Aku Madu Anakku

Aku Madu Anakku
Penyelidikan Polisi


__ADS_3

Setelah sejenak salah satu aparat polisi berbasa basi, kini tiba waktunya bertanya mengenai awal mula, Reno terkena tusukan pisau tersebut.


"Tuan Reno, mohon maaf sebelumnya jika kami terlalu banyak bicara. Kami hanya ingin mencari informasi dari anda tentang penusukan yang terjadi pada, anda."


"Karena kami mencari informasi dari anak anda, dia mengatakan tidak mengetahui sama sekali tentang si penusuk."


"Kami ingin menyelidiki kasus anda lewat keterangan dari anda. Supaya kami bisa menangkap si pelaku."


Mendengar perkataan dari salah satu aparat polisi, Reno sejenak menghengla napas besar dan mengingat pada saat dirinya mengalami penusukan tersebut. Perlahan, Reno menceritakan semua pada aparat polisi tersebut.


"Begini, pak. Pada saat itu saya selesai menutup ruko dan pada saat akan masuk ke rumah, tiba-tiba ada dua orang memakai pakaian serba hitam."


"Dari masker, jaket, sarung tangan, semuanya serba hitam. Salah satunya mendorong tubuh saya. Sempat saya bertanya siapa mereka dan apa tujuan mereka."


"Namun tidak ada yang menjawabnya, malah salah satu dari mereka mengambil paksa tas koper yang saya pegang."


"Satunya lagi menusukkan pisau di perut saya. Setelah itu mereka kabur begitu saja."

__ADS_1


"Saya berteriak meminta tolong pada anak saya yang kebetulan dia sedang ada di kamar untuk menidurkan anaknya. Setelah itu saya sudah tak ingat apa-apa lagi."


Salah satu aparat polisi mencatat semua pernyataan dari Reno. Dan satunya lagi mendengarkan dengan seksama.


"Berarti kejadian itu secara tiba-tiba, apakah di tempat anda ada CCTV?"


"Tidak ada, pak. Kami tidak memasang CCTV," jawab Reno singkat.


"Apa isi tas koper yang di rebutnya?"


"Isinya uang, pak. Pada pagi harinya, kami telah mengadakan perjanjian jual beli. Ada seorang wanita dengan dua temannya, membeli ruko kami. Mereka membayar cash ruko dan bengkel kami," tukas Reno singkat.


"Dua orang tak di kenal tersebut sama sekali tak berkata apa pun, tapi tiba-tiba langsung merebut tas koper yang sedang saya pegang," jawab Reno.


"Berarti saat ini ruko anda telah resmi di miliki orang lain. Dan mereka telah menempatinya?"


"Kemungkinan hari ini mereka telah mulau menempatinya, pak," tukas Reno singkat.

__ADS_1


Semua di catat oleh salah satu aparat polisi tanpa ada yang tertinggal satu pun. Sejenak keduanya merasa ada yang janggal dengan kasus yang satu ini.


Salah satu aparat polisi meminta alamat ruko dan bengkel milik Reno. Mereka juga akan menyidiki Rindy cs.


Seperginya para aparat polisi, Rendy pun mengutarakan apa yang ada di pikirannya selama ini.


"Reno, sepertinya kasusmu ini ada hubungannya dengan orang yang membeli ruko dan bengkelmu itu," tukas Rendy.


"Kok kamu bisa mencurigai mereka? atas dasar apa kamu curiga pada mereka?" Reno menautkan alisnya.


"Atas dasar ceritamu tadi, masa kamu nggak merasa ada yang aneh sih? dari mana dua perampok tersebut mengetahui jika tas koper kecil yang kamu pegang isinya adalah uang."


"Mereka langsung merebutnya darimu tanpa membuat suatu ancaman atau gertakan terlebih dulu padamu?"


"Entahlah, semuanya begitu tiba-tiba."


Hanya kata itu yang keluar dari mulut Reno. Dia sama sekali belum bisa berpikir secara jernih, mengingat luka yang di perutnya belum juga sembuh total.

__ADS_1


********


__ADS_2