
Ehan pun menggendong bayi perempuannya dan menenangkannya, dan Rena sedang menenangkan bayi laki-lakinya, tiba-tiba sang bayi perempuan pup
" Sayang, Ko bayi kita bau " ucap Ehan
" Bau.. apa mungkin dia pup " jawabnya Rena sambil menggendong bayi laki-laki yang tengah menangis
" Sepertinya iya sayang " ucap Ehan
" Kalau begitu kamu ganti popoknya tolong, aku sedang menegakan Lio " ucap Rena
" Tapi sayang aku tidak tahu caranya " ucap Ehan
" Coba minta tolong satria, diakan dokter pasti dia tau " ucap Rena sambil tersenyum menendang satria
" Loh ko aku " ucap Satria
" Iya sangat kasian Baby Lia, aku sedang repot mengganti popok kedua anakmu " ucap Ina
" Tapi sayang " ucap Satria protes
" Ayolah Paman Satria minta tolong kasian baby lia " ucap Rena
" Ayolah adik iparku yang ganteng " ucap Ehan sambil tersenyum
" Baiklah tapi bantuin aku, soalnya aku juga baru pertama kali " ucap Satria
" Biarkan Ehan yang melakukannya satria, kamu hanya memberi tahukanya " ucap Rena
" Tapi sayang " ucap Ehan
" Sayang kamu ga boleh begitu, Lia kan bayi kamu bukan satria " Rena
" Iya sayang Aku akan melakukannya " ucapnya Ehan
" Ok sekarang kamu buka celananya Lia " ucap Satria
" Begini " ucap Ehan
" Iya... " ucap satria
" Lalu .. " tanya Ehan
" Kamu buka perekat popoknya " ucap satria
" Begini " ucap Ehan
" Betul, terus kamu lepaskan popoknya " ucap satria
" Ih, ga ah banyak begini pupnya " ucap Ehan
" Ayolah Kaka ipar kasian baby mu " ucap Satria dengan tersenyum jahat
" Begini " ucap Ehan memberikan popok berisi pup dihadapan satria
" Ih Ehan jorok " ucap Satria merasa jijik
" Sayang masa kamu begitu sama satria " ucap Rena
" Hehehe iya sayang maaf " ucap Ehan memberikan pup itu kerangan satria
__ADS_1
" Ehan " ucap Satria kesal dan langsung mencuci tangannya
" Sayang, Masukan kantong plastik popok berisi pup nya Lia " ucap Rena dengan tatapan tajam
" Iya sayang " ucap Ehan memasukan popok tersebut
" Lalu bagaimana lagi sat " tanya Ehan
" Nih tisu basah kamu lap tuh bokongnya Lia " ucap Satria sambil tersenyum jahat
" Kenapa harus aku " ucap Ehan merasa Tah habis pikir
" Ya terus siapa lagi, masa aku " ucap Satria
" Ayo sayang itung-itung kamu belajar " ucap Rena
" Baiklah sayang " ucap Ehan membersihkan bokong Lia dengan tisu basahnya, sudah selesai iya segera membasuh tangannya dan segera menghampiri sang bayi dilihatnya satria sudah selesai memasangkan popok
" Kenapa ga bantuin dari tadi " ucap Ehan
" Segini juga dibantuin " ucap Satria
" Sayang kamu ga boleh begitu " ucap Rena
Tiba-tiba ada yang datang keruangan Ina dan Satria, yaitu Yesi dan Siska karena Renal iya harus menghandle pekerjaan Ehan jadi iya belum bisa kerumah sakit
Ceklek,,
" Sayang " ucap Yesi langsung menghampiri sang menantu dan memeluknya
" Mamah Yesi " ucap Ina senang
" Mereka baru saja Ina ganti popok dan sekarang mereka sedang tidur " ucap Ina
" Ganteng dan cantiknya " ucap Yesi sangat bahagia
" Selamat ya ka " ucap Siska sambil tersenyum
" Makasih ya adik " ucap Ina
" Ada Rena dan Ehan juga " ucap Yesi
" Iya mamah Yesi apa akabar " ucap Ehan memeluk Yesi
" Mamah kabar sangat baik " ucap Yesi senang
" Ka Ehan lahiran juga " tanya siska
" Yang lahiran Rena bukan aku " ucap Ehan
" Eh maksudku ka Rena udah melahirkan juga " ucap Siska
" Iya Siska " ucap Rena sambil tersenyum
" Wah lucu sekali, anak kalian juga kembar " tanya Yesi
" Iya mah " ucap Rena
" Kembar dua mah, masih banyakan aku kembar tiga " ucap Satria dengan bangganya
__ADS_1
" Hus kamu ga boleh begitu " ucap Yesi
" Iya mah, satria selalu ledek aku " ucap Ehan mengadu pada Mamah Yesi
" Kalian tidak pernah berubah ya... masih kaya anak kecil " ucap Siska
" Mamah juga setuju ucapan mu nak " ucap Yesi pada siska
" Ya begini lah mah, mereka seperti kucing dan tikus " ucap ina sambil tertawa
" Sayang kenapa menggataiku tikus " ucap satria
" Yasudah kamu kucing aja " ucap Ina
" Sayang ko kamu begitu " ucap satria
" Dasar manja " cibir Ehan
" Sayang Adelia demam " ucap Rena yang menggendong bayi perempuannya
" Astaga bagaimana ini " ucap Ehan panik
" Kamu panggil dokter " ucap Mamah Yesi
" Tapikan satria dokter mah " ucap Rena
" Dia bukan dokter anak ka " ucap Siska
" Yasudah aku panggilkan dulu dokter " ucap Satria melangkah pergi Dari sana
.
.
.
.
.
Bersambung....
Hayo tinggal nama untuk ketiga bayi farel dan Mey-mey...
Apa ada yang mau menyumbang nama untuk ketiga bayi tersebut
komen ya guys
Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
Jangan bosen-bosen ya .....
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz
__ADS_1