Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 218


__ADS_3

Ehan pun menggendong bayi perempuannya dan menenangkannya, dan Rena sedang menenangkan bayi laki-lakinya, tiba-tiba sang bayi perempuan pup


" Sayang, Ko bayi kita bau " ucap Ehan


" Bau.. apa mungkin dia pup " jawabnya Rena sambil menggendong bayi laki-laki yang tengah menangis


" Sepertinya iya sayang " ucap Ehan


" Kalau begitu kamu ganti popoknya tolong, aku sedang menegakan Lio " ucap Rena


" Tapi sayang aku tidak tahu caranya " ucap Ehan


" Coba minta tolong satria, diakan dokter pasti dia tau " ucap Rena sambil tersenyum menendang satria


" Loh ko aku " ucap Satria


" Iya sangat kasian Baby Lia, aku sedang repot mengganti popok kedua anakmu " ucap Ina


" Tapi sayang " ucap Satria protes


" Ayolah Paman Satria minta tolong kasian baby lia " ucap Rena


" Ayolah adik iparku yang ganteng " ucap Ehan sambil tersenyum


" Baiklah tapi bantuin aku, soalnya aku juga baru pertama kali " ucap Satria


" Biarkan Ehan yang melakukannya satria, kamu hanya memberi tahukanya " ucap Rena


" Tapi sayang " ucap Ehan


" Sayang kamu ga boleh begitu, Lia kan bayi kamu bukan satria " Rena


" Iya sayang Aku akan melakukannya " ucapnya Ehan


" Ok sekarang kamu buka celananya Lia " ucap Satria


" Begini " ucap Ehan


" Iya... " ucap satria


" Lalu .. " tanya Ehan


" Kamu buka perekat popoknya " ucap satria


" Begini " ucap Ehan


" Betul, terus kamu lepaskan popoknya " ucap satria


" Ih, ga ah banyak begini pupnya " ucap Ehan


" Ayolah Kaka ipar kasian baby mu " ucap Satria dengan tersenyum jahat


" Begini " ucap Ehan memberikan popok berisi pup dihadapan satria


" Ih Ehan jorok " ucap Satria merasa jijik


" Sayang masa kamu begitu sama satria " ucap Rena


" Hehehe iya sayang maaf " ucap Ehan memberikan pup itu kerangan satria

__ADS_1


" Ehan " ucap Satria kesal dan langsung mencuci tangannya


" Sayang, Masukan kantong plastik popok berisi pup nya Lia " ucap Rena dengan tatapan tajam


" Iya sayang " ucap Ehan memasukan popok tersebut


" Lalu bagaimana lagi sat " tanya Ehan


" Nih tisu basah kamu lap tuh bokongnya Lia " ucap Satria sambil tersenyum jahat


" Kenapa harus aku " ucap Ehan merasa Tah habis pikir


" Ya terus siapa lagi, masa aku " ucap Satria


" Ayo sayang itung-itung kamu belajar " ucap Rena


" Baiklah sayang " ucap Ehan membersihkan bokong Lia dengan tisu basahnya, sudah selesai iya segera membasuh tangannya dan segera menghampiri sang bayi dilihatnya satria sudah selesai memasangkan popok


" Kenapa ga bantuin dari tadi " ucap Ehan


" Segini juga dibantuin " ucap Satria


" Sayang kamu ga boleh begitu " ucap Rena


Tiba-tiba ada yang datang keruangan Ina dan Satria, yaitu Yesi dan Siska karena Renal iya harus menghandle pekerjaan Ehan jadi iya belum bisa kerumah sakit


Ceklek,,


" Sayang " ucap Yesi langsung menghampiri sang menantu dan memeluknya


" Mamah Yesi " ucap Ina senang


" Mereka baru saja Ina ganti popok dan sekarang mereka sedang tidur " ucap Ina


" Ganteng dan cantiknya " ucap Yesi sangat bahagia


" Selamat ya ka " ucap Siska sambil tersenyum


" Makasih ya adik " ucap Ina


" Ada Rena dan Ehan juga " ucap Yesi


" Iya mamah Yesi apa akabar " ucap Ehan memeluk Yesi


" Mamah kabar sangat baik " ucap Yesi senang


" Ka Ehan lahiran juga " tanya siska


" Yang lahiran Rena bukan aku " ucap Ehan


" Eh maksudku ka Rena udah melahirkan juga " ucap Siska


" Iya Siska " ucap Rena sambil tersenyum


" Wah lucu sekali, anak kalian juga kembar " tanya Yesi


" Iya mah " ucap Rena


" Kembar dua mah, masih banyakan aku kembar tiga " ucap Satria dengan bangganya

__ADS_1


" Hus kamu ga boleh begitu " ucap Yesi


" Iya mah, satria selalu ledek aku " ucap Ehan mengadu pada Mamah Yesi


" Kalian tidak pernah berubah ya... masih kaya anak kecil " ucap Siska


" Mamah juga setuju ucapan mu nak " ucap Yesi pada siska


" Ya begini lah mah, mereka seperti kucing dan tikus " ucap ina sambil tertawa


" Sayang kenapa menggataiku tikus " ucap satria


" Yasudah kamu kucing aja " ucap Ina


" Sayang ko kamu begitu " ucap satria


" Dasar manja " cibir Ehan


" Sayang Adelia demam " ucap Rena yang menggendong bayi perempuannya


" Astaga bagaimana ini " ucap Ehan panik


" Kamu panggil dokter " ucap Mamah Yesi


" Tapikan satria dokter mah " ucap Rena


" Dia bukan dokter anak ka " ucap Siska


" Yasudah aku panggilkan dulu dokter " ucap Satria melangkah pergi Dari sana


.


.


.


.


.


Bersambung....


Hayo tinggal nama untuk ketiga bayi farel dan Mey-mey...


Apa ada yang mau menyumbang nama untuk ketiga bayi tersebut


komen ya guys


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz

__ADS_1


__ADS_2