
Sementara ditempat Farel, iya sudah menutup telepon dari sang bunda dengan perasaan senang, iya segera menghampiri sang istri yang sedang menonton Flem drama kesukaannya
" Sayang, siapa yang telepon " ucap Mey-mey
" Barusan bunda telepon " ucapnya duduk disamping sang istri
" Bagaimana kabar bunda " ucap Mey-mey
" Alhamdulillah baik, bunda juga menggabariku bahwa Rena dan Ina sudah lahiran " ucap Farel
" Alhamdulillah... Bayi mereka laki-laki atau perempuan " tanya Mey-mey sambil tersenyum
" Entahlah, aku lupa tanya bunda " ucapnya Farel sambil tersenyum
" Ah sayang, padahal kan aku mau tau " ucap Mey-mey
" Mau aku telepon kembali bunda " tanya Farel sambil tersenyum
" Tidak usah " ucap Mey-mey dengan wajah kesal
" Kata bunda aku harus jagain kamu, takutnya kamu jatuh atau kontraksi dimalam hari " ucap Farel
" Kamu kan selama ini suami siaga sayang, aku saja tidak boleh ini dan itu " sindir Mey-mey
" itu karena aku sayang kamu " ucapnya Far sambil tersenyum dan mencium kening sang istri
" Aku juga sayang kamu " ucap Mey-mey
" Apakah anak ayah laper " ucap Farel sambil berbicara didepan perut Mey-mey dan mengelus-elusnya
" Sepertinya anakmu tidak lapar sayang " Mey-mey
" Tapi aku takut mereka kelaparan, jadi aku akan bikinkan kamu cemilan " ucap Farel
" Memangnya kamu mau bikin apa " tanya Mey-mey
" Kamu maunya apa biar aku bikinkan " ucap Farel sambil tersenyum
" Aku mau keripik singkong saja " ucap Mey-mey
" Baiklah kamu tunggu disini, jangan kemana-mana " ucap Farel
" Baiklah sayang " ucap Mey-mey sambil tersenyum
" Apa aku bisa membuatnya " batin Farel
Farel segera menuju dapurnya dilihatnya bahan-bahannya kurang kumplit, lalu iya bingung dengan permintaan sang Istri, lalu iya segera menghampiri sang istri kembali
" Sayang, bahannya kurang kumplit " ucap Farel
" Terus bagaimana " tanya Mey-mey
__ADS_1
" Bagaimana kalau kita beli saja " ucap Farel
" Gimana kamu saja sayang " ucap Mey-mey
" Kamu tunggu disini, aku akan ke supermarket untuk membeli beberapa cemilan " ucap Farel
" Aku ikut " ucap Mey-mey
" Jangan sayang, kamu sebaiknya tunggu disini " ucap Farel
" Yasudah tapi jangan lama-lama " ucap Mey-mey
" Ok " ucap Farel sambil tersenyum
Farel segera menuju garasi dan menghidupkan mobilnya, lalu iya segera menu supermarket yang dekat dengan rumahnya, untuk membeli beberapa cemilan
Farel sudah sampai di supermarket itu, lalu iya memborong beberapa cemilan untuk sang istri, setelah selesai iya segera membayarnya di kasir
" Ini mba " ucapnya Faren keranjang belanjaannya
" Baik Tuan " ucap sang kasir sedang menghitung belanjaannya Farel
" Jadi lima ratus ribu rupiah " ucap sang kasir
" Pakai ini " ucap Farel menyerahkan kartu debitnya, lalu sang kasir pun menggeseknya
" Silahkan isi pinnya " ucap Sang kasir
" Terima kasih Tuan " ucap sang kasir
" Sama-sama " ucap Farel membawa belanjaannya dan segera masuk kedalam mobil, lalu iya mengendarai mobilnya kembali
Iya sudah sampai dirumah lalu segera menghampiri sang istri yang masih menonton Flem drama
" Sayang ini aku belikan cemilan banyak " ucap Farel sambil tersenyum
" Wah sayang banyak sekali " ucap Mey-mey senang
" Biar kamu kenyang " ucap Farel
" Terima kasih sayang... " ucap Mey-mey
" Sama-sama sayang " ucap Farel sambil tersenyum
Merekapun melanjutkan nonton Flem drama bersama-sama meskipun Farel tidak terlalu senang dengan Flem itu, namun demi menjaga sang istri iya pun mencoba untuk menontonnya
" Aku bukain ya sayang " ucap Farel
" Iya sayang " ucap Mey-mey
Merekapun memakan cemilan ya sambil menonton drama itu. setelah selesai barulah Farel mengajak tidur sang istri
__ADS_1
" Sayang yu kita tidur " ucap Farel
" Iya sayang " ucap Mey-mey
" AW perutku " ucap Mey-mey
" Kenapa sayang " tanya Farel
" Hanya kram saja sayang " jawab Mey-mey
" Ayo kita ke rumah sakit " ajak Farel
" Tidak sayang, ini bukan tanda-tanda mau melahirkan ko kata ibu juga kontraksi bukan begini tandanya " ucap Mey-mey
" Kamu yakin sayang " ucap Farel
" Iya sayang " jawabnya
" Aku gendong ya kekamar " ucap Farel
" Iya sayang "
Farel menggendong sang istri kekamarnya, dengan hati-hati
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung....
Aku percepat ya part nya...
Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
Jangan bosen-bosen ya .....
__ADS_1
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz