
Leo masih diam direstoran dan berpikir sejenak, iya segera mengambil handphonenya di saku celananya dan segera menghubungi seseorang
Tut... Tut... Tut...
" Halo Ayah " ucap Ehan
" Halo Ehan kamu dimana " ucap Leo
" Aku masih di Bandung mungkin seminggu lagi akan pergi ke Jakarta untuk memantau perusahaan yang ada disana " ucap Ehan
" Besok kamu datang ke Surabaya, Yah akan menunggumu " ucap Leo
" Memangnya ada apa Ayah " ucap Ehan kaget
" Ada yang mau ayah bicarakan penting " jawabnya
" Baiklah ayah, nanti malam Ehan berangkat dari sini agar besok pagi-pagi Ehan sampai disana " ucap Ehan
" Ayah Tunggu besok " ucapnya
" Baik Ayah, jaga kesehata dan jangan lupa makan.. assalamualaikum " ucap Ehan
" Waalaikum salam " ucap Leo langsung menutup teleponnya.
Ada rasa lega dihatinya Leo saat iya berbicara dengan Ehan, namun rasa khawatirnya masih terlihat diwajahnya
" Renal " panggil Leo
" Iya Tuan "
" Apa aku salah jika ingin yang terbaik untuk anakku apalagi ini putraku yang pertama " ucap Leo dengan wajah cemasnya
" Tuan tidak salah, mungkin cara Tuan menyampaikannya yang salah " ucap Renal
" Maksud Kamu " tanya Leo
" Maaf ya Tuan Menurut pandanganku, Nona Mey-mey itu orangnya baik dan tulus " ucap Renal
" Aku hanya takut dia memanfaatkan Farel sama seperti yang dilakukan Dona " ucap Leo
" Kenapa Tuan tidak memberi mereka kesempatan " ucap Renal
" Disisi lain aku ingin melihat perjuangan Farel dan wanita itu, tapi disisi lain Sisil akan marah sekali jika dia tau aku memperlakukan Farel seperti itu " ucap Leo
" Wajar jika Nyonya Sisil marah Tuan, Ibu mana yang akan tega melihat anaknya sengsara " ucap Renal
" Besok aku akan berbicara dengan Ehan dan Farel bagaimana baiknya " ucapnya Leo
" Saya Setuju Tuan "
" Jangan sampai Tuan Farel digantikan, apalagi aku yang menggantikannya sementara, aku tidak mau jauh dari keluarga ku " batin Renal
Leo dan Renalpun kembali kehotel untuk beristirahat, karena mereka lelah dengan drama-drama yang tadi mereka lihat dan lakukan.
.
...****************...
.
Keesokan harinya,,
Ehan sudah berada di hotel yang sudah dipesan Renal sebelumnya, iya langsung masuk ke kamar hotel dan beristirahat sejenak
Tak lama kemudian handphonnya berbunyi tanda seseorang menghubunginya.
Kring... Kring ...
" Halo, assalamualaikum ayah " ucap Ehan
" Waalaikum salam " ucap Leo
" Ehan sudah sampai di hotel " ucapnya
" Ok, Kita makan siang bersama " ucap Leo
__ADS_1
" Baiklah ayah, aku mau istirahat dahulu.. " ucapnya dengan santai
" Iya " ucapnya sang ayah
" Ayah aku mandi dulu ya, sampai berjumpa lagi" ucap Ehan
" Iya " ucap Leo singkat
" Assalamualaikum " ucap Farel
" Waalaikum salam " ucap Leo
Ehan pun segera mandi agar tubuhnya menjadi segar kembali, setelah selesai dengan mandinya barulah iya sarapan. namun tiba-tiba iya ingat dengan sang Kaka kembarnya, lalu iya mengambil handphonenya dan segera menghubungi Farel.
Tut... Tut... Tut...
" Halo " ucap Farel
" Assalamualaikum Abang " ucap Ehan
" Waalaikum salam " ucap Farel
" Abang apa kabar " tanya Ehan
" Kabar baik, kamu sendiri bagaimana kamu sehat " tanya Farel
" Alhamdulillah baik bang " ucap Ehan
" Ada perlu apa kamu menelepon ku " tanya Farel kembali
" Aku kangen... bagaimana jika kita nongkrong-nongkrong " ucap Ehan yang tidak tahu apa yang terjadi pada Farel
" Maaf aku sibuk " ucap Farel
" Yaelah ka, so sibuk segala kalau soal pekerjaan nanti di urus Riki " ucapnya Ehan
" Apa Ehan tidak tau apa yang terjadi " batin Farel
" Aku sibuk urusan lain " ucap Farel
" Yaudah deh ka.. kalau ada waktu hubungi aku mumpung masih di Surabaya " ucap Ehan
" Iya " ucap Farel
" Assalamualaikum " ucap Ehan
" Waalaikum salam " ucapnya Farel heran
" Ehan benar-benar berubah.. berkat Rena " batin Farel
Ehan sudah menutup teleponnya dan iya merebahkan tubuhnya ke kasur empuk itu sejenak.
Ting... Tong.... Ting... Tong
Ehan pun segera membuka pintunya, dilihatnya ada Pa Renal sambil tersenyum senang
" Pa Renal " ucap Ehan
" Ya Tuan Ehan " ucapnya
" Ada apa kesini " tanya Ehan
" Aku ingin menyampaikan sesuatu sesuai dengan apa yang diperintahkan Tuan Leo " ucap Renal
" Memangnya ada apa " tanya Ehan
" Anda ditunggu Tuan Leo di restoran hotel ini yang berada di lantai dua " ucap Renal
" Baiklah " ucap Ehan
" Mari saya antar " ucap Renal
" Makasih Ayah Renal " ucap Ehan sambil tersenyum manis
Mereka segera menuju Restoran dimana Leo sedang menunggu mereka. Namun sepanjang perjalanan banyak pertanyaan yang Ehan pikirkan.
__ADS_1
" Pa Renal " ucap Ehan
" Iya Tuan Ehan " ucapnya
" Memangnya ada apa ini, aku merasa ada yang janggal " tanya Ehan
" Saya tidak berwenang untuk memberitahukan Anda, sebaiknya Tuan Ehan tanyakan saja pada Tuan Leo " ucap Renal
" Ah, ayah Renal ga seru " cibir Ehan
Kini mereka sudah sampai ditempat ini, keanehan pun datang saat Ehan sampai disana namun disana sepi hanya ada Leo sendiri disana
" Tuan Leo, Tuan Ehan sudah datang " ucap Renal
" Em.. terimakasih " ucap Leo
" Sama-sama Tuan, saya permisi mau melihat menu yang sudah dipesan " ucap Renal pergi dari sana
" Ayah, coba jelaskan ini ada apa " tanya Ehan
" Ehan untuk sementara kamu pegang semua perusahan milik ayah dan bunda " ucap Leo
" Apa.. " ucap Ehan kaget
" Apa kamu sanggup " ucap Leo
" Aku tidak sanggup ayah, memangnya ada apa ini.. coba jelaskan semuanya ayah.. aku bingung " ucap Ehan
" Aku sudah mengusir Farel dan Mey-mey dari perusahaan bahkan semua fasilitas yang aku berikan ditarik semua " ucap Leo
" Tapi Kenapa ayah... kenapa kasian Abang Farel " ucapnya Ehan
" Abang mu lebih memilih wanita itu dari pada perusahaan " ucap Leo
" Memang Abang ga salah " ucap Ehan
" Maksud kamu apa " Ucapnya Leo dengan wajah marah
" Mey-mey anaknya baik Ayah, ayah ga usah khawatir aku tau sifat dan karakter Mey-mey " ucap Ehan
" Tapi Ehan... kamu tidak tau apa-apa " ucap Leo
" Aku tau semuanya Ayah... karena dulu aku sempat bertemu beberapa kali dengan Mey-mey dan ibunya " ucap Ehan
" Jangan coba membela abang mu itu " cibir Leo
" Ayah.. percaya padaku Mey-mey tidak seperti yang ayah kira, dia baik dan tulus bahkan dia sangat menyayangi Abang Farel " ucap Ehan
" Apa yang diucapkan Ehan benar " batin Leo
" Aku tau ayah Takan percaya begitu saja " batin Ehan
.
.
.
.
Bersambung....
Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
Jangan bosen-bosen ya .....
Marhaban ya Ramadhan
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan, jangan lupa jaga kesehatan ya guyz
__ADS_1