Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 241


__ADS_3

Mereka segera menuju rumah yang di tempati oleh Farel dan Mey-mey, Di sana mereka melihat ketiga putra-putri Mey-mey dan Farel sedang menangis.


" Astaga ada apa ini " tanya Sisil heran dan segera menghampiri cucu-cucunya


Sedangkan Farel dan Mey-mey segera memeluk putra-putrinya


" Saya kamu kenapa nak, ini mamah " ucap Mey-mey menggendong salah satu bayinya


" Ayah ada disini " ucap Farel menggendong putrinya


" Sayang keadaan mu masih lemah biar Aku yang gendong " ucap Leo


" Tapi sayang.. " ucap Sisil seakan kesal dengan tingkah sang suami


" Ingat kata dokter.. " ucap Leo


" Baiklah " ucapnya Sisil masih dengan perasaan kesal


" Biar Ehan aja yang gendong, bunda dan ayah istirahatlah " ucap Ehan pada kedua orang tuanya


" Mey, bisa Antarkan bunda ke kamar " ucap Sisil


" Baik bunda " ucap Mey-mey memberikan bayinya pada Ehan, dan menuntun sang mertua menuju kamar tamu.


Sisil melihat ekspresi Mey-mey yang tidak terlalu sedih, iya bisa tegar dan mengikhlaskan semuanya.


" Ini bunda kamarnya " ucap Mey-mey membuka pintu kamar tersebut


" Makasih ya nak " ucap Sisil sambil tersenyum


" Sama-sama bunda, kalau begitu Mey-mey pergi dahulu kalau ada apa-apa panggil Mey-mey " ucap Mey-mey


" Mey... " Panggil Sisil


" Iya bunda ada apa " tanyanya


" Duduk disini, bunda ada yang mau dibicarakan " ucap Sisil

__ADS_1


" Baik bunda " ucap Mey-mey menghampiri Sisil dan duduk disampingnya


Sisil melihat masih ada kesedihan didalam hati Mey-mey namun tidak seperti tadi saat emosi Mey-mey meluap-luap


" Bagaimana perasaan mu sekarang " tanya Sisil


" Entahlah bunda, aku hanya ingin menangis sekencang-kencangnya " ucap Mey-mey menetaskan air matanya


" Keluarkan semua yang akan membuatmu lega " ucap Sisil


" Hiks... hiks... hiks... hiks.. " ucapnya Mey-mey melepaskan semua beban dalam pikiran dan hatinya


" Apa Kamu sudah merasa jauh lebih baik nak..." tanya Sisil


" Iya bunda " jawabnya


" Bagus lah " ucap Sisil kini melihat ekspresi Wajah Mey-mey yang merasa lega


" Mey-mey, bunda ingin menyampaikan sesuatu padamu " ucap Sisil


" Menyampaikan apa bunda " tanya Mey-mey tampak penasaran


" Astaga bunda.. " ucap Mey-mey kaget


" Beliau berpesan Tolong bilang Mey-mey jangan banyak menangis, ibu tidak apa-apa, ibu akan selamanya Sayang Mey-mey, ibu akan selalu ada di Samping Mey-mey jangan khawatir meskipun kita sudah berbeda itulah isi pesan dari Bu ida " ucap Sisil


" Ibu " ucap Mey-mey meneteskan kembali air matanya


" Hapus air matamu nak, ibumu tidak akan suka jika kamu terus menangis.. " ucap Sisil


" Rasanya sakit bunda kehilangan seorang ibu " ucap Mey-mey


" Bunda tau " ucap Sisil


" Bunda memang sudah merasakan hal itu " tanya Mey-mey


" Pernah, kehilangan Momi begitu sakit, meskipun dia pernah jahat pada bunda di masa lalu namun bunda menganggapnya seperti ibu bunda sendiri " ucap Sisil

__ADS_1


" Bunda maafkan pertayan Mey-mey " ucap Mey-mey


" No problem nak " ucap Sisil


" Lalu apa yang harus aku lakukan " ucap Mey-mey bingung


" Kamu hanya harus banyak-banyak berdoa, mintalah padanya untuk memafkan kesalahan ibumu, diterima amal baiknya dan masukan beliau ke surga " ucap Sisil


" Bunda benar " ucap Mey-mey


" Kamu jangan menangis lagi ya, kasian Bu ida di alam sana " ucap Sisil


" Aku akan mengusahakannya bunda " ucap Mey-mey


" Bunda sayang kamu nak " ucap sang bunda memeluknya


" Aku juga sayang bunda ' ucap Mey-mey


.


.


.


.


Bersambung....


Tunggu beberapa part lalu aku akan menceritakan tingkah lucu delapan anak kecil dengan tingkah yang lucu ya..


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...

__ADS_1


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz


__ADS_2