
" Apa Kau sudah siap sayang " tanya Ehan pada sang istri sambil menatap wajah cantik sang istri
" Iya sayang " ucap Rena sambil mengangguk-angguk
" Terima kasih sayang aku janji melakukanya dengan hati-hati " ucap Ehan mendekatkan wajahnya dengan Rena
Ehan mulai menciumi Rena dengan hasrat yang mengebu-gebu disana mungkin karena efek jamu itu dan tutorial yang dia lihat kemarin, Ehan bermain dengan agresif sedangkan Rena hanya menikmati setiap sentuhan Ehan.
Ciuman itu berlangsung lama dan sudah membangkitkan gairahnya keduanya. Ehan menciumi leher Rena dan memberikan stempel kepemilikannya disana. membukakan sedikit demi sedikit pakaian Rena tanpa ada benang sedikitpun.
Kulit putih dan mulus Rena membuatnya semakin tertantang dengan pemandangan indah dihadapannya. Ehan mencium kembali Rena dengan penuh Nafsu, kini kedua tanganya tak tinggal diam, Tangan itu meremas benda kenyal dari gundukan yang Rena punya.
Rena yang mendapat perlakuan seperti itu hanya bisa Pasrah dan menikmatinya, Ehan segera melepas semua pakaiannya hingga mereka telanjang bulat, seketika wajah Rena merah merona melihat tubuh Ehan yang kekar.
Tangan Ehan kembali tak bisa diam, bahkan salah satu tanganya mulai meraba daerah sensitif Rena, Ada sensasi yang berbeda yang Rena rasakan, bahkan tanpa sadar Dia mendesah, hal itu membuat Ehan semakin bergairah.
" Ahk... Ehan... ahk...ahk..... Aku mau ke kamar kecil dulu, aku mau pipis " ucap polosnya Rena
" Keluarkan sekarang sayang " semakin mempercepat pergerakan tanganya
" Akh Ehan.... Akh.. Ehan " ucapnya mendesah
" Pangil terus namaku sayang " ucap Ehan mulai menikmatinya
" Aku sudah tidak tahan sayang... bolehkah aku melakukannya dan mengambil hak ku " ucap Ehan
" Iya sayang pelan-pelan ya " ucap Rena mendesah karena iya pun sudah mulai sangat terangsang
Karena Ehan sudah merasa tegang dan sesuatu yang berada di bawah badan sudah mengeras, lalu ia segera memasukan juniornya kedalam Gua milik Rena.
" Tahan sayang, Ini akan sedikit sakit tapi nanti juga kamu ketagihan " ucap Ehan menggoda sang istri sambil mencium keningnya
" Aw.... Sakit... " ucap Rena pada hentakan pertama
" Aku sangat mencintaimu " ucap Ehan membuat rasa sakit Rena sedikit berkurang
Namun karena Ehan melakukanya baru setengahnya iya pun mulai mencoba menghentakkannya lagi dengan memasukan semua juniornya kedalam Gua Milik Rena
Rena hanya bisa pasrah namun iya senang karena mahkota yang iya jaga dari dulu iya berikan pada suaminya, orang yang dia cintai selama ini.
" Terima kasih " ucap Ehan mulai menggenjot junior dan Rena mulai menikmatinya desahan demi desahan pun mereka ucapkan bagaikan nyanyian yang saling bersahutan.
Dan benar apa yang dikatakan sang bunda, obat itu benar-benar ampuh bahkan Mereka melakukan beberapa ronde hingga tubuh mereka tertidur tanpa sadar karena lelah.
.
...****************...
.
Sedangkan ditempat Satria dan Ina mereka sedang bersiap-siap ingin melakukan malam pertama mereka, mereka melakukanya larut malam karena takut Ehan menggangu tapi ternyata Ehan sedang asik dengan istrinya.
Untung saat Aisyah dan Mayang memberikan hadiah mereka sudah selesai solat dan sedang menonton YouTube bersama-sama
Tiba-tiba Ada suara bel pintu kamar mereka mulai curiga jika itu adalah sang Kaka Ehan yang selalu menjahili mereka terutama Satria
__ADS_1
Ting... Tong... Ting... Tong...
" Pasti itu ka Ehan " ucap Ina kesal
" Kamu nonton saja, biar nanti kamu sama-sama agresif, biar aku yang buka pintu " goda satria
" Ish.. aku jadi malu harus liat yang kaya begini dulu " ucap ina
Sedangkan Satria segera membuka pintu kamar hotel tersebut
Ceklek,,
" Bunda " ucap Satria heran
" Kamu belum mulai kan pertempurannya " ucapan Sang bunda sambil senyum-senyum
" Belum bunda " ucap Satria tersipu malu
" Bagus minum ini untukmu dan Ina, biar kalian kuat sampai pagi.. agar cepat-cepat kasih bunda cucu " ucapnya
" Ini apa bunda " ucap Satria heran
" Itu jamu Kuat " ucap sang bunda
" Terima kasih bunda " ucap Satria
" Yasudah kamu sekarang siap-siap bertempur.. dan perlakukan Ina lembut.. " ucap sang bunda
" Iya bunda " ucap Satria celingukan melihat kearah kiri dan kanan dari pintunya
" Takut ada ka Ehan nanti ganguin kami " ucap Satria
" Kamu tenang saja Ehan dan Rena pasti sedang asik bertempur tadi bunda juga kasih ini padanya.. " ucap sang bunda
" Syukurlah kalau begitu bunda.. terima kasih "
" Sama-sama bunda pamit ya " ucap Sisil melangkah pergi dari sana
Satria segera menutup pintu dengan bersemangat menghampiri Ina sambil membawakan jamu yang diberikan Bunda.
" Sayang minum ini dulu kata bunda " ucap Satria
" Oh yang tadi bunda " ucapnya menerima jamu dan langsung meminumnya berbarengan dengan satria.
Mereka sudah meminum habis kamu tersebut, dan duduk diranjang lalu melanjutkan menonton kembali YouTube nya.
" Aku sudah tidak tahan apalagi menonton begini " batin satria
" Ko aku ga nyaman begini ya saat nonton beginian, tapi tadi tidak kenapa-kenapa " batin Ina
" Sayang bolehkan kita melakukanya sekarang " tanya satria
" Melakukan apa " tanya Ina
" Melakukan itu seperti dividio dan mengambil hakku " ucap Satria
__ADS_1
" Tapi Bagaimana dengan Ka Ehan " tanya Ina
" Kata bunda ka Ehan sedang asik bertempur dengan Rena.. makanya ini saat yang tepat untuk kita " ucap Satria
" Kamu yakin sayang " tanya Ina ragu namun melihat ekspresi sang suami menjadi tak tega ditambah iya pun sebenarnya sudah terangsang
" Baiklah aku ganti baju dulu " ucap Ina
Ina sengaja membawa baju ganti biasa karena iya takut ga ada baju sedangkan yang sudah dipersiapkan sang bunda adalah baju seksi
" Baiklah sayang tapi jangan lama-lama " ucap Satria
" Iya sayang " ucap Ina melangkah pergi ketoilet dan mengganti baju tidur yang seksi yang berwarna merah sama seperti Rena.
Ina sudah mengganti bajunya namun seketika pipinya merah merona karena baju tidurnya kurang bahan menurutnya.
" Astaga haruskan aku berpakaian seperti ini " ucap Ina sambil menggelengkan kepalanya, namun apa daya demi malam pertamanya iya pun memakainya
Ceklek,,
Ina mengintip dulu, dilihatnya satria masih menonton Vidio di YouTube tersebut, dengan perlahan iya membuka pintu kamar mandi
" Sayang.. " ucap Satria
" Iya sayang.. " ucap Ina memegang tubuhnya
" Kamu seksi sekali " ucap Satria
" Apa Kamu suka sayang " tanya Ina
" Tentu saja, apalagi kalau kau telanjang bulat " goda satria namun Ina malah kesal mendengar perkataannya
.
.
.
.
Bersambung....
Peringatan Bocil dilarang baca ya
Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
Jangan bosen-bosen ya .....
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz
__ADS_1