
Adzan pun berkumandang mereka segera mengambil air dan membatalkan puasanya.
" Ina cantik, mau ini cobain deh kolak buatan mamah palingan enak " ucap Satria sambil menyuapi ina
" Em.. enak " ucap Ina sambil tersenyum
" Paling bisa kalian muji mamah " ucap Yesi
" Aduh satria kasian, sini aku suapin kan satria Suapin Ina, jadi ga ada waktu buat makan nanti Satria ya sakit " ucap Dinda
" Apaan sih " ucap Satria kesal
" Satria aku makan sediri ya " ucap Ina sambil tersenyum
" Jangan, aku senang suapin calon istri ko " ucap Satria sambil tersenyum
" Belum nikah aja udah begitu, Gimana kalau udah nikah pasti disuruh ini itu, nyuci, ngepel kasian suaminya " ucap Dinda
" Ini perempuan benar-benar aku harus cari ide buat dia ga sekali lagi gangguin Ina dan satria " Batin Yesi
" Siapa nama kamu " tanya Yesi pada dinda
" Dinda Tante " ucapnya sambil tersenyum
" Kamu suka sup tidak, Tante tadi bikin banyak cobain deh " ucap Yesi pura-pura ramah
" Akhirnya Mamahnya satria baik juga padaku " batin Dinda
" Pokonya yang di masak mamah selalu enak " ucap Renal Sambil tersenyum jahat
" Makasih ya Mas " ucap Yesi tersipu malu
" Iya sayang " ucap Renal
" Boleh deh Tante kalau begitu " ucapnya
" Tunggu sebentar, Tante bawakan dulu.. kamu orang pertama yang harus cobain itu " ucapnya sambil tersenyum jahat
Yesi pun segera kedapur dan membawakan Sup untuk Dinda, dengan senyum jahatnya iya memasukan sesuatu kedalam mangkuk Dinda, setelah itu iya baru membawanya kembali ke ruang makan
" Nah ini buat kamu, Tante sengaja ga di kasih cabe takut kamu ga suka cabe kaya Ina, dia kurang suka cabe " ucapnya Sambil berbisik
" Aku tak boleh lemah dihadapan sang mertua " ucap Dinda dalam hatinya
" Kalau aku suka pedes, aku tambahin dulu cabenya ya " ucap Dinda sambil tersenyum dan tak sabar ingin segera mencicipi nya.
" Bagaimana enak. " tanya Yesi
" Em.. Tante ini segar enak banget " ucapnya lahap memakan makanannya
__ADS_1
" Syukurlah kalau kamu suka, yang lain juga harus makan itu juga " ucap Yesi
" Kenapa mamah jadi baik Sama Dinda.. " batin Satria curiga
" Aku coba ya mah " ucap Renal
" Iya sayang.. " ucap Yesi sambil tersenyum
" Ina juga harus coba " tawar Mamah Yesi
" Biar Satria yang ambilkan " ucap Satria langsung mengambil mangkuknya dan mengisi dengan sup buatan sang mamah
" Jangan begini aku malu " bisik ina
" Ga usah malu, yang lain pasti mengerti " ucapnya Satria senang
" Anggap Saja dunia milik kalian dan kami mengontrak " ucap Yesi senang dan tertawa
" Mamah bisa saja " ucap Ina
" Satria, kayanya ini sudah malam, bisa Antarkan saya pulang " ucap Dinda yang merasa tak betah disana
" Ogah " ucap Satria cuek
" Satria tolong Antarkan Dokter Dinda " ucap Ina
" Baik Tante " ucap Dinda dengan wajah kesal
Kini Dinda pamit pada mereka dan sang supir sudah menunggunya diluar.
" Om, Tante saya pamit, terima kasih makananya semuanya enak" ucap Dinda
" Alhamdulillah kalau kamu suka Nak " ucap Yesi senang
" sama-sama Tante, Assalamualaikum " ucapnya
" Waalaikumsalam " ucap Mere ka
Kini Dinda diantarkan pulang oleh sang supir sementara Ina pergi kekamarnya untuk membersihkan badannya tak lupa juga setelah itu iya langsung merebahkan tubuhnya dikasur empuk.
Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamarnya, Ina untuk segera pergi untuk melihat dan membuka pintu tersebut
Tok... Tok.... Tok... Tok...
" Iya Tunggu sebentar " ucap Ina segera membuka pintu kamarnya
Ceklek,,
" Satria, ada apa " ucap Ina heran
__ADS_1
" Aku bawakan Susu untukmu agar tidurnya lebih nyenyak" ucap Satria sambil tersenyum dan menyodorkan susu itu kehadapan wajah ina
" Aku sudah kenyang " Protes Ina kesal
" Ayolah minum sayang. " bujuk satria
" Ga ah " tolak ina
" Terus ini susunya bagaimana " tanya Satria
" Buat kamu saja " ucapnya sambil tersenyum
" Tapi aku buatkan khusus untuk mu loh " ucap Satria sedih
" Yaudah Aku minum setengahnya dan kamu habiskan setengahnya .. gimana adilkan " ucap Ina
" Iya Ina cantik aku mau " Ucap satria
Ina dan Satria pun segera menghabiskan susu tersebut.
" By Ina cantikku " ucap Satria sambil tersenyum
" By juga gantengnya aku " ucap Ina melambaikan tangannya
Setelah habis iya segera menuju kamarnya dan mimpi indahnya bersama sang kekasih.
.
.
.
.
Bersambung....
Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ...... belum
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
Jangan bosen-bosen ya .....
Marhaban ya Ramadhan
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan, jangan lupa jaga kesehatan ya guyz
__ADS_1