Kisah Cinta Anak Kembar CEO

Kisah Cinta Anak Kembar CEO
Episode 211


__ADS_3

Farel dan Mey-mey sudah berada dikamarnya, Farel membaringkan tubuhnya Mey-mey diranjangnya dengan hati-hati


" Sayang, masih kram perutnya " tanya Farel


" Sedikit " ucapnya Mey-mey


" Biar aku elus-elus ya sayang " ucap Farel


" Iya sayang " ucap Mey-mey


Farel pun mengelus-elus perut sang istri dengan sangat pelan, tak lupa iya juga menciumi perutnya sang istri juga


" Sayang kamu jangan nendang-nendang didalam perutnya mamah, kasian mamahnya kesakitan " ucap Farel sambil tersenyum


" Kamu bisa saja sayang " ucapnya Mey-mey sambil tersenyum


" Ah Memang benar sayang, mereka aku nasehati biar ga nakal kasian kamunya " ucap Farel


" Sekarang bagaimana masih sakit " tanya Farel


" sudah berkurang sayang " ucap Mey-mey


" Syukurlah, sekarang anak-anak ayah kita tidur ya.. ingat jangan nakal " ucap Farel masih mengelus-elus perut Mey-mey


" Iya ayah " ucap Mey-mey menirukan suara anak kecil


" Sekarang kamu tidur ya " ucapnya Farel sambil mencium kening Mey-mey


" I love you sayang " ucap Mey-mey


" I love you to sayang " ucap Farel


Tak lama Mey-mey pun tertidur, dan Farel yang melihat sang istri sudah tertidur pulas , iya pun membaringkan tubuhnya disamping sang istri dan mencoba tidur sambil memeluk sang istri


Tiba-tiba waktu menunjukan tepat pukul dua belas malam, Mey-mey terbangun dari tidurnya dan merasakan perutnya begitu sakit, iya mencoba membangunkan sang suami yang berada disampingnya


" Sayang bangun " ucap Mey-mey


" Sayang ayo bangun... perutku sakit " ucap Mey-mey dengan wajah berkeringat dingin


" Astaga kamu kenapa sayang " ucap Farel langsung bangun dari tidurnya


" Perutku sakit sayang " ucap Mey-mey dengan wajah pucatnya


" Aku gendong kamu Sekarang ya, kita kerumah sakit " ucap Farel dengan wajah paniknya


" Cepat sayang, aku sudah mulea " ucap Mey-mey


" Ayo sayang " ucap Farel langsung menggendong sang istri


Lalu iya segera menuju kamar sang ibu mertua dahulu, untuk memberitahukan kondisi Mey-mey, dengan keadaan masih menggendong sang istri.


" Sayang kita mau kemana " tanya Farel


" Kekamar ibu dulu sayang, ibu juga harus tau " ucap Farel

__ADS_1


" Baiklah sayang " ucap Mey-mey


Tok... Tok... Tok...


" Bu... ibu. " ucap Farel memangil-manggil sang mertua


Tok... Tok... Tok...


" Ibu tolong bu " ucap Mey-mey sambil meringis kesakitan


Ceklek,,


" Astaga Mey-mey ada apa " ucap Bu ida


" Perutnya Mey-mey sakit Bu, aku mau bawa Mey-mey kerumah sakit sekarang juga " ucap Farel


" Ibu ikut ya " ucap Bu ida


" Baik bu " ucap Farel


" Sayang sakit perutku " ucap Mey-mey


" Kamu tahan dulu ya sayang, sabar " ucapnya Faren langsung menuju mobilnya


" Nak Farel biar Mey-mey duduk dibelakang bersama ibu " ucap Bu Ida


" Baik bu " ucap Farel masih dengan wajah tengangnya


" Pa Ule.... pa... " teriakan Farel pada sang satpam


" Tolong buka gerbangnya, saya mau kerumah sakit " ucap Farel


" Baik Tuan " ucap sang satpam


Gerbang pun sudah dibuka Pa Ule, Farel pun segera melajukan mobilnya, sebelum iya pergi dari rumahnya iya berpesan dahulu pada sang satpam


" Pa ule " panggil Farel


" Iya Tuan " jawabnya


" Nanti bilangin bi Narsih, suruh bawa perlengkapan bayi dan juga baju-baju Mey-mey " ucap farel


" Baik Tuan " ucapnya


" Nanti saya telepon bi Narsih juga ... " ucap Farel


" Baik Tuan " jawabnya


" Sayang, perutku sakit ayo cepat " ucap Mey-mey


" Nak Farel, ayo segera ke rumah sakit kasian Mey-mey " ucap Bu ida


" Baik Bu.. " ucap Farel


" Sabar ya sayang " ucap Farel pada sang istri

__ADS_1


" Nyoya Mey-mey semoga lahirannya lancar " ucap Pa ule


" Iya pa Ule terima kasih " ucap Mey-mey


" Pa Ule saya pamit dulu " ucap Farel segera melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi


" Iya Tuan, hati-hati " ucap Pa Ule segera masuk kedalam dan menyampaikan apa yang diperintahkan sang majikan kepada Bu Narsih


Sedangkan Farel kini sudah sampai dirumah sakit, iya segera menggendong sang istri menuju ruang UGD, sesampainya diruang UGD Bu Ida memangil-manggil nama suster


" Suster.. Suster tolong " ucap Bu ida


" Ada apa bu " ucap salah satu suster


" Anak saya mau melahirkan " ucap Bu ida


" Baik, bapak dan ibu ikut saya " ucap sang suster


Farel dan Mey-mey segera dibawa kedalam ruangan UGD, disana Farel membaringkan Mey-mey diranjang yang sudah disediakan.


" Dimana dokternya " ucap Farel


" Tunggu sebentar ya Tuan " ucap sang suster memanggilkan dahulu dokternya


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung....


Ada yang mau sumbang nama buat nama bayinya Ina dan Rena..


soalnya aku bingung...


Tulis dikolom komentar ya...


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....

__ADS_1


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz


__ADS_2