
Sementara Kini Mey-Mey dan Riki segera masuk keruangan Farel
Tok.. Tok... Tok... Tok...
" Masuk "
Ceklek,,
" Tuan apa yang anda bicarakan dengan Pa Daniel " tanya Riki terlihat khawatir
" Aku cuma basa basi busuk saja " ucap Farel dingin
" Apa rencana Anda selanjutnya Tuan " ucap Mey-mey
" Semua yang Tuan perintahkan sudah saya kerjakan dan hasilnya maksimal " ucap Riki
" Mey-Mey mulai besok kamu jangan masuk kerja selama seminggu " ucapnya membuat Mey-mey dan Riki saling pandang dan heran
" Loh kenapa Tuan " ucap Mey-mey dengan wajah sedih
" Pokonya kamu kerjakan semuanya di Apartemennya dan hasilnya kamu bisa kirim lewat email, saya akan mencutikan Kau selama seminggu " ucap Farel
" Tapi Tuan tidak akan memecat saya kan " tanyanya
" Tidak " ucapnya dingin
" Syukurlah.. aku kira aku akan dipecat " ucapnya merasa lega
" Riki nanti bawa berkas ini, jangan sampai ketahuan sama orang lain " titah Farel
" Baik Tuan, oh iya Tuan kalau kita dekati Yayu juga itu akan lebih mudah menyelidiki Daniel karena yang ku lihat Yayu terlihat sangat dekat dengan Daniel " ucap Riki
" Selidiki hubungan mereka apa, kasus ini semakin menarik karena semakin banyak yang terlibat " ucapnya
" Benar Tuan " ucap Nya
" Sekarang kita makan siang dulu, dan memikirkan rencana selanjutnya " ucap Farel segera pergi dari Ruangannya menuju Restoran favoritnya
Merekapun segera pergi dari ruangan itu menuju mobil yang dikendarai Riki, sementara langkah mereka terhenti ketika ada Yayu yang seperti biasa menyapa Farel
" Hai Tuan Farel " Sapa Yayu
" Hai " ucapnya dengan pura-pura bersikap ramah
" Dia senyum padaku OMG seneng banget " batin Yayu
" Tuan mau kemana " tanyanya sambil tersenyum
" Kami mau makan siang " ucap Farel ramah
__ADS_1
" Bolehkan saya ikut " ucapnya dengan penuh harap
" Boleh " ucapnya sambil tersenyum
" Makasih Tuan " ucapnya senang
Merekapun pergi berempat menuju mobil dengan tujuan makan siang bersama di restoran makanan favorit Farel
Kini Yayu duduk didepan bersama Riki, sedangkan Mey-mey duduk dengan samping Tuan Farel
Sesampainya disana merekapun segera turun dan masuk kedalam dan duduk dimeja yang sudah dipesan Riki seperti biasanya
" Tuan silahkam " ucap salah satu Pelayan
Riki pun memesankan makanan seperti biasanya sedangkan Yayu memilih makanan
" Bu Yayu, mau makan apa " tanya Riki
" Em... saya pesan yang paling enak dan paling mahal disini " ucap Yayu
" Makanan disini enak-enak Bu Yayu " ucap Melinda
" Aku tau, cuma aku mau yang paling enak dan mahal " ucapnya
" Disini juga makanannya mahal-mahal " ucap Melinda
" Ya suka-suka aku dong mau pesan apa .. iya kan Tuan " ucap Yayu memandang Farel
" Nona Yayu mohon untuk tidak ribut dan jangan mempermalukan diri anda " cibir Riki
Yayu pun sudah memilih makananya, setalah menunggu lima menit makanan pun datang, mereka terlihat menyantap makanannya dengan lahap
" Em Tuan, ini enak sekali " ucap Yayu makan sambil berbicara
" Em " jawab Farel
" Tuan, Coba makanan saya ini enak loh " ucapnya Yayu
" Tidak " tolaknya
" Tuan, anda sering makan disini " tanyanya lagi
" Tuan " ucap Yayu mulai kesal karena pertanyaannya tidak dijawab sang majikan
" Maaf Nona Yayu kalau anda sedang makan jangan sambil berbicara, tidak sopan " cibir Riki kembali
Uhuk... uhuk... uhuk...
" Pelan-pelan makannya, tidak akan ada orang yang memakan makananmu.. nih minum " ucap Farel menyodorkan minuman pada Melinda
__ADS_1
" Makasih Tuan " jawabnya
" Em "
" Sebenarnya apa hubungan mereka berdua, mereka cukup dekat begitu " batin Yayu kesal
Kini Mereka sudah selesai menyantap makanannya, dan mulai berbincang-bincang
" Mey, Apa jadwalku hari ini " tanya Farel
" Hari ini Anda tidak ada meeting dengan Klein Tuan " ucapnya
" Yayu apa Kau menikmati makananya " tamya Farel
" Iya Tuan makananya enak " ucapnya
" Syukurlah kalau Kau suka " ucap Farel sambil tersey
" Tuan sering makan disini " tanyanya
" Ya " ucap Farel
" Apakah Kau sudah lama kerja diperusahaan ayahku " tanya Farel menggali informasi
" Aku kerja disana sudah lima tahun " ucapnya jujur
" Oh berarti cukup lama ya " ucap Farel
" Iya Tuan, Saya dulu kerja di bagian administrasi namun sudah dua tahun terakhir saya dipindahkan jadi bagian keuangan " ucapnya keceplosan
" Wah hebatnya Bu Yayu " puji melinda
" Iya dong, aku kan hebat " ucap sombongnya
" Iya benar Bu Yayu hebat, apa ibu menggantikan yang lama atau yang lama keluar " ucap Riki memancing perkataan jujur Yayu
" Mungkin Tuan Daniel menyadari jika aku lebih pantas kerja di bagian itu dibanding mba lulu " ucapnya
" Lulu aku tidak pernah mendengar nama Lulu " ucapnya Farel
" Tuan ga akan tau nama Lulu, karena Lulu sudah dipecat oleh Tuan Daniel " ucapnya
" Kenapa dipecat " tanya Melinda
" Dia korupsi katanya " ucap Yayu
" Oh begitu, Kayanya ini sudah waktunya kita kembali ke kantor " ucap Farel
" Baik Tuan " ucap Mereka
__ADS_1
Mereka segera meninggalkan restoran itu dan menuju kantor. sesampainya di kantor mereka melanjutkan pekerjaannya masing-masing