
" Sayang " ucap Ehan seakan tak rela Rena lepaskan disaat berciuman
" Ngapain sih mereka kesini ganggu saja " batin Ehan
" Ada apa kalian kesini " ucap Ehan dengan raut wajah kesal
" Hahahaha rasain Kau Ehan " batin Satria senang
" Kami mau poto " ucap Satria
" Kenapa ga nunggu nanti setelah kami selesai " ucap Ehan dengan wajah kesal
" Habis kalian lama " ucapnya ina dengan wajah cuek
" Aku lagi asik-asiknya sama istriku " ucap Ehan membuat pipi Rena merah merona
" Lagian ya.. kalian kan bisa menunggu nanti bermesraannya.. apa kalian sudah tak tahan " goda Satria
" Ye.. suka-suka dong sudah Syah ini " ucap Ehan
" Sayang sudah " ucap Rena mengajak pergi keluar
" Sebentar ya sayang aku mau jewer dulu telinga adik ipar ku ini... " ucap Satria
" Kaka ih.. dia suami aku " ucap Ina membela sang suami
" Sini kamu " ucap Ehan pada satria
" Ga kena.. ga kena.. " ucap Satria sambil menjulurkan lidahnya, dan adegan kejar-kejaran pun terjadi setelah mereka cape barulah mereka berhenti
" Aneh deh.. selalu seperti itu kaya anak kecil saja " cibir Ina duduk dikursi yang sudah disediakan sembari melihat satria dan sang Kaka main kejar-kejaran
" Aku setuju " ucap Rena
" Ayo ka Rena kota tinggalkan mereka.. kita cari laki-laki yang lebih dewasa dan ganteng " ucap Ina menggandeng Rena. Dan perkataan Ina mampu membuat keduanya berhenti dan menghampiri Rena dan Ina
" Sayang ko ngomongnya begitu " ucap Satria menghampiri ina
" Habisnya kalian kata anak kecil " cibir Ina dengan raut wajah kesal
" Sayang ucapan Ina jangan kamu dengerin apalagi kamu lakuin " ucap Ehan panik
" Ayo ka Rena biarkan saja mereka.. " ucap Ina menarik tangan Rena
" Ina diam " bentak Ehan mulai emosi
" Ehan kamu jangan bentak-bentak istriku " ucap Satria membela sang istri
" Mulai lagi deh .. yuk kita pergi.. " bisik Ina
" Ok " bisik Rena, lalu mereka pergi meninggalkan Sang suami dan menikmati pestanya tak lupa mereka juga mencicipi makanan yang ada disana. sedangkan para suami mereka malah bertengkar terus
" Aku bentuk Ina karena dia ngajak istriku dijalan yang salah " ucap Ehan marah
" Istriku adalah adikmu.. ga seharusnya kamu begitu " ucap Satria
" Meskipun Ina adikku.. tapi ucapannya sudah keterlaluan " ucap Ehan
" Tidak bisakah kamu bicara dengan biasa saja jangan bentak-bentak " ucap Satria
" Orang Ina nya juga biasa aja kenapa kamu yang sewot.. iya kan ina " ucap Ehan namun tidak ada jawaban
__ADS_1
" Iya kan ina " panggil Ehan masih belum ada jawaban
" Istriku kemana... ko hilang " ucap Satria bingung
" Ina kemana sih " batin Satria
" Mungkin dia sudah tak tahan dengan sikapmu yang lebay " ucap Ehan tertawa terbahak-bahak
" Kaya aku dong.. sayang Rena " panggil Ehan namun tak ada jawaban
" Rena " panggil Ehan bingung karena masih belum ada jawaban
" Ternyata istrimu tak tahan juga dengan sikapmu.. " ucap Satria tertawa terbahak-bahak
" Rena kemana lagi " batin Ehan
" Jangan-jangan mereka mengobrol dengan laki-laki lain " ucap Ehan memandang wajah satria
" Kamu benar ayo kita susul mereka " ucapnya Satria dan Ehan mulai berlari
" Awas saja jika mereka mengobrol dengan laki-laki lain " batin Ehan
" Takan ku biarkan istriku mengobrol dengan laki-laki lain " batin Satria
.
...****************...
.
Mereka Masuk kedalam pesta tersebut, mereka mencari keberadaan Ina dan Rena disana. Dan benar Mereka kini sedang mengobrol dan tertawa dengan seseorang yang memakai baju tentara
" Itu mereka " ucap Ehan menunjuk keberadaan sang istri
Mereka menghampiri sang istri disana dengan wajah marah dan kesal.
" Ehem " ucap mereka dengan wajah marahnya
" Ali kenalkan ini suamiku " ucap ina
" Ali " ucapnya menjabat tangan satria
" Satria suami syahnya ina " ucapnya sambil tersenyum
" Ganteng juga suamimu " ucap Ali sambil tersenyum
" Iya dong.. " ucap Ina
" Tapi menurutku lebih ganteng ali " ucap Ehan mengerjai satria karena iya tau siapa Ali itu
" Heh Kaka ipar apa-apaan kamu belain dia " ucap Satria kesal
" Liat dia bawa pistol aku taku " bisik Ehan pada satria
" Ah aku ga taku " bisik satria pada Ehan
" Yaudah kalau begitu aku kasih tau dia kalau kamu ga takut sama dia " bisik Ehan sambil tersenyum jahat
" Ya jangan dong... " bisik satria dengan wajah pucatnya
" Sudah kamu relain saja Ina buat dia " bisik Ehan dengan entengnya
__ADS_1
" Apa-apaan... ga Sudi aku " bisik Satria
" Kalian kenapa bisik-bisik " ucap Rena heran melihat tingkah sang suami dan sang adik ipar yang terlihat akur
" Tidak sayang.. " jawabnya Ehan
" Aku memang ganteng dari lahir " ucap Satria ketus pada Ali
" Satria kenapa sih.. masa dia tidak kenal Ali " batin Ina
" Apa Satria tidak mengenal ku " batin Ali memandang wajah satria
" Apa lihat-lihat " ucap Satria mulai marah pada ali
" Tidak hanya saja matamu belekan " ledek Ali membuat Satria semakin marah
" Ayo sayang kita keruangan Foto " ajak Satria sambil memegang tangan sang istri
" Tapi.. tapi... tapi " ucap Ina tak berdaya saat sang suami membawanya jauh dari mereka
Satria sudah berada diruang foto niatnya untuk berfoto namun rasa cemburu membuatnya iya mencium bibir Ina tanpa aba-aba
Mereka menikmati ciuman itu, apalagi satria mencium Ina dengan penuh nafsu dan Ina malah diam dan menikmati setiap ciuman yang satria berikan bahkan ketika tangan Satria memegang bagian sensitif Ina, meskipun geli namun setiap sentuhan satria memberikan rasa enak baginya
" Aku jadi ga tahan " batin satria
" Aku mau pipis " batin Ina
" Astaga Tuan dan nona ini sama saja dengan Kakanya tadi tapi ini lebih hot " batin Sang Fotografer menelan ludahnya saat melihat adegan tersebut
" Maf Tuan dan Nona apakah kita bisa mulai berfotonga " ucap sang Fotografer
" Astaga " ucap Ina kaget
" lagi enak-enaknya malah digangu " batin Satria
" Sebentar ya mas aku ketoilet dulu mau pipis " ucap Ina langsung pergi ketoilet
" Ternyata karma itu ada " ucap Satria heran
Sedangkan diacara pesta Ehan tampak akrab dengan Ali, bagaimana tidak Ali adalah salah satu anak Salsa, penampilannya berbeda dari dulu, iya menjadi seorang ternyata sekarang bahkan tubuhnya kekar dan berotot, dia juga tinggi dan berwibawa. tidak seperti dulu yang mainnya hanya sama Ina dan bermain boneka-bonekaan.
'
.
.
.
.
Bersambung....
Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
__ADS_1
Jangan bosen-bosen ya .....
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz