
Sudah dua hari Ina dan Satria tinggal dibandung bersama Ehan, hubungan mereka juga semakin dekat dan sudah tidak ada lagi kesalahpahaman lagi.
Hari sudah menunjukan tepat pukul sembilan Malam, Ina sudah pergi kekamarnya untuk beristirahat sedangkan Ehan mengajak Satria ke taman belakang ada hal penting yang akan dibicarakan Ehan
" Sat, ikut Gue dulu bentar " ucap Ehan
" Ada apa " ucap Satria heran melihat tingkah Ehan
" Ayo cepat mumpung Ina sudha tidur " jawab Ehan
" Baiklah " ucapnya
" Nik kamu diem disini ya jangan sampai Ina tau aku sama satria pergi " ucap Ehan dengan wajah serius
" Baik Bos " Jawab Niko
" Si bos tumben wajahnya serius begitu tidak seperti biasanya" batin Niko
Kini Ehan dan Satria duduk di bangku taman belakang rumah tersebut.
" Ada apa Han, ko kayanya kamu serius sekali " tanya Satria padanya
" Aku mau bicara empat mata sama kamu, sebagai Kaka Ina bukan temanmu " ucap Ehan
" Ko aku jadi degdegan " batin Satria
" Duduk " ucap Ehan
Kini mereka duduk berdampingan dikursi kayu tersebut.
" Apa Kamu menyukai ina " tanya Ehan
" Aku sangat menyukainya bahkan mencintai nya dari dulu " ucap Satria mencoba jujur pada Ehan, iya tak mau kehilangan Ina lagi
" Kenapa kamu ga mengungkapkannya pada ina " tanya Ehan lagi
" Aku aga yakin Ina suka sama aku atau ga " ucap Satria
" Kamu takut Ina nolak kamu " tanya Ehan
" Bukan, aku lebih hanya tak mau jika aku ungkapin perasaan ku pada Ina, Ina malah menjauh padaku " ucap Satria dengan serius
" Terus sampai kapan kamu akan seperti ini menanti hal tak pasti" ucap Ehan
" Aku tidak bisa berpaling ke perempuan lain selain ina " ucap Satria dengan perasaan jujurnya
" Kalau kamu ga ungkapin dari sekarang, mungkin cepat atau lambat Ina akan direbut Niko " goda Ehan
" Apa, Niko suka sama ina " ucapnya kaget dan kesal
" Kamu Rela emangnya " ucap Ehan menggodanya kembali
" Aku ga rela jika Ina pacaran sama yang lain apalagi kalau dia nikah sama yang lain.. bisa struk aku " ucapnya Satria
" Makanya cepat katakan pada Ina perasaan kamu padanya " ucapnya Ehan memberikan semangat
" Tapi Tunggu kamu restuin aku sama Ina " ucap Satria senang
" Kalau aku setuju bukan berarti kamu restuin kamu " goda Ehan
" Terus bagaimana cara kamu restuin aku, kaka ipar " goda satria
" Kamu bilang aku dengan sebutan Kaka ipar aku coret kamu dari daftar calon suami ina " ancam Ehan
" Ish.. aku kan cuma bercanda " ucap Satria mulai kesal
__ADS_1
" Kamu harus mengikuti semua ucapanku jika mau aku restuin kamu " ucapnya Ehan dengan terseyum jahat
" Benar aku harus bersikap baik pada Ehan agar jalanku mulus " batin Satria
" Iya aku akan nurut sama kamu " ucap Satria kesal
" Jangan pangil aku Ehan tapi panggil aku Baginda raja " ucapnya dengan senyum kemenangan
" Ah perasaanku jadi tak enak, aku takut banyak dikerjain kaya waktu kecil " batin Satria was-was
" Nanti aku akan bantu kamu jadian sama ina " bisik Ehan dengan terseyum jahatnya
" Baik Baginda raja " jawabnya dengan terpaksa
" Yasudah kamu istirahat besok perjuangan cintamu dimulai " ucap Ehan pergi dari sana dengan senyum penuh kemenangan
" Haduh, rintangan buat dapetin Ina cantik banyak sekali, tapi aku tak akan gentar demi cintaku padamu Ina cantik " ucap Satria segera masuk kembali ke rumah itu
Kini Mereka sudah tidur dikamar masing-masing kecuali satria, iya tidur bersama Niko karena sudah tidak ada kamar lagi.
Keesokan harinya,,
Ehan dan Niko sudah rapi dan siap untuk kembali ke proyek untuk meninjau takut ada kecurangan.
Niko sudah membeli sarapan untuk mereka yang ada dirumah, merekapun segera meyiapkan ya.
Kini Ehan dan Ina sudah ada diruang makan, namun satria tak terlihat keberadaan nya Ehan pun berinisiatif untuk membangunkan satria.
" Loh satria mana " tanya Ina
" Palingan dia masih tidur " ucap Niko
" Aku bangunkan Satria dulu .." ucap Ehan
Kini Ehan berjalan menuju kamar satria dan Niko, Iya langsung masuk kedalam kamar tersebut
" Ini anak kebiasaan dari dulu " ucap Ehan
" Sat bangun " ucap Ehan
" Bentar lagi mah " ucap satria
" Mamah, dikira emaknya kali ah " ucap Ehan sambil menggeleng-gelengkan kepalanya
" Sat bangun " ucapnya kembaki
" Bentar lagi " jawabnya kesal
" Yaudah kalau ga mau bangun, padahal nih iya si Niko lagi Suapin Ina loh diruang makan " ucap Ehan mengerjainya
" Apa " iya kaget dan langsung bangun seketika
" By Satria " goda ehan
" Tunggu " ucapnya langsung menuju keruang makan dengan hanya memakai kolor dan rambut yang acak-acakan
" agghhhh " ucap Ina kaget melihat dada Satria
" Astaga Ina cantik maaf, aku mandi dulu ya kamu jangan mau makan disuapin Niko " ucapnya membuat semua yang ada disitu bingung kecuali ina
" Maksudnya " ucapnya Ina bingung
" Janji dulu sama aku ga akan makan disuapin Niko " ucap Satria kekeh
" Iya iya cepat mandi " ucap Ina
__ADS_1
" Tungguin kakandamu ini ya.. Ina cantik.. " ucapnya melangkah pergi kekamar mandi dan segera membersihkan tubuhhya
" Aneh " ucapnya Niko kesal
Sedangkan Ehan kini sedang tertawa terbahak-bahak melihat tingkah Satria barusan
" Kaka, pasti Kaka yang kerjain Satria kan " ucap Ina kesal dan memotong kan bibirnya
" Tidak " ucapnya mengelak
" Jujur saja ka " ucap Ina dengan sinis
" Aku cuma bikin dia langsung bangun aja " ucap Ehan dengan terseyum jahat
" Sudah kita makan, tidak usah nunggu Satria, dia lama " ucapnya Ehan
Lima menit kemudian Satria datang Kesana sudah wangi dan rapi. Iya segera menghampiri ina
" Kamu sudah mandinya " cibir Ehan
" Sudah " ucapnya sambil tersenyum
" Tapi Ko sebentar, atau kamu cuma mandi Parfum " cibir Ehan kembali
" Tidak, aku mandi serius " ucap Satria
" Sudah-sudah sebaiknya kita lanjutkan makannya " ucap Ina dengan ketus
" Selamat makan Ina canyik " ucap Satria dengan cengengesan
" Em "
Merekapun segera menyelesaikan makanannya dengan diam tanpa kata, Mereka tampak lahap juga memakan nasi uduk yang sudah dibeli Niko tadi
.
.
.
.
.
Bersambung....
So... Ikuti terus kisahnya...
Insya Allah selama bulan puasa saya up nya akan banyak, saya lagi bersemangat nulisnya, menurut kalian mana yang harus didahulukan part nya..
coba mana tim Rena dan Ehan, mana Tim Satria dan Ina, dan mana tim Farel dan Mey-mey
Komen dibawah ya ditunggu !!!
Tapi jangan lupa Like....Komen..... dan Vote ......
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku
Jangan bosen-bosen ya .....
Marhaban ya Ramadhan
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan, jangan lupa jaga kesehatan ya guyz
__ADS_1