Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 144


__ADS_3

Di apartemennya Dona sekarang sedang menikmati anggur merah yang iya minum didepan kaca yang mengarah ke pemandangan kota.


" Aku gagal mendapatkan farel kembali... apa yang harus ku lakukan.. " ucapnya sambil meneguk anggur merahnya


" Tenang Dona... sekarang tinggal pikiran caranya agar Farel hancur bersama Mey-mey " ucap Dona sendiri


" Aku punya ide.. " ucapnya sambil tersenyum jahat iya pun segera mengambil handphonenya dan segera menghubungi seseorang


Tut... Tut... Tut...


" Halo " ucap seseorang


" Halo tante ini Dona " ucapnya sambil menangis


" Halo Dona ada apa... kenapa kamu menangis "


" Farel Tante... " ucapnya masih menangis


" Farel kenapa.. coba cerita sama bunda " ucap Sisil


" Farel sama Om Leo bertengkar " ucap Dona mencoba mengompori Sisil


" Bertengkar kenapa " Ucapnya Sisil heran


" Ko Mas Leo ga cerita apa-apa padaku " batin Sisil


" Om Leo mengambil fasilitas Farel, bahkan sekarang Farel tidak punya apa-apa " ucap Dona


" Loh ko bisa.. memangnya kenapa sampai Mas Leo mengambil Fasilitas yang diberikan pada Farel " ucap Sisil masih bertanya-tanya


" Ini semua gara-gara wanita murahan itu " ucap Dona masih menangis


" Wanita murahan.. maksud kamu siapa " tanya Sisil masih bingung


" Jadi sebenarnya Farel membeli wanita murahan di tempat Club malam " ucap Dona


" Apa membeli wanita... di Club malam " ucap Sisil kaget


" Jadi Tante ga tau, padahal Om Leo sudah tau semuanya " ucap Dona mengompori Sisil


" Mas Leo apa yang sebenarnya kamu sembunyikan " batin Sisil


" Tolong ceritakan semuanya sedetail mungkin " ucap Sisil


" Jadi begini Tante, Farel membeli seorang wanita di sebuah Club dengan bayaran tinggi, wanita itu farel berikan apartemen, bahkan menjadi sekretaris Farel.. wanita itu benar-benar matre Tante " ucap Dona dengan senyum jahatnya


" Apa... Kasian Farel ga kamu dan ga wanita itu sama-sama matre " ceplos Sisil


" Sialan, Tante Sisil malah bilang begitu " batin Dona


" Maaf Tante aku ga matre " ucap Dona


" Semua orang juga sudah tahu tentang sifat kamu " cibir Sisil


" Tante, ini kesalahan pahaman dulu aku tidak mengkhianati Farel, aku di jebak " ucapnya mencari pembelaan


" Diam kamu, aku lebih percaya anakku di banding kamu " ucap Sisil marah


" Tapi Tante... " ucap Dona terpotong


" Masalah wanita di Club, aku akan cari tahu sendiri... " ucap Sisil menutup teleponnya

__ADS_1


" Sial, sial sial... niat hati mau menjelek-jelekkan wanita murahan itu malah aku yang kena " ucapnya Dona kesal dan langsung meneguk anggurnya kembali


.


...****************...


.


Sementara Sisil dengan penasaran langsung menelepon Ehan terlebih dahulu, niat hati mau curhat malah Ehan tau semuanya, hanya dia yang tidak tahu iya pun merasa sangat marah.


Tut... Tut... Tut...


" Halo bunda sayang " ucapnya Ehan


" Halo Ehan, bunda mau cerita sama kamu " ucap Sisil dengan nada kesal


" Cerita apa bunda.. dengan senang hati Ehan akan mendengarkannya " ucap Ehan


" Dona barusan telepon bunda " ucap sang bunda


" Dona ngapain telepon bunda " tanya Ehan


" Dia bilang abang Farel membeli seorang wanita di sebuah Club dengan bayaran tinggi, wanita itu Farel berikan apartemen, bahkan menjadi sekretaris Farel.. Bunda tidak tahu yang sebenarnya..." ucap sang bunda dengan nada khawatir


" Bunda dengerin Ehan, Abang Farel memang membeli seorang wanita di sebuah Club dengan bayaran tinggi, karena wanita itu di jual oleh ayahnya, wanita itu memang Abang Farel berikan apartemen karena sang ayah selalu menyiksanya dan menyiksa ibunya, Dan memang Abang Farel menjadikan Mey-mey sebagai sekretaris karena memang Mey-mey melamar pekerjaan di perusahaannya " ucap Ehan panjang lebar


" Jadi kamu sudah tahu dan tidak memberitahukannya pada bunda " ucap Sisil marah


" Bukan begitu bunda.. " ucapnya Ehan terpotong


" Kamu dan ayahmu sama saja... bikin kesal " ucap sang bunda menutup teleponnya


" kenapa bunda tidak mendengar penjelasan ku " batin Ehan


Tut... Tut... Tut...


" Halo bunda " ucap Farel dengan bersemangat


" Halo Farel ada yang bunda mau tanyakan padamu " ucap Sang bunda dengan nada sinis


" Bunda mau bicara apa ya, tidak seperti biasanya " batin Farel heran


" Ada apa bunda " ucap Farel


" Siapa Mey-mey.. " tanya sisil


" Dari mana bunda tau Mey-mey " batin Farel


" Dia... pacarku... " ucap Farel


" Dari mana kamu kenal Mey-mey " Tanya sang bunda


" Perasaanku jadi tak karuan begini , apa aku harus jujur semua pada bunda.. tapi apakah bunda akan menerima Mey-mey " batin Farel


" Aku kenal Mey-mey dari Club malam " ucap Farel dengan ragu takut sang bunda marah


" Farel berarti tidak berbohong " batin Sisil


" Apa.. Club malam " ucapnya Sisil pura-pura tidak tahu


" Bunda dengerin aku dulu aku bisa jelaskan " ucap Farel dengan penuh harap

__ADS_1


" Jelaskan sekarang " ucap Sisil tegas


" Jadi begini bunda, Farel bertemu dengannya saat dipelelangan wanita, Mey-mey dijual oleh ayahnya di Club malam, karena Farel tidak tega akhirnya Farel membelinya, dia sering disiksa oleh ayahnya, bahkan iya dan ibunya harus kabur agar tidak disiksa terus.. akhirnya Farel menawarkan apartemen padanya, Farel lihat dia orangnya baik dan tulus " ucapnya Farel dengan panjang lebar


" Lalu kenapa dia sekarang bekerja diperusahaan sebagai sekertaris mu.. " ucap Sisil


" Dari mana Bunda tahu " batin Farel bingung


" Cepat jawab " bentak sang bunda


" Dia melamar pekerjaan diperusahaan, lalu aku melihat keahliannya bagus dan latar belakang pendidikannya pun bagus " ucap Farel


" Kamu yakin.. kamu tidak sedang diperalat atau di manfaatkan dia kan " tanya Sisil merasa takut jika sang putra pertama sama seperti kejadian Dona dulu


" Aku sangat yakin bunda, bunda jika bertemu dengan Mey-mey pasti bunda suka " ucap Farel


" Jangan memujinya seperti itu " ucap Sang bunda


" Serius bunda, aku tidak bohong " ucap Farel menyakinkan sang bunda


" Bunda akan pergi ke Surabaya secepatnya " ucapnya Sisil


" Bunda mau kesini bersama siapa " tanya Farel


" Bunda akan mengajak Ehan " ucap sang Bunda


" Ehan kan sudah di Surabaya .. bund " ucap Farel


" Buat apa Ehan kesana " tanya Sisil


" Ayah yang menyuruhnya kesini bunda " ucap Farel


" Mas Leo benar-benar membuatku semakin kesal dan marah, awas saja nanti sesampainya disana aku akan menghukum mu " batin Sisil


" Aku akan datang sendiri " Ucapnya


" Kalau begitu bunda hati-hati " ucap Farel


" Jangan bilang bunda mau ke Surabaya, bunda mau kasih kejutan buat Ehan dan ayahmu " ucap Sisil


" Baik Bunda "


Sisil pun segera menutup teleponnya dengan perasaan kesal dan marah, Iya pun meyuruh salah satu anak buat Leo untuk meyiapkan pesawat pribadi nya agar mengantarnya ke Surabaya


.


.


.


Bersambung....


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....

__ADS_1


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz


__ADS_2