Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 219


__ADS_3

Sisil dan Leo sudah sampai di Singapura, mereka kini berada di bandara dengan wajah senangnya Sisil sudah berada disana.


" Alhamdulillah mas kita sudah sampai di Singapura " ucap Sisil senang


" Iya sayang " jawabnya Leo


" Ayo kita menuju rumah sakit Momi dirawat " ucap Sisil


" Sayang, sebaiknya kita ke apartemen dulu menyimpan barang kita " ucap Leo


" Tidak Mas, aku mau segera menemui momi " ucap Sisil


" Tapi sayang " ucap Leo


" Please ya mas " ucap Sisil dengan wajah yang memohon


" Baiklah demi kamu " ucap Leo sambil memeluk sang istri


" Mas malu " ucap Sisil tersipu malu


" Biarin saja kan kita sudah resmi jadi suami istri " ucap Leo tingkahnya seperti orang yang sedang berpacaran


" Mas kita sudah Tua loh " ucap Sisil melepaskan pelukannya


" Sayang.. " protes Leo


" Ayo mas kita cari taksi " ajak Sisil


" Baiklah sayang " ucap Leo menuntun sang istri


Mereka segera menuju parkiran bandara lalu memasuki taksi yang sedang terparkir disana.


" Ayo sayang " ucap Sisil


" Iya sayang " jawabnya


Sang supir pun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, Leo pun memberikan alamat rumah sakit tempat tujuan mereka.


Tiga puluh lima menit kemudian mereka sudah sampai di bandara, Sisil segera keluar dari taksinya yang diikuti oleh Leo, lalu iya segera membawa koper milik mereka dan melanjutkan langkahnya menuju ruangan ICU tempat dimana Momi Natalia dirawat.


" Oma " ucap Sisil menghampiri sang Oma dan memeluknya


" Astaga Sisil " ucap Sang Oma membalas pelukannya


" Aku kangen oma " ucap Sisil masih memeluk sang Oma


" Apalagi Oma " ucapnya melepaskan pelukannya


" Oma gimana kabarnya, baik " ucap Leo menyalaminya


" Begini lah oma, tapi Oma sangat baik sekali " jawabnya sambil tersenyum


" Syukurlah jika Oma baik " ucap Leo dingin


" Astaga Leo hanya itu, bahkan kamu tidak memeluk oma " ucapnya kesal


" Oma, aku sudah besar dan punya cucu masa harus manja sama oma " ucap Leo


" Dimata Oma kamu Leo kecil Oma yang sikapnya jahil dan dingin " ucap Sang Oma menjewer telinga Leo


" AW Oma sakit " ucap Leo meringis kesakitan


" Biarkan Oma kesal sama kamu " ucap sang Oma


" Aku minta maf ya Oma yang cantik dan imut " ucap Leo membujuk sang Oma agar tidak marah lagi

__ADS_1


" Oma memang masih cantik dan imut " ucapnya sambil senyum-senyum sendiri


" Oma dimana Momi Natalia " tanya Sisil


" Dia ada didalam " ucap Sang Oma


" Bisakah kami menemuinya " ucap Sisil


" Harus bergantian " ucap Sang Oma


" Yasudah mas kamu duluan saja " ucap Sisil


" Tidak mau, aku mau barengan " ucap Leo


" Kamu pikir ruang ICU apa hem.. kamu pergi sekarang kesana " ucap Sang Oma memukul bokong Leo dengan kipas pelastik yang bisa dilipat yang selalu iya bawa


" Ampun Oma ampun " ucap Leo kesakitan


" Biar aku saja yang mengalah Oma, aku yang duluan menemui momi " ucap Sisil


" Iya sayang silahkan " ucap Leo


" Baiklah kalau itu mau kamu " ucap Sang Oma sambil tersenyum


" Mas, aku kedalam dulu " ucap Sisil


" Iya sayang " ucap Leo


Sisil pun segera masuk kedalam dengan menggunakan pakaian khusus dan perlengkapan masker dan penutup kepala.


" Momi Natalia, ini aku Sisil menantu Momi... aku datang bersama Mas Leo, kami tidak bisa menemui momi bersama-sama jadi kami bergantian " ucap Sisil menghampiri sang mertuanya dengan wajah sedihnya


" Momi harus cepat sadar ya, ketiga anak aku dan mas Leo mereka sudah besar dan menikah, mereka baru melahirkan dan punya bayi kembar juga seperti aku dan Mas Leo " ucap Sisil meneteskan air matanya


" Alhamdulillah, Momi merespon ucapan ku " batin Sisil


Keajaiban pun datang ketika Sisil masih berada disana tanpa diduga Momi Natalia sadar dari komanya dengan menggerakkan tangannya.


" Astaga tangan Momi bergerak " ucap Sisil senang dan hendak memanggil dokter tiba-tiba tangan Natalia memegang tangan Sisil


" Sisil " ucap Natalia mulai sadar dari komanya dan membuka matanya


" Momi " ucap Sisil tersenyum namun meneteskan air mata


" Akhirnya Momi sadar " ucap Sisil masih menangis


" Momi mau bicara sama kamu " ucap Natalia dengan nafas yang tersengal-sengal


" Momi sebaiknya jangan banyak bicara, biar Sisil kasih tau dokter " ucap Sisil memencet tombol untuk menghubungi dokter dari atas ranjang tempat tidur Momi Natalia


" Momi cuma mau bilang maafkan Momi selama ini selalu jahat sama kamu " ucapnya sambil menangis


" Momi jangan pikirkan itu, Sisil sudah memaafkan Momi dari dulu " jawabnya Sisil


" Terima kasih " ucap Momi Natalia dengan nada yang lemah


" Sama-sama Momi, Momi aku mau kita berkumpul bersama-sama ya.. Momi harus kuat " ucap Sisil


" Dimana Leo " tanya Momi Natalia


" Mas Leo ada di depan, mau aku panggilkan " tanya Sisil


" Nanti saja, Momi mau kertas dan pulpen " ucap Momi Natalia


" Sebentar saya cari dulu " ucap Sisil hendak meninggalkan ruangannya

__ADS_1


" Jangan pergi " ucap Natalia


" Tapi Momi, aku mau ambilkan yang Momi minta " ucap Sisil


" Kamu bawa handphone " tanya Natalia


" Bawa Momi " ucapnya sambil menyerahkan handphonenya kepada Natalia


" Aku mau kamu merekam semua perkataan ku " ucap Natalia


" Tapi Momi " ucap Sisil


" Ini permintaan terakhir Momi padamu " ucap Natalia


" Baiklah " ucap Sisil dengan wajah sedihnya


Tiba-tiba sang dokter, suster datang dan menghampiri Natalia, mereka ingin memeriksa keadaan Natalia. ( Pakai bahasa Indonesia saja ya, anggap begitu )


" Maf nona anda harus keluar, pasien akan kami periksa dahulu " ucap sang suster


" Tapi suster " ucap Sisil


" Ini sudah menjadi prosedur rumah sakit, silahkan keluar ruangan ini " ucap sang suster


" Dok, suster biarkan menantu saya disini " ucap Natalia


" Tapi Nyoya.. " ucap Suster


" Saya mohon suster " ucap Natalia dengan nafas masih tersengal-sengal


" Yasudah, biarkan nona ini disini " ucap sang dokter


" Baik " ucap sang suster


" Terima kasih sus " ucap Sisil


.


.


.


.


.


Bersambung....


Hayo tinggal nama untuk ketiga bayi farel dan Mey-mey...


Apa ada yang mau menyumbang nama untuk ketiga bayi tersebut


komen ya guys


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz

__ADS_1


__ADS_2