
Kini Dikamar Farel hanya ada tinggal berdua dengan Mey-mey, Farel pun segera memakan bubur yang dibikinkan oleh Mey-mey
" Suapin " ucap Farel manja
" Tapi.. Tuan " Ucap Mey-mey
" Cepat Suapin saya " bentaknya
" Ga salah dia minta disuapin ke Aku, tumben.. tapi meskipun Dia sakit galaknya tetap ada " batin Mey-mey
" Iya Tuan sabar " ucapnya Mey-mey sambil ketus
" Kamu kaya yang kesal gitu " ucap Farel
" Aku tidak kesal ko.. " ucapnya mengelak
" Coba kamu duduk disamping aku " ucap Farel
" Tuan yakin "
" Iya cepat sini " ucap Farel meyuruh Mey-mey duduk disampingnya
" Kepalaku sakit, ga papah kan aku menyandarkan kepalaku " ucap Farel yang sudah menyandarkan kepalanya
" Tidak apa-apa Tuan " ucapnya
" Ngapain bilang toh tanpa aku bilang iya dia juga akan menyandarkan kepalanya.. tapi tunggu ada masalah apa sehingga Dia butuh sandaran " batin Mey-mey
" Sandaran ini begitu nyaman " batin Farel
" Tuan " ucap Mey-mey
" Em "
" Apa Tuan sedang ada masalah " ucap Mey-mey
" Maksudmu " ucapnya masih bersandar dan enggan membuka matanya
" Tadi Dokter bilang anda jangan banyak pikiran, itu akan berpengaruh pada kesehatan anda " jelaskan Mey-mey
" Aku kecewa, aku marah, Aku benar-benar hancur satu bulan ini " ucap Farel
" Apa gara-gara Tuan pindah ke perusahaan dikota ini " tanya Mey-mey penasaran
" Entahlah " ucapnya singkat
" Kalau masalah kerjaan jangan dipikirkan dirumah juga Tuan, Anda harus ingat jika anda sakit bahkan bangkrut ada beribu karyawan yang menganggur, anda harus ingat karyawan bergantung pada Tuan " ucap Mey-mey
" Maaf Mey, aku belum bisa cerita kepadamu masalahku.. tapi apa yang di ucapkan Mey benar aku harus semangat demi Bunda, ayah, Ehan, Ina Opa, Oma dan orang-orang yang menyayangiku " ucap batin Farel
" Makasih ya " ucap Farel masih enggan melepaskan sandaranya
" Untuk apa Tuan " ucap Mey-mey
__ADS_1
" Karena Kamu sudah menyadarkan pemikiran ku " ucap Farel
" Sama-sama Tuan, kadang kalau kita punya unek-unek yang belum dikeluarkan hati kita akan sakit dan pikiranku akan sakit " ucap Mey-mey terseyum
" Apa kamu tau caranya agar kepalaku ga sakit dan meluapkan unek-unek ku " tanya Fare
" Aku tau Tuan " ucapnya bersemangat
" Serius kamu tau " tanya Farel
" Iya Tuan " jawabnya
" Kalau begitu kasih tau bagaimana caranya " ucap Farel terseyum pada Mey-mey
" Apa Tuan mau ikut ketempat itu " tanya Mey-mey
" Mau, tapi kita mau kemana " Tanya Farel bingung
" Sudah Tuan ikut saja, hari ini Kita menghabiskan waktu bersama, aku akan menghibur tuan " ucapnya Mey-mey dengan terseyum
" Ko Aku merasa Mey-mey mengajakku kencan " ucap Farel terlihat senang dalam hatinya
" Baik, kalau begitu aku mandi dulu " ucap Farel langsung menuju kamar mandinya
" Heran sekali Dia bersemangat sekali " ucap Mey-mey
Tiga puluh menit kemudian Farel keluar dari kamar mandi sedangkan Mey-mey terlihat membereskan Kamar sang majikan.
Ceklek,,
" Aaagggghhhhh " ucap Mey-mey kaget melihat Farel bertelanjang dada lalu iya menutup matanya dengan tangganya
" Ada apa " tanya Farel bingung
" Dada anda Tuan seksi " Ucap Mey-mey
" Astaga " ucap Farel
" Tuan aku permisi " ucap Mey-mey segera menuju apartemennya
Sedangkan Farel kini sedang bersiap-siap dengan pakaian santainya, Setelah siap iya pun segera menuju Apartemen Mey-mey namun sebelum iya pergi dari Apartemennya kaya melihat makanan kesukaannya ada diatas meja makan
Ia segera menghampiri meja makan itu lalu mencicipi masakan buatan Ibu Mey-mey, memang ternyata enak. Iya sangat suka memakan makanan buatan sang ibu Mey-mey
Setelah kenyang mencicipi makanan tersebut, iya pun segera menuju Apartemen Mey-mey
Ting.. Tong... Ting... Tong...
Ceklek,,
" Eh Nak Farel " ucap Sang ibu Mey-mey
" Pagi Bu " ucapnya sambil tersenyum
__ADS_1
" Kenapa nak Farel tidak kekantor " tanyanya saat melihat pakaian Farel tampak tidak seperti biasanya
" Saya mengambil cuti.. Mey-mey nya ada tidak Bu " ucap Farel
" Ada, tunggu sebentar ibu panggilkan, nak Farel mari silahkan masuk " ucapnya
Kini Farel duduk diruang tamu itu, dan menunggu Mey-mey datang sedangkan sang ibu sedang memangilnya.
Tok... Tok.. Tok... Tok...
" Mey " pangil sang ibu
" Iya bu.. " ucapnya Mey-mey
" Diluar ada tamu " ucap sang ibu sambil tersenyum
" Siapa bu " ucap Mey-mey penasaran
" lihat aja sendiri " ucap Sang ibu sambil tersenyum kembali
Mey-Mey dan snag ibu segera menuju ruang tamunya, disana terlihat Farel begitu tampan meskipun memakai baju santainya.
" Tuan " ucap Mey-mey
" Em.. lama sekali " protes Farel
" Maafkan saya Tuan " jawabnya
Mereka segera pamit pada ibu Mey-mey, dan segera menuju tempat yang Mey-mey katakan bisa membuat hati dan perasannya lega setelah melihat tempat itu
.
.
.
.
Bersambung....
So... Ikuti terus kisahnya...
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara
Like....Komen..... dan Vote ......
Jangan bosen-bosen ya .....
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....
Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁
.
__ADS_1