Gadis Istimewa Milik Bos CEO Dingin

Gadis Istimewa Milik Bos CEO Dingin
karma kah?


__ADS_3

.


.


Varel mengikuti Suryo hingga tiba di taman belakang milik pihak hotel


"Tuan muda.. jelaskan pada saya arti tatapan anda". kata Suryo to the point.


"saya jatuh cinta padanya". jawab Varel sejujurnya dan belajar dengan bahasa sopan.


Suryo terkejut, "anda bukan jatuh cinta padanya Tuan tapi hanya sekedar tertarik, putri saya masih polos dan tidak tau apa itu namanya perasaan ketertarikan pada lawan jenis, saya harap anda tidak akan mengotori pikirannya hanya karna naf*u sesaat anda".


"aku mencintainya dan menginginkannya tapi aku tau cara menjaganya, anda tenang saja Tuan Suryo, aku tau otaknya masih bersih". kata Varel tidak tersinggung oleh kata-kata Suryo.


Varel sangat mengerti bagaimana sayangnya Suryo pada Shila hingga memilih bangkrut dari pada menjual Shila pada keluarganya.


"apa yang ada di dalam diri putri saya hingga anda memang merasa yakin anda mencintainya tuan? diluar sana banyak wanita yang rela melebarkan pah*nya demi anda, anda bisa memilih siapa saja tapi jangan putri saya". kata Suryo


Varel terdiam, "maksud anda saya hanya menginginkan tubuhnya? ". tebak Varel kata-kata Suryo.


"anda tidak perlu menjelaskannya pada saya Tuan, putri saya memang sangat cantik, tapi dia segala nya bagi saya, saya ingin dia hidup bahagia bersama pria yang mencintainya dengan tulus begitu juga sebaliknya, anda terlalu sempurna untuknya tuan, saya yakin orang kaya seperti kalian bisa memiliki istri 2 atau 3 di luar sana, kalian tidak akan puas dengan 1 wanita". Suryo berkata jujur saja pada Varel mengenai pemikirannya.


"aku mencintainya dan hanya dia perempuan yang aku akui di dunia ini". jawab Varel dengan serius.


"aku tidak tau caranya menghormati seseorang karna sejak kecil aku dilatih untuk tidak tunduk pada siapapun, jika aku menundukkan kepala pada orang itu maka mereka akan tau aku memiliki kelemahan, tutur kataku memang tidak sopan dan tidak tau etika tapi aku sangat jenius, aku bisa belajar demi nya". jelas Varel dengan nada serius.


Suryo memperhatikan raut wajah Varel yang terlihat begitu serius, "apa saja yang anda lakukan pada putri saya? ".


Varel menjawab semua yang ia lakukan dari awal pertemuannya dengan Shila di Jerman ini, ia berkata jujur memeluk Shila dan tidak melakukan hal lain saat berada di kamar yang sama dengan Shila.


Suryo menghela nafas panjang, ia pernah jatuh cinta dan hal itu tentu membuatnya faham bagaimana Varel jatuh cinta pada Shila.


"anda tau dia sangat polos bukan? perasaan anda sepihak seperti yang dikatakan media? ". Suryo

__ADS_1


"iya..! aku tau". jawab Varel mengakui


"katakan satu alasan kenapa anda jatuh cinta pada putri saya? apa karna balas dendam anda? jika karna itu saya mohon maaf atas namanya, dia memang seperti itu, jika dia marah harus dilampiaskan jika tidak itu akan menyakitinya". jelas Suryo


"apa maksud anda tuan? sakit? menyakitinya? apa Shila sakit tuan? ". tanya Varel dengan khawatir


"bukan hal serius, jika dia marah harus dilampiaskan karna jika tidak kepalanya akan sakit sebab tidak bisa memendam semuanya sendiri". jawab Suryo


Varel terduduk lemas di bangku yang ada disekitarnya, "syukurlah bukan sakit yang serius". gumam Varel dengan lega


Suryo mendengar kata-kata Varel, ia tidak mengerti mengapa Varel bisa jatuh cinta pada putrinya tapi tetap saja ia harus berhati-hati dengan Varel, walaupun Suryo tau Varel mencintai Shila bukan berarti Suryo menerima Varel menjadi menantunya, jika Shila tidak mencintai Varel tidak ada alasan bagi Suryo untuk menerima Varel walaupun ia tau pria itu adalah penguasa Fox Group.


.


.


Suryo kembali bersama Varel ke Kamar hotel Suryo dimana Shila tengah menunggunya.


"papa dari mana sih? papa bicara apa sama om Varel?? papa tenang aja Om Varel telah melindungi Shila dari pria mata keranjang". cecar Shila membuat Suryo mengerutkan keningnya menatap Varel.


"kami tidak melakukan apapun Pa.. lagian om varel tidak mungkin tertarik pada bocah". sambung Shila lagi.


"bocah? ". beo Suryo


Shila mengangguk-ngangguk,


"kalau begitu aku permisi Tuan.. Bocah..! ". seru Varel menundukkan kepalanya pada Suryo lalu menatap Shila cukup lama, hal itu tertangkap oleh mata Suryo.


"papa dengar kan? dia memanggil shila bocah, dia tidak akan memandang bocah kan? ". cengir Shila dengan manja bergelayut di lengan Suryo


"iya nak". sahut Suryo lalu Varel pergi dari tempat itu tidak melirik Vivi sama sekali, sedangkan Vivi menganga takjub melihat Shila yang bisa membuat seorang tuan muda sombong itu menunduk pada Suryo cukup lama.


.

__ADS_1


.


di kamar penginapan Varel


"tuan muda? ". sapa Nando


"Tuan Muda? ". panggil Nando sekali lagi hingga Varel tersadar dari lamunannya.


"hmm? kenapa kau menggangguku? ". tanya Varel dengan serius menatap ke arah balkon yang menampakkan pemandangan kota (kaca).


"bagaimana pertemuan anda dengan nona muda tuan? ". tanya Nando


Varel menghela nafas, "bukan apa-apa, aku yang merindukannya sedangkan dia? aku tidak tau bagaimana perasaannya, yang jelas dia tidak memiliki perasaan yang sama dengan yang aku miliki sekarang".


Nando hanya diam tanpa berbicara mendengar jawaban Varel, kasihan? tentu saja Nando kasihan, sebenarnya Varel menjadi pribadi kejam dan tidak tau etika karna masa kecilnya yang pernah di culik oleh wanita, hal itu membuatnya trauma sampai dewasa dan Varel enggan berhubungan dengan wanita setelah itu hingga saat ini, Shila adalah gadis pertama yang dekat dengan Varel dari banyaknya perempuan super cantik dan seksi di luar sana.


"anda sangat hebat tuan..! apapun yang sudah anda genggam pasti akan anda miliki, hanya saja saya meminta pada anda untuk menahan diri sampai Nona muda juga mencintai anda". Nando


"benar kata orang-orang Nan, aku terkena karma, selama ini aku tidak tau rasanya di tolak tapi sekarang aku tau bagaimana rasanya cinta bertepuk sebelah tangan, jika diungkapkan bukankah itu hanya menyakiti diri sendiri saja? untuk apa perasaan di ungkapkan jika sudah jelas di tolak? ". Varel


"Nona muda bukan tidak mencintai anda tuan tapi belum mencintai anda, anda terlalu mudah jatuh cinta pada Nona muda, tuan". Nando


"dia terlalu istimewa, bagaimana aku tidak jatuh cinta padanya". gumam Varel memejamkan matanya


Nando mengangguk mengakui Shila sangat istimewa, bahkan Frans pun langsung jatuh cinta pada Shila saat pertemuan pertama namun pandangan Varel membuat Frans mundur.


Frans sudah mengatakan pada Jessy bahwa Varel akan mencintai Shila, Frans tidak ingin memiliki saingan cinta dengan abangnya sendiri.


Shila terlalu unik untuk tidak di sukai, siapapun akan suka pada hal yang unik hingga tanpa sadar Varel menaruh hati pada gadis bar-bar yang berani mendatanginya secara langsung bahkan menamparnya, menyalahkannya, sungguh gadis kuat yang tidak takut apapun saat itu di mata Varel.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2