
.
.
.
beberapa hari kemudian
Frans mengikuti acara besar Perusahaan game di seluruh Indonesia, tentu Frans bertemu dengan Argantara yang sudah punya kekasih berasal dari kalangan biasa.
"Arga! ". Argantara mengulurkan tangannya ke Frans.
Frans tersenyum tipis menyambut tangan Arga, "Frans".
mereka berjabat tangan dan melempar senyum tipis satu sama lain,
"kau punya kekasih? ". tanya Frans
"aku harus move on dari Istrimu kan". jawab Arga membuat Frans terdiam lalu terkekeh pelan.
"kau tau". kata Frans
"tentu saja..! apa kau tidak membawanya? ". tanya Arga
"aku ingin membawanya tapi dia sedang masa morning sickness jadi tidak bisa kemana-mana". jawab Frans
Arga tersenyum tipis, "kenalkan dia calon istriku, dia karyawanku di Perusahaan sepertinya kita sama jatuh cinta pada Karyawan sendiri, aku harus melawan mamaku demi tetap mempertahankannya disisiku".
Frans mengangguk ke Gadis cantik disamping Arga, "Frans".
"iya Tuan..! saya Sharla". jawab Sharla dengan sopan ke Frans.
"dia gadis culunku". kata Arga merangkul Sharla dengan senyuman tipisnya yang bangga.
"gadis culun? ". beo Frans
entah sejak kapan Frans dan Arga bisa menjadi dekat, sedangkan Sharla sudah berpamitan mencari cemilan, alasan Arga jatuh cinta pada Sharla karna Sharla suka makan kue juga memiliki lesung pipi yang menambah kesan cantik Sharla tapi berbeda dengan lesung pipi Raisa yang sebelah kanan sementara Sharla sebelah kiri.
acara di mulai.
Frans meneguk minumannya dengan tenang sambil memperhatikan acara dihadapannya hingga tiba-tiba MC Pria mengatakan ada acara Fashioshow dadakan dari para modeling mancanegara (International).
Frans pun fokus dengan ponselnya lalu memperhatikan wajah Istrinya yang tengah tertidur pulas dipotret oleh Frans, bibir Frans tak bisa berhenti tersenyum memperhatikan setiap Foto Raisa yang Frans miliki tidak ada yang beres (alias tidak cantik) malah lucu.
__ADS_1
"ini dia model terkenal kita Erin, sang dewi puncak model ditahun ini". kata MC Wanita.
seorang wanita cantik menebarkan senyuman termanisnya, ia berjalan seperti Tuan Putri yang sangat anggun mengenakan gaun indah yang memperlihatkan bahunya.
Erin mengedarkan pandangannya dengan elegan hingga matanya tertuju pada seorang lelaki tampan yang pernah mampir dihati nya, Pria yang mencampakkannya hanya karna Erin memilih Karir daripada Pria itu.
"aku akan perlihatkan padamu Honey!! kamu pasti menyesal telah mencampakkanku". batin Erin melenggak-lenggokkan tubuhnya di hadapan Frans.
Frans seakan sudah terhipnotis dengan pesona Istrinya yang sederhana, semua mata melihat ke arah Frans tapi sepertinya CEO Tampan PlayerGame itu tidak menyadari situasi.
MC Pria terus berbicara hingga Erin memutar tubuhnya masih bersikap anggun padahal hatinya dongkol, apa yang lebih menarik dari diri Erin hingga bisa membuat Frans hanya melihat ponselnya saja tidak sadar dengan situasi.
acara terus berlanjut, Frans melihat semua orang berdiri pun segera menyimpan ponselnya dan kembali mencari minuman.
sejak Raisa hamil Frans jadi suka minum, apa karna ikut ngidam nya Raisa? seperti Varel yang merasakan masa Ngidam Shila, tapi Frans hanya suka minum saja tidak mual-mual seperti penderitaan Varel dulu.
"Frans? ".
Frans tersentak mendengar suara itu yang ia kenal, Frans memilih mengabaikannya saja lalu Erin berjalan ke arah Frans kini ada di hadapannya.
Frans masih minum tapi matanya menatap dingin wanita yang pernah singgah dihatinya itu.
"aku tau kamu mendengarku Honey?". kata Erin tersenyum tipis seolah menyindir Frans yang pasti telah menyesal meninggalkannya.
"kita balikan lagi bagaimana? aku yakin kamu menyesal putus dariku kan? ". tanya Erin dengan bangga dan percaya diri.
Frans tertawa kecil, "aku menyesal? ".
Erin menautkan kedua alisnya, "tidak menyesal? ".
"katakan padaku kenapa aku harus menyesal? ". tanya Frans tersenyum miring
Erin tak terima melihat raut wajah Frans yang tampak tidak menyesal telah meminta putus darinya, dimana-mana kalau pacaran terus tiba-tiba harus putus saat perempuannya kembali ke Pria yang memutuskannya pasti akan menyesal jika melihat kesuksesan wanita yang diputuskannya tapi mengapa Frans tidak sama sekali? ada apa ini? apa yang salah dengan Frans?
"ckk..! tidak usah berlagak sombong Honey..! aku terima kok kalau kita balikan lagi". kata Erin tersenyum manis.
"aku sudah menikah". Frans menunjukkan jari manisnya.
Erin membelalak melihat Cincin yang melekat di Jari manis Frans, sebelumnya Ia memang melihatnya tapi Erin mengira itu hanya accesoris tangan saja namun saat dilihat lebih dekat begitu jelas dilihat Erin kalau cincin itu memang Cincin Pernikahan.
Frans tidak mood lagi diacara itu langsung pergi begitu saja meninggalkan acara yang belum selesai, Erin ingin mengejar Frans tapi dihentikan oleh Direktur pemilik Acara yang sudah berumur.
.
__ADS_1
.
di kamar
Frans merebahkan kepalanya di pangkuan Raisa yang tampak sibuk memain-mainkan ponsel baru yang diberikan suaminya.
"eeh..? mas udah balik? ". Raisa meletakkan ponselnya di meja lalu mengelus kepala Frans memberi rasa nyaman untuk suaminya.
"kamu kenapa mas?". tanya Raisa melihat mata Frans terpejam seolah Raisa merasakan Suaminya tengah memikirkan sesuatu.
"aku bertemu dengannya sayang". jawab Frans yang tidak menutupi apapun dari Istrinya.
"hmm? ". Raisa tidak mengerti.
"mantan". jawab Frans hingga Raisa tertegun sejenak.
"ya sudah..! mas tidur saja hilangkan semuanya beban pikiran mas". kata Raisa dengan lembut.
Inilah yang Frans sukai dari Raisa, istrinya itu hanya memikirkannya tidak peduli hal lain sementara mantannya itu hanya memikirkan diri sendiri meminta dimengerti padahal dia sendiri tidak mau mengerti Frans.
Frans tidak pernah menyesal membuang batu kerikil dan sekarang telah mendapatkan berlian seperti Raisa, sejak dulu Frans hanya ingin punya Istri yang peduli dengan Keluarga kecil mereka bukan karir atau hal lain karna itu bisa memicu pertengkaran yang berkepanjangan hingga berakhir perceraian dan anak lah yang paling menderita padahal Frans bisa menafkahi Istri dan anak-anaknya nanti.
ke esokan harinya
Erin begitu berani mendatangi Perusahaan Playergame tapi didepan gerbang tidak diizinkan masuk oleh para satpam bahkan enggan membukakan pintu.
"buka pintunya..! aku calon Nyonya kalian". bentak Erin
"kami dapat tugas langsung dari Tuan Muda tidak boleh mengizinkan anda masuk, kami hanya menjalankan tugas dari Tuan Muda".
Erin mengklakson dengan kuat, kedua satpam sampai ketar-ketir karna kegilaan Erin tapi tidak ada yang berani membukakan gerbang untuk Erin, para satpam malah menggembok Gerbang lalu berlari memasuki Perusahaan PlayerGame.
Erin semakin gila menekan Klakson mobilnya tapi tidak ada tanda-tanda Frans akan membukakan gerbang Perusahaannya hingga para tetangga yang ada disekitar Perusahaan PlayerGame berteriak dan memaki Erin sampai mau tak mau Erin harus pergi jika tidak? karirnya bisa hancur dalam sekejab.
di lantai atas, Frans melihat dari balik tirai kaca, ia menatap dingin ke bawah.
"ckk..! masih punya muka kembali padaku, apa dia pikir aku mau menunggunya? sombong sekali padahal hanya sebongkah kerikil yang tidak berharga". decak Frans berbalik kembali ke Kursi nya.
.
.
.
__ADS_1