Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 34


__ADS_3

Kini Dikamar Farel hanya ada tinggal berdua dengan Mey-mey, Farel pun segera memakan bubur yang dibikinkan oleh Mey-mey


" Suapin " ucap Farel manja


" Tapi.. Tuan " Ucap Mey-mey


" Cepat Suapin saya " bentaknya


" Ga salah dia minta disuapin ke Aku, tumben.. tapi meskipun Dia sakit galaknya tetap ada " batin Mey-mey


" Iya Tuan sabar " ucapnya Mey-mey sambil ketus


" Kamu kaya yang kesal gitu " ucap Farel


" Aku tidak kesal ko.. " ucapnya mengelak


" Coba kamu duduk disamping aku " ucap Farel


" Tuan yakin "


" Iya cepat sini " ucap Farel meyuruh Mey-mey duduk disampingnya


" Kepalaku sakit, ga papah kan aku menyandarkan kepalaku " ucap Farel yang sudah menyandarkan kepalanya


" Tidak apa-apa Tuan " ucapnya


" Ngapain bilang toh tanpa aku bilang iya dia juga akan menyandarkan kepalanya.. tapi tunggu ada masalah apa sehingga Dia butuh sandaran " batin Mey-mey


" Sandaran ini begitu nyaman " batin Farel


" Tuan " ucap Mey-mey


" Em "


" Apa Tuan sedang ada masalah " ucap Mey-mey


" Maksudmu " ucapnya masih bersandar dan enggan membuka matanya


" Tadi Dokter bilang anda jangan banyak pikiran, itu akan berpengaruh pada kesehatan anda " jelaskan Mey-mey


" Aku kecewa, aku marah, Aku benar-benar hancur satu bulan ini " ucap Farel


" Apa gara-gara Tuan pindah ke perusahaan dikota ini " tanya Mey-mey penasaran


" Entahlah " ucapnya singkat


" Kalau masalah kerjaan jangan dipikirkan dirumah juga Tuan, Anda harus ingat jika anda sakit bahkan bangkrut ada beribu karyawan yang menganggur, anda harus ingat karyawan bergantung pada Tuan " ucap Mey-mey


" Maaf Mey, aku belum bisa cerita kepadamu masalahku.. tapi apa yang di ucapkan Mey benar aku harus semangat demi Bunda, ayah, Ehan, Ina Opa, Oma dan orang-orang yang menyayangiku " ucap batin Farel


" Makasih ya " ucap Farel masih enggan melepaskan sandaranya


" Untuk apa Tuan " ucap Mey-mey

__ADS_1


" Karena Kamu sudah menyadarkan pemikiran ku " ucap Farel


" Sama-sama Tuan, kadang kalau kita punya unek-unek yang belum dikeluarkan hati kita akan sakit dan pikiranku akan sakit " ucap Mey-mey terseyum


" Apa kamu tau caranya agar kepalaku ga sakit dan meluapkan unek-unek ku " tanya Fare


" Aku tau Tuan " ucapnya bersemangat


" Serius kamu tau " tanya Farel


" Iya Tuan " jawabnya


" Kalau begitu kasih tau bagaimana caranya " ucap Farel terseyum pada Mey-mey


" Apa Tuan mau ikut ketempat itu " tanya Mey-mey


" Mau, tapi kita mau kemana " Tanya Farel bingung


" Sudah Tuan ikut saja, hari ini Kita menghabiskan waktu bersama, aku akan menghibur tuan " ucapnya Mey-mey dengan terseyum


" Ko Aku merasa Mey-mey mengajakku kencan " ucap Farel terlihat senang dalam hatinya


" Baik, kalau begitu aku mandi dulu " ucap Farel langsung menuju kamar mandinya


" Heran sekali Dia bersemangat sekali " ucap Mey-mey


Tiga puluh menit kemudian Farel keluar dari kamar mandi sedangkan Mey-mey terlihat membereskan Kamar sang majikan.


Ceklek,,


" Aaagggghhhhh " ucap Mey-mey kaget melihat Farel bertelanjang dada lalu iya menutup matanya dengan tangganya


" Ada apa " tanya Farel bingung


" Dada anda Tuan seksi " Ucap Mey-mey


" Astaga " ucap Farel


" Tuan aku permisi " ucap Mey-mey segera menuju apartemennya


Sedangkan Farel kini sedang bersiap-siap dengan pakaian santainya, Setelah siap iya pun segera menuju Apartemen Mey-mey namun sebelum iya pergi dari Apartemennya kaya melihat makanan kesukaannya ada diatas meja makan


Ia segera menghampiri meja makan itu lalu mencicipi masakan buatan Ibu Mey-mey, memang ternyata enak. Iya sangat suka memakan makanan buatan sang ibu Mey-mey


Setelah kenyang mencicipi makanan tersebut, iya pun segera menuju Apartemen Mey-mey


Ting.. Tong... Ting... Tong...


Ceklek,,


" Eh Nak Farel " ucap Sang ibu Mey-mey


" Pagi Bu " ucapnya sambil tersenyum

__ADS_1


" Kenapa nak Farel tidak kekantor " tanyanya saat melihat pakaian Farel tampak tidak seperti biasanya


" Saya mengambil cuti.. Mey-mey nya ada tidak Bu " ucap Farel


" Ada, tunggu sebentar ibu panggilkan, nak Farel mari silahkan masuk " ucapnya


Kini Farel duduk diruang tamu itu, dan menunggu Mey-mey datang sedangkan sang ibu sedang memangilnya.


Tok... Tok.. Tok... Tok...


" Mey " pangil sang ibu


" Iya bu.. " ucapnya Mey-mey


" Diluar ada tamu " ucap sang ibu sambil tersenyum


" Siapa bu " ucap Mey-mey penasaran


" lihat aja sendiri " ucap Sang ibu sambil tersenyum kembali


Mey-Mey dan snag ibu segera menuju ruang tamunya, disana terlihat Farel begitu tampan meskipun memakai baju santainya.


" Tuan " ucap Mey-mey


" Em.. lama sekali " protes Farel


" Maafkan saya Tuan " jawabnya


Mereka segera pamit pada ibu Mey-mey, dan segera menuju tempat yang Mey-mey katakan bisa membuat hati dan perasannya lega setelah melihat tempat itu


.


.


.


.


Bersambung....


So... Ikuti terus kisahnya...


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara


Like....Komen..... dan Vote ......


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....


Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁


.

__ADS_1


__ADS_2