Gadis Istimewa Milik Bos CEO Dingin

Gadis Istimewa Milik Bos CEO Dingin
Bonus Ekstra Part. 33 (End)


__ADS_3

.


.


.


waktu berlalu begitu cepat tidak terasa 2 tahun berlalu,


Cucu-Cucu Jessy dan Ramon hadir di Mansion Keluarganya 6 sekaligus karna ketiga menantu perempuannya melahirkan anak kembar masing-masing 2.


Reza dan Ranisa punya adik Laki-laki dan Perempuan yang diberi nama oleh Varel adalah Rindy Putra Raffa dan adik bungsu perempuan namanya Rinymona Putri Paramastri,


Vikram dan Vikri yang tidak punya adik perempuan kini sudah punya 2 adik perempuan sekaligus yang diberi nama oleh Ariel adalah Ariviny Dirga dan Arivira Dirga,


Keluarga kecil Frans dan Raisa memiliki anak kembar laki-laki dan perempuan juga diberi nama Massimo Radiza Mafileokafeka dan Meisy laura Mafileokafeka,


di Dubai,


Frans menggendong Laura dan Raisa menggendong Radiz, sesuai janji Frans akan membawa anak-anaknya ke Dubai telah terpenuhi.


"sayang? ". panggil Frans


Raisa menoleh dan merapat ke Frans, "iya mas? ". sahut Raisa tersenyum ceria.


"apa kamu benar-benar tidak mau menunjukkan diri ke Publik? ". tanya Frans serius.


Raisa terdiam, "mas tidak malu?? ".


"kenapa aku harus malu hmm? sudah banyak karyawan kita yang menebak hubungan kita sayang, aku sudah berusaha diam tapi pikiran mereka malah mengatakan kalau kamu itu istri simpanan om-om, aku tidak terima tapi mau mengatakan yang sebenarnya juga belum berani". oceh Frans.


"kenapa tidak berani? ". tanya Raisa


"karna aku belum bertanya padamu". jawab Frans


Raisa terkekeh, "tidak apa mas..! aku sudah siap go publik".


"benarkah?". cecar Frans


Raisa mengangguk,


"kamu dengar sayang?? Laura dengar apa kata Bunda hmm? ". Frans mengangkat tinggi tubuh mungil Laura.


Raisa kaget, "mas..? jangan tinggi-tinggi".


"kamu tenang saja sayang..! Laura tidak takut ketinggian". gemas Frans.


Frans mengecup pelipis Radiz yang kaget digendongan Raisa sebab ia melongoh melihat pantai, dengan wajah lingling Radiz menoleh ke pelaku yang ternyata Papa nya sendiri.


Raisa dan Frans tertawa bersama, mereka seperti keluarga bahagia yang hidup tanpa ada masalah.


sebenarnya Raisa penasaran mengapa Erin dan Papanya Eric bisa masuk Rumah Sakit Jiwa tapi takut bertanya pada Frans, Raisa tidak mau menyakiti hati suaminya biarlah semua berlalu toh Frans juga suaminya, Cintanya, Pria yang merajai hatinya, Ayah bagi anak-anaknya.


beberapa hari menikmati kebersamaan di Dubai lalu kembali ke Indonesia, Raisa tak malu difoto banyak orang kali ini Raisa tidak memakai masker atau Topi untuk menutupi penyamarannya, ia sudah berjanji pada Frans akan memberanikan diri muncul ke publik.


"Raisa?? ". tiba-tiba saja rekan kerja Raisa di Perusahaan Frans ada di Bandara pun berlari ke arah Raisa.


"Eka?? ". Raisa tersenyum lebar menatap gadis itu.

__ADS_1


Eka membelalak lebar melihat Raisa tengah menggendong seorang anak tampan umurnya mungkin 1 tahunan cuma wajahnya mirip dengan Frans,


"R. Raisa? apa kamu menjadi pengasuh anak Tuan Frans?". tanya Eka penasaran.


Frans merangkul pinggang Raisa hingga Eka membekap mulutnya syok,


"iya dia pengasuh anakku, Pengasuhku juga ibu dari anak-anakku". kata Frans


kaki Eka semakin lemas hingga Raisa memekik bertanya keadaan Eka.


"tidak apa-apa Raisa...! haha.. tidak apa-apa, jadi yang dikatakan Arif itu benar? kamu istrinya Tuan Frans ya? aku pikir dia hanya mengigau". Eka bergumam-gumam malu.


Raisa tersenyum, "maaf ya? aku memang belum mau memberi tau orang, aku tau tidak ada yang percaya siapa suamiku tapi sungguh aku tidak menduga kalau mas Frans akan menyukaiku, kamu tau sendirikan tau aku sangat mengidolakannya sejak awal".


Eka menjatuhkan rahangnya, "Tuan Muda jatuh Cinta duluan? ". gagap Eka.


"ada apa? apa salah Pria jatuh Cinta duluan? ck.. ayo sayang..! Ibu sudah menunggu kita". ajak Frans.


Raisa berpamitan pada temannya lalu mengikuti suaminya yang merangkul pinggangnya, sementara Raisa menggendong Radiz yang terlihat sudah mengantuk.


setibanya di Rumah Ibu Lely,


Rizzo mengambil alih Radiz dari gendongan kakaknya lalu membawa keponakan menggemaskannya ke kamar Frans dan Raisa yang sudah disediakan box bayi.


"adekkk?? ". Rumini merentangkan tangannya melompat-lompat di hadapan Frans.


Frans terkekeh lalu memberikan Laura pada Rumini yang sangat menyayangi Laura, Rumini ingin sekali punya adik jadi Laura adalah pelampiasannya.


"Laura..?? laura makin lucu ya?? kakak beli mainan banyak? mau lihat? ". Rumini membawa Laura diikuti oleh Raman yang juga senang bermain dengan Laura.


"pasti kalian lelah kan? ayo bersihkan tubuh kalian? atau mau makan dulu? ". tanya Ibu Lely.


mereka makan bersama sementara adik-adik Raisa yang lain malah lebih senang bersama keponakan lucu mereka, biasanya bertanya oleh-oleh tapi sejak Raisa punya anak yang diinginkan oleh mereka semua adalah anak-anak Raisa bukan makanan lagi seperti dulu.


.


ke esokan harinya.


Perusahaan Player Game menunggu kedatangan Frans, mereka tak percaya kata-kaya Eka dan Arif dan ingin menanyakan langsung pada Frans.


"ada apa? kok tumben kalian berkumpul begini? ada masalah? ". tanya Frans melihat banyaknya karyawannya berkumpul seperti sedang unjuk rasa.


"apa Tuan sudah menikah dengan Raisa?". tanya salah satu karyawan Frans yang sudah menikah dan punya anak


bukan maksud mereka cemburu hanya saja mereka tidak terima, 2 tahun lamanya mereka tidak tau apa-apa seperti orang bodoh padahal Arif berkali-kali mengatakan kalau Raisa sudah menikah dengan Bosnya tapi tidak ada yang percaya.


Frans tersenyum, "maaf..! kali ini aku akan traktir kalian makan di kantin, aku tidak bisa apa-apa karna aku harus terima syarat nya jika dia mau menikahiku".


"hah?? jadi Raisa yang minta disembunyikan Tuan?".


"iya..! dia terlalu mempesona dari pada aku merusaknya lebih baik aku rangkul dia dalam ikatan suci pernikahan". jawab Frans tanpa beban.


blussshhhh


seketika wajah para karyawan wanita Frans merona, kata-kata Frans seolah menyiratkan kalau Frans terpesona pada tubuh Raisa dan langsung menikahinya untuk memilikinya betapa beruntungnya Raisa.


"sudah kan? bekerja lah..! ". titah Frans

__ADS_1


"baik Tuan". jawab mereka semua serentak.


sejak saat itu tidak ada yang mencela keluarga Ibu Lely bahkan adik-adik Raisa juga tidak direndahkan lagi disekolah manapun,


.


kini keluarga besar Frans menghadiri acara Wisuda Rizzo, kedatangan Mereka semua mengundang banyak decak kagum orang disekitar mereka, derajat Ibu Lely seketika terangkat berkat memiliki besan seperti Jessy yang rendah hati tidak menilai kasta.


"Kakakk?? ". Rizzo hendak bersujud pada Raisa tapi dicegah oleh Raisa.


"selamat ya dek? kakak bangga kamu sudah berhasil menyelesaikan sekolahmu, banggakan Ibu dan Kakak ya? kamu harus sukses demi Ibu". kata Raisa


Rizzo menangis haru memeluk Kakaknya, mereka berpelukan dan menangis seperti anak kecil.


"sudah..? bulu mata kamu copot sayang". canda Frans


Raisa memberengut memegang bulu mata palsunya, semua yang ada di sekitar Raisa tertawa lepas.


Kebahagiaan tidak dinilai dari Harta berlimpah tapi sebenarnya bahagia itu sederhana, manusia berpasangan untuk saling melengkapi satu sama lain menggabungkan 2 keluarga yang awalnya tidak saling mengenal, menikahnya 2 insan yang tak lain adalah anak-anak mereka sendiri bersatu karna saling mencintai satu sama lain.


semua berkumpul menunggu Rizzo mengikuti berbagai acara, tak lupa Rizzo berpidato singkat mengucapkan rasa terimakasihnya pada Kakaknya hingga Raisa malu menyembunyikan wajahnya di belahan dada bidang suaminya karna semua orang melihatnya, Raisa adalah seorang wanita tangguh yang bisa membiayai adiknya kuliah hingga Rizzo begitu mengagumi kakaknya itu.


Shila dan Vivi tersenyum lembut, Ibu Lely menangis haru dipeluk oleh Jessy.


"anakmu berhasil kenapa harus menangis hm?". tanya Jessy terkekeh.


"aku terharu". cicitnya malu.


Frans dan Raisa memangku anak-anaknya tapi tidak mengurangi keromantisan mereka, kedua anak kembar mereka pun tampak sibuk dengan mainan baru yang diberikan oleh Rumini dan Raman, bukan mainan mahal tapi mainan sederhana yang cukup asik dimainkan oleh anak bayi.


"terimakasih Tuhan...! engkau sangat baik padaku memberi penerang dalam hidupku, aku tidak pernah mengeluh tapi engkau berikan suami yang sempurna untukku". batin Raisa diam-diam menghapus air mata harunya.


Frans tersenyum mengecup kepala Laura yang sibuk dengan mainannya, lalu melirik Raisa yang menatapnya dengan cepat Frans mengecup bibir Raisa yang tersenyum bahagia memiliki suami seperti Frans.


bahagia.... hidup Raisa yang penuh perjuangan akhirnya membuahkan hasil yang sangat memuaskan, jika kita selalu bersyukur dan sabar maka yakinlah akan ada masa dimana kebahagiaan itu akan hadir tanpa diduga.


the End


.


.


.


Novel ini tamat juga kan dengan ending yang sangat memuaskan untuk pemeran utamanya? hehe.. terimakasih buat Para Fans Nae ya? Nae masih banyak kekurangan tapi tidak bosan selalu berkarya, wkwk.. semoga Novel ini bisa jadi pembelajaran ya buat kita semua? selamat beraktifitas...!!


jangan lupa baca Novel Nae yang lain ya? yang masih Update disebelah adalah Novel Putri Tersembunyi itu Putri Penguasa, silahkan di Favoritkan dan tinggalkan jejak baiknya ya?


salam hangat dari Keluarga besar Varel, Ariel dan Frans...! byee...! sampai jumpa di Novel selanjutnya...


Love You All!!!


😘😚😚❤


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2