Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 204


__ADS_3

Sembilan bulan kemudian,,


Besok adalah jadwal Rena periksa kandungan, sedangkan Leo dan Sisil sengaja ingin memberikan kejutan sebelum Rena melahirkan.


Mereka berkumpul diruang makan seperti biasanya menyantap sarapannya. Semenjak kehamilan Rena membesar Ehan sudah jarang masuk kekantor, iya mengerjakan semua urusan kantor dirumah sambil mengawasi sang istri.


" Sayang, Bunda mau ajak kamu kesuatu tempat mau ya " ajak sisil


" Memangnya mau kemana bunda " tanya Ehan


" Nanti juga kamu tahu " ucapnya Sisil sambil tersenyum


" Kalau begitu Ina ikut " ucapnya


" Sayang, mending kamu banyak istirahat lihat kakimu bengkak-bengkak " ucap sang suami


" Tapi sayang " ucap Ina kesal


" Iya sayang lebih baik kamu banyak istirahat kasian baby dalam perutmu " ucap Sang bunda


" Tapi bunda " ucapnya semakin kesal


" Iya dek.. biar kita bisa lahiran bareng " ucap Rena


" Yaudah deh " ucapnya


" Bunda mau berangkat kapan " tanya Ehan


" Nanti saja sudah sarapan " ucap Sisil


" Baik bunda.. " ucap Ehan


" Memangnya bunda mau kemana dan ngapain " batin ina


" Sebenarnya bunda mau ngajak aku kemana " batin Ehan


" Asik jalan-jalan dari pada aku dirumah terus bosen " batin Rena


Kini mereka sudah selesai sarapannya, barulah mereka bersiap-siap untuk pergi kecuali Ina dan Satria.


" Kami pamit ya sayang " ucap Sisil sambil tersenyum


" Yakin bunda ga ajak aku " ucap Ina


" Lain kali ya sayang " ucap Sisil


" Dadah Ina, kita jalan-jalan dulu " ledek Ehan


" Ka Ehan nyebelin " ucap Ina dengan wajah kesalnya


" Sayang ga boleh begitu " ucap Rena


" Bercanda ko sayang " ucap Ehan pada sang istri


" De, Kaka pergi dulu, kau mau dibeliin apa biar Kaka nanti bawain " tanya Rena


" Aku mau rujak " ucapnya Ina sambil tersenyum


" Yaudah kamu tungguin ya " ucap Rena


" Iya Kaka Rena cantik " ucap Ina


" Kamu puji kakak ipar pasti ada maunya " ledek Ehan


" Tidak ko " ucap Ina

__ADS_1


" Sudah jujur saja " ucap Ehan


" Sudah-sudah jangan bertengkar " ucap sang bunda


" Iya bunda " ucap mereka


Sisil dan Leo pun segera masuk kedalam mobil, diikuti oleh Rena dan Ehan, sang supir pun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang


" Bunda sebenarnya kita mau kemana " tanya Ehan


" Kejutan " ucap Sisil sambil tersenyum


" Rena jadi penasaran bunda " ucapnya sambil bersemangat


" Kamu duduk manis saja ya.. bunda akan kasih hadiah spesial untukmu " ucap sang mertua pada Rena


" Iya bunda " ucapnya tersenyum


" Bunda bukankah ini komplek elit ya, ngapain kita kesini " ucap Ehan


" Sudah kamu diam saja " ucap Sisil


Mereka sudah sampai ditempat yang Sisil dan Leo tuju, mereka segera keluar dari mobil dilihatnya rumah yang bagus didepan mereka


" Bunda ini rumah siapa " ucap Ehan


" Kamu berisik sekali " ucapnya Sisil


" hehhehe takut kit adalah alamat bunda " ucapnya Ehan


" Ayo kita masuk " ucap Leo sambil tersenyum


" Ayo " ucap Sisil sambil tersenyum


" Bunda yakin kita masuk kedalam, emang ini rumah siapa " tanya Ehan bingung


Merekapun segera menghampiri rumah tersebut, dilihatnya rumah rapi dan bersih serta cantik dengan pemandangan indah disekitar



" Wah ada kolam renangnya " ucap Rena senang


" Bagus kan nak " tanya Sisil


" Sangat bagus bunda " ucap Rena


" Apa kamu senang " tanya Sisil kembali


" iya Bunda,, Rena suka dan senang " jawabnya


" Bagus kalau begitu " ucap Sisil


" Sebenarnya ini rumah siapa " batin Ehan


" Seleraku ternyata sama dengan apa yang Rena sukai " batin Sisil


" Rena mau ga kalau rumahnya kaya begini " tanya Sisil


" Mau banget bunda, udaranya sejuk pasti Rena betah " celetuk Rena


" Kalau begitu ini kuncinya untukmu " ucap Sisil sambil tersenyum


" Maksud bunda apa " tanya Rena heran


" Kamu suka kan " tanya Sisil kembali

__ADS_1


" Suka sih bunda " jawabnya


" Yasudah ambil, rumahnya untukmu " ucap Sisil sambil tersenyum


" Jadi ini rumah buat Rena... " ucap Rena senang


" Jangan, kita bisa beli nanti " ucap Ehan memberikan lagi kunci rumahnya pada Sisil


" Memangnya kenapa " tanya Sisil heran saat kuncinya dikembalikan lagi pada sang bunda


" Aku ga bisa menerimanya bunda.. aku ga mau repotin bunda " ucap Ehan


" Bunda ngasih Rena bukan kamu " ucap Sang bunda dengan senyum


" Tetap saja " ucap Ehan


" Sudah pokonya ambil ini, bunda dan ayah sengaja memberikan rumah untuk kalian tinggal terpisah dengan kami, kalian sebentar lagi akan menjadi ayah dan ibu.. " ucap Sisil


" Kita kan punya rumah Bunda " ucap Ehan


" Anggap ini hadiah untuk cucu kami " ucap Sisil


" Ayo ambil Ehan, Abang juga sudah kita kasih tinggal kamu dan Ina yang belum " ucap Leo


" Ini serius untuk kami " ucap Ehan


" Iya serius " jawab Sisil dan Leo


" Terimakasih ya ayah dan bunda " ucap Rena


" Sama-sama nak " jawab mereka


" Makasih ya ayah bunda " ucap Ehan


" Sama-sama "


" Yu kita masuk kedalam " ajak Sisil


Merekapun melihat-lihat ruangan satu persatu, ternyata Sisil dan Leo sudah menyiapkan semuanya, bahkan untuk urusan pembantu dan satpam pun sudah mereka siapkan


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung....


Aku percepat ya part nya..


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...

__ADS_1


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz


__ADS_2