang di ucapkan tuan nya itu ,dia tidak menjawab pertanyaan Erland,dia berlari ke arah dapur dan menyuruh pelayan lain untuk membuat susu jahe hangat untuk nyonya muda nya .
"Aku sekarang mengerti ,tuan dan nyonya pasti sudah berkencan ,haha itu tanda nya tuan dan nyonya sudah ada kemajuan ." gumam bi Ani kecil
Tak butuh waktu lama susu jahe hangat yang sudah di buat akan segera di bawa oleh bi Ani ke kamar nyonya muda nya itu, tanpa pikir panjang bi Ani langsung mengetuk pintu dan segera memasuki kamar itu .
"Nyonya ini saya bi Ani , nyonya saya buat kan susu jahe hangat buat anda ,agar tubuh anda hangat ." ucap bi Ani tersenyum.
__ADS_1
"Oh iya nyonya ,tuan erland meminta saya untuk mengingatkan anda ,salep nya di oleskan lagi jika anda mau tidur , wah tuan Erland benar-benar menghawatirkan anda ." ucap bi Ani lagi dengan tersenyum girang
Ana tidak menjawab pertanyaan bi Ani ,dia malah berpikir kenapa bi Ani begitu girang saat pria itu di sebut.
"Bi Ani kau benar-benar aneh ,kenapa kau begitu senang nya saat pria itu mengkhawatirkan kan ku , seseorang adik ipar yang mengkhawatirkan kan kakak ipar nya itu apa tidak masalah ."
"Sikap tuan Erland memang seperti itu dingin dan datar ,bahkan tempramen nya sangat buruk ,tapi dia memiliki hati yang lembut ,memiliki rasa yang kuat dan kasih sayang yang begitu tulus , tuan Erland benar-benar akan jadi suami yang baik." ucap bi Ani dengan tersenyum senang .
" Bi Ani , jika menurut bi Ani Erland jadi suami yang baik ,cepat Carikan dia istri untuk nya, maka begitu dia tidak akan jadi pengganggu antara aku dan juga Dimas ."
Bi Ani terkejut setelah apa yang di lontarkan nyonya muda nya ,dia tidak menyangka bahwa hubungan tuan dan nyonya nya belum membaik seperti sepasang suami istri.
"Ahh nyonya , menurut anda tuan Erland itu bagaimana ," ucap bi Ani dengan antusias.
"Kenapa bi Ani kembali lagi ,bukan nya dia udah pergi ke luar dari kamar ini ,? ada apa ini , kenapa dia masih saja membahas pria brengsek itu ."
"Dia adalah pria bajingan dan juga brengsek." ucap ana dengan sedikit kesal .
"Nyonya ,jika memang tuan Erland brengsek ,kenapa nyonya melindungi nya dari sup panas itu, dan rela terluka tersiram sup panas itu demi tuan Erland ." ucap bi Ani sambil menggoda ana .
Ana terkejut dari mana bi Ani tahu soal kejadian di restoran tadi , ana benar-benar tidak habis pikir dalam masalah seperti ini pun , Bi Ani dengan begitu senang nya secara terang-terangan, dia tidak ingin menjawab pertanyaan ana sama sekali , tapi dia sudah gatal dengan bibir nya itu , ingin memaki maki Erland di depan bi Ani .
__ADS_1
"Bi Ani ,Erland itu pria yang tidak punya sopan santun dan juga kasar ,dan kenapa kau terlihat begitu senang saat dia memperlakukan aku yang tak selayak nya, apakah kau pernah berpikir tentang suami ku , dia itu pria brengsek ,bajingan dan juga datar seperti tembok itu ." ucap ana dengan menunjukan telunjuk nya ke arah tembok dengan kekesalan nya .
"Nyonya ,anda dan tuan Erland itu yang membuat tuan Dimas menjadi tenang , makan nya nyonya dan tuan erland harus baik-baik ."
"Baik-baik kata mu , bahkan aku juga ingin baik padanya , tapi tidak di sangka dia tidak punya sopan santun sedikit pun terhadapku yang kakak ipar nya ,
"bi Ani aku mohon ,tolong bilangin ke Erland untuk bersikap layak nya adik ipar padaku , dia selalu melakukan hal yang enggak-enggak terhadap ku ,dan jika bi Ani tidak berbicara pada Erland ,aku akan minta bantuan sama Roy ,jika Roy tidak mau juga ,aku akan bilang sendiri ke suamiku ." ucap ana dengan marah nya .
Bi Ani tertawa kecil melihat ekspresi nyonya muda nya ,ternyata ini permainan yang belum tuntas dengan apa yang di lakukan Erland kepada istri nya itu , ana yang melihat Bi Ani tertawa membuat nya jengah dan kesal .
"Bi Ani apa yang bi Ani tertawa kan ,bahkan kau juga senang melihat ku di leceh kan sama tuan kalian itu ," ucap ana kesal .
"Nyonya ku yang cantik ,dan manis nanti aku kan berusaha bilang kepada tuan Erland ,tapi aku yakin dua pasutri ini pasti nanti nya akan mempunyai perasaan yang baik , dan hidup bersama dengan baik," ucap bi Ani sambil tersenyum.
Ana yang mendengar perkataan bi Ani hanya cengo ,apa yang di maksud dari perkataan kepala pelayan itu .
"Bi Ani apa maksud mu berbicara seperti itu ,bi Ani jangan bercanda ,hidup bersama dengan baik apa? ,bahkan sekarang pun sudah hidup bersama di kediaman keluarga Anggara, dengan begini juga dia benar-benar tidak sopan terhadap ku ." ucap ana dengan kesal nya .
Ana tidak mengerti kenapa pelayan-pelayan yang ada di keluarga Anggara benar-benar aneh semua..
Ana pergi melangkah untuk pergi ke balkon ,percuma juga berbicara dengan pelayan yang tidak pada normal sedikit pun.
__ADS_1