
Hari ini Satria sudah rapi dan siap untuk pergi ke rumah sakit, dengan perasaan yang kurang semangat iya melangkah menuju kamar Ina untuk pamit.
Tok...Tok... Tok... Tok...
" Sayang " panggil satria
" Tunggu sebentar " ucap Ina
Ceklek,,
" Pagi pacarku " ucap Ina sambil tersenyum manis
" Kamu ko cantik banget, mau kemana sih sebenarnya " ucapnya Satria kesal karena Ina berdandan cantik disaat Iya tak bisa menemaninya
" Mau ke bandara, mau jemput ayah dan bunda " ucap Ina
" Tapi ko Kamu udah cantik begitu " ucap Satria sambil memotong kan bibirnya
" Aku cuma mau ketemu sama ayah dan bunda ko " ucap Ina meyakinkan Sang kekasih
" Kamu mau jam berapa jemput kedua orang tuamu " ucapnya Siska
" Sebentar lagi " jawabnya
" Yasudah aku antarkan " ucapnya Satria sambil tersenyum
" Tapi "
" Biar aku tenang ya.. mau nya aku Antarkan ke bandara " ucap Satria dengan wajah memelas
" Baik lah, tapi jaraknya lumayan jauh kamu bisa terlambat Bekerja " ucap ina
" Ga papah nanti aku minta izin dulu " ucapnya
Kini Ina dan Satria segera melangkah menuju mobil, namun Yesi menghampiri mereka
" Loh Kalina mau kemana " tanya Yesi
" Aku mau nganterin Ina kebandara... " ucap Satria
" Terus pekerjaan kamu gimana Sat " ucap Yesi bingung
" Palingan aku agak telat aja ke rumah sakit mah " ucapnya
" Yaudah kalian hati-hati dijalan ya, Ina titip kan salam mamah Yesi pada bunda Sisil dan Ayah leo " ucap Yesi
" Baik mah " ucap Ina sambil tersenyum
" Oh iya mah, masalah koper Ina dan barang-barang Ina nanti sore Ina ambil ya boleh " ucap Ina
" Aku jadi sedih, Ina cantik akan ninggalin rumah ini " ucap Satria dengan wajah sedih
" Kamu kan bisa main kerumah aku " jawab Ina
" Ina, pintu rumah kami selalu terbuka untukmu, kapanpun kamu mau kesini silahkan " ucap Yesi sambil tersenyum
" Iya mah terima kasih " ucap Ina
" Yaudah sana kalian cepat berangkat keburu Macet " ucap Yesi
" Iya mah " ucap Merek
" Kalau begitu Ina dan Satria pamit mah " ucap Ina mencium punggung tangan Yesi
" Mah aku berangkat ya " ucap Satria mencium tangan Yesi
" Iya sayang hati-hati " ucap Yesi melambaikan tangannya
__ADS_1
Sedangkan Ina dan Satria masuk kedalam mobil, Satria segera melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju bandara.
" Sayang, nanti kamu jangan cape-cepe ya, banyak istirahat dirumah, kalau ada apa-apa hubungi aku " ucap Satria
" Iya sayang " jawabnya sambil tersenyum
Memang terkadang satria sikapnya berlebihan namun itu yang membuat Ina menyukainya, karena Ina diperlakukan istimewa oleh sang kekasih.
Mereka sudah sampai dibandara, Satria menemani Ina terlebih dahulu menemui sang calon mertua.
" Itu mereka " ucap Ina sambil menunjuk kearah orang tuanya
" Bunda.. " teriakan Ina sambil berlari ingin memeluk sang bunda
" Ina kangen " ucapnya sambil memeluk sang bunda
" Bunda juga kangen kamu " Ucap Sisil
" Jadi Ina putri kesayangan ayah cuma kangen sama bunda ga kangen sama ayah " ucap Leo
" Aku juga kangen ayah " ucap Ina melepaskan pelukan Sisil dan beralih memeluk Leo
" Kamu apa kabar sayang... Ayah rindu banget sama kamu " ucapnya Leo sambil mengelus rambut Ina
" Aku baik ayah, gimana keadaan Oma Natali " ucap Ina
" Keadaanya sudah membaik " ucap Leo
" Ko Oma dan opa ga ikut ayah sama bunda " tanya ina
" Oma nemenin Oma Natali, Kalau Opa tadi buru-buru langsung kerestorannya" ucap Leo
" Bunda Ayah apa kabar " ucap Satria Menyalami Sisil dan Leo
" Kabar baik satria, terima kasih sudah menjaga Ina " ucap Sisil sambil tersenyum
" Jadi ini pacar Ina, aku mau tau seberapa besar perjuangannya untuk dapatkan ina " batin Leo
" Kamu ga kerja " ucapnya Leo dengan sinis
" Mau Ayah, Sebentar lagi " ucap Satria
" Oh iya, sayang kamu mending pergi sekarang kasian nanti pasien kamu " ceplos ina
" Sayang " ucap Sisil heran sementara Leo cuek, karena iya sudah mengetahui nya dari mata-mata yang iya bayar untuk memberikan informasi setiap hari padanya
" Jadi kamu sama satria pacaran.. " ucap Sisil menata wajah satria
" Iya bunda " ucapnya Ina cengengesan
" Kamu harus cerita nanti sama bunda nanti "
" Baik Bunda " ucap Ina sambil tersenyum
" Ya udah kamu boleh pergi " ucap Leo
" Ayah, bunda, Ina.. aku pamit kerja dulu, assalamualaikum " ucap Satria
" Hati-hati dijalam " ucap Ina sambil tersenyum
" Waalaikumsalam " ucap mereka
Satria pun segera pergi dari sana, sementara Sisil dan Leo segera masuk kedalam mobil yang sudah iya persiapkan sebelumnya
Terlihat Sisil sangat bahagia bisa bertemu dengan putri kesayangan, iya tak henti-hentinya memeluk sang Ina
supir segera melakukan mobilnya menuju Mansion Leo, didalam mobil tampak juga Leo tak henti-hentinya memegang tangan sang putri kesayangannya.
__ADS_1
.
...****************...
.
Sementara ditempat lain, Satria susah berada di rumah sakit, iya begitu tak bersemangat karena tak ada Ina.
" Dokter Satria " ucap Seseorang wanita
" Ada apa " ucapnya menoleh pada seseorang yang memangginya
" Ko sendirian aja " ucapnya penuh pensaran
" Bukan urusanmu " ucap Satria dengan wajah kesal
" Jangan cemberut begitu nanti Gantengnya hilang " ucap dokter Dinda merayu Satria
" Aku ga peduli " ucapnya melangkah pergi
" Aduh.. kakiku sakit " ucapnya sengaja dengan nada tinggi agar satria menoleh dan membantunya namun yang terjadi satria malah mempercepat langkahnya pergi
" Dokter Satria tolong " ucapnya masih berharap satria menghampirinya namun gagal
" Sial, aku dicuekin " ucapnya kesal
Tiba-tiba Dokter Andi pun datang menghampiri Dinda karena iya tadi mendengar teriakannya.
" Dokter Dinda anda kenpa " tanya Dokter Andi
" Tidak apa-apa dok.. " ucapnya merasa malu sendiri
" Yasudah kembali keruangan mu, banyak pasien yang menunggumu " ucap nya ketus
" Baik Dok " ucapnya melangkah pergi dari sana menuju ruanganya
" Aku harus dapatkan cara agar Satria peduli sama aku " batin Dinda
Merekapun segera menuju ruangan masing-masing untuk menyelesaikan pekerjaannya.
.
.
.
.
Bersambung....
Dokter Dinda sama Dokter Andi aja kali ya...
Ada yang setuju
Tim Ina dan Satria mana suaranya....
Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ...... belum
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
Jangan bosen-bosen ya .....
Marhaban ya Ramadhan
__ADS_1
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan, jangan lupa jaga kesehatan ya guyz