
Keesokan harinya,,
Hari ini adalah hari pertama puasa, Tepat pukul tiga subuh Ina bangun dan meyiapkan mereka makanan meskipun makanan itu tinggal menghangatkannya saja.
Tiba-tiba Satria datang menghampiri Ina di dapur, iya heran karena Ina sudah bangun jam segini, tadinya iya mau memberikan kejutan memasak untuk Ina namun rencananya gagal
" Kamu sudah bangun honey " ucap Satria sambil tersenyum
" Sudah " jawanya
" Biar aku urus semuanya, kamu tinggal duduk manis saja ok sayang " ucap Satria dengan lembut
" Tapi aku ... mau meyiapkan semuanya sendiri " ucap Ina
" Jangan aku tak mau kamu cape, cukup kamu diam disampingku itu sudah cukup membuatku bahagia " ucap satria
" Gue heran sama kalian dianggap gue apa Hem dari tadi cuma dengerin kalian aja " cibir Niko
" Sejak kapan kamu disana Nik " tanya Ina
" Dari kalian yang mau rebutan memasak " ucap nya
" Kamu ga tau sih indahnya jatuh cinta, makanya punya pacar " cibir Satria
" Ish kau ini " ucap Niko kesal
" Semuanya sudah siap " ucap Satria yang sudah meyelesaikan masakanya
" Wah Kamu hebat " ucap ina
" Hebat, cuma manasik doang gue juga bisa " ucap Niko
" Aku panggil ka Ehan dulu ya " ucap Ina
" Mau aku antar " ucap Satria
" Astaga Naga kamar Ehan Deket tinggal kesan dikit kenapa harus diantar heran gue, lebay banget kamu sat " cibir Niko kembali
" Aku kan takut terjadi apa-apa sama ina " ucapnya satria sambil cengengesan
" Minta dijitak lama-lama satria Ina " batin Niko
" Biar aku sendiri saja " ucap Ina karena malu oleh Niko
" Iya sayang, hati-hati ya " ucap Satria sambil tersenyum
" Aneh " ucap Niko semakin kesal
Kini Ina mengetuk pintu kamar Ehan, dan memanggilnya Agar segera makan sahur.
Tok... Tok....Tok... Tok....
" Ka Ehan.. bangun " teriakan Ina di luar pintu kamar Ehan
" Iya " teriakannya didalam kamar
Ceklek
__ADS_1
" Kenapa dek berisik " ucap Ehan
" Sahur dulu, keburu imsyak " ucap Ina
" Kamu duluan saja, Kaka cuci muka dulu " ucap Ehan melangkah menuju kamar mandinya
Lima belas menit kemudian Ehan datang kemeja makan itu lalu iya duduk bersama mereka, merekapun segera melakukan sahurnya.
Namun ada saja yang lucu ketika mereka sahur, yaitu Ina dan Satria, satria memberikan perhatiannya yang membuat Niko iri dan kesal padanya
" Ina sayang, mau makan apa biar Satria ganteng ambilkan " ucapnya Satria membawa piring Ina untuk iya kasih lauk pauk
" Hah, sejak kapan kamu ganteng sat " ucap Ehan
" Sejak satria jadian dengan Ina cantik, kegantengan ku jadi bertambah " ucapnya satria sambil cengengesan
" Ish, yang ada kadar lebay mu meningkat sat " ucap Niko kesal
" H kalian ga akan ngerti kan kalian ga punya pacar " ucap Satria sambil tersenyum kemenangan
" Makanya Nik, kamu punya pacar jangan jomblo terus.. " ucap Ehan
" Memangnya Bos punya pacar gitu " tanya Niko pada Ehan
" Sebentar lagi juga aku punya pacat " ucap Ehan
" Siapa ka " ucap Ina
" Palingan Rena " ucap satria
" Bos, kayanya Rena ga suka bos deh " ucapnya Niko
" Ko malah Ribut, yu kita makan dulu nanti keburu imsyak " ucap Ina
" Bener tuh " ucap Satria sambil tersenyum bahagia
Akhirnya mereka makan sahur dengan diam dan tanpa suara, mereka menikmati makananya yang enak, meskipun mereka masih mengantuk namun semangat mereka masih ada untuk melakukan solat subuh berjamaah di masjid.
...****************...
Adzan subuh pun sudah berkumandang, Ehan, Ina, satria dan Niko segera bersiap-siap kemesjid yang tak jauh dari rumah kontrakan tersebut
Merekapun segera berjalan menuju mesjid tersebut, terlihat mesjidnya penuh dan mereka segera memasuki mesjidnya.
Mereka melakukan solat berjamaah dengan hikmat dan khusu. Setelah selesai merekapun segera keluar mesjid dan menunggu satu sama lain agar pulangnya bersama menuju rumah.
Tiba-tiba Ehan melihat sosok Rena disana yang sedang menggajari anak-anak membaca Alquran, iya sangat terpesona dan melupakan semua yang menunggunya di luar
" Ko ka Ehan lama ya " ucap Ina kesal sudah setengah jam iya menunggu sang Kaka diluar mana iya masih ngantuk
" Aku cari Ehan dulu tunggu sebentar " ucap Niko
" Ok " ucap Ina dan Satria
Niko kembali lagi kedalam mesjid itu, iya kaget ketika melihat Ehan malah diam dan memandangi Rena, padahal jelas-jelas dari tadi semua orang lagi menunggunya diluar
" Bos " ucap Niko mengagetkan Ehan yang sedang Fokus memandangi Rena
__ADS_1
" Astaga, ngagetin saja " ucapnya Ehan kesal
" Maaf bos " ucap Niko
" Ada apa " tanya Ehan
" Kami nunggu Bos dari tadi " jawab Niko
" Terus .." tanya Ehan
" Bos mau pulang tidak " tanya Niko
" Mau " jawabnya singkat
Tiba-tiba seseorang datang dan menghampiri mereka..
" Sedang apa kalian disini " tanyanya mengagetkan Ehan dan Niko
" Kamu " ucap Ehan
" Kalian ngintip ya " ucapnya
" Tidak-tidak " mereka mengelak
" Ayo sini kalian, akan ku hukum kalian berani-beraninya mengintip " ucapnya dengan menjewer Niko dan Ehan
.
.
.
.
Bersambung....
Ada yang tau Niko dan Ehan dijewer siapa ...
dan hukuman apa yang mereka akan dapatkan..
Hayo tim Satria Sama Ina mana suaranya...
sudah dipencet belum tombol Like....Komen..... dan Vote ......
Untuk Tim Farel Mey-mey nanti malam aku up...
Tungguin ya...
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
Jangan bosen-bosen ya .....
Marhaban ya Ramadhan
__ADS_1
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan, jangan lupa jaga kesehatan ya guyz