
Setelah menempuh perjalanan beberapa jam, Tia telah sampai di sebuah cafe yang letaknya dekat dengan pusat perbelanjaan.
Dia sengaja menggunakan sebuah penyamaran, supaya tidak berpapasan dengan Tara ataupun orang-orang yang di kenalnya.
"Siang, Nona Tia."
"Siang juga, Tuan."
"Apa perlu kita ke perusahaannya sekarang? untuk melihat-lihat lokasinya terlebih dulu?" kata Tia.
"Tidak perlu, Nona. Saya percaya kok dengan, anda. Ini uang pembayaran untuk perusahaan. Jika perlu di hitung dulu." pria tersebut memberikan sejumlah uang yang tidak sedikit pada Tia.
"Tidak usah, Tuan. Saya juga percaya pada anda. Ini surat-suratnya bisa anda cek terlebih dulu,"Tia memberikan amplop coklatnya pada pria tersebut.
Tua juga menunjukan buku nikah palsunya bersama Tara. Untuk membuktikan jika dia memang istri dari Tara.
Setelah tiga puluh menit berunding dan mendapat kesepakatan. Kini mereka saling berpamitan. Pria tersebut langsung menuju ke perusahaan expedisi sedangkan Tia menemui orang yang ingin membeli rumah mewahnya di perumahan elite.
__ADS_1
Pria tersebut merasa puas telah berhasil membeli perusahaan expedisi milik Tara.
"Alhamdulilah, aku bisa membeli perusahaan ini untuk Intan. Akan aku hadiahkan sebagai kado pernikahan kita kelak."
"Perusahaan yang seharusnya milik Intan karena dia yang membangunnya dari nol, tapi harus rela Intan berikan dulu pada pria brengsek itu! supaya Intan bisa lepas darinya."
"Kini saatnya, kamu merasakan balas dendamku. Aku tak terima orang yang aku cinta di sakiti sedemikian rupa oleh pria brengsek itu!"
"Aku yakin, tiga restoran milik Intan juga dia yang membakarnya. Supaya Intan bersedia balik kembali padanya."
Ternyata pria yang membeli perusahaan ini adalah Keano. Sudah sejak lama dia ingin mencari cara menjebak Tara supaya perusahaannya jatuh ke dalam tangannya. Akan tetapi Keano tak jua menemukan cara yang jitu.
Hingga pada suatu malam, dia tak sengaja melihat Tia menawarkan perusahaan tersebut di sebuah promosi jual beli di sosial media.
Keano segera menghubungi akun sosial media milik Tia. Dia tak ingin perusahaan di beli oleh orang lain. Kebetulan tawaran yang Tia berikan cukup dengan tabungan yang Keano miliki.
Hingga Keano bergerak cepat membeli perusahaan tersebut.
__ADS_1
Setelah sampai di perusahaan tersebut, Keano mengumpulkan semua karyawan yang ada untuk mengadakan rapat bersama.
Para karyawan hanya mengetahui jika perusahaan tersebut masih milik Intan. Hingga pada saat Keano datang dan berkata dia adalah orang kepercayaan Intan, semuanya percaya.
Keano mengatakan jika Tara sudah tidak ada hubungan apapun dengan Intan. Dan dia bukan lagi pemimpin di kantor tersebut, tapi kini dirinya yang memimpin.
Keano juga meminta pada beberapa security jika suatu saat datang Tara, hendaknya mereka mengusirnya.
Semua berkas penting yang ada di perusahaan tersebut di ambil alih oleh Keano. Semua di simpan olehnya di tempat yang aman.
Kini Tara tidak bisa lagi menerima transferan keuntungan dari perusahaan, karena semua sudah di ambil alih oleh Keano.
Keano dengan sangat cekatan menjelaskan segalanya pada para karyawan hingga semua percaya padanya.
Bahkan semua kini membenci Tara yang suka sekali pencintraan, tapi ternyata kenyataan dia suka sekali selingkuh.
Keano bernapas lega, karena tidak perlu bersusah payah meluluhkan para karyawan yang tadinya di bawah kekuasaaan Tara.
__ADS_1