
" Apa kah kamu serius dengan ina " tanya Leo kembali
" Aku sangat serius dengan Ina ayah, bahkan jika ayah ijinkan aku mau melamar ina " ucap Satria dengan tegas
" Kamu yakin mau melamar ina " cibir Leo
" Sangat yakin ayah " ucap Satria dengan wajah tegangnya
" Sudah punya apa kamu untuk nikah dengan anak saya " ucap Leo
Seketika Satria bagaikan disambar petir, pertanyaan Leo mampu membuat Satria terpaku dan kaget, memang benar selama ini iya belum mempersiapkan semuanya,
Rumah saat iya nanti berkeluarga, ataupun kebutuhan lainnya.
" Saya punya tabungan ayah " ucapnya
" Mampu untuk membeli rumah " tanya Leo
" Bisa ayah, meskipun tidak besar seperti Mansion ayah tapi uang tabunganku cukup untuk membeli rumah sederhana " ucapnya
" Sampai sejauh ini dia tidak meyerah " batin Leo
" Terus jika tabunganmu habis dibelikan rumah, bagaimana dengan biaya pernikahan mu " ucap Leo dan satria diam tidak bisa berkata-kata
" Saya tidak suka jika kamu nikah tapi pakai uang orang Tua " ucap Leo
" Baik Ayah, mulai sekarang saya akan menabung untuk biaya pernikahan ku dengan ina " ucapnya
" Dengan penghasilan mu seperti itu, maaf bukan maksud menghina namun aku tau betul gaji mu berapa, Apa Kamu sanggup menabung untuk acara pernikahan mu, butuh waktu berapa lama Hem " cibir Leo
" Maksih saya waktu delapan bulan ayah " ucapnya
" Saya mau dalam enam bulan kamu harus mendapatkan uang 1 miliar Dan dengan syarat kamu harus memakai uangmu sendiri " ucap Leo
" Baik ayah " ucap Satria bingung
" Jika dalam enam bulan Kamu gagal dan tak bisa membawa uang 1 miliar, maka dengan terpaksa Ina akan saya jodohkan dengan orang lain " ucap Leo tersenyum
" Berat sekali rintangan yang harus Ku hadapi.. tapi aku tak boleh meyerah demi ina " batin Satria
" Aku mau lihat usahamu, kalau masalah uang tidak jadi masalah " batin Leo
" Baik ayah, saya tidak akan meyerah " ucap Satria dengan semangat
" Ingat jangan sampai ada orang yang tau akan hal ini " ucap Leo
" Baik Ayah "
" Kalau ada yang tau akan hal ini, perjanjian kita batal dan besoknya saya langsung nikahkan Ina dengan orang lain " ancam Leo
__ADS_1
" Jangan ayah " ucapnya memandang wajah sang calon mertua
" Yasudah Kamu boleh pergi " Usir Leo
" Baik Ayah, saya permisi " ucapnya
Kini Satria melangkah pergi dari ruang kerja sang calon mertua dengan perasaan lega, namun disisi lain iya bingung harus bagaimana dengan tantangan Dari calon mertuanya itu
Satria segera melangkah menuju ruang tv, disana terlihat bunda Sisil dan sang kekasih sedang menunggunya dengan wajah tegang
" Apa yang ayah katakan " ucap ina
" Tidak sayang, ayah hanya ingin mengenal aku lebih dalam " ucapnya bohong namun iya tersenyum
" Kamu yakin ga bohong kan " ucap Sisil heran
" iya Bunda " ucapnya
" Ya udah Bunda Ina aku pulang dulu ya sudah malam " ucapnya pamit
" Yaudah deh kamu hati-hati di jalan, kalau sudah sampai rumah kasih tahu aku" ucap ina
" Iya sayang kamu jangan khawatir " ucapnya sambil tersenyum
Satria segera mencium tangan Bunda Sisil, lalu Ina mengantarkannya sampai kedepan Rumah.
" Aku pamit ya sayang " ucap Satria memeluk ina
Satria pun melepas pelukannya dan masuk kedalam mobilnya, iya melajukan mobilnya menuju rumahnya.
.
...****************...
.
Sesampainya dirumah, Satria segera menuju kamarnya dan merebahkan tubuhnya lalu iya segera menghubungi sang kekasih agar iya tak khawatir.
Tiba-tiba sang Sang mamah datang kekamar satria dan penasaran tentang acara buka bersama dengan keluarga Leo.
Tok... Tok... Tok...
" Sayang, mamah boleh masuk " ucap Yesi
" Masuk saja mah tidak dikunci " ucapnya
Ceklek,,
" Sayang " ucap Yesi menghampiri Satria
__ADS_1
" Ada apa Mah " ucapnya
" Bagaimana tadi acar bukber ya lancar " Tanya Yesi
" Iya mah " ucapnya
" Ayah Leo gimana sikapnya padamu " tanya Yesi yang masih panasaran
" Ayah Leo baik ko " ucapnya
" Apa dia merestui mu " Tanya Yesi lagi
" Aku bingung mah, tapi aku yakin Ayah Leo pasti merestui ku " ucap Satria
" Sebenarnya ayah Leo mengajukan syarat padaku mah namun aku tak bisa mengungkapkannya, Jika dalam enam bulan Aku gagal dan tak bisa membawa uang 1 miliar, maka Ina akan dijodohkan orang lain dan aku tidak bisa biarkan itu " batin Satria
" Semoga kamu direstui oleh ayah Leo dan kalian akan secepatnya menikah " ucap Yesi
" Aamiin mah " ucapnya sambil tersenyum
" Yaudah kamu harus banyak istirahat besok kan kerja, mamah ke bawah dulu ya " ucap Yesi pamit
" Iya mah "
.
.
.
.
Bersambung....
Semoga Satria bisa melewati rintangannya..
Tim Ina dan Satria mana suaranya....
Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ...... belum
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
Jangan bosen-bosen ya .....
Marhaban ya Ramadhan
__ADS_1
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan, jangan lupa jaga kesehatan ya guyz