
Keesokan harinya,,
Sisil, Leo dan Ehan sudah bersiap-siap untuk pergi dari kota Surabaya, mereka akan kembali lagi ke Jakarta.
Mey-mey susah menyiapkan sarapan, Sisil dan Leo pun segera menuju ruang makan, Farel yang sudah ada disana tersenyum melihat kedua orang tuanya.
" Pagi ayah, bunda .. " ucap Farel sambil tersenyum
" Pagi juga nak " ucap mereka membalas senyuman Farel
" Bagaimana keadaan bunda sekarang " tanya Farel
" Alhamdulillah baik, cuma sedikit lemas saja " ucap Sisil sambil tersenyum
" Bunda harus banyak istirahat ya " ucap Farel
" Iya nak " ucapnya Sisil
" Semuanya sudah siap " ucap Mey-mey sambil tersenyum
" Terima kasih ya nak, sudah repot-repot menyiapkan ini semua " ucap Sisil sambil tersenyum
" Ini sudah menjadi tugas Mey-mey bunda.. " jawabnya
" Wah kalian sudah siap kenapa ga bangunkan aku " ucap Ehan duduk di kursi makan
" Kami juga baru kemari ya " ucap Sang bunda
" Kamu sudah tua jangan manja " ucap Leo
" Tapi ayah aku masih anak ayah sama bunda " ucap Ehan
" Kamu ada-ada saja nak " ucap Sisil tersenyum
" Melihat suasana begini aku jadi ingat ibu,, ibu.. Mey kangen " batin Mey-mey
" Sayang kamu tidak apa-apa " tanya sang suami
" Tidak, aku Tidak apa-apa " ucap Mey-mey
" Ayo sekarang makan, Ehan sudah laper " ucapnya
" Yasudah yu " ucap Sisil
Mereka pun segera sarapan bersama dengan lahap dan bersemangat, masakan Mey-mey lumayan enak dilidah Sisil, Leo dan Ehan.
Kimyi mereka sudah menghabiskan makanannya, lalu bersiap-siap untuk pergi ke bandara.
" Bunda " Ucapnya Mey-mey
__ADS_1
" Iya sayang.." ucap Sisil
" Aku sudah memikirkan tawaran bunda padaku untuk tinggal di Jakarta " ucap Mey-mey
" Lalu apa jawaban mu " ucap Sisil dengan bersemangat
" Aku mau bunda " ucap Mey-mey membuat Sang suami yang ada di sana kaget
" Yang benar saja sayang, apa kamu serius " tanya Farel senang
" Iya mas.. " ucap Mey-mey sambil tersenyum
" Terima kasih sayang sudah mau memikirkan perkataan ki " ucap Farel memeluk sang istri
" Iya mas, aku akan ke Jakarta namun sebelum itu aku mau ke kuburan ibu " ucap Mey-mey
" Aku akan mengantarkanmu " ucap Farel senang
" Iya sayang " ucap Farel
" Bunda boleh ikut ke kesana " ucap Sisil
" Boleh bunda " ucap Mey-mey sambil tersenyum
Farel melepaskan pelukannya dan segera menuju kamar dan membereskan barang-barang mereka dan menyuruh ketiga baby sister itu untuk membereskan barang-barang ketiga bayinya. karena sang baby sister akan ikut bersama mereka.
Sisil dan Leo tersenyum senang melihat taman disana yang penuh dengan bunga-bunga, Bu Ida semasa hidupnya memang menyukai bunga.
" Sayang " ucap Leo pada sang istri
" Iya sayang " ucap Sisil sambil tersenyum
" Apa kamu Sekarang bahagia " ucap Leo
" Iya Mas, aku bisa menjaga Mey-mey sesuai dengan apa yang di ucapkan Bu Ida " ucap Sisil sambil tersenyum
" Aku senang jika kamu senang " ucap Leo
" Terima kasih ya mas " ucap Sisil
" Sama-sama sayang " ucap Leo memeluk sang istri
" Aku ko seperti patung ya " ucap Ehan
" Astaga kamu kapan kesini " ucap sang bunda
" Pas bunda sama ayah lagi romantisan " ucap Ehan sambil tersenyum
" Biarin kan ayah dan bunda meskipun udah tua tapi harus romantis " ucap Sang ayah membuat Sisil tersipu malu
__ADS_1
" Sayang Malu " ucap Sisil sambil tersenyum
" Kenapa malu, kita sudah punya cucu banyak ini " ucap Leo
" Ada apa kamu kesini " tanya Sisil mengalihkan pembicaraan
" Aku hanya memberi tahu jika Abang Farel dan ka Mey-mey sudah siap " ucap Ehan
" Baiklah ayo kita segera pergi " ucap Sisil sambil menggandeng sang suami
" Mereka punya pasangan aku sendirian, masih-masing " ucap Ehan membuat kedua orang tuanya tertawa
Sisil menghampiri Mey-mey, Farel dan ketiga baby sister
" Mey-mey sudah siap " tanya sang bunda
" Siap bunda " ucap Mey-mey sambil tersenyum
" Baiklah, tapi seperti mobilmu tidak akan cukup, lebih baik kita pesan taksi saja yang ukuranya besar " ucap Sisil
" Ide yang bagus " jawab Sang suami
" Kalau Mey-mey gimana baiknya saja " jawabnya
" Farel setuju " ucapnya segera memesankan taksi online
.
.
.
.
Bersambung....
Tunggu beberapa part lalu aku akan menceritakan tingkah lucu delapan anak kecil dengan tingkah yang lucu ya..
Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
Jangan bosen-bosen ya .....
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz
__ADS_1