Gadis Istimewa Milik Bos CEO Dingin

Gadis Istimewa Milik Bos CEO Dingin
hadiah istimewa yang tak diinginkan


__ADS_3

.


.


Suryo bercerita akrab dengan Nano tiba-tiba dirinya teringat acara kontes kecantikan yang sedang diikuti putrinya hingga semakin dikenal masyarakat hampir mendunia.


"Coba hidupkan TV nya Nan". pinta Suryo


Nano tak heran lagi panggilan Suryo padanya, sebab saat bekerja dengan Suryo selalu seperti itu, diluar pekerjaan Suryo memanggilnya Nano, sebenarnya Suryo bisa saja memanggil abang tapi Nano tidak setuju.


Suryo melihat putrinya begitu dewasa dan anggun saat ditanya dan diwawancarai Juri, tiba-tiba situasi menjadi hening di TV saat ada Juri yang bertanya dalam bahasa German.


"Tuan..? apa Nona bisa berbahasa German? ". tanya Nano khawatir.


"dia tidak menguasainya tapi bisa". jawab Suryo yang tau kepintaran putrinya.


Shila menjawab dengan serius namun masih terdengar elegan, anggun, berkelas. syok sungguh tak ada yang bisa menebak Shila menguasai bahasa German padahal Agus pernah meminta Juri untuk tidak bertanya bahasa German.


Shila tau cara bermain kotor orang-orang didepan TV ini, itu sebabnya ia hanya bisa bekerja keras dengan belajar lebih lagi bahasa German dan Rusia, Shila yang genius, pintar dan punya tekat ingin berhasil demi Papanya bisa menguasai kedua bahasa itu lebih cepat.


diam-diam Jessy membenarkan kaca mata hitamnya, ia tersenyum sinis menatap dewan Juri yang seolah sengaja memojokkan calon menantunya.


di belakang panggung, khusus Ruang Rapat dewan Juri dan para Sponsor Putri Indonesia season 7, Jessy tiba-tiba masuk tanpa aba-aba membuat 12 Orang berpengaruh itu bangkit dengan ekspresi syok melihat kedatangannya.


"kalian bilang siapa yang menjadi Juara Putri Indonesia? ". tanya Jessy dengan tatapan tajam bak pisau tumpul yang menancap-nancap di hati mereka.


"d... dewi Cahyani dari Jakarta Nyonya". jawab dewan Juri serentak.


Agus tak kalah kaget melihat kedatangan Jessy, ia tau banyak konspirasi disini tapi ia tidak bisa berbuat apa-apa demi Shila yang sangat murni tidak ada yang menyokongnya sama sekali.


"kenapa dia yang menang? kalian tidak dengar dia menolak ditanya dalam bahasa German dan Rusia? lalu kenapa peserta bernama KayShila kalian tanya dalam bahasa itu? jika kalian punya pikiran bukankah jawabannya lebih menarik? ". Jessy mengelilingi semua dewan Juri dengan angkuh dan sombong.


"sepertinya kalian semua perlu diganti..! berani sekali kalian bermain konspirasi disini, apa kalian pikir ini Acara kalian semua?". seringai Jessy memainkan kuku-kuku panjangnya.


glek..


semua yang ada di Ruangan itu gemetar ketakutan, wajah mereka kian memucat.


"N.. Nyonya.. ada apa gerangan Nyonya ikut andil diacara tidak penting ini Nyonya? ". tanya Agus memberanikan diri


"menantuku hanya satu yaitu KayShila Paramastri Maharani, jika kalian membuat perempuan bernama dewi Cahyani itu menjadi sang Juara, tamatlah riwayat kalian semua". kata Jessy dengan tajam


semua mata melihat ke arah Jessy dan Agus, Agus pun membelalak sempurna.


"ca.. calon menantu? ". beo Agus tergagap

__ADS_1


"ya.. dia pilihanku..! pemenang Putri Indonesia ini untuk putraku Kan? jadi jangan berani kalian mengacaukan pilihanku". ancam Jessy lalu melenggang pergi meninggalkan mereka semua.


brukkh..


semua orang terduduk lemas, wajah mereka memucat sangat pucat kecuali Agus yang membelalak dengan raut wajah syok.


Shila punya dukungan tertinggi yaitu Pemilik acara itu sendiri,


"pantas saja Shila begitu arogan..! ternyata dia calon menantu Nyonya besar Fox Group".


semua lelaki para sponsor pun sempat geram dengan kegigihan Shila yang begitu menolak mereka, jika bukan karna Voting mungkin Shila sudah lama tereliminasi.


.


acara kembali dimulai, Shila tetap berdiri dengan memegang pinggangnya sambil tersenyum manis.


nama Shila di elu-elukan para penonton hingga Shila tidak bisa menyembunyikan senyum terlebarnya, Shila berjalan ke arah penonton hingga sorakan dan pekikan menggema,


Shila menangkupkan kedua tangannya, ia tanpa malu mengambil ponsel salah satu penonton dan memotret dirinya sebelum kamera On.


para kru begitu mengagumi Shila, disaat Kamera Off semua calon Putri Indonesia sibuk dengan penampilannya masing-masing hanya Shila yang sibuk menyapa penggemar serta fansnya.


"rekam Shila..cepat..! ". bisik seorang wanita yang tidak tahan ingin memperlihatkan pada dunia bagaimana kebaikan hati idola mereka sebagai Voting tertinggi dari semua finalis yang ada.


Shila berjalan anggun turun dari panggung dan berpose di depan para fans yang memekik, menjerit dan ada yang menangis haru memotret Shila dari jarak yang sangat dekat.


kamera On


perilaku Shila yang sedang berbicara dengan fansnya itu di tonton oleh masyarakat Indonesia, mereka semakin semangat memvoting Idola mereka yang berasal dari Sumatera Barat.


.


Juara Putri Indonesia periode ke-6 sedang berpose anggun dipanggung, ketiga calon Juara Putri Indonesia periode ke-7 tengah tersenyum manis dengan pose masing-masing menunggu di umumkan sang Juara yang sebenarnya.


Agus menatap Shila dari tempat duduknya kini, "selamat Shila..! kamu memenangkan Acara ini, kamu bisa membuat Papamu sembuh dan bangga padamu, semoga kamu hidup bahagia kedepannya".


Agus sangat tau perjuangan Shila dari awal hingga akhir, tidak memiliki teman karna Shila tidak ingin berbaur dengan mereka yang suka menjilat sementara Shila tidak bisa bermuka dua.


duaar....!


bunga-bunga berjatuhan ke lantai hingga para penonton histeris,


Shila membekap mulutnya Syok saat Juri menyebut Namanya sebagai juara yang pertama, Shila menekuk kakinya saat Navira seorang Juara Putri Indonesia sebelumnya memberikan mahkota di kepalanya.


tubuh cantik Shila diberi selempang yang tertera sebagai juara tahun ini, Shila diberi buket bunga besar oleh Agus.

__ADS_1


"selamat untuk Juara kita malam ini...! ". tepuk tangan pada MC Pria dan Wanita yang sudah menebak Shila pemenangnya jika tidak ada Konspirasi.


Dewi Cahyani berusaha menutupi rasa penasarannya dengan senyum termanisnya, bukankah dirinya yang akan menang tapi mengapa Shila yang menjadi Juaranya, ia tidak mungkin bertanya didepan Kamera.


"silahkan berpidato Nona Putri Indonesia Periode ke-7 dengan segala hormat".


Shila berpidato singkat dalam bahasa Indonesia namun sangat jelas dan dimengerti banyak kalangan,


Shila menerima Piala serta hadiah uang Tunai atas kemenangannya itu, Shila menatap Kamera yang menyorot dekat padanya.


"Papa...? Shila menang...! ". begitulah arti tatapan Shila saat ini dan hanya Suryo lah yang mengerti arti tatapan itu.


.


"Apaaa?? bagaimana bisa?? kenapa tidak ada yang memberi tau kalau hadiah istimewanya adalah bermalam dengan CEO Muda Fox Group? ". pekik Shila pada Agus yang memberikannya kunci kamar hotel hadiah dari Acara bergengsi ini.


Shila baru saja tau hadiah istimewa yang begitu dielu-elukan finalis Putri Indonesia.


"lalu menurutmu hadiah istimewanya apa? ". tanya Agus


"Shila pikir hadiahnya Uang yang sangat fantastis lebih dari 1 M ini". jawab Shila dengan serius


Agus menepuk jidatnya mendengar perkataan Shila yang sangat polos.


"jika kamu berhasil mendapatkan hati Tuan Muda Varel Kanaka MafileoKaveka Raffan, apapun akan kamu dapatkan Shila termasuk dunia ini". jelas Agus dengan gemas.


Shila menggeleng-geleng kepalanya, "Shila tidak mau...! biarkan saja dia menunggu, dasar Pria hidung belang".


Agus menganga mendengarnya, "apa kamu tidak kenal Tuan Varel? ".


"memangnya Shila harus kenal? ". tanya Shila balik dengan mata melotot.


"lalu mengapa Nyonya Jessy mengatakan Shila menantunya? ada apa ini sebenarnya? ". batin Agus


.


.


.


haha.. gemes Nae...


.


.

__ADS_1


__ADS_2