
Sisil dan Leo rencananya akan pulang ke Jakarta nanti Malam, namun sebelum pulang mereka berencana akan pergi ke Mall untuk membelikan oleh-oleh untuk anak dan menantunya.
Apalagi sekarang Sisil tahu jika Ina sedang mengandung dan sedang senang makan cemilan,
Sisil sudah bangun pagi-pagi sekali, iya segera menuju Apartemen Farel yang bersebelahan dengan apartemen yang iya tempati. Dilihatnya ada Bu Ida sedang memasak lalu Sisil segera menghampirinya dan membantunya memasak.
Ting... Tong... Ting.. Tong
" Pagi Bu ida " ucap Sisil
" Pagi Bu Sisil, silahkan masuk " ucap Bu ida
" Terima kasih Bu, wangi sekali saya bantu ya bu " ucap Sisil menuju dapur bersama Bu ida
" Boleh Bu, Asal tidak merepotkan " ucapnya Bu ida
" Tidak sama sekali bu " ucap Sisil sambil tersenyum
Merekapun berkolaborasi membuat masakan yang enak yang nantinya akan di nikmati bersama-sama.
Masakan pun semuanya sudah selesai dan siap untuk di santap, Sisil pamit kepada Bu Ida untuk memanggilkan dahulu sang suami yang masih terlelap dalam tidurnya.
" Alhamdulillah Bu Sisil Semua masakannya sudah selesai, berkat Bu Sisil " ucap Bu ida
" Ah Bu Ida bisa saja, ini juga berkat ibu " ucapnya
" Terima kasih ya Bu sudah bantuin saya " ucap Bu Ida sambil tersenyum
" Sama-sama bu " ucap Bu Ida
" Bu Ida, saya pamit dulu untuk membangunkan suami saya, tadi dia masih tidur pas saya kesini " ucap Sisil
" Silahkan Bu Sisil " ucap Bu ida
" Assalamualaikum " ucap Sisil sambil tersenyum
" Waalaikum salam " ucap Bu Ida membalas senyuman Sisil
.
...****************...
.
Sisil segera melangkah masuk menuju apartemennya, dilihatnya sang suami masih tidur dengan selimut yang masih menempel ditubuhnya
" Astaga suamiku.. " ucap Ina menghampiri Sang suami di ranjangnya
" Apa sayang, kamu dari mana saja aku merindukanmu " ucap Leo dengan mata yang enggan di buka
" Aku habis masak bersama Bu Ida sayang " ucap Sisil sambil tersenyum
" Wah, Pati enak rasanya " ucap Leo
" Makanya Mas bangun kita makan sama-sama " ucap Sisil
" Aku masih mau disini hangat " ucap Leo
" Ayolah mas " ucap Sisil
" Tapi sayang " ucap Leo
" Yasudah kalau begitu aku mau pergi ke mall sendirian ah " ancam Sisil
__ADS_1
" Ga bisa... dan ga boleh " ucapnya langsung membuka matanya
" Assalamualaikum suamiku by " ucap Sisil hendak pergi lalu dengan cepat Leo bangun dan menarinya
" Jangan " ucap Leo
" Mas ga jawab salam aku dosa loh " ucapnya Sisil sambil tersenyum
" Waalaikum salam " Leo
" Alhamdulillah mas ijinkan aku pergi " ucap Sisil menggoda suaminya
" Apa kamu bilang.. tunggu pembalasnaku " ucap Leo langsung menggelitik tubuh perut Sisil, Sisil benar-benar tertawa kegelian
" Mas ampun mas.. " ucap Sisil sambil tertawa
" Yakin ampun " ucap Leo melepaskan tangannya di perut Sisil
" Serius mas ampun aku cape " ucap Sisil duduk di ranjang tempat tidurnya
" Tunggu sebentar " ucap Leo melangkah menuju dapur tak lama kemudian iya mengambilkan gelas yang berisi air mineral lalu iya berikan pada sang istri " minum dulu sayang pasti kamu cape " ucapnya
" Terima kasih sayang " ucapnya Sisil sambil tersenyum gembira menerima gelas berisi air mineral itu
" Sama-sama sayang " ucap Leo sambil tersenyum
Sisil segera meminumnya dengan sekali tegukan,
" Apa itu kurang " tanya Leo
" Tidak sayang, cukup " ucap Sisil
" Sayang aku mandi dulu ya " ucap Leo
" Iya sayang " ucap Sisil
" Iya sayangku.. cepat mandinya " ucap Sisil
" Apakah Kau mau mandi bareng denganku " ucap Leo menggoda sang istri
" Tidak sayang aku sudah mandi " ucap Sisil sambil tersenyum
" Yakin " tanya leo
" Iya sayang " ucap Sisil
Akhirnya Leo pun masuk kedalam kamar mandinya dan segera membersihkan tubuhnya, setelah selesai dia segera berdandan rapi.
" Wah ganteng sekali suamiku " ucap Sisil
" kamu juga cantik istriku " ucap Leo sambil tersenyum
" Yuk kita makan aku sudah lapar " ucap Sisil
" Baiklah Yu " ucap Leo
Merekapun segera keluar dari Apartemennya dan menuju apartemen sebelah, yaitu apartemen sang anak
.
...****************...
.
__ADS_1
Ting.... Tong... Ting... Tong...
Ceklek,,
" Bu Sisil, Pa Leo silahkan masuk " ucap Bu Ida sambil tersenyum
" Terima kasih Bu ida " ucap Sisil
Mereka berkumpul untuk sarapan bersama-sama menambah keharmonisan keluarga
" Hari ini apa kamu akan bekerja nak " tanya sisil
" Iya bunda " ucap Farel
" Apa hari ini ada jadwal Meting dengan klien penting " tanya Leo
" Tidak ada ayah " ucap Farel
" Bunda nanti malam akan pulang sama ayah " ucap Sisil
" Bunda ko pulang padahal kita masih kangen " ucap Mey-mey
" Bunda janji akan sering-sering kesini menengok kamu dan cucu bunda " ucap sisil sambil tersenyum
" Bunda dan ayah hari ini mau mencarikan oleh-oleh apa kalian mau ikut " ucap Leo
" Aku mau bunda " ucap Mey-mey dengan antusias
" Tapi sayang nanti kamu kecepean " ucap Farel
" Tidak akan " ucap Mey-mey
" Kamu tenang saja kita juga tidak akan lama ko beli oleh-olehnya " ucap Sisil
" Kamu harus ikut " ucap Leo
" Baiklah " ucap Farel
Kini mereka sudah selesai menyantap Sarapannya, dan siap-siap untuk ke Mall, padahal sebenarnya Sisil dan Leo tidak akan mengajak mereka ke Mall tapi kesuatu tempat
.
.
.
.
.
.
Bersambung....
Hai Semua,, aku mau minta maf untuk sementara aku up 1 kali sehari, karena kondisi kesehatan ku sedang drop
Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
__ADS_1
Jangan bosen-bosen ya .....
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz