Gadis Istimewa Milik Bos CEO Dingin

Gadis Istimewa Milik Bos CEO Dingin
marah


__ADS_3

.


.


beberapa hari kemudian


Shila menghadiri acara Ulang Tahun Siaran TV dengan mengenakan gaun yang dibelikan oleh Jessy beberapa hari yang lalu.


dalam sesaat Shila menjadi pusat perhatian dengan penampilannya yang sederhana tanpa ada terkesan glamor namun perhiasan yang melekat di tubuh Shila itu milik sponsor langsung kebanjiran pesanan hingga kehabisan stok.


apapun yang Shila kenakan pasti menjadi keinginan semua orang, Shila berjalan ke arah tempat duduknya lalu memberi selamat pada direktur siaran TV yang sedang merayakan ulang tahun siaran TV nya yang ke-6 tahun.


di sudut ruangan mata tajam Elis hanya menatap sinis ke arah Shila, "apa bagusnya dia? cuma modal wajah? tubuh? tapi tidak pandai bermain diatas ranj*ng..! sama sekali tidak berguna". gumam Elis dengan sinis


Elis mendecih mendengar orang-orang yang tak jauh darinya memuji-muji Shila hingga orang-orang itu menjauh karna tau Elis tidak baik.


acara berlangsung meriah, Elis membayar seseorang untuk memberikan minuman pada Shila.


Pelayan perempuan itu dengan senang hati menerima tawaran itu apalagi diberikan uang yang sangat tebal oleh Elis.


"mampus kau..? aku akan membuatmu benar-benar menjadi jal*ng..! hahahaha". batin Elis tersenyum jahat


Shila yang sedang fokus berbicara dengan finalis PI season 7, ia menangkupkan tangannya saat diberi minuman.


"maaf.. aku tidak bisa minum itu". tolak Shila


"silahkan Nona..! ini tidak ada kandungan alkoholnya". jawab pelayan dengan sopan


Shila tersenyum lembut, "maaf ya? aku memang tidak bisa minum-minuman berwarna kecuali jus". jawab Shila dengan sopan


Pelayan itu menunduk lalu melirik Elis yang tampak menawarkan lagi, "apa Nona mau saya buatkan Jus?". tanya Pelayan dengan ramah pada Shila


"hmm..?" Shila tampak berpikir


"Shila..? kamu kemana aja sih? ". kesal Vivi berbisik


Shila tersenyum ke arah Pelayan itu, "maaf ya? kamu terlambat, Managerku sudah membuatkanku Jus di dapur barusan, dia membuatkannya khusus untukku tentu aku harus menghargai jeri payahnya".


"tapi Nona..? ".


"kenapa pelayan ini memaksa? ". tanya rekan-rekan cantik Shila

__ADS_1


"apa ada sesuatu? ". tanya yang lain memicing.


"tidak ada Nona..! baiklah maafkan saya". ucap pelayan itu menunduk namun lengannya dicekal oleh teman cantik Shila bernama Dewi Agustina


"pelayan ini mencurigakan". kata Dewi melihat teman-temannya


Shila menatap pelayan itu yang tampak gemetar, lalu Shila membantu pelayan itu karna ia merasa pelayan itu sangat ketakutan


"terimakasih Nona". ucapnya lalu dengan cepat melarikan diri


"kenapa kamu melepaskannya Shila? ". tanya Dewi disahutin tak senang oleh rekan cantik Dewi yang lain.


"biarkan saja kak..! bukankah aku baik-baik saja? ". senyum manis Shila


"jangan terlalu percaya orang lain Shila, terkadang mereka hanya memakai topeng demi mendapatkan kesuksesan dan keuntungan semata".


Shila tersenyum, "pantas saja Om Raffan minta padaku untuk tidak menerima minuman apapun diacara ini? aku tidak tau alasannya tapi aku percaya padanya yang hanya memikirkan kebaikanku saja sama seperti papa". Batin Shila


"Tuan Muda menyelamatkan Shila sekali lagi, Tuan Muda yang kejam tak punya hati kini berubah menjadi malaikat tak bersayap untuk Shila". batin Vivi yang mendengar Shila pernah diperingatin tidak boleh menerima minuman orang asing, atau minuman yang tersedia di acara itu apapun yang terjadi.


Vivi saat itu sedang ada di kamar saat Shila sedang dimake up-in tentu ia mendengar omelan sayang Varel untuk Shila.


Vivi mengedarkan pandangannya hingga tak sengaja ia melihat dari kejauhan Elis menarik lengan Pelayan tadi membuat mata Vivi melebar sempurna.


.


.


Shila meminum jus pemberian Vivi sambil menatap sekeliling, ia merasa tidak nyaman berlama-lama disini tapi demi tuntutan pekerjaannya membuat Shila harus bersikap profesional.


Byyuurrr...!


Shila bangkit dari duduknya saat gaunnya disiram air oleh Elis.


"Elis? apa yang kau lakukan? ". tanya Shila dengan kesal


"kau tanya aku? bukankah aku yang harusnya bertanya seperti itu hah?? ". marah Elis


"apa maksudmu? ". tanya Shila mengibas-ngibaskan gaunnya.


Vivi datang dan menyiram gaun Elis hingga Elis geram dan menampar Vivi tapi dicekal oleh Shila.

__ADS_1


"jangan main tangan". kata Shila dengan datar hingga situasi menjadi hening seketika


"sudah cukup bermain-mainnya ya? jangan seperti ini". Shila melepas kasar tangan Elis karna ia mulai geram gaunnya basah, Shila tidak tahan dingin AC tapi sekarang semakin dingin terkena air dan bajunya basah.


"akhirnya wujudmu keluar juga ya? jangan sok baik didepanku". sinis Elis


"sebenarnya apa masalahmu? karna aku bertanya udah move on apa belum dari Pria itu? aku jelaskan padamu ya? saat itu aku hanya melihat pria itu dari belakang dan aku tidak tau kalau Pria itu adalah Tuan Muda Fox Group, jika mereka yang ada disana hari itu tidak memberitauku siapa pria kejam itu apa aku akan tau?".


"kauuu?". Muka memerah padam Elis


"aku tekankan ya? aku kan sudah minta maaf, bahkan saking merasa bersalahnya aku meminta tolong pada Tuan Muda Fox Group, pada akhirnya aku terpojok tapi dia menyelamatkan karirku juga nama baikmu, apa kau sama sekali tidak bisa memaafkanku karna hal itu? ".


semua yang mendengar Shila marah pun menyetujui kata-kata Shila,


"kau model rendahan! berani sekali meminta Daddy sugarmu untuk menawarkan iklan celan* dal*m itu pada Shila, apa menurutmu itu juga salah Shila menuntut Bapak mu itu hah? jangan samakan kau dengan Shila ku..! Tuan Muda akan kembali dan menghabisimu". kata Vivi begitu berani


Elis menjerit frustasi mendengar bisik-bisik orang yang mengatainya,


"apa dia tidak sadar bahwa Shila memang sangat cantik tapi dia bar-bar, ia langsung mendatangi Tuan Muda dan menamparnya karna tidak terima ketidak adilan". bisik yang lainnya


"diammm! ". bentak Elis


"tau apa kalian hah? kalian tidak tau apa yang aku alami karna dia..? dia merebut Tuan Varel dariku, dia juga membuat temanku menjauhiku, dia juga yang membuatku di serang netizen". maki Elis


"bukankah itu salahmu". ejek rekan-rekan cantik PI ke-7 yang membela Shila


Elis berteriak dan mengambil air sekali lagi menyiram Shila, Shila yang geram mengambil baskom cuci tangan dibelakangnya lalu mengguyurnya di tubuh Elis.


Elis menjerit, "aaaahhh"


"saat itu aku diam karna aku memang salah tapi bukan berarti aku tidak bisa melawan, image ku memang buruk tapi aku tidak suka bermuka dua". kata Shila dengan marah lalu berbalik pergi diikuti Vivi


jika Shila sudah marah ia tidak bisa memendamnya, Shila benar-benar kedinginan karna Elis menyiram air padanya.


tidak ada yang mencela Shila karna sudah tau sifat Shila yang bar-bar, itulah yang membuat Tuan Muda Fox Group jatuh hati pada Shila yang unik tidak pernah bermuka dua.


Elis justru jadi perhatian banyak orang bukannya membela, mereka malah mengejek Elis yang tidak kenal lawan.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2