
Sudah dua hari Farel diruang perawatan. Merekapun senang karena keadaan Farel sekarang sudah membaik.
" Permisi semuanya saya mau memeriksa keadaan Tuan Farel " ucap Sang dokter ditemani oleh kedua suster yang mengikutinya
" Baik Dok " ucap Mereka membiarkan sang dokter memeriksa keadaan Farel
Sang dokter pun segera memeriksa Farel dan memastikan keadaanya baik-baik saja dan bisa segera pulang.
" Dok bagaiman keadaan putra saya " ucap Sisil
" Alhamdulillah Keadaanya Tuan Farel semakin harus semakin membaik " ucap Sang dokter sambil tersenyum
" Alhamdulillah " ucap Mereka
" Dok, saya sudah tidak betah disini.. saya mau pulang " ucap Farel
" Kapan Anak saya bisa pulang Dok " ucap Sisil antusias
" Kalau Tuan aku pulang hari ini juga anda bisa pulang, saya sudah memeriksa keseluruhan kondisi anda Tuan dan hasilnya bagus " ucap Sang dokter
" Yang benar dok " ucap Sisil senang
" Iya Nyoya " jawab Sang dokter
" Farel kamu sudah bisa pulang " ucap Salsa senang
" Iya, Kita sekalian lamar Mey-mey bukanya rumahnya sebelahan dengan apartemen Milik Leo " ucap Yesi
" Pacarnya satu langkah " ucap Ehan
" Sirik aja mentang-mentang Renanya jauh " Cibir Ina
" Siapa yang sirik orang Aku jelas mau nikah sama Rena satu bulan lagi yey.. lah kalian kapan nikah.. keburu kiamat " ucap Ehan membuat Satria dan Ina kesal
" Ayah kapan aku sama satria nikah " ucap Ina
" Jangan didengerin ayah.. satria belum bisa jagain Ina dengan benar " ucap Ehan mengompori Sang ayah
" Bunda lihat ka Ehan jahat " ucap Ina
" Ehan jangan begitu nak " ucap Sisil
" Memang benar, satria belum bisa karate kaya aku, mana bisa jagain ina " ucap Ehan
" Kamu benar Ehan " goda Leo
" Ayah ko jahat juga sih " ucap ina
" Tenang sayang aku akan selalu mendukungmu dan disamping mu " ucap Satria sambil tersenyum
" Kita kawin lari aja yu " ucap Ina
" Jangan sayang, aku ga mau kamu cape.. mending kawin sambil duduk saja " ucap Satria sambil tersenyum
" Satria... maksudnya bukan itu " ucap Ina semakin kesal
" Dasar kabayan " ucap Ehan meledek Satria
" Siapa kabayan " tanya Satria
" Kamu Kabayan dan Ina nyi iteng " ucap Ehan
__ADS_1
" Bunda Ka Ehan ngehina aku item " ucap Ina
" Bukan Item bunda tapi Nyi iteng bunda.. Kabayan sama Nyi iteng itu bagaikan Romeo dan Juliet ko " ucap Ehan
" Kalian sudah besar masih sering bertengkar " ucap Salsa
" Biasalah anak Anak-anak " ucap Yesi
Merekapun segera membereskan barang-barang Farel dan bersiap-siap untuk pulang karena sang dokter sudah memberikan ijin pada Farel untuk pulang dari rumah sakit sekarang. Leo dan Sisil pun memutuskan untuk pulang ke Apartemen yang Leo miliki disebelah apartemen dimana Mey-mey tinggal, yang dulunya ditempati oleh Farel.
Sedangkan untuk Renal, Yesi dan Satria dan salsa mereka tinggal untuk sementara dihotel yang dimilik Leo disana.
" Sayang semuanya sudah siap Yu kita pulang " Ajak Sisil
" Tunggu sebentar bunda Mey-mey belum datang " ucap Farel dengan raut wajah sedihnya
" Bunda sebaiknya kita tunggu saja Mey-mey " ucap Ehan
" Yasudah.. Satria, Ina, Yesi dan ka Salsa duluan saja menuju Apartemennya.. aku menyusul mau menunggu Mey-mey terlebih dahulu " ucap Sisil
" Baik kalau begitu " ucap MerekA
" Renal kamu bareng sama kita " ucap Leo
" Baik Tuan... " ucapnya
Tiga puluh menit kemudian Mey-mey datang keruangan perawatan Farel sambil membawa makanan kesukaan Farel, iya pun langsung masuk kedalam dilihatnya ada Ehan, Renal, Tuan Leo dan Bunda
" Pagi semuanya " ucap Mey-mey sambil tersenyum
" Ini sudah siang " ucapnya Leo Ketus
" Ayah ini baru jam Setengah sepuluh berarti masih siang " ucap Sisil
" Ko sepi " batin Mey-mey
" Aku bawakan makanan kesukaan mu " ucap Mey-mey
" Wah sepertinya enak " ucap Ehan
" Ehan ini untukku bukan untukmu " ucap Farel
" Abang pelit " ucap Ehan
" Kapan kita pulangnya " ucap Leo
" Farel kamu sudah boleh pulang sama Dokter " tanya Mey-mey
" Iya sayang " ucap Farel sambil tersenyum
" Alhamdulillah, kalau begitu ayo kita siap-siap untuk pulang " ucap Mey-mey
" Tapi aku mau makan masakanmu " ucap Farel
" Nanti saja makannya di dalam mobil " ucap Ehan
" Iya sayang, Yu kita pulang " Ajak Sisil
" Farel yu kita pulang " ajak Mey-mey
" Yaudah yu.. " ucap Farel menerima ajakan Mey-mey
__ADS_1
" Bingung deh cinta begitu banget " cibir Ehan
Merekapun segera pergi dari rumah sakit menuju mobil yang dikendarai Renal, Mereka segera pulang menuju Apartemennya.
Satu jam perjalanan mereka sudah sampai di apartemen, Farel tampak bahagia karena iya sudah kembali ketempat yang penuh kenangan bersama sang kekasih
" Terima kasih Sudah selalu disampingku " ucapnya Farel memengang tangan Mey-mey sepanjang perjalanan menuju apartemennya
" Sama-sama, terimakasih sudah mau berjuang bersama " ucap Mey-mey sambil tersenyum
" Jangan pamer kemesraan dong.. ga liat apa bidadari surga aku lagi jauh disana " ucap Ehan kesal
" Kamu iri " goda Sisil menggandeng Leo
" Masa aku harus menggandeng Ayah Renal " cibir Ehan
" Maaf Tuan Ehan saya tidak mau digandeng Anda " ucap Renal
" Siapa juga yang mau digandeng laki-laki, aku maunya digandeng Perempuan " ucap Ehan
" Bunda telepon Rena dan bilang padanya kalau kamu mau selingkuh dari dia " goda sang Bunda
" Ish Bunda.. aku kan ga selingkuh " ucap Ehan kesal
" Tapi niat selingkuh " ucap Sang ayah
" Ayah jangan begitu dong... belain anakmu yang ganteng ini " ucap Ehan dengan senyum jahatnya
" Kamu tidak pernah berubahnya... " ucap Leo
Merekapun tertawa bersama sebelum memasuki apartemennya, setelah sampai barulah mereka segera masuk ke apartemennya. Mereka sudah ditunggu oleh Satria, Ina, Yesi dan Salsa tapi ada satu orang lain yang belum mereka kenal
Ceklek,
" Surprise " ucap Mereka
" Ibu "
.
.
.
.
Bersambung....
Yang penasaran tungguin jam 12 : 00 ya...
aku up lagi ...
Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
Jangan bosen-bosen ya .....
__ADS_1
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz